Menjadi Lebih baik dan terbaik walaupun buruk dimata orang | Doakan Orang Tua Anda | Sedekahkan harta anda Kepada Fakir Miskin dan Kaum yang tertindas | Hari ini Mungkin kematian menjemput kita tetapi maka dari itu kerjakanlah kebaikan walau di mata manusia tak ada harganya
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Monday, June 23, 2014

Tips Sehat dan Segar Selama Berpuasa

Selama bulan suci Ramadhan, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa tidak makan dan minum dari terbit fajar hingga tenggelam matahari. Pada saat menjalankan ibadah puasa banyak dijadikan alasan untuk tidak bekerja secara maksimal karena lemas, lesu, mengantuk dan sebagainya sehingga berakibat terhadap menurunnya produktivitas kerja sehari-hari.Kondisi itu karena timbul akibat perilaku yang tidak sehat yang dilakukan tanpa sadar dan menjadi kebiasaan selama berpuasa, seperti kebiasaan makan sahur yang banyak, makan yang berlebihan pada saat berbuka, kurangnya konsumsi buah-buahan dan sayuran, tidur seharian sampai tidak berolahraga.Untuk menghindari kebiasaan kurang sehat tersebut, perlu pengaturan makan dan minum pada saat sahur atau berbuka puasa, agar tubuh kita tetap sehat dan segar sepanjang hari selama berpuasa.Berikut ini beberapa tips khusus saat sahur dan berbuka puasa agar tubuh kita tetap sehat dan segar selama bulan puasa sehingga terhindar dari kebiasaan yang kurang sehat:

Saat Sahur:


  1. Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. saat berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan protein yang masuk ke tubuh kita relatif tidak sebanyak hari-hari biasa.
  2. Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.
  3. Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat baik di luar ruangan atau ruang ber-AC.
  4. Selain memperbanyak makanan berserat dan makanan yang mengandung protein, sebaiknya Anda juga menyediakan jenis makanan yang mengandung vitamin dan mineral serta makanan tambahan agar tubuh tetap segar bugar sepanjang hari.
  5. Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Tapi kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.
  6. Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
  7. Setelah makan sahur jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.

Saat Berbuka:


  1. Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya biasakanlah berbuka dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung, bila Anda langsung berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam tubuh kita akan terbentuk semakin banyak.
  2. Kemudian beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum menyantap hidangan berbuka yang telah dihidangkan. Tujuannya untuk memberikan keseimbangan terlebih dahulu pada pencernaan kita. Ingat, jangan mengkonsumsi makanan berlebihan dan makanan asinan.
  3. Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak “kaget”. Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat karena lambung membutuhkan ruangan kosong untuk mencerna makanan. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.
  4. Bagi mereka yang berat badannya melebihi berat badan ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterolnya, misalnya lemak hewan, margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tar, es krim. “Selain lebih banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng.
  5. Sedang bagi mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susunya dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
  6. Bagi mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
  7. Setelah berbuka puasa jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.


Jika ini dilakukan Insya Allah tubuh anda sehat dan segar selama menjalankan ibadah Puasa. Muhammad Noor Aly Yusuf from :http://www.metro.polri.go.id/trips-a-trik/1059-tips-sehat-dan-segar-selama-berpuasa

Saturday, June 21, 2014

Tips Memilih Durian Montong yg Matang dan Enak

Nah inilah tips memilihnya:
1. Jika ingin mencari yang banyak buahnya maka pilih yang bentuknya bulat atau lonjong teratur. Jangan pilih yang bentuknya tidak beraturan karena biasanya buahnya sedikit.
2. Pilih yang durinya jarang dan tidak keras.
3. Pilih yang kulitnya agak empuk jika ditekan, jangan yang keras karena masih muda, jangan pula yang lembek karena biasanya busuk.
4. Perhatikan apakah di kulitnya banyak lubang kecil berdiameter 1-2 mm, jika ada bahkan lebih besar dari itu maka kemungkinan durian itu sudah kemasukan ulat.
5. Biasanya ada yg sudah kebuka sedikit dibawahnya, maka:
- coba dicium harum apa enggak. Durian matang dan enak biasanya harum. (tips ini agak susah karena durian montong baunya tidak keras).
- coba buka dikit lagi perhatikan permukaan daging buahnya, yang bagus warnanya kuning dan tidak berair. jika warnanya kuning agak bening pertanda rasanya hambar/anyep, jika permukaanya berair pertanda rasanya keras di tenggorokan.
6. Jangan pilih yang sudah terbuka lebar karena biasanya rasanya asam.
7. Jika bingung minta bantuan penjaganya untuk memilihkan, biasanya si penjaga akan mengetok-ngetok kulit durian pakai pisau, jika nyaring berarti belum matang, jika ngebass berarti matang. Dan untuk pembuktiannya si penjaga akan membuka sedikit terus mengambil sedikit dengan ujung pisaunya untuk dicoba anda rasakan.
8. Terakhir dan yang paling penting, minta dibuka di tempat dan dibungkus. Jika beli di supermarket biasanya petugasnya mau membukakan dan bahkan jika pilhan anda ternyata belum matang maka anda boleh menggantinya.

Nah demikian Tips memilih Durian Montong yang Matang dan Enak jika anda beli di Supermarket. Jika anda beli dipinggir jalan hati-hati dengan trik pisaunya dilumuri gula atau air durian matang sehingga ketika mencoba akan terasa harum dan enak. Selamat berburu mumpung sekarang harganya masih murah.

Renungan: kapan ya durian lokal unggulan seperti durian petruk dan yang lainnya dijual di supermarket besar seperti durian montong?

from :http://tri-puspasari.blogspot.com/2009/07/tips-memilih-durian-montong-yg-matang.html

Sunday, September 23, 2012

Membuat Format Buku dengan Ms Word



Ada banyak sekali orang2 yang bertanya kepada saya; “Bagaimana siCh cara membuat format buku?”
“Mudah sekali”, jawab saya. Semuanya sudah tersedia di Ms Word. Tinggal kita memformatnya saja.
Perlu sedikit saya jelaskan apa itu format buku itu. Kebanyakan orang-orang jika mengetik di Ms Word, jika mengeprint hasil kerjanya, biasanya satu kertas untuk satu halaman. Tapi kalau format buku itu lain lagi; misalnya kita memformat buku, dan jumlah halamannya ada 16 maka jika kita print maka dalam satu lembar kertas akan keluar dua halaman yang berpasangan ; yakni:
halaman 1 dengan 16;
halaman 15 dengan 2;
halaman 3 dengan 14;
… terakhir halaman 8 dengan 9.
Bentuknya lebih unik, menarik dan bersahaja.
Caranya bagaimana? Saya akan jelaskan secara ringkas…
  1. Buka file Ms Word; baik dengan file yang baru maupun file yang sudah ada isinya (ada tulisan/hasil ketikan anda).
  2. klik “File > Page Setup” (untuk Ms Word 2003 kebawah) atau tekan “ALT+F+U” (untuk Ms Word semua versi termasuk 2007)
  3. Pada tab “margin”, cari pilihan “multiple pages” yang tadinya “normal”, ubah menjadi “bookfold”
  4. Pindah pada tab “paper”, lalu pilih kertas yang akan kita jadikan buku; pilih “paper size”-nya. Misalnya: “A4″.
  5. Klik “OK”
Jadilah format buku yang kita idam-idamkan.
  1. Syarat pembuatan format ini, jumlah halaman sebaiknya kelipatan empat; 4, 8, 16, ….40….. dst. Jadi tidak ada halaman kosong. Kalaupun halaman yang terbentuk
  2. Halaman 1 adalah sampul depan
  3. Halaman 2 adalah sampul depan bagian dalam
  4. Halaman terakhir yang kelipatan 4 adalah sampul belakang.
  5. Halaman no 2 dari akhir adalah sampul belakang bagian belakang.
Silakan mencoba. kalau ada pertanyaan/ada yang kurang jelas, silakan tulis dalam kolom komentar. Jazakumullah ahsanal jaza. Semoga bermanfaat!

Cara Jitu Bikin Buku, Mau?


1293556021943962513
Cara Jitu Bikin Buku
Malam ini, Selasa 28 Desember 2010, seperti biasanya saya mendapat tugas mengajar mahasiswa yang mengambil mata kuliah kewirausahaan.  Dari Bandung saya langsung meluncur ke Jakarta. Memenuhi tugas sebagai dosen di STMIK Muhammadiyah Jakarta. Kebetulan hari ini adalah materi tentang Contoh Usaha Praktis yang mudah diterapkan bagi seorang wirausahawan.
Ada 4 buku baru dari kewirausahaan yang saya wajibkan untuk dibaca mahasiswa. Saya dapatkan informasinya di facebook. Keempat buku itu adalah dari peluang menjadi usaha, membentuk karakter pengusaha, rencana usaha, dan mengelola usaha dengan tepat. Buku-buku itu adalah buku terbitan terbaru dari penerbit mizan.
Dalam keempat buku itu, setidaknya ada empat tahapan yang harus dilalui untuk menjadi seorang pengusaha.
  1. MELIHAT PELUANG

