Menjadi Lebih baik dan terbaik walaupun buruk dimata orang | Doakan Orang Tua Anda | Sedekahkan harta anda Kepada Fakir Miskin dan Kaum yang tertindas | Hari ini Mungkin kematian menjemput kita tetapi maka dari itu kerjakanlah kebaikan walau di mata manusia tak ada harganya
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, June 23, 2014

15 cara alami untuk mencegah kanker payudara

Sebetulnya ada 17 cara untuk mengurangi resiko kanker payudara, 2 diantaranya merupakan pencegahan dari segi medis dan sisanya merupakan terapi alternatif.


Adapun pendekatan dari segi medis adalah :


  1. Obat pencegah kanker payudara. Perempuan dengan resiko tinggi, yaitu yang survive/selamat dari kanker payudara atau yang setidaknya memiliki hubungan darah dengan penderita kanker (ibu atau saudara perempuannya), bisa mendapatkan terapi Tamoksifen, yang bekerja dengan cara memblokade efek pemicu tumor dari estrogen.
  2. Mastektomi sebelum serangan kanker. Untuk perempuan dari keluarga dengan resiko genetik yang sangat tinggi, ada suatu mastektomi untuk pencegahan kanker payudara. Memang merupakan suatu pendekatan yang radikal, tetapi kebanyakan berhasil. Mastektomi ini mengangkat jaringan payudara, tapi tidak seluruhnya, sehingga kemungkinan terjadinya kanker masih ada.


Sedangkan pencegahan secara alami meliputi :


  1. Berolah raga secara teratur. Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.
  2. Kurangi lemak. Anda tentu sudah sering mendengar pertentangan pendapat mengenai hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker payudara. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lemak dan kanker payudara.. Penelitian terakhir menyatakan bahwa yang lebih penting adalah jenis lemaknya bukan jumlah lemak yang dikonsumsi. Jenis lemak yang memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam daging, mentega, makanan yang mengandung susu full-cream (whole-milk dairy foods) dan asam lemak dalam margarin. Sedangkan jenis lemak yang membantu mencegah kanker payudara adalah lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan salmon dan ikan air dingin lainnya. Lemak jenuh dalam daging dan produk susu dan asam lemak dalam margarin meningkatkan kadar estrogen dalam darah, sedangkan lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan tidak menyebabkan kenaikan kadar estrogen dalam darah.
  3. Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang. Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.
  4. Makan lebih banyak buah dan sayuran. Semakin banyak buah dan sayuran yang dimakan, semakin berkurang resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara. Makanan dari tumbuh-tumbuhan mengandung anti-oksidan yang tinggi, diantaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium, yang dapat mencegah kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker. National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran paling tidak 5 (lima) kali dalam sehari. Tapi harus dihindari buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng atau pai dengan krim pisang.

  1. Mengkonsumsi suplemen anti-oksidan. Suplemen tidak dapat menggantikan buah dan sayuran, tetapi suatu formula anti-oksidan bisa merupakan tambahan makanan yang dapat mencegah kanker payudara.
  2. Makan lebih banyak serat. Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.
  3. Makan lebih banyak tahu dan makanan yang mengandung kedelai. Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini mirip dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara. Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.
  4. Makan lebih banyak kacang-kacangan. Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-kacangan lainnya.
  5. Hindari alkohol. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol meningkatkan kadar estrogen dalam darah.
  6. Perhatikan berat badan anda. Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.
  7. Hindari xeno-estrogens. Xeno-estrogen maksudnya estrogen yang berasal dari luar tubuh. Perempuan mengkonsumsi estrogen dari luar tubuh terutama yang berasal dari residu hormon estrogenik yang terdapat dalam daging dan residu pesitisida estrogenik. Diduga xeno-estrogen bisa meningkatkan kadar estrogen darah sehingga menambah resiko kanker payudara. Cara terbaik untuk menghindari xeno-estrogen adalah dengan mengurangi konsumsi daging, unggas (ayam-itik) dan produk susu (whole-milk dairy product). Tetapi anda tidak perlu khawatir dengan banyak makan buah dan sayuran, karena efek anti-oksidan dan kandungan seratnya lebih banyak daripada efek residu pestisidanya.
  8. Berjemur dibawah sinar matahari. Meningkatnya angka kejadian kanker kulit (Melanoma maligna) menjadikan kita takut akan sinar matahari. Tetapi sedikit sinar matahari dapat membantu mencegah kanker payudara, karena pada saat matahari mengenai kulit, tubuh membuat vitamin D. Vitamin D akan membantu jaringan payudara menyerap kalsium sehingga mengurangi resiko kanker payudara. Agar bisa memperoleh sinar matahari selama 20 menit/hari, dianjurkan untuk berjalan dibawah sinar matahari pada siang hari atau sore hari. Tetapi bila anda ingin mendapatkan kalsium atau vitamin D tidak dari sinar matahari, anda dapat mencoba mengkonsumsi makanan suplemen.
  9. Jangan merokok. Merokok akan meningkatkan resiko kanker payudara.
  10. Menyusui/memberikan ASI kepada anak anda. Untuk alasan yang masih belum jelas, menyusui berhubungan dengan berkurangnya resiko kanker payudara sebelum masa menopause.
  11. Pertimbangkan kembali sebelum menggunakan terapi pengganti hormon (Hormone Replacement Therapy = HRT). Ada beberapa alasan bagus untuk melakukan HRT sesudah masa menopause, yaitu mengurangi resiko penyakit jantung, osteoporosis dan penyakit Alzheimer�s. Tetapi HRT akan menambah resiko kanker payudara. Bicarakan dengan dokter anda dan pertimbangkan resiko-resiko yang mungkin timbul, karena kebanyakan perempuan lebih tinggi resikonya untuk menderita penyakit jantung, daripada kanker payudara.


Terakhir, satu lagi hal yang dapat mempengaruhi resiko terkena kanker payudara adalah stress.



Literatur medis menyebutkan bahwa stress dapat menigkatkan resiko kanker payudara. Tetapi penelitian tentang hal ini masih bersifat kontroversial. Namun tidak ada salahnya untuk memulai cara mengatasi stress dalam hidup anda melalui meditasai, yoga, tai chi, berkebun atau kegiatan santai lainnya.



sumber : Apotik online dan media informasi obat - penyakit :: m e d i c a s t o r e . c o m  http://indonesiaindonesia.com/f/13979-15-cara-alami-mencegah-kanker-payudara/

JANGAN MAKAN DAN MINUM INI KETIKA FLU

Baik anak-anak maupun orang dewasa, semua bisa saja terkena flu. Penyakit flu merupakan penyakit yang sering terjadi dan mudah menular dan menyerang pernapasan sehingga menyebabkan pilek. Flu disebabkan oleh berbagai jenis virus penyebab flu, salahsatunya adalah influenza. Biasanya penyakit ini akan reda dengan sendirinya sekitar 7 sampai 10 hari atau untuk beberapa gejala ada yang sampai 3 minggu.

Ketika mengalami flu, kita tidak boleh mengonsumsi sembarang makanan karena dapat memperparah terjadinya flu. Beberapa makanan dan minuman yang kelihatannya baik, ternyata jika dikonsumsi ketika flu bisa saja membuat flu yang terjadi semakin parah.

Inilah beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari ketika flu:

1. Gorengan

Gorengan memiliki kandungan minyak yang tinggi. Gorengan juga dapat memperlambat proses pencernaan karena kandungan lemaknya. Hal ini dapat mempersulit tubuh mengeluarkan virus flu yang bersarang. Segala makanan yang digoreng umumnya mengurangi nutrisi pada makanan tersebut, sedangkan jumlah kalorinya bertambah sehingga tidak sehat untuk pencernaan.

2. Kafein

Kafein identik dengan kopi. Kandungan kafein yang tinggi pada kopi dapat membuat tubuh dehidrasi, sedangkan orang yang mengalami flu membutuhkan banyak cairan. Solusinya Anda dapat memperbanyak minum air putih atau teh herbal agar tubuh kembali sehat. Selain kopi, minuman bersoda juga mengandung kafein sehingga harus dihindari ketika flu. Soda dapat membuat tenggorokan gatal sehingga membuat Anda semakin tidak nyaman saat flu.

3. Susu

Susu merupakan minuman sehat yang baik untuk tulang dan gigi. Namun ketika flu, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi susu. Susu dapat memperbanyak dahak pada tenggorokan yang menyebabkan rasa gatal. Susu juga dapat membuat lendir pada paru-paru yang menjadikan virus flu bertahan lebih lama karena kondisi yang lembab dan hangat.

4. Daging

Konsumsi daging sebaiknya dihindari ketika flu. Kandungan lemak pada daging dapat memperlambat proses penyembuhan dari penyakit. Daging yang digoreng juga dapat membuat tenggorokan gatal karena kandungan minyaknya yang tinggi. Ketika flu, sebaiknya perbanyak konsumsi buah dan sayuran untuk mempercepat proses penyembuhan.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari ketika flu. Meskipun sepele, tetapi sebaiknya Anda tidak meremehkan penyakit flu. Lakukan cara yang tepat untuk mengobati flu agat tidak semakin parah. By Alami Ilmiah 22 June 2014 from : http://alamiilmiah.com/makan-dan-minum-pantangan-orang-flu/

Saturday, June 21, 2014

Waspadai Post-Power Syndrome pada Lansia!

Amelia Rusli Asali, dr. Kesehatan Umum
       
Menjalani masa tua dengan bahagia dan sejahtera adalah harapan semua orang. Kondisi ini hanya dapat tercapai apabila orang tersebut merasa sehat secara fisik, mental, dan sosial – merasa dibutuhkan, dicintai, dan merasa memiliki harga diri sehingga tetap dapat berpartisipasi dalam kehidupan walaupun telah memasuki masa pensiun.

Tetapi pada kenyataannya, banyak orang yang mengalami gangguan psikologis saat memasuki masa pensiun. Stres, depresi, tidak bahagia, merasa kehilangan harga diri dan kehormatan merupakan hal – hal yang sering dikeluhkan oleh para lansia dalam memasuki masa pensiun –  dalam istilah medis hal tersebut disebut dengan post-power syndrome.

Apa yang dimaksud dengan Post-Power Syndrome?

