Taufik Gumulya - detikFinance
aJakarta - Kita semua mengetahui bahwa aset adalah suatu yang sangat berharga dan manusia merupakan aset yang paling sangat berharga karena merupakan anugrah dari Tuhan Sang Pencipta. Jika dipilah, maka ada bermacam macam aset di muka bumi ini, namun yang dibahas disini hanya terbatas pada aset yang berhubungan dengan perencanaan keuangan utamanya aset finansial saja.
Berbicara mengenai penambahan aset, alangkah bijak jika kita melakukan evaluasi terhadap kekayaan (aset) bersih yang kita miliki. Aset atau kekayaan bersih adalah selisih dari total kekayaan atau harta yang anda miliki dikurangi oleh seluruh utang yang ada.
Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:
H (Harta) - U (Utang) = KB (Kekayaan Bersih)
Lalu apa yang dimaksud dengan kekayaan alias harta itu?, adalah segala sesuatu materi yang anda miliki dan memiliki nilai jual (secara ekonomis), misalkan:
1. Saldo pada Bank (tabungan, deposito & giro);
2. Nilai pasar atas aset investasi (obligasi, reksa dana & saham);
3. Nilai pasar perhiasan emas murni (logam mulia);
4. Nilai tunai asuransi jiwa;
5. Nilai pasar property anda (perhitungannya adalah harga realisasi penjualan property sekelas dan terdekat + nilai jual objek pajak dibagi dengan 2);
6. Nilai pasar kendaraan (mobil, motor);
7. Nilai pasar peralatan rumah tangga (peralatan dapur, elektronik, dll);
8. Nilai pasar perabotan rumah (furniture), nilai barang pribadi, dll.
Kemudian apa yang dimaksud dengan utang?, adalah seluruh sisa pinjaman (pokok dan bunga) yang anda miliki (ingat pinjaman bukan penyertaan modal investasi dari pihak lain kepada anda), misalkan:
1. Utang jangka pendek (maksimal 1 tahun);
2. Jangka menengah diatas 1 tahun hingga 5 tahun;
3. Utang jangka panjang diatas 5 tahun.
Pertanyaan berikut adalah bagaimana cara meningkatkan aset tersebut?, lakukanlah investasi, berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Lakukan investasi dengan jumlah minimal 10% dari pendapatan anda;
2. Tentukan sasaran (target) investasi tersebut, misal untuk dana pendidikan anak saat masuk universitas atau untuk persiapan membeli rumah baru atau mungkin untuk berlibur dengan keluarga?, dll.;
3. Tentukan waktu yang tersedia, berdasarkan poin 2 didapat waktu yang tersedia, misal untuk dana pendidikan tersedia 10 tahun (bagi orang tua yang memiliki anak dengan usia 8 tahun), dana untuk membeli rumah direncanakan 5 tahun dari sekarang dan untuk dana berlibur dibutuhkan waktu (misalnya) 9 bulan dari sekarang;
4. Tentukan instrumen investasi anda berdasarkan waktu yang tersedia, bentuklah portfolio investasi pribadi anda, misal sebagai berikut:
a.Waktu tersedia kurang dari 1 tahun, Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dengan kombinasi pada deposito;
b.Waktu tersedia antara 1 – 3 tahun, Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)dikombinasi dengan Reksa Dana Campuran (RDC);
c.Waktu tersedia antara 3 – 5 tahun, Reksa Dana Campuran (RDC) dengan kombinasi Reksa Dana Saham (RDS) serta jika memungkinkan (tergantung besar aset tunai anda) dapat ditambah dengan sedikit dikombinasi pada pembelian dan penjualan saham (trading) di bursa efek;
d.Diatas 5 tahun, Reksa Dana Saham (RDS) sebagian besar, dengan kombinasi investasi pada trading saham (sebagian kecil);
e.Catatan tambahan untuk poin ‘c’ dan ‘d’ sangat dianjurkan hanya bagi mereka yang telah memiliki aset tunai bersifat likuid berupa dana darurat yang telah mencapai 6 hingga 12 kali rata-rata pengeluaran per bulannya;
5. Lakukan proteksi atas aset finansial anda dengan membeli asuransi jiwa melalui produk tradisional dengan jenis YRT (Yearly Renewable Term) yakni produk yang hanya memberikan uang pertanggungan tanpa ada unsur investasi ataupun tabungan. Mengapa jenis ini?, karena memiliki uang pertanggungan yang besar dengan premi yang minimal, sedangkan asuransi yang dikombinasikan dengan investasi (unit link) terbukti biaya di 5 tahun pertama adalah sangat mahal.