  2. MEMPERSIAPKAN MENTAL

  3. MENYUSUN RENCANA

  4. MENGELOLA USAHA
Namun, karena para mahasiswa belum memiliki bukunya, maka saya bagi mereka ke dalam empat kelompok. Setiap kelompok mengupas satu judul buku. Dari buku itulah saya meminta mereka untuk membuat resume buku dan mempresentasikan intisari dari buku-buku kewirausahaan itu. Lalu saya minta mereka untuk langsung ke toko buku Gramedia Matraman yang kebetulan letaknya berseberangan dengan kampus STMIK MUhammadiyah Jakarta. Jadilah kami berombongan pergi ke toko buku itu.
Dalam keaadaan hujan rintik-rintik di kawasan Jakarta Timur, saya parkirkan kendaraan saya di tempat parkir motor Gramedia. Dari sana saya langsung menuju tempat penitipan barang. Saya titipkan tas dan laptop saya kepada petugas penitipan.  Sayapun langsung meluncur ke sana melihat-lihat buku yang ada. Mulai dari buku yang best seller sampai buku yang direkomendasikan.
Ketika saya sedang membaca-baca buku terbaru di bagian computer, saya ditepuk oleh salah satu mahasiswa saya.
“Pak, bukunya sudah dapat! Kami langsung kerjakan tugasnya ya pak!”, begitu kata mahasiswa saya yang membuat saya terbengong-bengong sendiri.
Saya terbengong-bengong bukan karena apa-apa, tetapi saya terkejut melihat buku itu ternyata tipis dan hanya seharga Rp. 25.000,- saja. Sayapun langsung meluncur ke rak keempat buku itu dijual, dan benar buku itu harganya Cuma Rp. 25.000,-. Pintar sekali penulisnya. Mampu membuat buku dengan judul yang dibagi-bagi. Dengan begitu ada 4 judul buku yang menggoda. Saya pun akhirnya terinpirasi untuk membuat buku yang tidak terlalu tebal, tetapi langsung kepada pokok persoalan. Menarik, dan inspiratif. Membuat para calon pembeli tergoda untuk membelinya. Saya pun akhirnya terinspirasi untuk membuat buku serial blogger yang mengajak para blogger untuk mampu menulis setiap hari. Mengatasi kemalasan menulis, dan memotivasi diri untuk mampu mencari ide yang tak pernah kering. Lalu yang paling penting, mampu menulis sebelum tidur.
Saya menjadi teringat akan tulisan mas Aris heru Utomo di bloggerbekasi.com. Dalam syukuran be-blog kemarin, pengurus komunitas blogger bekasi mengundang mas baban dan mas dony BU sebagai pembicara.
Menurut mas Baban, untuk bisa menulis dengan baik setidaknya ada  lima langkah yang bisa dilakukan yaitu T.U.L.I.S (Temukan ide, Ukir Idenya, Libatkan otak kiri dan kanan, Ilmu dan teknik penulisan dikuasai, dan Sesuaikan tulisan dengan pembaca). Dengan berlatih terus menerus, proses TULIS akan bisa berjalan dengan sendirinya dan mengalir lancar ibarat air yang memancar dari mata air.
Mas baban memang hebat. Dua tahun ngeblog sudah berhasil menerbitkan 6 buah buku yaitu “Ampuh Cerdas Tanpa Batas”, “Saldo dan Bidadari Surga”, “Lebah Cerdas on the Road, “Hati tak Bersudut”, “Blogger Ngomong Politik”, dan “Tapak Tilas Barack Obama”
Sementara itu Donny BU menjelaskan bahwa semua kegiatan yang dilakukannya saat ini di Internet Sehat dan ICT Watch pada dasarnya berawal dari menulis. Donny BU mengisahkan bahwa sebagai seorang wartawan di detik.com, ia memang selalu dituntut untuk membuat tulisan, baik reportase maupun opini. Seiring perjalanan waktu, muncul minatnya untuk mengumpulkan data-data yang terkait dengan perkembangan internet di Indonesia seperti berapa  jumlah pengguna internet, tujuan penggunaan internet hingga apa yang dicari di internet. Data-data yang dikumpulkannya ini secara berkala ditampilkan di web atau blog agar bisa dibaca banyak orang.  Semakin banyak data yang diunggah semakin banyak kemungkinan dibaca banyak orang.
Bila melihat buku-buku yang sudah dibuat orang, tentu ada cara jitu bikin buku. Cara yang paling mudah adalah mengumpulkan sedikit demi sedikit tulisan kita ke dalam blog untuk dirangkaikan menjadi buku. Kita pun akan menghimpun yang berserak dari para komentar yang akan menambah ide dari penulisan buku itu.
Di dalam toko buku gramedia saya merenung, dan tercetuslah ide untuk membuat dan menuntaskan buku internet sehat bikin kamu jadi hebat. Sebuah buku yang akan saya rajut dari tulisan-tulisan saya di blog. Itupun terinspirasi setelah saya membeli tiga buah buku dengan harga murah di gramedia.
Harga ketiga buku itu cuma Rp. 20.000,- saja. Maklumlah gramedia lagi cuci gudang. Ketiga buah buku itu adalah Youtube a succsess Story yang ditulis oleh Yudhi Herwibowo, facebook Haram? Beginilah cara halal mengguakannya..! yang ditulis oleh Tony Hensroyono, dan Don’t Touch Me! Karena siapapun bisa jadi korban (pelecehan seksual), maka waspadalah! Sebuah buku wajib bagi yang ingin terhindar dari pelecehan seksual. Buku yang terakhir ini ditulis secara keroyokan oleh Andi Tenri dala, Erawati. Astri, Annisa, dan Iecha.
1293556305385607355
Tiga buku cuma Rp. 20.000
Sebelum saya membeli ketiga buku itu, dan memilihnya, tentu saya membaca dulu isi buku itu dari contoh buku yang sudah dibuka. Sayapun akhirnya mengambil ketiga buku itu dari 6 buku yang saya pilih. Dua buku berharga masing-masing Rp. 5.000, - dan satu buku yang berjudul Youtube berharga Rp. 10.000,-. Dari ketiga buku inilah saya terinspirasi untuk melakukan cara jitu bikin buku.
Kalau melihat buku-buku yang saya beli, maka untuk membuat buku tidaklah mudah. Perlu kerja keras dan kerja cerdas agar apa yang kita tuliskan diminati oleh pembaca. Jangan sampai buku yang kita buat hanya laku dalam waktu singkat saja, setelah itu tak terjamah pembaca. Sayang sekali bukan?
Oleh karena itu cara yang paling jitu membuat buku adalah rajin-rajinlah ke toko buku dan kenali calon pembeli buku anda. Lihatlah peluang yang ada, dan siapkan mental anda untuk memulainya dengan penuh kesungguhan. Sebab buku-buku bagus tidak dibuat dalam waktu singkat, tetapi ada proses panjang yang harus dilaluinya. Proses panjang itulah yang akan kamu temui kalau kamu serius membuat buku.
Jadi, cara jitu membuat buku adalah pelajari cara orang lain membuat buku, dan susun rencana pembuatan bukumu agar sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Temui penerbit, dan yakinkan mereka kalau tulisanmu itu bernilai jual tinggi. Tetapi bila kamu berjiwa pengusaha, dan memiliki cukup modal untuk menerbitkannya sendiri, maka rajin-rajinlah bergaul dan berkumpul dengan sebanyak mungkin komunitas. Dengan begitu bukumu laku melalui jejaring komunitas itu, dan tentu kamu akan diminta oleh mereka menjadi pembicaranya seperti mas Baban dan mas Dony yang akhirnya mampu mandiri dan mencetak buku hasil karyanya sendiri.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay

cara membuat buku di microsoft word 2007.



Langkah I
  1. Buka microsoft word 2007 anda.
  2. Buka dokument surat atau dokument proposal, atau dokument buku  yang ingin anda cetak dalam model buku atau buat dokumen baru jika anda baru mau menuliskan sebuah file.
  3. Kemudian anda klik Page Layout -- pilih "Margin" -- pilih "Custom Margin", pada multiple pages silahkan anda pilih bookfold. dan sheet per bloked "All"
  4. Oreintasi akan berubah secara otomatis dari potrait menjadi landscape
  5. Klik OK
  6. Silahkan anda edit sendiri margin dan header atau footer nya sesuai dengan kebutuhan anda.

Dokumen akan berubah menjadi bentuk landscape jadi check ulang dokumen pribadi anda.

Langkah II (print)
  1. Klik home -> Print
  2. Beri centang (tick) pada pilihan manual duplex
  3. Klik OK
Setelah itu setting printer anda akan secara otomatis mencetak halaman anda. Tunggu sampai ada perintah untuk membalik kertas. Setelah itu balik kertas yg sudah dicetak dan masukkan ke dalam printer.

nah ada sedikit catatan disini: jangan lupa masukkan kertas dengan benar!!

Mudah bukan....??? Langsung deh dipraktekkan...!!! Jika sobat semua masih ingin belajar tentang MS word 2007,  silahkan sobat baca dan download tutorial Ms word  2007 di halaman tutorial MS word 2007. Siapa tau tutorial yang ada bisa menambah ilmu sobat semua. Oke sobat..sekian dulu yah..sampai ketemu di "tutorial" kami lainnya....

Cara Membuat Halaman Buku Bolak-balik pada Mocrosoft Word


Tips kali ini yang saya bagikan adalah bagaimana cara membuat halaman buku (halaman buku bolak-balik), sudah lama aku mencari tips ini dan akhirnya berhasil aku praktekkan. yang diperlukan hanya Microsoft Office Word dan sedikit kecerdasan anda, karena pertama kali aku bener-bener puyeng mempraktekkan cara ini.
Kenapa perlu bikin halaman buku bolak-balik? Hal ini dikarenakan supaya buku praktis dan tidak terlalu tebal.
Kenapa kebanyakan orang sekarang kok bikin bukunya tidak bolak-balik alias pake kertas polio panjang dan halaman belakangnya kosong ? jawabannya sangat simple, karena tidak semua orang bisa membuat buku bolak-balik.
cara membuat halaman bolak balik
Berikut adalah bagaimana cara membuat halaman buku dengan menggunakan microsoft Word
  • Jika anda menggunakan Microsoft Word 1997 -2003 : File – Page Setup – Margin : pada pilihan multiple pages, pilih bookfold.
  • Jika anda menggunakan Microsoft 2007 pilih Page Layout – Margin -Custom margin : pada pilihan multiple pages, pilih bookfold.
Setelah hal tersebut kita lakukan, tampilan di layar sudah sama dengan tampilan pada buku. Ketika kita mencetak, dengan jumlah halaman 16 misalnya, no hal 1 akan berpasangan dengan no halaman 16, 2 dengan 15 dst.
Yang perlu anda Ingat :
  • Usahakan halamannya merupakan kelipatan 4, agar tidak ada halaman kosong.
  • Pada waktu mencetaknya/memprint, agar halaman tercetak pada kertas bolak-balik, gunakan pilihan manual duplex. Caranya: tekan tombol Ctrl+P, lalu centang Manual Duplex (Yang dilingkari merah di bawah ini).
Semoga tips ini bisa bermanfaat.

Saturday, March 03, 2012

Cara Membuat Deterjen Cair Untuk Laundry.

Posted by : Maurice Avrahm 06 September 2011 | Label: Sabun |
Setelah tulisan sebelumnya membahas tentang cara membuat deterjen cair (rinso), maka kali ini saya posting bahan untuk memperkaya pemahaman tentang cara membuat deterjen dari sumber dan materi yang lain. Beda bahan bukan jangan membuat anda bingung, tetapi jadikan ini untuk memperkaya wawasan tentang sabun deterjen bagi teman2 yang ingin mendalami bidang yang satu ini. Khusus buat pengusaha laundry (binatu), membuat deterjen yang ekonomis tetapi bermutu tinggi adalah idaman. Jadi selamat mencoba..

Deterjen adalah jenis sabun digunakan untuk membersihkan peralatan rumah tangga. Sabun deterjen yang efektif untuk membersihkan peralatan yang terbuat dari logam seperti sendok, garpu dan wajan. Deterjen bisa dalam bentuk bubuk (deterjen bubuk). Bila dilarutkan, deterjen bubuk bisa menjadi deterjen cair.

Kuantitas bahan dalam rumus berikut ini cukup untuk menghasilkan satu kilo deterjen cair. Ini adalah salah satu resep pilihan untuk membuat deterjen. Semua bahan-bahan ini tersedia di toko-toko menjual bahan kimia .

Bahan-bahan:

Qty (gram) %
SLES 80-130 8-13
CDEA 50 5
STPP 30 3
Garam atau natrium klorida (NaCl) 5-10 0.5-1
wangi lemon 5-8 0,5-0,8
air 772-830 77,2-83
Jumlah 1000 gram 100%




Difficulty:
Medium.