Post-Power Syndrome adalah suatu keadaan yang terjadi akibat seseorang hidup dalam kebesaran bayang – bayang masa lalunya (bisa berupa jabatan, karier, kecerdasan, kepemimpinan, atau hal lainnya), dan belum dapat menerima realita yang ada saat ini sehingga menimbulkan gejala – gejala sebagai berikut:

Gangguan fisik: tampak kuyu, terlihat lebih tua, sakit – sakitan.
Gangguan emosional: mudah tersinggung, pemurung, cenderung menarik diri dari pergaulan, tidak suka dibantah.
Gangguan prilaku: pendiam, atau sebaliknya menjadi senang bicara tentang kehebatan dirinya di masa lalu, senang menyerang pendapat orang, tidak mau kalah, dan menunjukkan kemarahan baik di rumah maupun di tempat umum.
Siapakah yang rentan terkena Post-Power Syndrome?

Tidak semua lansia akan mengalami post-power syndrome saat memasuki masa pensiun. Pada umumnya ciri kepribadian yang rentan terhadap post-power syndrome adalah mereka yang senang dihargai dan dihormati orang lain, gila jabatan, dan suka dilayani orang lain – atau biasa disebut orang yang memiliki need of power yang tinggi. Tetapi sebaliknya, orang-orang dengan kepercayaan diri yang kurang kuat, sehingga selalu membutuhkan pengakuan dari orang lain, dan merasa aman melalui jabatannya – saat memasuki masa pensiun pun rentan terkena post power syndrome.



Bagaimana cara mencegahnya?

Ada beberapa nasihat psikologis untuk menghindarkan diri dari post-power syndrome, yakni:

Pada saat melakukan suatu pekerjaan atau sebelum menjabat, perlu disadari bahwa segala sesuatu adalah karunia dari Tuhan termasuk kekusaan dan jabatan.
Kekuasaan itu tidak bersifat permanen sehingga harus mempersiapkan diri apabila suatu waktu kuasa itu lepas, pribadi yang siap akan menjadi pribadi yang lebih tahan dalam menghadapi krisis ini.
Sebaiknya selama memegang jabatan, tidak hanya memikirkan bagaimana cara untuk memertahankan kekuasaan, tetapi memikirkan bagaimana cara untuk melakukan kaderisasi / regenerasi. Penghargaan akan diberikan bukan karena kekuasaan yang dimiliki, tetapi karena telah melakukan suatu regenerasi yang baik.
Perlu selalu ditanamkan bahwa tujuan kekuasaan bukanlah agar kita dihargai oleh orang lain, tetapi supaya kita dapat berbuat lebih banyak bagi kesejahteraan orang lain.
Solusi dalam Menghadapi Penderita

Bagaimanapun juga, mencegah lebih baik daripada mengobati. Tetapi apabila sudah terlanjur menderita Post-power syndrome, maka diperlukan kesabaran dan penerimaan yang luar biasa dari pasangan maupun anggota keluarga yang tinggal serumah.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah pemahaman bahwa penderita tidak sepenuhnya menyadari gejala yang dia alami. Tetapi dengan melawan secara frontal pun bukan merupakan suatu cara yang bijaksana. Lebih baik meminta pihak ketiga, seseorang yang mendapat respek dari yang bersangkutan untuk memberikan nasihat atau melalui kegiatan – kegiatan yang dapat mendekatkan diri kepada Tuhan.
Kedua, sebaiknya belajar untuk menerima penderita apa adanya. Tidak merespons kemarahan dengan hal yang sama. Disarankan agar penderita mempunyai berbagai aktivitas untuk menyalurkan emosi negatif atau ketidakpuasan hidupnya secara lebih konstruktif.
Dukungan lingkungan terdekat, dalam hal ini keluarga, dan kematangan emosi seseorang sangat berpengaruh dalam melewati masa krisis ini. Jika penderita melihat bahwa orang – orang terdekatnya mampu memahami dan mengerti tentang keadaan dirinya atau ketidakmampuannya mencari nafkah, ia akan lebih bisa menerima keadaannya dan lebih mampu untuk berpikir secara dingin. Hal tersebut akan kembali memunculkan kreativitas dan produktivitasnya, walaupun tidak sehebat sebelumnya, sehingga akhirnya penderita dapat menemukan aktualisasi diri yang baru dan melewati masa krisis ini dengan baik.

Sumber :

http://www.angelfire.com/mt/matrix/psikologi.htm#Memahami%20Post-Power%20Syndrome
Santoso, Agus. Peran serta keluarga pada lansia yang mengalami post-power syndrome. Media ners. 2008; 1 – 44.
Wijayanto, Johannes. PHK dan Pensiun Dini Siapa Takut. Jakarta:2005.
Semiun, Yustinus. Kesehatan Mental. Jakarta:2007.

from : http://www.tanyadok.com/kesehatan/waspadai-post-power-syndrome-pada-lansia

Sunday, May 06, 2012

Konspirasi di Balik Makanan, Minuman dan Obat-obatan


Kali ini saya akan membahas secara singkat bagaimana konspirasi di balik makanan, minuman dan obat–obatan. Tidak terlalu jauh hubungannya dengan perang pemikiran melalui makanan, tujuannya menjauhkan ummat Islam dari aqidahnya. Tidak hanya itu, mereka juga membuat program bisa mengendalikan jumlah populasi manusia di seluruh dunia atau dikenal dengan sebutan depopulation program, yang sampai saat ini mencapai 6 miliar lebih manusia yang hidup. Program ini dikenal dengan Codex Alimentarius, didirikan oleh PBB, dari organisasi FAO (Badan Pangan Dunia) dan WHO (Badan Kesehatan Dunia).
Sebagian orang menganggap bahwa Codex Alimentarius adalah hal yang baik, padahal tidak sama sekali. Program ini sudah dirancang sejak tahun 1963, namun baru dapat dikerjakan pada awal abad 21. Kerja Codex adalah dengan membuat standar pangan dunia, antaranya:
  1. Mengendalikan nutrisi dalam makanan, artinya mereka dengan bebas mengendalikan asupan gizi ke dalam makanan. Yang seharusnya layak kita dapatkan, tapi hanya sedikit asupan gizi yang masuk dalam tubuh kita.
  2. Mengatur penggunaan bahan kimiawi dalam makanan, bahan–bahan kimiawi dapat menyebabkan kanker, gangguan pada hati, gangguan ginjal bahkan stroke.
  3. Mengatur pestisida yang digunakan untuk pertanian dan perternakan, artinya pestisida dibuat untuk membunuh hama dalam waktu yang singkat. Penggunaan pestisida yang berlebihan akan mengurangi kandungan vitamin atau gizi pada buah–buahan dan sayuran.
  4. Membuat standar prosedur baru dalam sistem keamanan dan kebersihan makanan, dalam membuat ini para produsen membuat produk yang berbahaya tapi diberi label tidak berbahaya bagi tubuh manusia.
  5. Mengatur bio-teknologi pangan (dalam hal ini rekayasa genetika sumber pangan), merekayasa sumber pangan dengan penggabungan genetik pada tumbuhan dan hewan.
Bagaimana cara mengendalikannya? Berikut penjelasan singkatnya.
Makanan
Semakin lama, semakin senang dengan makanan siap saji (junk food), di Amerika Serikat sedang mengampanyekan untuk menjauhi, tapi di Indonesia menjadi makanan bergengsi. Apalagi yang statusnya “boikot”, selain keuntungannya digunakan untuk menyumbang peluru yang membunuh saudara–saudara kita di Palestina, ternyata juga bisa merusak kesehatan tubuh. Siapa yang tidak tahu dengan produk humburger dari produk yang “diboikot” (yang mengandung unsur angka 13)?? Daging pada hamburger tersebut, ternyata sudah disemprot dengan zat cair yang biasa untuk pembersih kaca, agar daging tetap awet setelah dicetak. Jika kita menaruh hamburger di atas meja dengan terbuka, tanpa ada penutupnya maka lalat tidak mau menghampiri. Hari berikutnya masih bisa dimakan.
Saya pernah melihat sebuah film dokumenter, ada seorang laki–laki di AS yang “bereksperimen” dengan memakan produk “boikot” tersebut selama satu bulan penuh. Sarapan, makan siang dan makan malam, tapi laki–laki itu tetap konsultasi perkembangan kesehatan pada tiga dokter ahli. Hasilnya selama satu bulan tersebut, berat badannya naik drastis. Mungkin sekitar 10 sampai 20 kilogram, tapi tidak sehat. Pada pertengahan bulan, laki–laki tersebut mulai mengalami keluhan, seperti sesak napas dan sempat “dilarikan” ke dokter. Jadi, masih mau makan produk “boikot” itu??
Belum lagi dari PBB melalui dua organisasi tersebut (FAO dan WHO) mengendalikan pertanian bahan pangan di seluruh dunia agar negara–negara miskin jadi tambah miskin, setelah itu bisa jadi penduduknya mati satu per satu. Mungkin karena itu adanya pestisida, agar buah dan sayuran tetap segar. Ada lagi zat dalam pasta gigi, namanya flouride. Zat ini berbahaya, merapuhkan gigi bukan untuk menguatkan gigi, membuat tulang keropos dan gangguan otak. Hewan, apabila diberi flouride, akan mati seketika. Tidak salah, kalau Rasulullah saw menganjurkan untuk memakai siwak, supaya mulut tidak bau, menghilangkan plak pada gigi. Saat ini, sudah banyak pasta gigi tanpa flouride dan mengandung kayu siwak.
Minuman
Minuman, sama juga seperti makanan. Soft drink, lebih disukai daripada minuman yang sudah dijamin sehat seperti susu. Seperti biasa, produk yang berstatus “boikot” jenis minuman cola. Jerry D Gray (penulis buku Rasulullah Is My Doctor) pada suatu kajian di Masjid Al Lathif, Pasaraya Grande Blok M pernah membicarakan mengenai cola ini, ternyata memang membuat perut menjadi “bersih”. Minuman ini bisa untuk membersihkan porslein pada kamar mandi yang berkerak, bayangkan kalau masuk ke lambung? “Bersih” pasti.
Saya juga pernah membaca artikel yang tertempel pada mading mushalla dekat rumah, di Kanada pernah menyelenggarakan lomba minuman jenis cola dari produk “boikot” tersebut. Pemenangnya menghabiskan tujuh atau delapan botol ukuran besar dan orang yang menang langsung tewas di tempat. Kalau mau bereksperimen lagi dengan produk ini, coba beli permen yang mengandung mint kemudian masukkan dua butir ke dalam botol cola. Tunggu reaksinya, dan ternyata air colanya menyembur seperti gunung meletus atau menyembur seperti air mancur. Nah, kalau ada yang mau coba meminum minuman tersebut, kemudian makan permen yang mengandung mint, silakan saja.
Ada lagi zat yang biasa buat campuran minuman atau malanan, yaitu aspartame (pemanis buatan). Zat ini menyebabkan radang otak, dalam waktu cepat atau lambat. Sedangkan minuman yang berkarbonasi, karbonasi itu ternyata dapat menyedot energi dari tubuh. Kalau membeli minuman kemasan, harus kritis. Semuaya diperiksa, kehalalannya, komposisi minuman dan tidak lupa tanggal kadaluarsanya. Halal tapi tidak menyehatkan, lebih baik tinggalkan.
Obat–obatan
Obat–obatan yang beredar tidak luput dari konspirasi untuk mengendalikan populasi manusia di seluruh dunia. Obat–obatan yang beredar sebenarnya bukan menjadi sembuh, tapi malah menjadikan orang bertambah sakit. Kalau kita membeli obat warung biasa, kita baca afek sampingnya seabrek. Obat dokter juga begitu, jika orang meminum obat dari dokter efeknya hanya mengurangi bukan menyembuhkan. Ayah saya sampai sekarang masih mengonsumsi obat dari dokter, padahal komplikasinya (diabetes, paru–paru karena dulu memang perokok berat, tekanan darah tinggi) sudah tidak dirasakan lagi.
Memang obat yang paling ampuh adalah habbatusauda, madu dan sari kurma. Menurut pengalaman Jarry D Gray, penderita HIV/AIDS bisa sembuh dengan minum habbatusauda, madu dan makan makanan yang sehat dalam waktu tiga bulan. Bohong sekali kalau penyakit HIV/AIDS tidak bisa disembuhkan. Madu mempunyai kandungan obat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit ringan sampai penyakit kronis. Sama seperti halnya habbatusauda, bisa menyembuhkan berbagai penyakit kecuali kematian.
Perlu diketahui, bahwa penyakit–penyakit yang baru–baru ini terdengar adalah buatan, artinya memang sengaja dibuat untuk mengendalikan jumlah populasi manusia di seluruh dunia, contohnya seperti HIV/AIDS, antraks, imunisasi, H1N1 dan H5N1. HIV/AIDS yang pertama kali menyebar di Afrika, mulanya seorang bayi disuntik dengan virus tersebut setelah itu, virusnya menyebar kemana–mana. Imunisasi bukan menambah kekebalan tubuh pada bayi dan balita, malah akan melemahkan sistem imun. Untuk yang punya bayi dan balita, lebih baik diberi ASI eksklusif daripada imunisasi. Kira–kira penyakit apa lagi yang akan muncul setelah gempar dengan H1N1 dan H5N1??
Kemudian ada juga program keluarga berencana (KB). Di Afrika, sekolah–sekolah sekarang ini sudah mulai kekurangan siswanya karena program KB. Di Cina, tidak boleh punya anak lebih dari dua. Kalau lebih dari dua, sisanya milik negara. Rasulullah saw akan bangga dengan ummatnya yang banyak, tapi juga harus diperhatikan kualitas keilmuan dari orang tuanya. Mampukah mendidik dengan banyak anak agar menjadi anak yang shalih dan shalihah??
Oleh: Eka Yuliani Nurhayati, Tangerang.