6.Lakukan monitoring terhadap butir 4 diatas, lihat perkembangan dana investasi versus target minimal yang harus tercapai.
Setelah langkah untuk meningkatkan aset melalui investasi dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah kembali melakukan evaluasi secara berkala terhadap kekayaan bersih anda, berikut adalah formulasi Rasio Ideal Kekayaan Bersih (minimal , secara matematis:
Us (Usia) X PT (Pendapatan Tahunan) / 10 >= 3,5 PT (Pedapatan Tahunan)
Jadi setelah anda melakukan investasi silahkan evaluasi (berkala tahunan), apakah:
* KB (Kekayaan Bersih) anda sudah berada >= 3,5 PT atau
* KB (Kekayaan Bersih) anda sudah berada < 3,5 PT
Untuk jelasnya lihat tabel contoh dibawah ini, dua orang pekerja dengan jabatan yang berbeda:
Uraian Direktur Karyawan
Usia (tahun) 35 35
Pendapatan/Bulan (Rata-rata) Rp 35.000.000 Rp 2.500.000
Pendapatan/Tahun Rp 420.000.000 Rp 30.000.000
Kekayaan Bersih Rp 850.000.000 Rp 125.000.000
Penjelasan /Analisa :
Total kekayaan bersih sang Direktur Rp 850 juta, kekayaan bersih sang Karyawan hanya sebesar Rp 125 juta, namun ternyata sang Karyawan lebih kaya dari sang Direktur, ini disebabkan karena:
Rasio Kekayaan Bersih Direktur Karyawan
Rasio Ideal Kekayaan Bersih 2,02 4,17
Rasio Ideal Kekayaan Bersih (minimal) 3,50 3,50
Jadi ternyata sang Direktur tidak lebih kaya dari sang Karyawan karena Rasio Kekayaan Bersih Direktur hanya 2,02 (mungkin memiliki utang yang besar disertai dengan gaya hidup yang mewah), sedangkan sang Karyawan memiliki Rasio Kekayaan Bersih yang lebih baik dari standar minimum yaitu sebesar 4,17. Jangan menyalahkan diri anda jika rasio belum tercapai, ini adalah merupakan langkah awal untuk melakukan perencanaan keuangan, usahakan rasio minimal sebesar 3,50 dapat tercapai sejalan dengan perkembangan waktu.
Jika ingin menjadi kaya secara finansial ada pesan yang pertama yaitu "Lakukanlah Investasi maka Anda Menjadi Kaya", jangan berpikir terbalik "Lakukan Investasi Jika Telah Kaya!'. Pesan sederhana ini silahkan dicoba karena sejauh yang kami ketahui orang terkaya didunia melakukan pesan yang pertama, selamat mencoba.
Taufik Gumulya, CFP® , Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services (qom/qom)
Wednesday, November 10, 2010
Monday, November 08, 2010
Akhirat 1 Menit 49 Detik
Berbagai bencana alam, kembali menimpa bangsa Indonesia. Mulai dari 'tsunami' kecil di Wasior, Papua, yang menewaskan lebih dari 150 orang, disusul banjir di Jakarta yang mampu menghentikan denyut jantung aktivitas perekonomian Ibu Kota, lalu gempa dan tsunami di pantai Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat, yang merenggut lebih dari 115 nyawa, hingga awan panas Gunung Merapi yang mencapai suhu 8000C di Yogyakarta, seakan ikut andil untuk 'menyapa' manusia. Fenomena alam ini tak ubahnya secuil bukti kemahakuasaan Allah untuk menggambarkan betapa kecilnya kuasa manusia di dunia.
Lebih dari empat miliar tahun planet bumi diciptakan beserta sumber dayanya, tak lain adalah untuk memfasilitasi hidup manusia. Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk nomaden yang berasal dari alam azali, berpindah ke alam rahim, lalu lahir ke alam dunia. Selanjutnya, diantarkan ke alam barzakh dengan tempat pemberhentian di alam akhirat.
Sesungguhnya, batas waktu (time limit) khalifah di bumi ini sangat singkat. Ia laksana seorang pengembara yang mampir untuk sekadar minum. Begitulah Rasullullah SAW menggambarkan kehidupan manusia di dunia.
Setiap bayi yang lahir di alam fana ini tidak punya pilihan untuk hidup, kecuali dengan dua buah kitab, yakni kitab catatan perbuatan baik (sijjin) dan perbuatan buruk (illiyin). Itulah yang akan menyertainya sampai akhirat nanti. Ditambah lagi, dengan amanah Allah yang khusus diberikan kepada manusia, yakni shalat.