Cara Membuat Deterjen Cair.
Things You Need:

Sendok teh.
Gelas Silinder
Stainless steel
wadah dan mixer listrik.
Pengaduk kayu
Mangkuk atau ember kecil.



Prosedur

Ambil silinder yang bisa menampung 80-130g SLES. Ukur juga 772-830g air .
Masukkan SLES dalam gelas dan tambahkan sedikit air. Aduk SLES dengan baik sampai tercampur sempurna..
Tambahkan CDEA 50g ke SLES. Aduk dengan pengaduk .
Lanjutkan mengaduk campuran sampai menjadi krim. Tambahkan air perlahan-lahan untuk mencegah campuran dari berbusa sambil diaduk .
Sementara itu, larutkan 30g STPP dalam jumlah kecil air. Aduk rata dan sisihkan
.
Jika campuran CDEA-SLES sudah kental, masukkan ke ember kecil atau wadah stainless steel. Tambahkan jumlah sedikit air sambil diaduk terus menerus .
Pindahkan campuran ke mixer. Ketika campuran sudah berbusa, tambahkan STPP terlarut perlahan-lahan sambil terus diaduk. .
Larutkan garam dalam jumlah kecil air. Tambahkan ke campuran utama dan perlahan disatukan semuanya. .
Selanjutnya, tambahkan 5-8ml pewangi lemon sebagai pewangi .
Lanjutkan pencampuran sampai campuran mengental. Pisahkan. .
Setelah mengental, tuangkan campuran ke dalam wadah bersih dan sisihkan selama sekitar 2 jam .
Bila tidak ada busa lagi, tuangkan deterjen cair ke dalam botol yang bersih .
deterjen cair dapat digunakan setelah 24 jam
.

Deterjen cair untuk LAUNDRY

Sabun cuci cair bisa digunakan untuk mencuci seperti pada umumnya dan bisa digunakan untuk deterjen di mesin cuci. Itulah mengapa disebut sabun cuci.

Dalam campuran ini, jumlah bahan yang akan digunakan adalah makanan untuk 2 liter sabun cuci cair . Bahan-bahan:

Qty (ml) %
Minyak kelapa 1000 50
Cairan ley 560 28
EDTA 5 0,25
air 428-432 21,4-21,6
CDEA 1-2 0,5-0,1
Lemon minyak esensial 2-5 0,1-0,25
Jumlah 2000 ml 100%
Peralatan:

Timbangan
Ember
Baskom atau ember besar
Stainless steel wadah dan mixer listrik
Kompor
Termometer
Pengaduk
botol plastik (untuk wadah sabun cuci cair)

Prosedur:

A. Membuat Cairan Lye - Proporsi satu solusi berkonsentrasi ley liter:. 45% atau kalium kaustik 450ml dan 55% atau air 550ml

Timbang kalium kaustik 450ml akurat dan larutkan dalam air 550ml ini. Aduk dalam ember. Ini adalah solusi ley .
Tempatkan ember dengan larutan alkali pada ember besar berisi air panas sehingga cairan ley menjadi sedikit hangat. Biarkan dingin .

B. Membuat Sabun:

Campurkan satu liter minyak kelapa dan solusi alkali 560ml dalam wadah stainless steel dari mixer listrik .
Ketika campuran sudah sedikit dicampur, transfer kontainer steel untuk kompor. Lanjutkan pencampuran sementara campuran direbus atau sampai suhu mencapai 180 ° F. Matikan kompor untuk mempertahankan 180 °F .
Sementara itu, campuran EDTA dengan sedikit air dalam wadah terpisah. Kemudian menambahkan ini ke campuran di atas kompor . Perlahan-lahan tambahkan
428 untuk 432ml air mendidih ke dalam campuran sambil diaduk terus menerus .
Lanjutkan mengaduk campuran selama satu jam sampai menjadi jelas .
Biarkan 10-15 menit lalu menambahkan CDEA. Bahan CDEA membuat sabun menghasilkan busa lebih banyak.
Tambahkan 2-5ml aroma lemon sabun cair. Aduk rata .
Ketika semua bahan sudah dicampur, matikan kompor dan mixer listrik. Hapus wadah stainless steel dari kompor dan biarkan sabun cuci cair dingin sendiri..
Ketika sudah dingin, tuangkan sabun ke dalam botol plastik. Sebelum menggunakan sabun, sisihkan untuk beberapa waktu untuk membiarkan soda kaustik kehilangan efeknya. Sabun cuci cair sekarang siap untuk digunakan

Mengembangkan shampoo anti ketombe berkualitas.

• Membuat Rambut Lembut dan Segar.
• Potensi hidrogen harus antara 5 ≤ pH ≤ 6 untuk mencegah seborrhea.
• Garam natrium klorida tidak boleh beryodium untuk viskositas mengoptimalkan.
• Air harus suling, demineral, atau titik air hujan untuk mencegah pengendapan tidak larut.
• bahan baku utama sebaiknya asal Jerman.
• Bahan aktif adalah produk organik yang disebut "TEXAPON № 70" yang merupakan natrium lauril eter sulfat, air garam adalah solusi jenuh pada 31% w / v tidak didukung karena endapan terlarut lebih.
• Panduan Formula 1 liter sampo adalah sebagai berikut:

TEXAPON № 70 120 gr. Brine (jenuh) 150 gr. Chamomile Air 500 cc. KD Comperland 15 gr. Trisodium fosfat 10% b / v 25 cc. Gliserin 20 cc. Asam benzoat 0,5 gr. Essence 2 cc. Warna (Tupi) 0,5 gr. Air Chamomile X cc. __________ Total 1000 cc.



Keterangan:


-Sejatinya "TEXAPON № 70" adalah zat putih pucat - transparan dengan konsentrasi 70% dan pH = 7 "netral" tidak larut dalam air dingin, larut dalam air garam. Air garam (NACL)adalah sampo pelarut dan penebal, penebalan juga ditingkatkan dengan urea.

-Air infus chamomile saat ini, disusun dengan cara merebus beberapa bundel dari ramuan dalam 5 liter air.

-PO4Na3 fosfat trisodium adalah bubuk putih pembasahan, menyebar, eksekusi, pihaknya siap disukai dalam air panas.

-Gliserin adalah cairan berminyak yang disebut propanetriol manis atau gliserol CH2OH - CHOH - CH2OH, adalah pelembab menenangkan.

-Formaldehida adalah gas dilarutkan dalam air, gas disebut metanal formaldehida atau H - CHO, adalah konservatif bakterisida, fungisida, mencegah pembusukan produk.

-C6H5 asam benzoat - COOH adalah konservatif fungisida, bakterisida permanen, digunakan untuk shampo anti-ketombe. Jika mungkin lebih disukai sebagai anti ketombe asam asetilsalisilat dengan nama kimia C6H4 (COOH) (COO - CH3).

-Asam benzoat bisa diganti dengan natrium benzoat C6H5 - COONa.

-Esensi bisa lemon, jeruk keprok, apel, geranium, dll. Fungsinya untuk bau sampo.

-Untuk warna pewarna digunakan sebagai Tupi. -teh Chamomile adalah warna kuning lemon transparan.

Operasi teknik


Untuk mempersiapkan 0,5 liter shampo.
Bahan-bahan.

ü 1 Skala 1 kg
ü 2 silinder dari 100 ml.
ü 12 gelas, 500 cc.
ü 2 gelas 200 ml.
U 1 20 pipet ml. ü 12 spatulas
ü 1 wadah 306 liter
ü 1 wadah 50 liter
ü 1 gr. dan warna (Tupi)
ü 5 liter air Chamomile
ü 600 gr. dari TEXAPON
ü 800 cc. Jenuh air garam
ü 75 gr. dari comperland
ü 150 cc. Fosfat 10% b / v
ü 100 cc. Gliserin
ü 10 cc. Formalin
ü 3 gr. Asam benzoat
ü 5cC. Esensi

Prosedur

1. Dalam gelas 500-cc. Dikalibrasi ke nol berat untuk "TEXAPON № 70"

2. Dari gelas perlahan-lahan tambahkan air garam untuk "TEXAPON № 70" dan memukul dengan spatula tenang ke pelarutan total, mengalahkan perlahan untuk mencegah masuknya udara dan berbusa.

3. Perlahan ditambahkan ke sistem sekitar 250 cc. teh Chamomile, aduk sampai solusi homogen.

4. Tare sistem untuk nol dan menambahkan comperland KD, kocok sampai larut.

5. Tambahkan trisodium solusi fosfat, aduk terus menerus untuk menghindari udara untuk masuk.

6. Dari tabung reaksi tambahkan gliserin, terus diaduk.

7. Ditambahkan ke sistem beberapa ml sari jika tersedia. Disarankan menambahkan esensi buatan seperti menggunakan teh chamomile.

8. Tambahkan perlahan air garam, jika perlu untuk menyesuaikan viskositas dan lengkap dengan teh chamomile untuk 500 cc. Shampoo.

9. Periksa Ph. Sebaiknya sampo memiliki pH 6 sampai 7.

10. Shampoo yang diperoleh harus warna tebal, semi-transparan dan stabil.

Perhitungan


Siapkan teh chamomile, solusi fosfat dan air garam jenuh untuk hari sebelum klarifikasi.

Kesimpulan
Hasilnya memenuhi standard mutu yang baik.

Cara Membuat Sabun Mandi Padat.

Bahan-Bahan yang dibutuhkan :

Minyak atau Lemak – Hampir semua minyak / lemak alami bisa dibuat menjadi sabun. Cari yang mudah saja seperti: Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai…
NaOH / KOH – Untuk mengubah minyak / lemak menjadi sabun. Bisa beli di toko bahan kimia, ambil yang teknis saja.
Air – Sebagai katalis/pelarut. Pilih air sulingan atau air minum kemasan. Air dari pam tidak bagus, banyak mengandung mineral.
Essential dan Fragrance Oils – Sebagai pengharum. Beli di toko bahan kimia atau lainnya.
Pewarna – Untuk mewarnai sabun. Bisa juga memakai pewarna makanan.
Zat Aditif – Rempah, herbal, talk, tepung kanji/maizena dapat ditambahkan pada saat “trace”.

Alat-alat yang dibutuhkan :

Sebuah masker sederhana - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
Kacamata - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
Sepasang sarung tangan karet - Dipakai selama pembuatan sabun.
Botol plastik - Untuk wadah air.
Timbangan dapur (dengan skala terkecil 1 atau 5 gram).
Kantong plastik kecil - Untuk menimbang NaOH/KOH.
Sendok stainless steel atau plastik-polipropilen - Untuk menuangkan NaOH / KOH dan mengaduknya.
Wadah dari gelas atau plastik-polipropilene - Untuk tempat larutan NaOH/KOH dengan air.
Wadah dari plastik - Untuk menimbang serta tempat air dan minyak.
Kain - Untuk menutup cetakan setelah diisi sabun.
Plastik tipis - Untuk melapisi cetakan.
Cetakan.
Blender dengan tutupnya.
Kain - Untuk menutup blender.