Resep Obat: Konspirasi Dokter Dengan Perusahaan Farmasi


Para dokter cenderung memberi resep obat produksi perusahaan farmasi yang mempromosikan produknya ke dokter bersangkutan namun pasienlah yang membayar lebih biaya obat tersebut.

Hasil riset tim peneliti pimpinan Geoffrey Spurling dari Universitas Queensland, Brisbane, Australia, ini juga mendapati fakta bahwa pasien yang menerima obat-obatan non-generik dari para dokter itu tidak selalu tepat bagi dirinya.

Laporan hasil penelitian itu yang dipublikasikan Rabu didasarkan pada 58 studi di sejumlah negara.

Hasil riset tersebut mendapati informasi perusahaan farmasi mempengaruhi para dokter dalam menetapkan resep obat kepada pasiennya.

"Anda tidak bisa mengatakan bahwa informasi dari perusahaan-perusahaan farmasi itu membantu peresepan obat para dokter seperti diklaim perusahaan-perusahaan farmasi itu," kata Spurling.

Klaim para dokter bahwa mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh informasi perusahaan farmasi saat memutuskan resep obat pasiennya juga tidak terbukti dalam hasil studi itu.

"Anda patut mengatakan bahwa setidaknya pada saat tertentu, para dokter itu terpengaruh," katanya kepada Reuters.

Beberapa peneliti yang terlibat dalam riset pimpinan Spurling ini merupakan anggota "Healthy Skepticism", organisasi riset, pendidikan, bantuan hukum nirlaba internasional yang dibentuk untuk membantu mengurangi bahaya informasi kesehatan yang menyesatkan bagi publik.

Laporan penelitian itu menyebutkan bahwa para dokter yang menerima penjelasan maupun informasi dari perusahaan farmasi lebih mungkin memberi resep obat produksi perusahaan farmasi bersankutan kepada pasiennya.

Hasil 38 studi yang dilakukan juga menunjukkan adanya kecenderungan keterkaitan langsung antara informasi perusahaan farmasi itu dan peresepan obat.

Namun hasil 13 studi lainnya tidak menunjukkan adanya keterkaitan itu, kata Suprling dan anggota tim riset pimpinannya dalam laporan penelitian yang dipublikasi jurnal "Public Library of Science PLoS Medicine" Amerika di www.plosmedicine.org itu.

Tidak satu pun hasil studi itu mendapati para dokter menjadi kurang sering memberi resep obat karena bahan promosi maupun informasi perusahaan farmasi.

Menanggapi hasil riset itu yang dilakukan di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Denmark, Prancis, Estonia, Turki dan Australia, Dr.Sid Wolfe dari kelompok advokasi, Public Citizen, mengatakan bahwa industri farmasi tidak mengeluarkan dananya berikut staf penjualan obat kalau tingkat keberhasilannya nol.

"Mayoritas dokter mendapatkan informasi tentang obat-obatan dari industri farmasi ini," katanya.

Para staf penjualan obat perusahaan farmasi ini bahkan sering membawakan makan siang ke kantor seorang dokter praktik maupun mengundang mereka ke acara-acara olah raga dan hiburan lainnya saat mereka memberikan penjelasan.

Menurut Spurling, hasil studi di Inggris terhadap lebih dari seribu orang dokter umum mendapati bahwa mereka yang lebih sering bertemu staf penjualan obat cenderung lebih sering memberikan resep-resep obat mahal.

Namun, tidak ada jaminan bahwa pasien mendapatikan obat-obatan yang tepat bagi penyakitnya.

Mengutip hasil-hasil studi yang ada, Spurling mengatakan, mutu resep obat yang diberikan para dokter kepada pasiennya itu berada di bawah standar pedoman maupun rekomendasi para ahli.

Sebagai contoh, pedoman resmi di Amerika Serikat sudah meminta para dokter menggunakan obat-obatan generik yang terlama dan termurah bagi para penderita tekanan darah tinggi dan diabetes sebelum beralih ke obat-obat paten yang lebih baru dan biasanya masuk kategori resep obat-obatan berbahaya.

Temuan empiris ini mendorong para peneliti mengusulkan adanya pengaturan terhadap besaran uang yang boleh dialokasikan industri farmasi untuk kepentingan promosi produk mereka.

Pada 2004 saja, perusahaan-perusahaan obat Amerika menghabiskan dana sebesar 57,5 miliar dolar AS untuk kegiatan promosi.

"Kita perlu regulasi yang lebih atas promosi obat. Kita tidak mendapati adanya manfaat apapun," katanya.

Selain itu, para dokter juga perlu mendapat informasi tentang obat dari sumber yang beragam seperti universitas dan organisasi-organisasi kredibel lainnya, katanya.

"Seorang dokter yang lain tentu mengikuti informasi terkini soal obat dari kebiasaan membaca literatur dan jurnal-jurnal ilmiah," kata Wolfe.

Kalau para dokter itu tidak punya waktu mendapatkan informasi obat dari kebiasaan membaca melainkan bergantung pada penjelasan staf penjualan perusahaan farmasi, mereka berarti bukanlah dokter yang baik, katanya.

Berkaitan dengan masalah ini, ProPublica, pendukung jurnalisme investigatif, dan sejumlah organisasi lainnya di AS membeberkan fakta bahwa tujuh perusahaan farmasi di negara adidaya itu membayar ribuan dolar AS kepada sedikitnya 17 ribu orang dokter untuk berbicara dengan sejawatnya tentang produk-produk obat perusahaan farmasi yang bermitra dengannya.

antaranews

Susu Formula Berisiko Menyebabkan Otak tak Berkembang

Pemberian susu formula pada bayi baru lahir ternyata memberi risiko yang tak ringan. Otak bayi berpotensi tidak berkembang akibat terlalu banyak mengkonsumsi susu formula.
”Risiko sistem jaringan otak tidak terbangun sebesar 20 persen,” kata Penasihat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) DKI Jakarta, Sri Purwanti Hubertin, Senin (23/8).
Hubertin mengatakan bahwa kandungan susu formula tidak sebaik kandungan nutirisi yang terdapat di dalam air susu ibu (ASI). Dia mencontohkan taurin, asam amino rantai panjang, untuk proses maturasi otak banyak terdapat di ASI dan hanya sedikit terkandung pada susu sapi.
Protein whey yang mudah diserap oleh usus bayi dan digunakan 100 persen oleh tubuh ada pada ASI. 65 Persen protein ASI berjenis whey sedangkan pada susu formula kandungan protein whey maksimal hanya 20 persen dan sisanya protein casein. Whey protein diketahui mengandung enzim, hormon, antibodi, faktor pertumbuhan, dan pembawa zat gizi.
Dalam sebuah artikel Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) disebutkan susu formula lebih banyak mengandung protein casein hingga 80 persen yang sulit dicerna usus bayi yang pada akhirnya dibuang oleh bayi. Pembuangan protein casein tersebut lewat ginjal. Sehingga ginjal bayi sudah dipaksa untuk membuang casein.
Ginjal bayi yang sudah bekerja membuang protein casein, dikatakan Hubertin, menjadi salah satu pemicu banyak kasus gagal ginjal terjadi pada anak. Ia mencontohkan saat ini anak usia 14-15 tahun ada yang sudah menderita gagal ginjal.
”Risiko lain dari konsumsi susu formula adalah mudahnya terjadi pengapuran pada pembuluh darah,” kata Hubertin. Karena lemak di dalam ASI selain sebagai nutrisi juga membentuk enzim penghancur lemak yang tidak diperlukan tubuh. Pada susu formula enzim penhancur tidak terbentuk sehingga lemak berdiam di dalam tubuh yang menyebabkan pengapuran pada pembuluh darah. ”Yang terlihat saat ini banyak orang stroke muda. Salah satu penyebabnya adalah pengapuran yang terjadi pada pembuluh darah,” tutur dia.
Beberapa risiko tersebut menyebabkan pemberian ASI sangat penting bagi bayi baru lahir. Ibu harus paham betapa pentingnya ASI bagi bayi. Namun Hubertin menyayangkan masih banyak petugas kesehatan maupun fasilias kesehatan yang belum menyadari pentingnya ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sehingga mereka kurang mendorong pemberian ASI pada bayi baru lahir.
Sumber : Republika

