Sebetulnya kerupuk dan
kemplang itu berbeda, tetapi orang sering keliru menyebutnya, Perbedaannya
adalah dari cara memasaknya, kalau kerupuk di goreng, sedangkan kemplang di
panggang.
Jenis-jenis Kerupuk :
-
Kerupuk polos
-
Kerupuk
kriting
|
Kerupuk
Polos (Peser)
|
Bahan :
Sama dengan bahan adonan untuk pempek lenjer, hanya perbandingan sagu/kanjinya
lebih banyak dibanding lenjer biasa. Dan garam juga lebih banyak, sehingga
terasa adonan agak asin dikit.
|
|
Cara membuatnya :
- Buat menjadi lenjeran panjang kira-kira 30 cm.
- Diameter lenjer bervariasi : 2 -4 cm
- Bentuk lenjeran kemudian bisa berbentuk silinder atau di pipihkan.
- Rebus sama seperti membuat pempek lenjer.
- Tiriskan, kemudian lenjeran di jemur sampai agak kenyal dan agak
keras cirinya, dipegang tidak lengket lagi.
- Ambil lenjeran, potong tipis-tipis 1-2 mm.
- Jika pisau pemotong lengket celup ke air.
|
- Letakkan potongan-potongan tips tadi satu-persatu ke atas
nyiru.
- Jemur ke matahari, sampai kering benar (jangan kena air hujan atau
terlalu panas mataharinya, karena berakibat pecah seribu waktu di goreng).
- Waktu menjemur bisa 2-3 hari tergantung sinar matahari.
- Jika sudah kering betul dan keras, simpan.
|
Variasi
Kerupuk
warna-warni :
·
Jika ingin
warna-warni, pada saat membuat adonan, silahkan diberi pewarna makanan
sesuai warna kesukaan.
·
Cara
memasak dan lain sebagainya, sama diatas.
|
Kerupuk
bentuk khusus misalnya kerupuk kipas :
·
Lenjeran
jangan dijemur terlalu kenyal, jadi masih agak lembek.
·
Potong
tipis seperti kerupuk polos biasa.
·
Sebelum di
jemur, lekatkan potongan-potongan tersebut membentuk kipas.
·
Bisa
diseling warna-warni.
·
Selanjutnya jemur seperti biasa.
|
KERUPUK KERITING
|
BAHAN ADONAN:
Adonan dasar pempek
|
|
CARA MEMBUAT :
-
Ambil adonan bulatkan kecil sebesar bola tenis.
-
Gunakan pirikan (Pirikan kuningan atau batok kelapa yg
ada lobang halus)
-
Tekan adonan dengan pirikan, ambil gumpalan kerupuk dari
pirikan dan taruh di tatakkan.
-
Jika tidak ada pirikan, gunakan mesin pembuat mie kecil,
potong secukupnya dan dibulatkan taruh ditatakan.
-
Secara umum, caranya sama dengan membuat kerupuk biasa.
|
CARA MEMASAK :
-
Didihkan air dengan menggunakan panci kukus.
-
Taruh pempek kerupuk ke tatakan lalu kukus sampai masak.
-
Dinginkan, dan siap disantap dengan cuko.
Pempek kerupuk ini
juga bahan untuk membuat kerupuk goreng.
|
Ada beberapa cara
memasak kerupuk polos maupun keriting yaitu :
-
Menggoreng dengan minyak goreng
-
Menggoreng diatas pasir
-
Microwave.
|
Menggoreng dengan minyak
goreng :
-
Jemur sebentar kerupuknya.
-
Siapkan 2 kompor dan taruh wajan berisi minyak goreng.
-
Kompor pertama (A) apinya kecil sekali.
-
kompor kedua (B) apinya besar.
-
Rendam beberapa kerupuk di wajan A sampai keluar bintik
putih seperti jerawat di sekeliling krupuk.
-
Pindahkan ke wajan B, kerupuk akan langsung mekar, jaga
agar jangan terlalu kuning.
-
Angkat dan tiriskan minyaknya.
-
Setelah dingin kerupuk siap dihidangkan.
Catatan : wajan A jika minyak agak panas, matikan apinya
sebentar dan nyalakan lagi.
|
Menggoreng dengan pasir
:
-
Ambil pasir sungai atau laut secukupnya.
-
Cuci bersih-bersih sampai air bilasannya berwarna bening.
-
Jemur pasir di matahari sampai kering betul.
-
Siapkan kompor dengan wajan yg agak lebar.
-
Masukan pasir bersih yg sudah kering tadi.
-
Panaskan, sampai keluar uap panas di pasir, aduk sampai
panasnya merata.
-
Taruh beberapa kerupuk yg telah dijemur terlebih dahulu.
-
Biarkan mekar sendiri sambil di bolak balik.
-
Setelah mekar penuh, Angkat dan dinginkan kerupuknya.
-
Siap disajikan.
|
Mengunakan Microwave :
-
Jemur kerupuk dahulu.
-
Siapkan microwave.
-
Uji coba dulu beberapa kerupuk, untuk menyetel waktu.
-
Jika sudah ditemukan waktu tepat sampai kerupuk mekar,
barulah masukkan kerupuk untuk di goreng.
-
Waktu dengan microwave sangat singkat, alau tidak salah
tidak sampai 2 menit.
Keuntungan menggunakan
media pasir dan microwave :
-
Bebas kolesterol minyak.
-
Aroma lebih asli.
-
Rasa lebih renyah dan krispi.
|
Kerupuk polos sudah digoreng
Kerupuk keriting sudah digoreng
|
|
Catatan :
Baik kerupuk maupun
kemplang , mudah peyot karena udara lembab, oleh karena itu. Sebaiknya
setelah dingin di bungkus plastik dan diikat ujungnya atau taruh di toples,
sehingga tidak masuk udara.
|
No comments:
Post a Comment