Cara pembuatan :

Siapkan cetakan. Cetakan bisa apa saja. Bisa loyang yang diminyaki, baki plastik yang dialasi plastik tipis atau pipa PVC yang diminyaki. Siapkan cetakan yang cukup untuk menampung semua hasil pembuatan sabun.
Cetakan: Untuk cetakan anda bisa menggunakan kayu atau karton yang dilapisi plastik tipis, bahkan pipa PVC bisa dipakai. Jika menggunakan pipa PVC tutup bagian bawah dengan plastik yang diikat dengan karet gelang, semprotkan minyak ke dalamnya, tuangkan hasil sabun. Setelah mengeras buka tutupnya, dorong lalu potong akan menghasilkan sabun yang bulat.

2 (dua) Resep Sabun Cair :

Resep#1 - sabun cair
340 g Minyak Sawit
170 g Minyak Kelapa
50 g Minyak Zaitun
122 g KOH – Kalium hidroksida + 250 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

Recipe#2 - sabun cair
340 g Soybean Oil
80 g Coconut Oil
60 g Palm Oil
60 g Corn Oil
109 g KOH - Kalium hidroksida + 230 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

2 (dua) Resep Sabun Padat :

Resep#1 - sabun padat
235 g Minyak Zaitun
150 g Minyak Kelapa
100 g Minyak Sawit
74 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

Resep#2 - sabun padat
250 g Minyak Sawit
140 g Minyak Kelapa
100 g Minyak Jagung
75.5 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

Timbang air dan NaOH / KOH, sesuai dengan Resep. Larutkan NaOH / KOH ke dalam air sejuk / dingin (Jangan menggunakan wadah aluminium. Gunakan stainless steel, gelas pyrex atau plastik-poliproplen). Jangan menuangkan air ke NaOH / KOH. Tuangkan NaOH / KOH ke dalam air sedikit demi sedikit. Aduk higga larut. Pertama-tama larutan akan panas dan berwarna keputihan. Setelah larut semuanya, simpan di tempat aman untuk didinginkan sampai suhu ruangan. Akan didapatkan larutan yang jernih.
Timbang minyak (Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai...) sesuai dengan Resep.
Tuangkan minyak yang sudah ditimbang ke dalam blender.
Hati hati tuangkan larutan NaOH / KOH ke dalam minyak.
Pasang cover blender, taruh kain di atas cover tadi untuk menghindari cipratan dan proses
pada putaran terendah. Hindari jangan sampai menciprat ke muka atau badan anda. Hentikan blender dan periksa sabun untuk melihat tahap “trace”. “Trace” adalah kondisi dimana sabun sudah terbentuk dan merupakan akhir dari proses pengadukan. Tandanya adalah ketika campuran sabun mulai mengental. Apabila disentuh dengan sendok, maka beberapa detik bekas sendok tadi masih membekas, itulah mengapa dinamakan “trace”.
Pada saat “trace” tadi anda bisa menambahkan pengharum, pewarna atau aditif. Aduk beberapa detik kemudian hentikan putaran blender.
Tuang hasil sabun ini ke dalam cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun dalam cetakan tadi selama satu hingga dua hari. Kemudian keluarkan dari cetakan, potong sesuai selera. Simpan sekurang-kurangnya 3 minggu sebelum dipakai.

Semoga bermanfaat ...

Did you Know: Cara membuat sabun Cuci piring

bahan :

tepol 70cc
air bersih 250cc
soda ash 25gr
Natrium Clorida 15gr
pewarna makanan secukupnya
Bibit minyak wangi secukupnya

nie…cara membuatnya :
1. masukkan bahan no.2 ke tempat tepol, aduk hingga

merata. kemudian larutkan lagi bahan no.3 serta aduk

hingga bahan-bahan tersebut merata dan mencampur.

2.bahan no.5 dan no.6 kita masukkan kedalam larutan

tersebut diatas.

3.masukkan bahan no.4 sedikit demi sedikit. bila

pengadukan sudah terasa berat aduk terus sebab dengan

itu larutan akan menjadi cair dan siap pakai.

Did you Know: Cara membuat sabun Cuci piring

bahan :

tepol 70cc
air bersih 250cc
soda ash 25gr
Natrium Clorida 15gr
pewarna makanan secukupnya
Bibit minyak wangi secukupnya

nie…cara membuatnya :
1. masukkan bahan no.2 ke tempat tepol, aduk hingga

merata. kemudian larutkan lagi bahan no.3 serta aduk

hingga bahan-bahan tersebut merata dan mencampur.

2.bahan no.5 dan no.6 kita masukkan kedalam larutan

tersebut diatas.

3.masukkan bahan no.4 sedikit demi sedikit. bila

pengadukan sudah terasa berat aduk terus sebab dengan

itu larutan akan menjadi cair dan siap pakai.

Friday, March 02, 2012

Did You Know: Bahan baku dan cara membuat sabun cuci piring?

Saya ingin membuat sabun cuci piring tapi belum tahu bahan bakunya, Apa an ya bahan bakunya Kasih Tau dong. Terimakasih, Semoga teman mendapat imbalan dari yang di atas

4 tahun lalu
Lapor Penyalahgunaan

rai_2722 rai_2722
Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak
Banyak sabun merupakan campuran garam natrium atau kalium dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak dengan direaksikan dengan alkali (seperti natrium atau kalium hidroksida) pada suhu 80–100 °C melalui suatu proses yang dikenal dengan saponifikasi. Lemak akan terhidrolisis oleh basa, menghasilkan gliserol dan sabun mentah. Secara tradisional, alkali yang digunakan adalah kalium yang dihasilkan dari pembakaran tumbuhan, atau dari arang kayu. Sabun dapat dibuat pula dari minyak tumbuhan, seperti minyak zaitun.

4 tahun lalu
Lapor Penyalahgunaan

100% 1 Suara
Bukan jawaban yang benar? Coba Yahoo! Search
Cari di Yahoo! untuk
Jawaban Lain (1)

$UTRI$N0 $UTRI$N0
Sabun, Deterjen, dan Kelembutan Busa
Published by Lita October 17th, 2006 in Health.

Dulu dosen pengajar Dasar-dasar Rekayasa pernah berkomentar di sela kuliah.

Kalo pengen kulitnya bersih banget, mandi aja pake deterjen. Dijamin bersih, soale lemak-lemak kulit keangkat semua.

Saya hanya tertawa waktu itu. Lama setelah kuliah itu berlalu, saya sadar bahwa sayalah yang terlalu lugu (bodoh mungkin lebih tepat).

Sang dosen samasekali tidak bergurau. Pada kenyataannya, selama belasan tahun saya mandi dengan deterjen! Dan sekarang saya menertawakan diri yang saat itu tertawa. "Kenapa dulu gue ketawa ya?"

Pernah menyaksikan iklan sabun B*ore (penyamaran merek seadanya saja sekadar tidak dirambah mesin pencari :mrgreen: )? Pada saat audio pengantar iklan menyebutkan 'formulanya ramah di kulit' maka tayangannya berupa busa yang disentuh dengan tangan beserta tulisan 'skin friendly formula'.

Jujur, saya bingung. Apa hubungannya antara busa dan formula ya? Seolah berlaku premis: Jika (produk menghasilkan banyak) busa maka (formula produk) lembut.

Bahan yang digunakan untuk menghasilkan busa JUSTRU (biasanya) tidak ramah di kulit!

Saya pernah membandingkan busa yang dihasilkan oleh sabun batangan biasa (tanpa klaim yang berkaitan dengan kelembutan apapun) dan sabun dengan merek tersebut. Menggunakan shower puff, ternyata secara kenampakan busa yang dihasilkan sama saja.

Intinya, jika anda ingin mencari produk pembersih dengan formula yang ramah di kulit, tinjau komposisi dan bahan aktifnya, bukan dari busanya. Hindari produk yang mengandung bahan pembuat busa karena biasanya bahan ini juga bertindak sebagai surfaktan yang tidak ramah pada kulit.

Tulisan saya secara singkat dan padat berhenti di sini. Selanjutnya saya akan mendongeng sesuai judul, dengan penjelasan yang mungkin bikin pusing dengan banyak istilah kimia. Pilihan ada di tangan anda. Tinggal klik saja :mrgreen:

Dari manakah produk pembersih kulit dinilai lembut? Dari pH yang mendekati pH kulit? Dari jenis pembersih yang digunakan? Dari formula yang digunakan? Dari pelembap yang ditambahkan? Dari 'rasa' di kulit setelah penggunaan? Atau dari lembutnya busa?

Dari mana anda tahu itu bukan sabun? (jika anda membeli suatu produk karena tagline 'D*ve bukan sabun') Dari mana anda tahu pH produk dan pH kulit? Dari mana anda tahu tentang formula anu lembut? Dari mana anda tahu produk yang anda beli memberi apa yang anda inginkan? Dari mana hubungan antara busa dan formula?

Bingung? Berarti anda kini mulai memikirkannya. Bagus. Singkirkan dulu doktrin dari iklan-iklan itu. Hapus dulu bingungnya, saya mau melanjutkan dongeng.
Sabun.

Saya sudah pernah menulis tentang sabun. Tapi berhubung jauh dari lengkap (atau malah ngawur di sana-sini ya?), baiklah kita lengkapi sekarang. Sabun itu apa sih?

Sabun adalah surfaktan yang digunakan untuk mencuci dan membersihkan, bekerja dengan bantuan air. Sedangkan surfaktan merupakan singkatan dari surface active agents, bahan yang menurunkan tegangan permukaan suatu cairan dan di antarmuka fasa (baik cair-gas maupun cair-cair) sehingga mempermudah penyebaran dan pemerataan.

Sabun dihasilkan oleh proses saponifikasi, yaitu hidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol dalam kondisi basa. Pembuat kondisi basa yang biasanya digunakan adalah NaOH (natrium/sodium hidroksida) dan KOH (kalium/potasium hidroksida). Asam lemak yang berikatan dengan natrium atau kalium inilah yang kemudian dinamakan sabun.

Bahan baku pembuatan sabun berupa minyak atau lemak, baik hewani maupun nabati. Jika basa yang digunakan adalah NaOH, maka produk reaksi berupa sabun 'keras'. Sedangkan jika yang digunakan adalah KOH, maka produk reaksi berupa sabun 'lunak'.

Jangan bingung dengan istilah keras dan lunak. Ini istilah kimiawi, seperti air sadah dan air lunak. Bukan mengacu pada kerasnya sabun jika digunakan untuk memukul sesuatu.

Masalah mulai ruwet ketika kata 'sabun' telah digunakan sebagai 'nama' bagi pembersih (padat/batangan, krim maupun cair). Bahkan cairan pembersih yang tidak memiliki bahan aktif sabun pun kita kenal sebagai sabun.

Berlaku pula sebaliknya. Coba anda perhatikan pembersih yang anda gunakan. Apakah benar-benar tidak mengandung sabun (jika itu yang dikatakan produsen)?
Deterjen.