Mengungkap Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin


Semalam ada seorang bidan muda menelepon saya. Dia menanyakan kepada saya tentang mengapa saya sangat melarang Imunisasi bagi anak-anak (terutama sekali keponakan-keponakan saya). Apakah alasan saya melarangnya? Berikut tulisan singkat saya (bahannya terlalu banyak jadi saya persingkat).
Imunisasi dan Konspirasi di dalamnya.
Jika kita merunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh Flexner Brothers, kita dapat menemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh Keluarga Rockefeller. Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionisme Internasional.
Kenyataannya, mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya :
The UN’s WHO was established by the Rockefeller family’s foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government’s National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation’s Public Health Service (PHS).
~ Dr. Leonard Horowitz dalam “WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda”

Wah hebat sekali ya penguasaan mereka pada lembaga-lembaga strategis. :shock:
Dilihat dari latar belakang WHO, jelas bahwa vaksinasi modern (atau kita menyebutnya imunisasi) adalah salah satu campur tangan (Baca : konspirasi) Zionisme dengan tujuan untuk menguasai dan memperbudak seluruh dunia dalam “New World Order” mereka.
Apa Kata Para Ilmuwan Tentang Vaksinasi?
“Satu-satunya vaksin yang aman adalah vaksin yang tidak pernah digunakan.”
~ Dr. James R. Shannon, mantan direktur Institusi Kesehatan Nasional Amerika
“Vaksin menipu tubuh supaya tidak lagi menimbulkan reaksi radang. Sehingga vaksin mengubah fungsi pencegahan sistem imun.”
~ Dr. Richard Moskowitz, Harvard University
“Kanker pada dasarnya tidak dikenal sebelum kewajiban vaksinasi cacar mulai diperkenalkan. Saya telah menghadapi 200 kasus kanker, dan tak seorang pun dari mereka yang terkena kanker tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya.”
~ Dr. W.B. Clarke, peneliti kanker Inggris

“Ketika vaksin dinyatakan aman, keamanannya adalah istilah relatif yang tidak dapat diartikan secara umum”.
~ dr. Harris Coulter, pakar vaksin internasional
“Kasus polio meningkat secara cepat sejak vaksin dijalankan. Pada tahun 1957-1958 peningkatan sebesar 50%, dan tahun 1958-1959 peningkatan menjadi 80%.”
~ Dr. Bernard Greenberg, dalam sidang kongres AS tahun 1962
“Sebelum vaksinasi besar besaran 50 tahun yang lalu, di negara itu (Amerika) tidak terdapat wabah kanker, penyakit autoimun, dan kasus autisme.”
~ Neil Z. Miller, peneliti vaksin internasional
“Vaksin bertanggung jawab terhadap peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan sistem imun dan syarat, hiperaktif, kelemahan daya ingat, asma, sindrom keletihan kronis, lupus, artritis reumatiod, sklerosis multiple, dan bahkan epilepsi. Bahkan AIDS yang tidak pernah dikenal dua dekade lalu, menjadi wabah di seluruh dunia saat ini.”
~ Barbara Loe Fisher, Presiden Pusat Informasi Vaksin Nasional Amerika
“Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya.”
~ Dr. William Hay, dalam buku “Immunisation: The Reality behind the Myth”
Dan masih banyak lagi pendapat ilmuwan yang lainnya.
Dan ternyata faktanya di Jerman para praktisi medis, mulai dokter hingga perawat, menolak adanya imunisasi campak. Penolakan itu diterbitkan dalam “Journal of the American Medical Association” (20 Februari 1981) yang berisi sebuah artikel dengan judul “Rubella Vaccine in Susceptible Hospital Employees, Poor Physician Participation”. Dalam artikel itu disebutkan bahwa jumlah partisipan terendah dalam imunisasi campak terjadi di kalangan praktisi medis di Jerman. Hal ini terjadi pada para pakar obstetrik, dan kadar terendah lain terjadi pada para pakar pediatrik. Kurang lebih 90% pakar obstetrik dan 66% parak pediatrik menolak suntikan vaksin rubella.
Lalu mengapa bisa hal itu terjadi? Apa rahasia di balik vaksin dan imunisasi?
Menurut pencarian saya tentang imunisasi yang telah saya lakukan sejak beberapa tahun lalu. Saya berusaha mengaitkannya dengan metode ilmu genetik dalam Islam yang sedikit telah saya pahami.
Vaksin yang telah diproduksi dan dikirim ke berbagai tempat di belahan bumi ini (terutama negara muslim, negara dunia ketiga, dan negara berkembang), adalah sebuah proyek untuk mengacaukan sifat dan watak generasi penerus di negara-negara tersebut.
Vaksin tersebut dibiakkan di dalam tubuh manusia yang bahkan kita tidak ketahui sifat dan asal muasalnya. Kita tau bahwa vaksin didapat dari darah sang penderita penyakit yang telah berhasil melawan penyakit tersebut. Itu artinya dalam vaksin tersebut terdapat DNA sang inang dari tempat virus dibiakkan tersebut.
Pernahkah anda berpikir apabila DNA orang asing ini tercampur dengan bayi yang masih dalam keadaan suci?
DNA adalah berisi cetak biru atau rangkuman genetik leluhur-leluhur kita yang akan kita warisi. Termasuk sifat, watak, dan sejarah penyakitnya.
Lalu apa jadinya apabila DNA orang yang tidak kita tau asal usul dan wataknya bila tercampur dengan bayi yang masih suci? Tentunya bayi tersebut akan mewarisi genetik DNA sang inang vaksin tersebut.
Pernahkan anda terpikir apabila sang inang vaksin tersebut dipilih dari orang-orang yang terbuang, kriminal, pembunuh, pemerkosa, peminum alkohol, dan sebagainya?
Dari banyak sumber yang saya dengar selama ini, penelitian tentang virus dilakukan kepada para narapidana untuk menghemat biaya penelitian, atau malah mungkin hal itu disengaja?
Zat-zat kimia berbahaya dalam vaksin.
Vaksin mengandung substansi berbahaya yang diperlukan untuk mencegah infeksi dan meningkatkan performa vaksin. Seperti merkuri, formaldehyde, dan aluminium, yang dapat membawa efek jangka panjang seperti keterbelakangan mental, autisme, hiperaktif. alzheimer, kemandulan, dll. Dalam 10 tahun terakhir, jumlah anak autis meningkat dari antara 200 – 500 % di setiap negara bagian di Amerika.
Babi dalam Vaksin.
Penggunaan asam amino binatang babi dalam vaksin bukanlah berita yang baru. Bahkan kaum Muslim dan Yahudi banyak yang menentang hal ini karena babi memang diharamkan, seperti tertuang dalam Qur’an ayat berikut :
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Qur’an surah Al-Maidah (5) ayat 3
Bahkan dalam Perjanjian Lama (Taurat) juga disebutkan :
“Jangan makan babi. Binatang itu haram karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tidak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.”
Imamat 11 : 7-8
Lalu mengapa Allah mengharamkan Babi?
1. Asam Amino manusia yang hanya sedikit berbeda dari binatang babi.
Asam amino adalah salah satu penyusun protein pada makhluk hidup. Jika kita melihat insulin pada manusia dan babi, maka hanya akan terpaut satu daripada babi. Berikut penjelasannya :
Insulin manusia : C256H381N65O76S6 MW=5807,7
Insulin babi : C257H383N65O77S6 MW=5777,6
Penjelasan : hanya 1 asam amino berbeda

Insulin manusia : C256H381N65O76S6 MW=5807,7
Insulin sapi : C254H377N65O75S6 MW=5733,6
Penjelasan : ada 3 asam amino berbeda
Para produsen vaksin mengatakan bahwa jika menggunakan asam amino babi, maka mereka tidak memerlukan banyak proses penelitian lagi karena hanya terpaut satu asam amino. Berbeda dengan sapi yang terpaut 3 asam amino.
“Secara chemisty, DNA manusia dan babi hanya beda 3 persen. Aplikasi teknologi transgenetika membuat organ penyusun tubuh babi akan semakin mirip dengan manusia.”
~ Dr. Muladno, ahli genetika molekuler di Fakultas Peternakan IPB

Tapi sayangnya mereka lupa jika asam aminonya hampir identik berarti sama saja kita memakan daging manusia (kanibal), dan telah jelas bahwa kanibal dapat menyebabkan penyakit-penyakit genetik yang tidak bisa disembuhkan, termasuk penyakit syaraf dan lain-lain.
Di China, terdapat sebuah desa yang gemar memakan daging manusia yang melintas di desanya, yang kemudian digunakan untuk sebuah perayaan. Mereka mengatakan bahwa rasa daging manusia mirip dengan rasa daging babi.
2. Sifat babi yang buruk dapat menurun kepada manusia yang memakannya.
Seorang Imam Muslim bersama kawannya orang barat pernah melakuak test kepada 3 ekor babi dan 3 ekor ayam, masing masing adalah 2 jantan dan 1 betina. Dan hasilnya adalah :
Ketika 2 ekor ayam jantan dan 1 ayam betina dilepas, maka 2 ayam jantan tersebut bertarung hingga satu tewas/kalah untuk merebutkan betina. Namun apa yang terjadi ketika 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina dilepas ? ternyata babi jantan yang satu membantu yang lain untuk melaksanakan hajat seksualnya pada si betina.
Dan sang Imam berkata, “Inilah ! Daging babi itu membunuh ‘ghirah’ (rasa cemburu) orang yang memakannya dan ini terjadi pada kaum kalian.”
Beberapa penelitian di barat juga banyak yang menyatakan bahwa memakan babi dapat mempengaruhi watak, resiko perselingkuhan, dan hasrat seksual yang melebihi ambang batas kewajaran sebagai manusia.
3. Tubuh babi dapat mengubah virus jinak menjadi ganas.
Babi memiliki berbagai reseptor dalam tubuhnya yang dapat menjadikan virus jinak yang masuk ke dalam tubuh babi kemudian keluar dalam keadaan ganas, diantaranya reseptor yang sangat dikenal para ilmuwan adalah reseptor alfa 2,6 sialic acid untuk mengikat influenza manusia dan 2,3 sialic acid untuk mengikat virus influenza unggas. Virus-virus yang terikat ke dalam reseptor tersebut kemudian dapat berubah menjadi ganas. Selain itu reseptor-reseptor itu juga dapat mengikat dua jenis virus yang memiliki sifat yang berbeda, untuk kemudian di mixing menjadi satu virus ganas yang memiliki 2 sifat.
4. Banyaknya penyakit dalam tubuh Babi
Kita sudah mengetahui sejak Sekolah Dasar dahulu bahwa babi mengandung cacing pita yang sangat berbahaya. Cacing pita bahkan dapat mengganggu sistem syaraf dan dapat masuk hingga otak manusia. Selain cacing pita masih banyak penyakit lainnya yang disebabkan oleh babi melalui bakteri, karena kebiasaannya yang senang memakan kotoran, bahkan kotorannya sendiri.
5. Sifat aneh babi lainnya.
“Babi mempunyai sifat kembar antara binatang buas dan binatang jinak. Sifatnya yang menyerupai binatang buas adalah karena ia bertaring dan suka makan bangkai, sedangkan sifatnya yang menyerupai binatang jinak ialah karena ia berceracak dan makan rumput serta dedaunan lainnya.
Babi memiliki syahwat yang amat kuat, hingga pada saat ia kawin (bersetubuh), pejantan bertengger di atas betinanya yang berjalan bermil-mil jauhnya. Pejantannya mengejar-ngejar betina demikian kasar hingga terjadi perkelahian yang mungkin menewaskan salah satu atau menewaskan kedua-duanya.
Satu kali mengandung, babi betina dapat melahirkan dua puluh ekor anak. Pejantan mulai kawin bila telah berumur 8 bulan, sedangkan betinanya mulai melahirkan bila telah mencapai umur 6 bulan. Di beberapa negeri, babi kawin pada umur 4 bulan, betinanya mulai bunting setelah dikawini dan akan melahirkan setelah bunting selama enam atau tujuh bulan. Babi betina yang telah mencapai umur 15 tahun tidak dapat beranak. Jenis binatang ini adalah yang paling banyak mempunyai keturunan. Babi jantan merupakan binatang jantan yang paling tahan lama bertengger di atas betinanya (kawin).
Yang mengherankan, jika sebelah matanya dicungkil ia segera mati. Babi memiliki kesamaan dengan manusia, yaitu kulitnya tidak dapat dikelupas kecuali jika dipotong lebih dulu daging yang berada di bawahnya.”
~ Kamal al-Din Muhammad ibn Musa al-Damiri, dalam Kitabul-Hayawan Al-Kubra
Bencana akibat vaksin yang tidak pernah dipublikasikan.
  • Di Amerika pada tahun 1991 – 1994 sebanyak 38.787 masalah kesehatan dilaporkan kepada Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA. Dari jumlah ini 45% terjadi pada hari vaksinasi, 20% pada hari berikutnya dan 93% dalam waktu 2 mgg setelah vaksinasi. Kematian biasanya terjadi di kalangan anak anak usia 1-3 bulan.
  • Pada 1986 ada 1300 kasus pertusis di Kansas dan 90% penderita adalah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebelumnya. Kegagalan sejenis juga terjadi di Nova Scotia di mana pertusis telah muncul sekalipun telah dilakukan vaksinasi universal.
  • Jerman mewajibkan vaksinasi tahun 1939. Jumlah kasus dipteri naik menjadi 150.000 kasus, di mana pada tahun yang sama, Norwegia yang tidak melakukan vaksinasi, kasus dipterinya hanya sebanyak 50 kasus.
  • Penularan polio dalam skala besar, menyerang anak-anak di Nigeria Utara berpenduduk muslim. Hal itu terjadi setelah diberikan vaksinasi polio, sumbangan AS untuk penduduk muslim. Beberapa pemimpin Islam lokal menuduh Pemerintah Federal Nigeria menjadi bagian dari pelaksanaan rencana Amerika untuk menghabiskan orang-orang Muslim dengan menggunakan vaksin.
  • Tahun 1989-1991 vaksin campak ”high titre” buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb diuji coba pada 1500 anak-anak miskin keturunan orang hitam dan latin, di kota Los Angeles, Meksiko, Haiti dan Afrika. Vaksin tersebut sangat direkomendasikan oleh WHO. Program dihentikan setelah di dapati banyak anak-anak meninggal dunia dalam jumlah yang besar.
  • Vaksin campak menyebabkan penindasan terhadap sistem kekebalan tubuh anak-anak dalam waktu panjang selama 6 bulan sampai 3 tahun. Akibatnya anak-anak yang diberi vaksin mengalami penurunan kekebalan tubuh dan meninggal dunia dalam jumlah besar dari penyakit-penyakit lainnya WHO kemudian menarik vaksin-vaksin tersebut dari pasar di tahun 1992.
  • Setiap program vaksin dari WHO di laksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya, hampir selalu terdapat penjangkitan penyakit-penyakit berbahaya di lokasi program vaksin dilakukan. Virus HIV penyebab Aids di perkenalkan lewat program WHO melalui komunitas homoseksual melalui vaksin hepatitis dan masuk ke Afrika tengah melalui vaksin cacar.
  • Desember 2002, Menteri Kesehatan Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan, tidak merencanakan memberi suntikan vaksin cacar. Dia juga merekomendasikan kepada anggota kabinet lainnya untuk tidak meminta pelaksaanaan vaksin itu. Sejak vaksinasi massal diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan berbagai gangguan serius pada otak, jantung, sistem metabolisme, dan gangguan lain mulai mengisi halaman-halaman jurnal kesehatan.
  • Kenyataannya vaksin untuk janin telah digunakan untuk memasukan encephalomyelitis, dengan indikasi terjadi pembengkakan otak dan pendarahan di dalam. Bart Classen, seorang dokter dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa tingkat penyakit diabetes berkembang secara signifikan di Selandia Baru, setelah vaksin hepatitis B diberikan secara massal di kalangan anak-anak.
  • Melaporkan bahwa, vaksin meningococcal merupakan ”Bom waktu bagi kesehatan penerima vaksin.”
  • Anak-anak di Amerika Serikat mendapatkan vaksin yang berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Berbagai macam imunisasi misalnya, Vaksin-vaksin seperti Hepatitis B, DPT, Polio, MMR, Varicela (Cacar air) terbukti telah banyak memakan korban anak-anak Amerika sendiri, mereka menderita kelainan syaraf, anak-anak cacat, diabetes, autis, autoimun dan lain-lain.
  • Vaksin cacar dipercayai bisa memberikan imunisasi kepada masyarakat terhadap cacar. Pada saat vaksin ini diluncurkan, sebenarnya kasus cacar sudah sedang menurun. Jepang mewajibkan suntikan vaksin pada 1872. Pada 1892, ada 165.774 kasus cacar dengan 29.979 berakhir dengan kematian walaupun adanya program vaksin.
  • Pemaksaan vaksin cacar, di mana orang yang menolak bisa diperkarakan secara hukum, dilakukan di Inggris tahun 1867. Dalam 4 tahun, 97.5& masyarakat usia 2 sampai 50 tahun telah divaksinasi. Setahun kemudian Inggris merasakan epidemik cacar terburuknya dalam sejarah dengan 44.840 kematian. Antara 1871 – 1880 kasus cacar naik dari 28 menjadi 46 per 100.000 orang. Vaksin cacar tidak berhasil.
  • Dan masih banyak lagi.
Mengapa vaksin gagal melindungi terhadap penyakit?
Walene James, pengarang buku Immunization: the Reality Behind The Myth, mengatakan respon inflamatori penuh diperlukan untuk menciptakan kekebalan nyata.
Sebelum introduksi vaksin cacar dan gondok, kasus cacar dan gondok yang menimpa anak-anak adalah kasus tidak berbahaya. Vaksin “mengecoh” tubuh sehingga tubuh kita tidak menghasilkan respon inflamatory terhadap virus yang diinjeksi.
SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) naik dari 0.55 per 1000 orang di 1953 menjadi 12.8 per 1000 pada 1992 di Olmstead County, Minnesota. Puncak kejadian SIDS adalah umur 2 – 4 bulan, waktu di mana vaksin mulai diberikan kepada bayi. 85% kasus SIDS terjadi di 6 bulan pertama bayi. Persentase kasus SIDS telah naik dari 2.5 per 1000 menjadi 17.9 per 1000 dari 1953 sampai 1992. Naikan kematian akibat SIDS meningkat pada saat hampir semua penyakit anak-anak menurun karena perbaikan sanitasi dan kemajuan medikal kecuali SIDS.
Kasus kematian SIDS meningkat pada saat jumlah vaksin yang diberikan kepada balita naik secara meyakinkan menjadi 36 per anak.
Dr. W. Torch berhasil mendokumentasikan 12 kasus kematian pada anak-anak yang terjadi dalam 3,5 – 19 jam paska imunisasi DPT. Dia kemudian juga melaporkan 11 kasus kematian SIDS dan satu yang hampir mati 24 jam paska injeksi DPT. Saat dia mempelajari 70 kasus kematian SIDS, 2/3 korban adalah mereka yang baru divaksinasi mulai dari 1,5 hari sampai 3 minggu sebelumnya.
Tidak ada satu kematian pun yang dihubungkan dengan vaksin. Vaksin dianggap hal yang mulia dan tidak ada pemberitaan negatif apapun mengenai mereka di media utama karena mereka begitu menguntungkan bagi perusahaan farmasi.
Ada alasan yang valid untuk percaya bahwa vaksin bukan saja tak berguna dalam mencegah penyakit, tetapi mereka juga kontraproduktif karena melukai sistem kekebalan yang meningkatkan resiko kanker, penyakit kekebalan tubuh, dan SIDS yang menyebabkan cacat dan kematian.
Lalu adakah imunisasi yang benar menurut Islam?
Ada! Bahkan Rasulullah sendiri yang mengajarkan dan merekomendasikannya.
Imam Bukhari dalam Shahih-nya men-takhrij hadits dari Asma’ binti Abi Bakr
Dari Asma’ binti Abu Bakr bahwa dirinya ketika sedang mengandung Abdullah ibn Zubair di Mekah mengatakan, “Saya keluar dan aku sempurna hamilku 9 bulan, lalu aku datang ke madinah, aku turun di Quba’ dan aku melahirkan di sana, lalu aku pun mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, maka beliau Shalallaahu alaihi wasalam menaruh Abdullah ibn Zubair di dalam kamarnya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam meminta kurma lalu mengunyahnya, kemudian beliau Shalallaahu alaihi wasalam memasukkan kurma yang sudah lumat itu ke dalam mulut Abdullah ibn Zubair. Dan itu adalah makanan yang pertama kali masuk ke mulutnya melalui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, kemudian beliau men-tahnik-nya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam pun mendo’akannya dan mendoakan keberkahan kepadanya.
Dalam shahihain -Shahih Bukhari dan Muslim- dari Abu Musa Al-Asy’ariy, “Anakku lahir, lalu aku membawa dan mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam memberinya nama Ibrahim dan kemudian men-tahnik-nya dengan kurma.” dalam riwayat Imam Bukhari ada tambahan: “maka beliau SAW mendoakan kebaikan dan memdoakan keberkahan baginya, lalu menyerahkan kembali kepadaku.”
Seorang kakek men-tahnik cucunya yang belum lama dilahirkan
Ibu saya pernah mengatakan bahwa bayi dilahirkan dalam keadaan kekurangan glukosa. Bahkan apabila tubuhnya menguning, maka bayi tersebut dipastikan membutuhkan glukosa dalam keadaan yang cukup untuknya. Bobot bayi saat lahir juga mempengaruhi kandungan glukosa dalam tubuhnya.
Pada kasus bayi prematur yang beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil sekali, dimana pada sebagian kasus malah kurang dari 20 mg/100 ml darah. Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.
Kadar semacam ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam ukuran kadar gula dalam darah.
Hal ini bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit, seperti bayi menolak untuk menyusui, otot-otot bayi melemas, aktivitas pernafasan terganggu dan kulit bayi menjadi kebiruan, kontraksi atau kejang-kejang.
Terkadang bisa juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti insomnia, lemah otak, gangguan syaraf, gangguan pendengaran, penglihatan, atau keduanya.
Apabila hal-hal di atas tidak segera ditanggulangi atau diobati maka bisa menyebabkan kematian. Padahal obat untuk itu adalah sangat mudah, yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, baik lewat mulut, maupun pembuluh darah.
Mayoritas atau bahkan semua bayi membutuhkan zat gula dalam bentuk glukosa seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah dilumat bisa menjauhkan sang bayi dari kekurangan kadar gula yang berlipat-lipat.
Disunnahkannya tahnik kepada bayi adalah obat sekaligus tindakan preventif yang memiliki fungsi penting, dan ini adalah mukjizat kenabian Muhammad SAW secara medis dimana sejarah kemanusiaan tidak pernah mengetahui hal itu sebelumnya, bahkan kini manusia tahu bahayanya kekurangan kadar glukosa dalam darah bayi.
Tahnik sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang beriman kepada Allah, atau dapat pula dilakukan ayah atau ibu sang bayi.
Berikut video tentang tata cara Tahnik :
Penutup
Imunisasi yang selama ini digembar-gemborkan oleh Zionis dapat berdampak kepada masalah yang sangat serius bagi kehidupan penduduk dunia. Mereka yang bertujuan untuk menjadikan ras lainnya berada di bawah kekuasaan mereka dengan berbagai cara. Sudah cukup adik laki-laki saya yang menjadi korban konspirasi imunisasi ini. Kini saatnya kita membuka mata dan bertanya pada hati nurani kita dengan berbagai propaganda yang mereka lakukan.
Bahkan Allah telah menyuruh kita berhati-hati terdadap berita dari mereka :
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
Qur’an surah Al-Hujuraat (49) : 6
Masih banyak sumber yang belum saya paparkan di sini. Termasuk bagaimana teknologi pengetahuan Islam menyingkap bagaimana setan dapat menjadikan manusia menjadi jahat melalui makanan yang haram yang kita konsumsi. Insya Allah lain waktu saya dapat menjelaskannya.
Semoga Allah memberkahi dan melindungi kita semua. :)