Akibat pergeseran arti tadi, kita tak sadar bahwa hampir semua macam 'sabun' yang kita gunakan sehari-hari sebenarnya adalah deterjen.

Apa itu deterjen? Deterjen adalah sebuah (atau gabungan beberapa) senyawa, yang memudahkan proses pembersihan (cleaning). Istilah deterjen kini dipakai untuk membedakan antara sabun dengan surfaktan jenis lainnya.

Deterjen dalam pengertian kimia bukanlah R*nso, A*tack, dan kawan-kawannya. Produk-produk itulah yang mengandung deterjen, dan kemudian malah menggantikan deterjen sebagai makna generik (misalnya: Aspirin ketimbang asam asetilsalisilat). Ya begitu. Salah kaprah. Setengah-setengah.

Kenapa jadi deterjen? Awalnya kan sabun? Karena harga deterjen lebih murah, lebih efektif (karena tetap bekerja dengan baik pada air sadah), dan lebih mudah dibuat.
Busa.

Ada bahan yang efektif menghasilkan busa dan harganya murah. Namanya sodium laureth sulfate (SLS) atau sodium lauryl ether sulfate (SLES), sama saja. Senyawa ini adalah juga surfaktan. Alternatif penggantinya adalah sodium dodecyl sulfate atau ammonium lauryl sulfate (yang lebih sering saya lihat di label produk).

Penghasil busa ini dapat membantu pemerataan produk dengan lebih baik saat digunakan, misalnya saat mencuci rambut atau menggosok gigi. Sebagai kompensasinya, ketika dibilas, produk ini tidak hanya membersihkan area yang terpapar tapi juga mengangkat kelembapan dari lapisan atas kulit (epidermis, sang pelayan kedap air).

*Monggo, yang pakai B*ore bisa konfirmasi; apakah produk tersebut mengandung penghasil busa yang saya sebutkan? :) *

Lalu, apa hubungannya antara busa dan kelembutan? Tidak tahu. Tolong anda tanyakan pada produsennya (jika memang ingin bertanya) dan nanti beritahu saya.

Oh ya, kilas balik sebentar ke produk D*ve tadi. Produhttp://www.blogger.com/img/blank.gifk ini mengandung surfaktan, tapi meninggalkan rasa lembap di kulit. Kok bisa? Bisa, karena ditambahkan gliserin, komponen penyusun minyak dan lemak. Makanya ada rasa licin walau sudah dibilas berulang-ulang.

Seperti yang dijelaskan di cerita bodoh-bodohan sampo (cerita jadul tapi berlaku sampai sekarang, thanks Enda), dan dalam cerita ini berlaku juga untuk pembersih tubuh (dan pembersih wajah). Diambil lalu diganti, diberi klaim 'dengan pelembap'. Hoho… kok seperti cerita minyak goreng juga ya?

dikutip from: Anonim

Did You Know: Cara Membuat Sabun Cuci Piring

1 PENDAHULUAN

Penggunaan sabun dalam kehidupan sehari-hari sudah tidak asing lagi, terutama sesuai dengan fungsi utamanya, yaitu sebagai pencuci. Berbagai jenis sabun ditawarkan oleh produsen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mulai dari sabun cuci (krim dan bubuk), sabun mandi (padat dan cair), sabun tangan (cair), serta sabun pembersih peralatan rumah tangga (cair dan krim). Membuat sabun sebetulnya bukanlah suatu pekerjaan yang terlalu sulit untuk dilakukan karena selain mudah pengerjaannya, biaya pembuatannya pun relatif murah dengan bahan-bahan yang mudah pula didapat. Mengingat hal tersebut dan perannya yang begitu penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari membuat sabun sendiri dapat dipandang sebagai suatu kegiatan ekonomi yang bisa cukup menguntungkan, baik untuk penghematan maupun untuk menambah penghasilan bila dikelola dengan baik dalam bentuk industri rumah tangga.

2 PENGGOLONGAN SABUN

Ditinjau dari bahan dasarnya sabun dapat digolongkan ke dalam dua kelompok besar, yaitu:
1) Sabun yang dibuat dari asam lemak dan logam yang digaramkan. Logam yang digunakan biasanya dari jenis logam alkali, misalnya natrium dan kalium. Jenis sabun yang dihasilkan di antaranya adalah sabun mandi padat dan krim.

2) Sabun yang dibuat dari bahan dasar zat aktif permukaan (ZAP). Jenis ZAP yang digunakan biasnya dari jenis anionik dan menghasilkan sabun dalam bentuk cair. Makalah ini akan menjelaskan cara pembuatan sabun dari golongan yang kedua, yaitu dari zat aktif permukaan. Zat aktif yaitu dari zat aktif permukaan. Zat aktif mengubah tegangan permukaan suatu larutan. Sifat-sifat khusus ZAP adalah pembasahan, daya busa, dan daya emulsi. Zat aktif permukaan anionik adalah zat aktif permukaan yang akan terionisai dan membawa muatan negatif bila dilarutkan dalam air. Salah satu contohnya adalah alkil benzena sulfonat. Senyawa ini memiliki rantai lurus panjang yang bercabang dan dibuat dengan mereaksikan parafin dengan benzena. Beberapa sifatnya yang terpenting adalah : tahan sadah karena tidak mengandung gugus karboksilat dan tahan asam maupun alkali. Sebagai contoh misalnya alkil benzo natrium sulfonat.

3 PENCUCIAN

Pencucian adalah proses membersihkan suatu permukaan benda padat dengan bantuan larutan pencuci melalui suatu proses kimia-fisika yang disebut deterjensi. Sifat utama dari kerja deterjensi adalah membasahi permukaan yang kotor kemudian melepaskan kotoran. Pembasahan berarti penurunan tegangan muka padatan-cair. Pencucian ataupermukaan dan antar penglepasan kotoran berlangsung dengan jalan mendispersikan dan mengemulsi kotoran, lalu dengan bantuan aksi mekanik kotoran menjadi terlepas dari permukaan benda padat. Kotoran padat dapat melekat karena adanya pengaruh: ikatan minyak, gaya listrik statik, dan ikatan hidrogen. Penambahan sedikit alkali membantu daya deterjensi dari sabun, tetapi dapat mendorong terjadinya hidrolisa. Alkali digunakan untuk menjaga pH larutan. Deterjen cair biasanya menggunakan bahan pelarut organik sebagai pelengkap dan penambah daya deterjensi dan diperlukan untuk kotoran-kotoran yang sulit dihilangkan atau berlemak.

4 ZAT PEMBANTU DAN PENGISI

Dalam pembuatan sabun peran zat pembantu dan pengisi sangat besar karena akan sangat menentukan mutu dan kenampakan sabun yang akan dijual. Zat-zat yang biasa digunakan adalah:


1) Garam, berfungsi sebagai pengental.Semakin banyak jumlah garam yang Semakin banyak jumlah garam yang sabun maka sabun yang dihasilkan akan semakin kental.2) Alkali, pengatur pH larutan sabun dan penambah daya deterjensi.


3) Zat pemberi busa, untuk meningkatkan pencucian yang bersih, sebab tanpa busa
kemungkinan besar sabun telah mengendap sebagai sabun kalsium atau sabun tidak larut lainnya.

4) EDTA, sebagai pengikat logam sadah dan pengawet.

5) Pewangi, untuk memberikan aroma tertentu sesuai selera dan meningkatkan daya tarik serta daya jual sabun.

6) Zat warna, memberi warna pada sabun agar mempunyai penampilan menarik.


5 PEMBUATAN SABUN

5.1 Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan adalah alat-alat sederhana seperti: piala gelas atau wadah apapun yang dapat digunakan untuk mencampur larutan persiapan sabun asalkan bersih, alat timbangan, pengaduk, dan wadah bersih, alat timbangan, pengaduk, dan wadah untuk mengemas sabun yang dihasilkan (botol-botol).

Bahan yang digunakan adalah:

1) Alkil benzena sulfonat (ABS)
2) Soda kostik (NaOH)
3) Zat pemberi busa (Texapon)
4) Garam dapur (NaCl)
5) Zat warna direk
6) EDTA
7) Pewangi: Jasmine, Blueberry, Lemon, Rose

5.2 Cara Kerja
5.2.1 Sabun Pencuci Cair

Resep

Larutan induk : 67%
Zat pembusa : 7%
Garam dapur : 1%
Zat warna : secukupnya
Pewangi : 0,5%
Air : 24,5%
Total 100%


Larutan induk
ABS : 24%
Soda kostik : 6%
Air : 70%
Total 100%

Cara Kerja
1) Mula-mula larutan induk disiapkan sebanyak 1000 ml. 240 ml larutan ABS dimasukkan ke dalam 700 ml air sambil diaduk-aduk, lalu ditambahkan ke dalamnya larutan soda kostik sebanyak 60 ml. Pengadukan dilanjutkan hingga diperoleh larutan homogen.

2) Untuk membuat sabun mula-mula zat warna dimasukkan ke dalam air sesuai dengan resep yang telah ditetapkan dan diaduk hingga terlarut sempurna.

3) Selanjutnya ke dalam larutan zat warna ditambahkan berturut-turut zat pembusa, garam dapur, larutan induk, dan pewangi sambil terus diaduk-aduk hingga diperoleh larutan homogen.


6 HASIL DAN DISKUSI

Beberapa hal yang dapat dikemukakan dari hasil pembuatan sabun sebagaimana diterangkan di atas adalah bahwa penggunaan ABS ternyata kurang memberikan hasil yang memuaskan karena ABS memiliki warna dasar (coklat) yang mengganggu penampilan warna sabun yang dihasilkan. Disamping itu, penggunaan ABS juga kurang baik ditinjau dari aspek pelestarian lingkungan karena senyawa ini sulit didegradasi oleh alam sehingga akan tinggal dan menumpuk di badan-badan sungai menimbulkan pencemaran lingkungan. Sebagai gantinya bisa digunakan lauril alkil sulfonat (LAS) yang lebih mudah dibiodegradasi. Pengujian pH memperlihatkan bahwa sabun yang dihasilkan ternyata memiliki pH asam, padahal sabun seharusnya bersifat alkalis. Untuk memperbaikinya perlu penambahan alkali atau larutan induk. Terlepas dari kekurangan-kekurangan tersebut hasil percobaan telah menunjukkan bahwa membuat sabun tidak sesulit yang dibayangkan. Bahan-bahannya pun relatif mudah didapat dan murah. Dengan menggunakan bahan dasar yang lebih ramah lingkungan dan sedikit modifikasi resep untuk mendapatkan sifat dan kenampakan yang diinginkan, membuat sabun cair baik untuk cuci pakaian maupun cuci tangan sangat mungkin untuk dilakukan pada skala rumahtangga sebagai usaha penghematan maupun industri rumahtangga untuk menambah penghasilan.