Wednesday, December 21, 2011

Seputar Mandi Malam dan Rematik

Seputar Mandi Malam dan Rematik
DokterSehat.com – Begitulah pesan yang sering disampaikan oleh orang-orang tua terdahulu. Keyakinan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik didasarkan pengalaman dan testimoni banyak orang yang telah lebih dahulu mengalaminya. Mereka pun membandingkan mana yang sering mandi malam dan mana yang tidak. Kesimpulan saat ini adalah mereka yang suka mandi malam akan lebih cepat terkena rematik ketimbang yang tidak.

Beberapa keluhan seputar rematik ini memang selalu dikait-kaitkan dengan kebiasaan seseorang yang kebetulan ‘suka’ mandi malam. Lewat artikel singkat ini, kita akan coba mencari tahu kebenaran tentang fakta-fakta ini. Mudah-mudahan sedikit banyak mampu menambah wawasan kita. Soal sepele tidak lagi sepele jika sudah merebut keyakinan seseorang. Bagaimana Anda bisa disembuhkan jika Anda sendiri tidak peduli dengan kesehatan Anda? Jika mandi malam ternyata menyebabkan rematik, apakah Anda masih nekad melakukannya?

Para ahli meyakini bahwa biang keroknya nyeri sendi pada usia lanjut adalah asam urat. Jika kita mau jujur, asam urat itu tidak terdapat pada air mandi. Lagipula, dengan menyiramkan air ke tubuh pada malam hari, Anda tidak akan mendapat apapun, kecuali basah dan dingin. Apakah kedua hal ini memicu rematik suatu hari nanti?

Kebanyakan dari mereka yang berusia lanjut (disebut juga lansia) mengalami rematik. Perbedaannya adalah pada waktu, ada yang cepat, ada yang lama. Tapi, tidak dipungkiri masing-masing kita akan mengalami hal tersebut. Faktor asupan makanan memegang peranan penting munculnya keluhan sendi. Hampir semua produk makanan, kecuali buah-buahan, beresiko meningkatkan level asam urat dalam darah.

Mandi malam tidak menyebabkan nyeri rematik, tapi mandi malam jelas memperberat keluhan nyeri rematik. Artinya, bagi mereka yang ternyata sudah menderita rematik, tidak dianjurkan mandi malam. Kalaupun memang ingin mandi, utamakan dengan air hangat. Rasa dingin akan memperberat nyeri sendi, dan ini tentu bukan sesuatu yang diharapkan. Bagi mereka yang belum mengalami nyeri rematik, sebaiknya mulailah menjaga asupan makanan dan memperbanyak minum. Kita tentu sulit menghindari kandungan purin dalam makanan, padahal semua produk makanan yang mengandung protein sudah pasti mengandung purin. Jika kita kurang mengkonsumsi protein, maka tubuh akan terasa lemas dan kurang sehat. Jika kita terlalu banyak mengkonsumsi protein, akan lebih banyak terdapat asam urat dalam darah kita. Saat usia muda, hal itu tidak terlalu mengganggu. Tapi, saat usia tua, hal itu tentu sangat mengganggu.

Mandi malam dapat memicu penuaan dini. Ini dikarenakan saat dingin, tubuh akan masuk ke keadaan stress. Ia akan meningkatkan metabolismenya agar temperatur tubuh tetap normal dan meningkatkan aliran darahnya (vasokonstriksi) untuk mensuplai oksigen ke seluruh tubuhnya. Akibatnya, tubuh membutuhkan lebih banyak kalori dan oksigen. Untuk mencukupi kebutuhan kalori, maka dibutuhkan asupan kalori lebih banyak dengan cara menimbulkan rasa lapar dan lapar. Untuk mencukupi kebutuhan oksigen, orang tersebut akan bernafas lebih cepat. Makanan dan hasil metabolisme, walaupun menghasilkan energi yang dibutuhkan, cenderung menumpuk hasil metabolit berupa oksidan dalam tubuhnya. Jika hal itu terjadi bertahun-tahun lamanya, maka orang tersebut akan mengalami gejala seperti layaknya orang yang sudah tua. Gejala yang paling umum adalah nyeri sendi. Tapi, ini bukanlah satu-satunya kemungkinan penyebab karena harus memperhatikan apa pekerjaan, kebiasaan lainnya, penyakit lain, faktor keturunan, kondisi psikologis, faktor eksternal (polusi, makanan, radiasi, tingkat kelembaban), dan sebagainya.

Ada beberapa langkah yang mungkin kita bisa aplikasikan sehari-hari.

Hindari mandi malam. Kalaupun memang harus mandi di malam hari, utamakan dengan air hangat. Prinsipnya hindari kondisi kedinginan. Kalau tubuh Anda mampu melawan rasa dingin (karena ada latihan sebelumnya), mungkin dapat dikecualikan. Pada dasarnya mandi dengan air dingin tidak dianjurkan, kecuali bagi mereka yang berusia muda, karena air dingin cocok untuk mengusir rasa malas.
Utamakan makan banyak sayuran dan buah-buahan yang kaya dengan antioksidan. Ini akan membantu mencegah penuaan dini. Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara memasak terlebih dahulu, atau dalam bentuk jus (juice).
Konsumsi Vitamin C 1000 mg per hari. Lebih baik lagi jika dikombinasikan dengan Vitamin E 600-800 mg per hari.
Untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat, utamakan sumber dari padi-padian, gandum, ubi, jagung, dan sagu. Untuk kebutuhan protein, Anda bisa mengkonsumsi telur dan susu.
Untuk mengontrol asupan makanan, sangat dianjurkan untuk berpuasa.
Memperbanyak minum. Hasil metabolisme purin berupa asam urat medicine online without prescription akan disekresikan melalui urin.
Hindari minuman-minuman bersoda. Minuman bersoda akan meningkatkan pelepasan calcium dari tulang. Pada gilirannya akan memperberat kerja ginjal dan membuat tulang rapuh.

Ingat, kesehatan itu mahal harganya. Semoga bermanfaat dan tetap hidup sehat.

sumber

Read more: http://doktersehat.com/seputar-mandi-malam-dan-rematik/#ixzz1hB9CUth1

Saturday, October 22, 2011

Tanda-Tanda Kanker Payudara

Ladies, Inilah Tanda-Tanda Kanker Payudara






http://medicastore.com/images/breast_exams1.jpgfashingnet.com- BANYAK wanita kurang menyadari dengan payudaranya. Alhasil, kanker payudara pun sering terlambat diketahui.

Keadaan inilah yang membuat banyak pasien datang dengan keadaan yang sudah memasuki stadium lanjut.



Menurut dr Saptadi Setia Basuki SpBOnk, lebih dari 50 persen penderita kanker payudara datang ke rumah sakit dengan keadaan memasuki stadium tiga ke atas.



"Benjolan mereka sudah besar, merah, dan sudah mengeluarkan cairan yang bau atau sudah komplikasi ke saraf," tuturnya dalam seminar kesehatan “Deteksi Dini dan Penanganan Kanker Payudara” bersama General Electric (GE) dan GE Woman Network di Ceria Room, Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (21/10/2011).




Ketika keadaan kanker sudah parah seperti itu, maka hasil terapi tidak akan memuaskan. Untuk itulah, dr Saptadi menyarankan agar para wanita perlu mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker payudara.



Gejala tersebut di antaranya adanya benjolan (luka tidak sembuh lebih dari 6 bulan), adanya perubahan kulit dengan keluarnya cairan merah atau berwarna kecokelatan, perubahan puting yang tertarik ke dalam dan kulit puting tebal

Saturday, April 16, 2011

Cara Menangkal Pilek dan Batuk

Batuk dan pilek merupakan penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat dan sangat mudah menyebar. Tapi ada cara-cara tertentu yang bisa dilakukan untuk menangkal batuk pilek.

Umumnya batuk dan pilek menyebar melalui tetesan bakteri atau virus yang terbang di udara. Diperkirakan ada sekitar 200 jenis virus yang bisa menyebabkan kondisi ini. Orang dewasa akan mengalami pilek sekitar 2-5 kali dalam setahun, sedangkan anak-anak bisa 5-10 kali dalam setahun.

Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah batuk dan pilek, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (15/4/2011) yaitu:

1. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan
Virus flu kebanyakan disebarkan melalui kontak langsung, karenanya menjadi hal yang paling penting untuk rajin mencuci tangan dengan sabun atau larutan anti bakteri dan air mengalir. Serta hindari pula menggosok mata atau hidung jika belum mencuci tangan.

2. Minum banyak cairan
Tubuh manusia menggunakan cairan untuk menyaring limbah yang terakumulasi sehingga menghasilkan sistem yang sehat secara keseluruhan. Jika mengalami pilek atau batuk cobalah mengonsumsi jus jeruk. Selain menambah cairan tubuh, jeruk juga kaya vitamin C yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

3. Berhenti merokok dan hindari asap rokok
Asap rokok yang terhirup bisa mengiritasi tenggorokan sehingga akan memperparah gejala yang muncul. Statistik juga menunjukkan bahwa perokok berat akan mengalami sakit flu yang lebih parah.

4. Bawalah tisu saat bepergian
Simpanlah tisu yang bisa digunakan saat berada di tempat umum atau disekitar orang lain, serta menjaga jarak dengan orang yang memiliki gejala-gejala batuk pilek. Tiga hari pertama merupakan waktu yang paling menular.

5. Melakukan sauna
Ketika sauna maka seseorang akan menghirup udara panas lebih dari 80 derajat celsius. Suhu ini akan terlalu panas bagi virus untuk bertahan hidup. Tapi jangan terlalu lama melakukan sauna untuk menghindari efek sampingnya.

6. Melakukan istirahat yang cukup
Stres dan kurang istirahat bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mudah tertular penyakit. Istirahatlah yang cukup dan usahakan agar tidak kurang tidur. Karena ketika tidur, otak akan beristirahat dan tubuh mengisi ulang energi serta melawan setiap infeksi.

7. Mengonsumsi makanan tertentu
Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan buah-buahan yang kaya vitamin seperti jeruk bisa memberikan nutrisi dan vitamin yang membantu tubuh melawan infeksi serta meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa makanan diketahui bermanfaat untuk mengatasi batuk seperti bawang mentah berguna menghilangkan dahak, akar kunyit untuk batuk kering dan secangkir jus anggur yang dicampur 1 sendok teh madu disarankan untuk mengatasi batuk.

8. Menghindari makanan junk food
Mengonsumsi makanan junk food bisa membuat tubuh menjadi lemah dan rentan terhadap penyakit. Karena itu hindari makanan ini tapi gantilah dengan sayuran dan buah-buahan untuk kekebalan tubuh yang lebih baik.

9. Melakukan aromaterapi
Prinsip dari aromaterapi adalah menghirup aroma yang berbeda-beda. Dengan menghirup suatu uap bisa efektif mencairkan lendir dan mengurangi iritasi, serta menghirup minyak esensial dapat menstimulasi paru-paru untuk mengusir dahak.

10. Melakukan olahraga
Olahraga secara teratur bisa membuat tubuh mendapatkan udara segar dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Friday, April 08, 2011

Perempuan Berpayudara Kecil Mudah Terangsang

Metro TVOleh Metro TV News | Metro TV – Kam, 7 Apr 2011 14.17 WIB


PEREMPUAN berpayudara besar kerap identik dengan persepsi cantik. Contoh saja, Melinda Dee, perempuan yang menjadi tersangka pembobolan dana nasabah Citibank sebesar Rp17 miliar ini kerap diberitakan sebagai cewek seksi karena berpayudara besar.

Namun, banyak yang menduga payudara Melinda hasil dari operasi implan. Tak sedikit sebenarnya perempuan yang memiliki pemikiran seperti Melinda. Karena merasa tak puas, banyak perempuan yang bersedia melakukan apa pun terhadap payudara nya seperti menjalani implan.

Namun, sadarkan Anda bahwa perempuan dengan ukuran payudara alami itu dilihat lebih seksi? Itu bukan sekadar asumsi, bahkan uji ilmu medis pun membuktikannya.

1. Lebih mudah terangsang
Hasil studi University of Wina menemukan bahwa perempuan berpayudara besar terkadang kurang sensitif terhadap rangsangan ketimbang lebih kecil. "Payudara memiliki jaringan lemak lebih banyak ketimbang kelenjar, padahal kelenjar merupakan bagian paling sensitif," kata peneliti University of Wina.

Seorang seksolog Rachael Ross, bertutur, "Pada payudara yang lebih kecil, kelenjar lebih mudah untuk terangsang selama foreplay karena tidak terletak di bawah lapisan lemak."

2. Mudah deteksi
Miliki payudara kecil juga menyehatkan dalam cara lain. "Dalam pemeriksaan payudara sendiri, pemilik payudara kecil akan lebih mudah mendeteksi adanya benjolan di bagian belakang payudara karena hanya ada sedikit lapisan," kata ahli onkologi Marisa Weiss, presiden dan pendiri Breastcancer.org.

Payudara mungil juga bisa menyelamatkan hidup Anda karena tidak membenakan kerja leher. Payudara besar tentu akan memberi beban pada tekanan tubuh terutama leher "Ini bisa mengubah postur seorang perempuan, terutama pada leher dan bisa mneyebabkan sakit kepala," kata Dr Weiss.

3. Membuat tampak lebih muda
Memang, pria sepertinya sudah alami lebih merasa tertarik dengan payudara besar, tapi dengan payudara kecil, pria bisa berpikiran bahwa kita lebih muda. Satoshi Kanazawa, PhD, seorang psikolog evolusi di London School of Economics bertutur, "Payudara lebih besar biasnaya akan melorot dari waktu ke waktu. Ini juga bisa menjadi indikator bahwa seorang perempuan sudah tak muda lagi." "Mak itu, lebih sulit untuk mengetahui usia perempuan jika ia memiliki payudara yang lebih kecil."(MI/ICH)

Wednesday, April 06, 2011

Ingin Sembuh Dari flu Tanpa Obat, Coba Kumur Air Garam

By Randeezt

Banyak cara dilakukan untuk mencegah virus flu. Sebagian besar orang mengonsumsi jus jeruk atau makanan berkuah hangat saat gejala flu mulai menyerang. Jika Anda tidak ingin tergantung dengan obat-obatan saat terserang flu, ada cara efektif dan mudah untuk mengatasinya : berkumur dengan air garam.

Saat flu menyerang, tenggorokan biasanya terasa gatal dan nyeri. Berkumur dengan air garam bisa mengurangi gejala tersebut. Hidung atau pernapasan yang tersumbat yang sering muncul juga bisa diatasi dengan berkumur air garam.

“Larutan garam ternyata dapat menarik cairan berlebih pada jaringan yang meradang di tenggorokan, sehingga membuat rasa sakit kurang,” kata Dr Philip T Hagen, dari ‘Mayo Clinic Book of Home Remedies’, seperti diberitakan dari New York Times.

Dr Hagen juga mengatakan, berkumur air garam bisa mengendurkan lendir yang kental dan dapat menghilangkan iritan seperti alergen, bakteri dan jamur dari tenggorokan.

Diberitakan dari NY Times, larutan garam dapur bersifat menarik cairan sehingga bisa mengeluarkan kelebihan cairan di daerah tenggorokan yang mengalami radang. Bukan hanya akan mengurangi radang, garam juga akan meredakan rasa sakit yang ditimbulkannya.