Did You Know: Persiapan membuat sablon

17 03 2008

Secara garis besar percetakan dibagi menjadi 4 bagian yaitu: Cetak Datar, Cetak Dalam, Cetak Tinggi dan Cetak Saring. Cetak sablon termasuk bagian cetak saring, karena menggunakan alat cetak “Screen”/”Screen Printing”.
Mengerjakan sablon tidak sulit dan tidak memakan biaya besar, cukup hanya menyediakan peralatan seperti:
1. Screen (kain gasa terbuat dari Polyster/Nylon)
2. Rakel (alat sapu terbuat dari karet sintetis)
3. Obat Afdruk (cairan kental/emilsion)
4. Mika (alat pemoles obat afdruk)
5. Sinar Matahari/Kotak Lampu (penyinaran saat mengafdruk)
6. Busa (untuk mengepress film pada screen)
7. Semprotan Air (pengembang gambar hasil afdruk)
8. Meja Sablon
9. Tinta/Cat (khusus sablon)

Ada 3 aspek tehnik sablon:

pertama, Tehnik membuat film sablon,

kedua, tehnik mengafdruk screen,

ketiga, tehnik sablon segala dasar.

Dengan memahami ketiga dasar tersebut, maka anda sudah bisa memulai pekerjaan cetak sablon yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan atau pun menjadikan sebagai pekerjaan tetap.
Hasil sablon yang baik sangat ditentukan oleh jenis Screen yang digunakan. sebagai contoh: Untuk menyablon kaos/kain maka screen yang cocok digunakan adalah screen yang berpori-pori kasar dengan type screen T48, T54, T61, T77 dan T90.
Untuk menyablon kertas, plastik, sticker,PVC dll, screen yang cocok digunakan adalah jenis screen sedang dan halus dengan type screen T120, T150, T165, S180 dan S200.
Sedangkan untuk sablon gambar “full colour” raster halus dan sparasi menggunakan type screen S180 dan S200 (nilai screen semakin besar maka kerapatannya semakin tinggi)

Tehnik membuat film
Film sablon adalah sebuah gambar/tulisan yang dibuat dengan manual atau di setting komputer. Film tersebut merupakan “master” yang akan digunakan dalam keperluan cetak sablon. Tanpa film ini pengerjaan sablon tidak dapat dilakukan.
Ada dua syarat dalam pembuatan film sablon yaitu:
Pertama bahan dasar harus berwarna bening atau trasparan,

kedua, gambar atau tulisan harus berwarna hitam pekat.

Ada 4 jenis film sablon:
1. Film Repro
Film ini banyak digunakan oleh kalangan profesional sablon karena kwalitasnya sangat bagus untuk menghasilkan afdrukan yang sempurna. Pembuatan film ini menggunakan mesin pembuat repro hasilnya lebih trasparan dan lebih hitam pekat.
2. Film Kalkir
Pembuatan film ini cukup praktis, dengan mengeprint dari komputer dengan kertas kalkir atau difotocopy dengan kertas kalkir.
3. Film Minyak
Film ini cukup digemari karena berbiaya murah dan praktis. cukup dengan melumuru kertas dengan minyak goreng kemudian dikeringkan.
4. Film Kertas Potong
Biasanya film ini dipergunakan untuk membuat cetakan sablon spanduk karena media cetaknya cukup besar, bahan filmnya terbuat dari kertas potong. Proses pembuatannya cukup sederhana: kertas yang sudah dibuat tulisan/gambar langsung di potong dengan pisau cutter sehinggan tiap-tiap huruf/gambar berlubang.
Untuk membuat cetakan sablon berwarna, buatlah film sebanyak warna yang dikehendaki mengikut pola gambar.

Tehnik mengafdruk screen
Proses pengafdrukan merupakan proses yang sangat penting dan menetukan bagi hasil sebuah pekerjaan sablon. Bila hasil afdrukannya baik maka besar kemungkinan akan bagus hasil sablonannya.
Apa itu Afdruk Screen?…………..
Afdruk adalah sebuah proses penduplikasian dari gambar/tulisan film ke dalam screen. apapun gambar/tulisan yang ada pada film akan terlihat sama pada screen setelah melalui proses pengafdrukan.
ada dua cara mengafdruk screen:
1. Dengan Matahari
2. Dengan kotak Lampu Neon
Cara kerja kedua cara tersebut sama saja yaitu mengexpose (menyinari) yang telah dipolesi dengan obat afdruk “emulsion” untuk menimbulkan gambar/tulisan ke screen melalui pencahayaan.
Ada 2 macam emulsion yang digunakan untuk mengafdruk screen, pertama jenis solven untuk jenis non kain dan jenis Water Base untuk sablon kain/kaos.
Ada 9 langkah mengafdruk screen:
1. Mencampur Emulsion (obat Afdruk) dan SR/ cairan kuning yang ada dalam kemasan Emulsion. Obat yang sudah dicampur dengan cairan kuning tidak bisa disimpan lama, oleh sebab itu pergunakan secukupnya. Tuangkan Emulsion kedalam wadah kemudian masukan cairan kuning/SR 1:9, aduk hingga benar-benar menyatu.
2. Memoles screen secara merata dengan Emulsion yang telah diaduk dengan SR. Pastikan Screen bersih, kering dan bebas abu. oleskan screen dengan menggunakan Mika, lakukan pemolesan dengan rata pada bagian luar dan dalam screen, tidak boleh ketebalan atau ketipisan dalam pemolesan Emulsion di screen.
3. Mengeringakan screen diruangan tertutup atau gelap. pengeringan boleh dengan Hair Dryer, kipas angin. Peringatan!!! proses ini hanya dilakukan dalam ruangan tertutup yang gelap, jika terkena sinar cahaya terang akan mengakibatkan gagalnya pengafdrukan.

4. Jika sudah kering (masih tetap dalam ruangan tertutup), letakkan film diatas screen secara terbalik. Lapiskan dengan kaca bening, dibawah screen diberi busa (sesuai besar ukuran screen) lalu tekan dan jemur di ruangan terbuka (tersinar matahari) selama 5-20 detik tergantung teriknya matahari, ingat jangan terlalu lama karena akan berakibat gagal afdruk.
5. Proses pengafdrukan dengan menggunakan kotak lampu neon juga sama seperti diatas. Penyinaran menggunakan lampu hendaknya harus benar-benar terang. Gunakan lampu neon/TL 3-4 batang minimal 20 watt/ batang. penyinaran dilakuakan diatas kotak lampu yang dilapisi kaca setebal 5 milimeter, lamanya penyinaran berkisar 5-8 menit.
6. Selanjutnya adalah pengembangan gambar dari hasil penyinaran. Caranya screen yang sudah di sinari matahari atau lampu segera disiram dengan air bersih dala dan luar screen, untuk menyempurnakan diperlukan semprotan air agar gambar/tulisan lebih jelas terlihat. Dalam penyemprotan awal tidak boleh terlalu keras.
7. Setelah pencucian screen dianggap selesai maka screen harus dijemur diterik matahari hingga benar-benar kering.
8. Jika dalam proses pengafdrukan ada kecacatan sedikit (tidak mengganggu gambar atau tulisan, maka proses selanjutnya adalah penambalan dengan sisa Emulsion dan dikeringkan kembali.
9. Proses selanjutnya adalah finising, priksa sekali lagi jangan sampai ada kebocoran di screen. Agar tidak belepotan dalam pengerjaan sablon, tutuplah pinggir-pinggir screen (kayu didalam) dengan Lakban, hal ini juga untuk mengantisipasi kebocoran pada ujung-ujung kayu screen.


Screen yang sudah diafdruk sebaiknya diberi penguat agar tidak mudah rontok, dengan menggunakan HATEMITER/EXTRA FIX (cairan warna merah muda). Poles seluruh permukaan screen dengan penguat tersebut, kemudian keringkan.

Rawatlah screen dengan baik karena sangat rentan terhadap kotoran seperti pasir dan debu. Jauhkan screen dari jangkauan anak-anak, karena bukan mainan anak-anak. Apabila selesai digunakan, sebaiknya langsung dibersihkan minimal bagian gambar/tulisan agar tidak
tersumbat.

Sablon bahan dasar kain
Menyablon berbahan dasar kain cukup dengan menempelkan screen diatas kain/kaos/spanduk, cukup dengan satu atau dua kali gesutan rakel. Gunakan screen dengan type rendah T48, T54 untuk menghasilkan sablonan yang baik.
Penggunaan cat untuk dasar kain pada dasarnya berwarna putih kental, lalu menjadi berwarna apa saja dengan ditambahkan bahan pewarna “PIGMENT” kedalam cat tersebut. Agar hasil sablonan pada kain tahan lama, campurkan sedikit cairan “PENGUAT WARNA” pada cat yang sudah dicampur dengan pewarna.
Untuk penyablonan kaos/kain sebaiknya menggunakan alas papan triplex pada bagian dalamnya agar cat tidak tembus kebelakang. Hasil sablonan dapat diberi efek mengkilap dengan cara menyablon sekali lagi (gambar/tulisan sablon yang sudah ada) dengan screen yang sama menggunakan bahan TOP COUT.
Sablon timbul pada kertas
Dengan menggunakan “BUBUK TIMBUL”, kita dapat menghasilkan sablon timbul pada kertas dengan cara:
Kertas yang sudah disablon (masih dalam keadaan basah) ditaburi dengan bubuk timbul secara merata. kemudian dikeringkan dengan menggunakan strika (jangan terlalu panas) dengan membalikan kertas tersebut diatas bantalan busa, kemudian press dengan strika.

Sablon bahan dasar plastic
Pada perinsipnya menyablon apapun adalah sama saja cara pengerjaannya, dari pembuatan film, mengafdruk sampai mencetak dengan screen. Hanya harus diperhatikan adalah perbedaan jenis screen dan catnya, hal ini tidak boleh tertukar !!!
SABLON PLASTIK
Untuk menyablon berbahan dasar plastik gunakanlah screen type menengah T150 atau T165, sedangkan cat menggunakan jenis POLYTUF atau POLYMATE, tergantung jenis plastik yang digunakan.
Sebagai contoh: jenis plastik bening biasanya menggunakan cat jenis POLYTUF dengan pengencer TERPINE. Sedangkan untuk plastik buram/PVC/ember/gayung dll menggunakan jenis POLYMATE dengan pengencer M4.
Dari kedua jenis tersebut banyak tukang sablon menggunakan cat jenis POLYMATE dengan pengencer M4, dengan alasan jenis cat tersebut cukup baik digunakan untuk kedua bahan dasar plastik tersebut.
Menyablon plastik cukup rumit, harus berlangsung dengan cepat dan stabil. Sering sekali screen yang digunakan cepat kering dan mampet sehingga harus dibersihkan (digosok) berulang-ulang dengan menggunakan kain bersih yang di basahi dengan pengencer.
Untuk mengatasi masalah tersebut, anda harus mengatur tempo penyablonan secara konsisten dalam kecepatan menyablon. Menyablon plastik harus cepat dan tidak boleh berlama-lama.