Penelitian yang dipublikasikan The American Journal of Preventive Medicine, 2005, ini, peneliti melibatkan hampir 400 partisipan. Peneliti merekam kondisi kesehatan mereka selama 60 hari pada musim dingin, sejak sehat.

Sejumlah partisipan yang mengalami flu diminta berkumur tiga kali sehari dengan air garam. Kelompok yang secara teratur berkumur air garam terbukti mengalami penurunan tingkat infeksi saluran pernapasan atas hingga 40 persen.

Menurut penelitian, berkumur air garam bermanfaat menurunkan gejala bronkial. Ini memperkuat penelitian lain yang menemukan bahwa berkumur air garam membantu mengatasi sakit tenggorokan dan penyumbatan.

Untuk hasil terbaik, menurut tim dari Mayo Clinic, larutkan setengah sendok teh garam dalam segelas penuh air hangat. Lalu, berkumurlah dengan larutan itu selama beberapa detik.

Seperti termuat dari laman detikhealth, penelitian tersebut pernah dipublikasikan dalam terbitan The American Journal of Preventive Medicine pada tahun 2005.

Sementara untuk hasil terbaik, para ahli dari Mayo Clinic menyarankan agar setengah sendok teh dilarutkan dalam secangkir penuh air hangat.

Gunakan untuk berkumur selama beberapa detik sebelum dikeluarkan, lakukan sebanyak 3 kali sehari. Bila tidak suka dengan rasa yang terlalu asin, garam bisa diganti dengan lemon atau madu. Khasiatnya sama dan tidak perlu dikeluarkan, bisa langsung ditelan setelah berkumur.

Dalam sebuah penelitian secara random tahun 2005, para ahli mengamati 400 orang sehat selama 60 hari di musim flu . Sebagian partisipan diminta berkumur tiga kali sehari. Di akhir studi, kelompok yang berkumur memiliki risiko terkena infeksi saluran pernapasan atas berkurang 40 persen dibanding dengan orang yang tidak berkumur.

Selain mengurangi risiko infeksi, berkumur dengan garam juga terbukti mampu membuat gejala batuk lebih ringan. Penelitian lain menyebutkan, berkumur juga membantu mencegah hidung tersumbat.

Untuk hasil terbaik, larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur selama beberapa detik.

Menyembuhkan FLU TANPA OBAT

Penyakit flu disebabkan virus jinak. Sebagaimana virus jinak pada umumnya, flu dapat sembuh sendiri tanpa obat bila kondisi badan kita baik. Obat flu yang kerap kita gunakan untuk mengatasi flu sebenarnya hanya meringankan gejalanya.saja.

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan dalam rangka menyembuhkan flu tanpa obat, yaitu dengan cara mempertinggi daya tahan tubuh dan meringankan atau menghilangkan gejalanya. Cara-caranya tersebut yaitu:

1. Memperbaiki atau meningkatkan konsumsi gizi makanan pada umumnya, seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan air putih. Bahan-bahan inii akan memperkuat daya tahan tubuh.

2. Menjauhi gaya hidup yang semrawut.
Sikap amburadul ini membuat kita terjebak dalam ketegangan psikhis (pikiran atau mental) yang sering menimbulkan stres. Sedangkan stres yang tak terkendali memberi peluang masuknya virus influenza ke dalam tubuh.

3. Mengendalikan kegiatan seksual
Orgasme dan ejakulasi yang tinggi frekuensinya bisa menurunkan stamina dan vitalitas tubuh.

4. Usahakan tinggal di rumah atau tidak melakukan kegiatan yang berat.
Tinggal di rumah, tentu diikuti dengan tidur yang cukup. Tubuh diberi waktu untuk memperoleh tenaga baru dalam memerangi flu.

5. Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung Vitamin C
Vitamin C sangat berguna untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mempunyai sifat antiinfeksi. Selain itu hindarai minuman yang dingin atau es.

6. Minumlah air putih sebanyak mungkin
Untuk orang dewasa dapat minum 10 gelas sehari. Air sari buah juga baik bagi penderita di samping mencukupi kebutuhan cairan.

7. Bila pilek berawal dengan sakit kepala, hidung akan mengeluarkan cairan
Hal ini mesti kita tanggulangi agar tidak segera terjadi demam. Perawatan yang baik adalah dengan merendam kaki di dalam air hangat, sehari dua kali, pagi dan sore. Hal ini akan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.

8. Hiruplah uap air panas yang akan menolong melonggarkan dan mengencerkan ingus sehingga dapat membuka saluran hidung yang tersumbat, tanpa menggunakan obat.

Bila langkah-langkah di atas sudah kita lakukan namun flu tak kunjung sembuh, besar kemungkinan terjadi radang yang kronis yang memerlukan antibiotika. Atau bahkan terjadi komplikasi yang hanya mungkin ditangani dokter.

sumber: Menyembuhkan FLU TANPA OBAT http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2143038-menyembuhkan-flu-tanpa-obat/#ixzz1Ik9SpK4h

Sunday, March 13, 2011

Kulit Pisang

Kulit pisang sering membuat orang jatuh terpeleset saat menginjaknya, sehingga dianggap sebagai sampah yang paling menyebalkan. Padahal sebenarnya kulit pisang punya beragam manfaat, mulai dari mengobati kutil hingga mengkilapkan sepatu.

Salah satu manfaatnya seperti yang pernah ditulis detikHealth adalah memurnikan air. Menurut sebuah penelitian di jurnal Industrial & Engineering Chemistry Research, kulit pisang bisa menyaring logam berat terutama timbal (Pb) dan tembaga (Cu).

Dalam penelitian tersebut, kulit pisang yang digunakan tidak dimodifikasi melainkan hanya dicincang kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam air ayng tercemar. Cincangan kulit pisang bisa dugunakan hingga 11 kali tanpa kehilangan kemampuannya untuk menyerap logam berat.

Sementara itu dikutip dari Re-nest.com, Minggu (13/3/2011), masih banyak manfaat lain dari kulit pisang selain untuk memurnikan air. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Meredakan nyeri
Minyak nabati yang terkandung dalam kulit pisang punya senyawa tertentu yang berkhasiat sebagai pereda nyeri. Tempelkan kulit pisang yang bersih dan masih segar untuk mengurangi rasa nyeri pada luka bakar atau tergores.

2. Mengatasi gatal
Gatal-gatal akibat gigitan serangga atau alergi ringan bisa diatasi dengan kulit pisang. Caranya cukup dengan menempelkannya di permukaan kulit yang terasa gatal.

3. Mengobati kutil
Kulit pisang diyakini punya aktivitas antivirus, sehingga banyak yang menggunakannya untuk mengusir kutil dari permukaan kulit. Caranya dengan menempelkan kulit pisang, lalu ditahan dengan plester dan dibiarkan hingga sembuh dengan sendirinya.

4. Mempercepat kesembuhan luka
Luka yang sudah mulai kering terasa gatal karena tertutup serpihan kulit mati yang mengeras. Serpihan itu bisa dihilangkan lebih cepat hanya dengan mengoleskan kulit pisang, karena akan bereaksi dengan enzim yang terkandung di dalamnya.

5. Menyuburkan tanah
Tidak hanya untuk campuran kompos, kulit pisang bisa langsung ditimbun begitu saja ke dalam tanah untuk menyuburkan tanaman di sekitarnya. Kulit pisang memiliki kandungan potassium yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan tanaman.

6. Mengkilapkan tanaman hias
Berbagai tanaman hias semacam anthurium, gelombang cinta dan sejenisnya akan lebih menarik jika daunnya tampak hijau mengkilap. Gunakan sisi dalam kulit pisang yang teksturnya lunak untuk memolesnya, maka dedaunan itu akan mengkilap dan lebih tahan lama.

7. Mengkilapkan sepatu
Tidak perlu panik jika suatu saat kehabisan semir sepatu, asalkan ada pisang di lemari es. Kupas biuahnya, lalu gunakan kulitnya untuk memoles sepatu kulit agar tampak mengkilap seperti habis disemir.

Friday, March 04, 2011

Riset Baru Manfaat Jalan Kaki

Berjalan itu sehat. Karenanya, coba beri porsi waktu lebih banyak bagi aktivitas ini. Berjalanlah secara konstan, setidaknya 10 menit dalam sehari. Lebih lama, justru lebih bagus. Pasalnya ada banyak manfaat yang bisa kita rasakan dari kebiasaan berjalan kaki. Berikut di antaranya:

- Meningkatkan energi
Berjalan kaki secara rutin, minimal 25 menit per minggu (dilakukan seminggu 3 kali), bisa meningkatkan energi tubuh hingga 18 persen. Ini menurut penelitian dari Pennington Biomedical Research Center. Angka itu bahkan bisa bertambah tinggi, apalagi lebih dari 10 menit dalam sehari.

- Terhindar dari diabetes tipe 2
Dari Program Pencegahan Diabetes diketahui, orang yang berjalan selama 150 menit dalam seminggu, mampu mengurangi risiko terkena diabetes hingga 58 persen. Namun, ini bila disertai dengan laju penurunan berat badan sebanyak 7 persen dari bobot tubuh.

- Menyehatkan otak
Penelitian seputar kaitan antara aktivitas berjalan kaki dengan fungsi kognitif menyimpulkan hal yang menarik. Wanita yang rutin berjalan dengan langkah ringan lebih dari 1,5 jam per minggu, memiliki kemampuan kognitif sangat baik, ketimbang yang aktivitas berjalan kakinya tak lebih dari 40 menit dalam seminggu.

- Memperkuat tulang
Wanita yang telah menopause disarankan untuk berjalan kaki sejauh 1,6 km secara rutin. Studi membuktikan kebiasaan ini mampu meningkatkan kekuatan massa tulang tubuh dan memperlambat penurunan kualitas tulang kaki.

- Menyehatkan jantung
Ini diketahui dari pengamatan terhadap 72.488 perawat dari Nurse's Health Study. Kebiasaan mereka berjalan kaki selama lebih dari 3 jam dalam seminggu, membuat risiko terhadap serangan jantung turun hingga 35 persen, dibandingkan para wanita yang jarang berjalan kaki.

Saat sedang berjalan kaki, pastikan postur tubuh kita sudah tepat. Postru yang benar saat berjalan sangatlah penting, agar kita dapat bernapas dengan baik, terhindar dari risiko sakit punggung dan bahu, serta meraih hasil latihan secara maksimal.

Humanity|Respect|Try To Not Cry