Sablon bahan dasar kertas
Menyablon berbahan dasar kertas, jenis screen yang digunakan adalah type menengah keatas seperti T150, T165, S180 dan S200 agar hasil sablonanya menjadi halus dan bagus.
Cat yang digunakan adalah Vinil Gloss dengan pengencer M3 atau dengan menggunakan pengencer FUJISOL.
Untuk pengafdrukan gunakan obat afdruk yang berbasis SOLVEN atau berbasis minyak.

Pembuatan corak pada screen
Pada tulisan kali ini, saya akan menulis cara membuat corak pada Screen.
Teknik membuat corak/design pada gasa dari Screen ini ada beberapa cara, yaitu:
1. Cara penggambaran langsung (direct painting methode).
2. Cara pemotongan (cut put methode).
3. Cara “PROFILM”.
4. Cara Resist.
5. Cara Photo-copy.

Sebelumnya, tentu kita kudu bikin corak pada pada kertas. Bisa saja kita membuat design pake Corel lalu kita print (bisa dengan tinta hitam saja, ataupun berwarna). Setelah pekerjaan selesai, baru kita menentukan cara apa yang akan dipakai untuk memindahkan corak/gambar ke Screen.

Misalnya, kita memilih cara pemotongan (cut put methode). cara ini adalah yang mudah, dan cara ini bisa dilakukan untuk corak-corak yang besar dan tidak banyak variasinya. Sebagai bahan digunakan kertas tipis yang tembus cahaya dan silet/pisau/gunting sebagai alatnya.
Ambilah sehelai kertas tipis (yang tembus cahaya), yang ukurannya lebih besar sedikit dari ukuran dalam rangka Screen, lalu dilapisi dengan larutan sirlak dengan spiritus atau larutan Arabische gom dalam air, yang tipis tapi rata, terus dikeringkan.
Selanjutnya, kertas tersebut diletakkan di atas gambar corak yang udah kita print, dan corak-corak yang warnanya sama digambar pada kertas tersebut pake pensil. Kemudian kertas yang telah digambari kita potong-potong pake silet, sehinga merupakan gambar yang berlubang. Demikian juga wat warna-warna yang lain dikerjakan, sehingga memperoleh satu gambar berlubang untuk tiap warna.
Pekerjaan terakhir ialah melekatkan gambar berlubang tersebut pada gasa Screen dengan menempelkan permukaan gambar yang ada lapisan sirlak atau gom Arabische menghadap ke gasa Screen bagian luar. Selanjutnya untuk gambar yang dilapisi sirlak disetrika dari bagian yang tidak ada lapisan sirlaknya, sambil ditekan sampai gambar melekat betul pada gasa.
Setelah selesai pekerjaan tersebut, bagian dalam dari Screen kita lapisi dengan lak yang tahan terhadap obat-obat kimia yang terdapat dalam tinta pencapan dengan memakai kapas atawa kain yang lunak, dibasahi setengah basah dengan pelarut tersebut, kemudian digosok-gosokkan, sampai lubang menjadi bersih. Untuk mencegah Screen bocor, hendaknya sebelah pinggir dekat rangka dilapisi pula dengan Screen-laquer dari bagian luar atau dilapisi dengan kertas kraft keempat sisi dekat pingir rangka. Selanjutnya dikeringkan, dan setelah kering Screen tersebut siap untuk disablonkan.Mudah, tapi rumit…

Disadur dari artikel

Teori screen printing

http://wilystra2007.multiply.com/reviews/item/4

Friday, February 24, 2012

Cara: Membuat Lem Kertas Tahan Lama

Bagi semua pembaca tentu sudah tahu bagaimana membuat lem dari tepung aci atau sagu, tapi itu hanya dapat bertahan semalam dan keesokkan harinya telah basi atau mencair. Di sini saya ingin membagi-bagi pengalaman cara membuat lem kertas yang bertahan sampai berbulan-bulan. Dan bagi yang ingin menjadikan solusi ini untuk menjadi penghasilan itu lebih bagus.

Bahan-bahan :

80 gram tepung sagu / aci

120 gram air dingin

4 gram tawas (aluin)

8 cc glyserine

4 cc phenol liquid

Alat-Alat :

- panci

- gelas pengukur

- timbangan

- sendok plastik atau email

- kompor

Cara Membuat :

1. Masukkan tepung aci/sagu kedalam panci email khusus

2. Tuangkan air dingin kedalam panci lain. Taburkan bubuk tawas. Aduklah hingga tawas itu larut dalam air. (Tawas agak lama larutnya dalam air, karena itu aduklah terus menerus)

3. Tuangkan larutan air tawas itu kedalam panci yang berisi tepung sagu/aci. Aduklah terus menerus dengan sendok sampai seluruhnya larut. Jangan sampai ada tepung yang tidak larut.

4. Letakkan panci tersebut diatas kompor. Aturlah agar kompor apinya jangan terlalu besar . Cukup sedang-sedang saja. Sementara itu panci itu diaduk terus dengan sendok.

5. Setelah bahan lem kelihatan agak mengental, angkatlah panci itu dari kompor. Aduklah dengan cepat lagi isi panci tersebut agar lem yang dibuat itu kekentalannya rata dan halus. Bila tidak cepat mengaduknya, hasilnya tidak akan sempurna.

6. Dinginkan lem itu kira-kira 10 – 15 menit. Setelah menjadi dingin, tuangkanlah glyserine kedalamnya. Aduklah sekali lagi agar glyserine menyatu dan menjadikan lem menjadi lunak.

7. Teteskan Phenol Liquid. Aduk-aduk terus sampai lumat. (menyatu)

8. Lem / perekat tersebut sudah siap/jadi. Masukkanlah ke dalam pot-pot plastik. Tutup rapat-rapat dan simpan. Lem ini tahan berbulan-bulan dan tidak akan membusuk.

Silakan mempraktekkannya.

= by Mr. Suniko =

Monday, February 06, 2012

Tips Sukses Bakso Kenyal Bebas Pengawet

Bagaimana cara membuat bakso yang benar, kenyal dan dengan rasa yang enak, perhatikan tips sukses membuat bakso tanpa bahan pengawet berikut ini :

Untuk bakso daging sapi yang kenyal, gunakan daging yang baru dipotong. Karena biasanya daging yang dijual di pasar atau supermarket adalah daging yang sudah didinginkan atau dilayukan terlebih dahulu. Jadi lebih amannya jika anda memproduksi bakso, belilah daging sapi di tempat pemotongan hewan.
Uleni adonan bakso agak lama hingga kalis.
Banyak alat yang dapat menghaluskan bahan dasar bakso, mulai dari yang modern, semi modern, hingga tradisional. Namun utnuk kapasitas kecil atau sedang, anda bisa menggunakan alat penghalus daging berbentuk palu, gilingan daging, chopper ataupun food processor.
Apabila menggunakan alat semi tradisional seperti pemukul atau gilingan daging, perhatikan saat anda menguleni adonan tersebut, pastikan adonan benar-benar kalis dengan cara dibanting-banting.
Tanda-tanda adonan bakso yang kalis adalah adonan terlihat mengkilap, liat dan menyatu.
Saat menggiling atau membuat adonan bakso, usahakan adoanan tetap dingin, gunakan es batu atau air es saat membuat adonan. Apabila adonan panas daging akan cepat matang sehingga kurang kenyal.
Saat merebus bakso, gunakan api sedang agar permukaan bakso tetap bagus. Jangan merebus bakso terlalu lama, bila terlalu mengembang air terserap, rasa hambar dan tekstur bakso menjadi tidak bulat.

Thursday, January 19, 2012

Tips: Merawat Perhiasan Emas

Tips: Merawat Perhiasan Emas
by Perhiasan Emas.

Perhiasan Emas yang dibuat dengan teknik dan cara yang kurang benar dalam proses pencampuran kadar akan membuat emas perhiasan menjadi mudah kusam, berubah warna dan terkadang sampai hitam, mudah tergores dan juga mudah penyok-penyok. Kejadian tergores dan penyok merupakan kelalaian pemakai perhiasan emas, dan kalau ini yang terjadi, maka solusinya berhati-hatilah dalam memakai emas perhiasan Anda.

Penyebab lainnya yang membuat perhiasan emas mudah penyok atau gores bisa jadi karena kadar yang tinggi sehingga emas agak lembut. Sedang kusam atau hitam sebaliknya kadar emas mungkin rendah sehingga mudah oxidasi atau bereaksi dengan zat lain. Biasanya yang paling keras menyebabkan adalah garam dan belerang, ini berarti air laut dan mungkin mandi di air panas alami yang mengandung belerang. Atau yang lebih sering terjadi adalah malah bahan campurannya yang naik kepermukaan. Ini semacam hukum alam yang ringan mau naik ke atas. Ini terjadi juga sama benda padat namun agak lama. Biasanya kalau cincin emas pernah dipotong untuk dikecilkan ukurannya ia akan tampak garis potongannya. Ini patri yang muncul kepermukaan.

Masalah yang sering terjadi pada perhiasan emas adalah sebagai berikut:

Cepat menjadi kusam atau hitam. Disebabkan oleh campuran yang kurang sempurna waktu pembuatan ini biasanya perhiasan yang dikerjakan tangan atau ‘hand made’ susah untuk dirawat karena pasti akan cepat hitam lagi.

Kusam atau hitam padahal nggak dipakai. Biasanya disimpan dalam waktu lama di lemari kayu. Pernis dan finishing kayu yang kurang sempurna bisa membuat cepat kusam dan hitam ini karena perak menjadi oksidasi oleh bahan-bahan finishing kayu.

Kusam juga bisa disebabkan karena mandi di laut, air yang mengandung garam atau belerang. Emas sering oksidasi dengan garam dan belerang.

Kusam dan hitam juga bisa karena penyimpanan di dalam tas atau sesuatu yang terbuat dari kulit. Pekerjaan kulit asli biasanya menggunakan bahan-bahan yang berhubungan dengan belerang atau amoniac. Atau mungkin juga perak anda menggunakan kalung kulit. Tidak semua kulit menyebabkan hitam kalau pekerjaan kulitnya itu dikerjakan dengan benar. Jadi kulit patut dicurigai sebagai penyebab barang emas jadi hitam.

Emas berubah warna menjadi terlalu merah. Ini karena bahan campuran tembaga yang sudah muncul keluar permukaan. Ini hukum alam bahwa yang ringan selalu di atas. Sebabnya karena campuran kadar bisa tidak benar. Tetapi kalau dari awal sudah kemerahan ini adalah warna yang disebut rose gold.

Merah yang muncul tidak merata. Ini masalah yang disebut mendung atau fire skill. Ini terjadi karena waktu proses pengerjaan ada patrian di daerah merah yang muncul. Ini campuran patri yang salah satunya adalah tembaga yang muncul ke permukaan.

Merawat Perhiasan Emas

Cara merawat yang benar:

Laplah sesering mungkin perhiasan perak dan emas anda. Gunakan lap dan bahan abrasive seperti autosol yang banyak dijual di supermarket atau sering di bengkel sepeda motor. Lap gunakan yang lembut dan bagus dari kaos bekas bahan cotton atau katun yang sudah sering dicuci. Kapas juga bisa namun menggosoknya jadi agak susah.

Simpan dalam tas kain sebelum masuk lemari atau tas kulit. Kalau ada silica gel yang mudah didapat di supermarket juga sangat bagus. Tempat lain yang aman adalah kotak kertas, plastic dan logam.

Kalau emas atau perak anda sudah terlalu gores dan anda tidak keberatan untuk sedikit susut (sama, diservis ke tukang emas pun susut) gunakanlah amplas no. 1000 kalau sudah halus gunakan amplas no 2000 sampai halus boleh sekali-sekali celup di air. Kalau dirasa sudah cukup halus pakai saja autosol tadi untuk membuat cling lagi. Kalau belum cling artinya amplasan kurang. Ini disebut polishing. Cara ini tidak bisa dilakukan untuk barang-barang yang disepuh karena menyebabkan lapisan sepuh hilang.

Permata buram. Sebenarnya permata buram juga bisa digosok dengan cara di atas namun memakan waktu lebih lama tergantung tingkat buramnya dan jenis permatanya. Kalau diamond jangan coba-coba karena ini permata paling keras di dunia. Sangat khusus, makanya mahal. Sebenarnya cara-cara menghaluskan permata sama dengan barang logam yaitu proses polishing atau amplas dan gosok seperti cara di atas.

Cara merawat yang salah:

Sering terlihat orang menggodok emas atau perak. Cara ini sebenarnya bagi yang sudah tahu. Karena ada jenis permata yang tidak kuat dengan suhu panas yang menyebabkan warna permata malah pudar. Tidak lagi cling.

Menggodok menggunakan panci aluminium bisa menyebabkan pewarna hitam atau disebut oxid yang biasanya sengaja dipakai malah hilang. Tetapi kalau memang mau menghilangkan obat hitam ini bisa ditambahkan sedikit garam maka pewarna hitam pada perak akan hilang. Reaksi garam dan aluminium yang mengikat oxidasi.

Menggodok menggunakan asam jangan kalau ada permata. Asam adalah bahan yang abrassive yang bisa menyebabkan lapisan kilap permata menjadi buram. Terutama terjadi pada permata soft seperti Amber. Juga bisa menyebabkan inclusion (semacam partikel yang berada dalam satu permata mungkin menjadi berubah warna). Biasanya kalau imitasi ia akan cepat berubah warna.

Cara-cara ini sangat umum. Jangan gunakan untuk emas putih dan berlian. Juga untuk emas sepuhan karena sepuhan bisa hilang. Lebih baik tanyakan cara membersihkan perhiasan anda ke tempat anda membeli agar lebih aman.

Tuesday, January 10, 2012

Jangan Buang Sisa Teh Anda!

Jangan Buang Sisa Teh Anda!

Rata-rata orang membuang berbungkus - bungkus kantong teh bekas pakai yang sudah selesai dinikmati. Namun lain waktu jika Anda selesai menyeduh teh, pastikan Anda tidak membuang kemasannya ke dalam kotak sampah, atau menyimpan sisanya dalam lemari es untuk menghilangkan bau di lemari es.

Para make-up artist atau ahli dermatologi umumnya menyarankan agar kantong bekas teh seduh digunakan untuk mengompres mata agar mata Anda tampil segar di pagi hari. Khasiatnya bukan hanya untuk mengurangi pembengkakan, namun juga memperbaiki kekencangan kulit kita.

Teh herbal yang beraroma cammomile bisa mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit akibat terpapar matahari. Sementara itu teh hijau mengandung kafein dan sejumlah bahan yang bisa mengurangi pembengkakan pada pembuluh darah di bawah kelopak mata. Fungsi lainnya adalah untuk menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata.

Anda tidak membutuhkan lemari pendingin untuk membuat es batu bagi mata Anda. Cukup siapkan dua kantung teh bekas seduh di dekat meja kerja Anda. Sehingga kapan pun Anda merasa mata Anda pedih, Anda bisa menempelkan langsung di mata Anda. Namun pastikan dulu kantung-kantung itu bersih.

Manfaat lain teh untuk mata antara lain mempertahankan elastisitas kulit, mencegah kulit cepat keriput, serta mengandung vitamin C daripada jeruk lemon lebih besar 508 kali lipat. Teh juga memerangi jerawat karena mengandung vitamin A dan B2 (sebagai antibiotik alami), serta mengurangi bercak hitam di wajah.

Jadi biasakan untuk mulai menggunakan teh bekas seduh untuk mencuci wajah terutama di pagi hari.

sumber: Kompas Female

Thursday, December 29, 2011

Tips Investasi Logam Mulia

Tips Investasi Logam Mulia





Kita ketahui bahwa logam mulia memiliki beberapa pilihan, satu diantaranya adalah emas. Logam mulia ini paling banyak dicari dan digemari masyarakat, hal ini dikarenakan emas selain digunakan sebagai instrument investasi, emas juga berperan sebagai pelindung nilai asset yang anda miliki dar pengaruh inflasi.


Untuk memulai berinvestasi emas, tentunya anda harus menentukan serta mengetahui apa maksud dan tujuan anda berinvestasi emas. Apakah anda gunakan sebagai instrument investasi atau hanya untuk dipakai?


logam mulia Tips Investasi Logam Mulia


Apabila anda ingin berinvestasi ada baiknya untuk memilih emas batangan atau emas koin (koin dinar), jika hanya untuk dipakai tentunya pilihlah dalam bentuk perhiasan yang anda sukai.


Beberapa tips pemilihan emas:



  1. Update Kurs Emas Update kurs emas bisa anda dapatkan setiap hari, pada pukul 09.30 atau anda bisa menghubungi langsung ke PT Antam, Tbk.


  2. Perhatikan Dua Faktor Penentu yaitu faktor harga emas dunia dan faktor kurs rupiah terhadap dolar. Oleh karena itu disarankan untuk selalu meng-update setiap saat, informasi dua faktor tersebut.

  3. Perhatikan Keaslian Emas Keaslian emas dapat mengacu pada sertifikat yang diperoleh pada saat transaksi emas batangan (lempengan). Dimana sertifikat itu harus dikeluarkan oleh PT Antam, Tbk. (khusus Indonesia) yang berstandar internasional dan telah diakui oleh London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikat asli memiliki nomor seri yang juga terdapat pada lempengan emas, dan ukuran 5 x 6 cm. Sedangkan untuk memastikan keaslian emas lempengan, anda dapat melihat logo LM berbentuk segi lima yang tertera, serta terdapat tulisan Fine Gold .9999, dan apabila nilai emas lebih dari 5 gram disertai nomor seri pada lempengan (yang biasanya diawali dengan dua karakter huruf dan tiga digit angka).

  4. Pastikan Kadar Kemurnian Emas, sesuai dengan Standar Internasional Emas 24 Karat (emas murni) berkomposisi 99.99% emas, Emas 22 Karat berkomposisi 91.7% emas dan 8.3% campuran bahan lain (perak), Emas 20 Karat berkomposisi 83.3% emas, Emas 18 Karat berkomposisi 75.0% emas, Emas 16 Karat berkomposisi 66.6% emas, Emas 14 Karat berkomposisi 58.5% emas, dan Emas 9 Karat berkomposisi 37.5% emas.

  5. Biaya Produksi Biaya produksi yang dikenakan berkisar antara Rp 33.500,- sampai dengan Rp 102.000,-/keping emas.

  6. Simpan Bukti Pembelian dan Bukti Keaslian Emas Hal ini adalah sebagai bukti keaslian bilamana anda menjual emas kembali ke tempat Anda membelinya, karena tentu akan lebih mudah dan tidak ada banya pertanyaan seputar emasnya.

Friday, December 09, 2011

Cara Merawat LCD Laptop Agar Awet dan Tahan Lama

Cara Merawat LCD Laptop Agar Awet dan Tahan Lama




Feb 18, 2011 by Under Tips & Trik - 42 Comments  

Cara Merawat LCD Laptop Agar Awet dan Tahan Lama ImageLCD Laptop adalah salah satu komponen laptop yang cukup mahal harganya apabila terjadi penggantian akibat rusak. Rusaknya LCD laptop ini memang disebabkan oleh banyak faktor, bisa karena faktor bawaan dari pabrik ataupun faktor manusia yang menggunakannya yaitu di perlakuan dan cara merawat LCD laptop itu sendiri.



Permasalahan yang sering dihadapi oleh pengguna laptop antara lain adalah LCD dengan tampilan bergaris, tampilan bergetar , warna kurang tajam, dan missing color. Permasalahan ini banyak dialami oleh LCD yang masih menggunakan inverter atau neon sebagai backlightnya. dan sebagian besar kerusakan LCD susah ditangani kecuali dengan penggantian.


Berdasarkan pengalaman, kerusakan LCD laptop disebakan oleh VGA module nya kurang baik secara kualitasnya. VGA module tersusun oleh VGA chipset, kabel flexibel, konektor flexibel ke LCD, konektor flexibel ke mainboard, dan inverter. Ini adalah kerusakan LCD laptop yang disebabkan oleh faktor bawaan dari pabrik pembuatannya.


Faktor lain penyebab kerusakan LCD laptop adalah karena penggunaan dan cara merawat LCD laptop yang kurang benar. Laptop tidak sama dengan PC desktop yang lebih kuat dan tahan apabila kita nyalakan seharian. Semakin lama laptop dinyalakan akan menyebabkan panas yang berlebihan di dalam laptop itu sendiri walaupun sudah ada fasilitas pendinginan di dalam laptop. Hal ini disebabkan oleh ruang kosong yang lebih sempit jika dibandingkan dengan PC desktop biasa. Panas pada laptop inilah yang menyebabkan kerusakan pada laptop, yang salah satunya adalah LCD laptop yang rusak.


Bagaimana cara merawat LCD laptop agar awet dan tahan lama?




  • Bersihkan LCD laptop secara berkala dengan menggunakan cairan khusus pembersih LCD laptop.


Cara Merawat LCD Laptop Agar Awet dan Tahan Lama Image



  • Jangan menggunakan laptop lebih dari 3 jam berturut-turut, matikan sekitar 10 menit, kemudian anda bisa menghidupkan kembali laptop anda.

  • Untuk penggunaan dalam waktu lama gunakan coolingpad yang berkualitas yaitu coolingpad yang menggunakan adaptor sendiri, bukan yang mengambil dari USB laptop.

  • Gunakan contras dan brightness sedang pada pengaturan LCD laptop.

  • Atur LCD time off ketika laptop tidak digunakan di menu power option windows.

  • Membuka dan menutup LCD laptop dengan benar yaitu  dengan memegangnya dari kedua sisi kanan kirinya, bukan dari atasnya, karena di bagian atas ada blok yg rentan rusak.



Demikian cara merawat LCD laptop agar awet dan tahan lama.

Humanity|Respect|Try To Not Cry