Suatu ketika sahabat melihat Ali bin Abi Thalib RA ketika berwudhu. Kulitnya tampak berwarna kuning, dan badannya gemetar ketika shalat. Sahabat lain yang menyaksikannya kemudian bertanya kepada menantu Rasullullah itu. "Wahai Ali, mengapa engkau kelihatan seperti tidak sehat ketika berwudhu dan shalat?" Ali menjawab; "Bagaimana aku tidak gemetar, jika gunung, pohon, dan makhluk lainnya saja, tidak sanggup memegang amanah Allah ini."
Hidup di dunia sangatlah singkat, tak sebanding dengan kehidupan di akhirat. "Para malaikat dan Jibril naik menghadap Allah, dalam sehari setara dengan 50 ribu tahun." (QS Al-Maarij [70]: 4).
Berarti, waktu sehari di akhirat sama dengan 50 ribu tahun di dunia. Bila dikonversikan dengan umur manusia berdasarkan usia Rasullullah SAW (63 tahun), maka kehidupan manusia setara dengan 1 menit 49 detik di akhirat. Suatu waktu yang sangat singkat. Oleh karena itu, berhitunglah! Wallahu a'lam.
Red: irf
Sumber: Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS
Lebih dari empat miliar tahun planet bumi diciptakan beserta sumber dayanya, tak lain adalah untuk memfasilitasi hidup manusia. Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk nomaden yang berasal dari alam azali, berpindah ke alam rahim, lalu lahir ke alam dunia. Selanjutnya, diantarkan ke alam barzakh dengan tempat pemberhentian di alam akhirat.
Sesungguhnya, batas waktu (time limit) khalifah di bumi ini sangat singkat. Ia laksana seorang pengembara yang mampir untuk sekadar minum. Begitulah Rasullullah SAW menggambarkan kehidupan manusia di dunia.
Setiap bayi yang lahir di alam fana ini tidak punya pilihan untuk hidup, kecuali dengan dua buah kitab, yakni kitab catatan perbuatan baik (sijjin) dan perbuatan buruk (illiyin). Itulah yang akan menyertainya sampai akhirat nanti. Ditambah lagi, dengan amanah Allah yang khusus diberikan kepada manusia, yakni shalat.
Suatu ketika sahabat melihat Ali bin Abi Thalib RA ketika berwudhu. Kulitnya tampak berwarna kuning, dan badannya gemetar ketika shalat. Sahabat lain yang menyaksikannya kemudian bertanya kepada menantu Rasullullah itu. "Wahai Ali, mengapa engkau kelihatan seperti tidak sehat ketika berwudhu dan shalat?" Ali menjawab; "Bagaimana aku tidak gemetar, jika gunung, pohon, dan makhluk lainnya saja, tidak sanggup memegang amanah Allah ini."
Hidup di dunia sangatlah singkat, tak sebanding dengan kehidupan di akhirat. "Para malaikat dan Jibril naik menghadap Allah, dalam sehari setara dengan 50 ribu tahun." (QS Al-Maarij [70]: 4).
Berarti, waktu sehari di akhirat sama dengan 50 ribu tahun di dunia. Bila dikonversikan dengan umur manusia berdasarkan usia Rasullullah SAW (63 tahun), maka kehidupan manusia setara dengan 1 menit 49 detik di akhirat. Suatu waktu yang sangat singkat. Oleh karena itu, berhitunglah! Wallahu a'lam.
Red: irf
Sumber: Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS
Friday, September 17, 2010
tempat terlarang menaruh Handphone
1. Jangan Taruh Dalam Saku
Bagi para pria yg senang meletakkan ponsel di saku celana, sebaiknya dipikir ulang dech.. Alasannya, ponsel menghasilkan paparan medan elektrostatik & elektromagnetik yang mengakibatkan infertilitas (ketidaksuburan) lelaki.
2. Jangan Letakkan Bersama Barang Elektronik
Jangan gunakan ponsel ketika sinyal lemah dekat dengan barang elektronik berpresisi tinggi. Barang elektronik mengeluarkan medan elektonik yg tinggi yaitu, TV, oven, kulkas, dll.. Perangkat berdaya listrik tinggi dapat merusak sirkuit ponsel terbakar.
3. Dilarang Dekat Kunci Mobil
Dalam keadaan tertentu, ponsel yang digunakan dalam kendaraan akan memberikan dampak merusak terhadap peralatan elektronik kendaraan.
Ponsel yang diletakkan terlalu dekat dengan kunci mobil ternyata bisa menghapus kode elektronik yang ada di kunci tersebut.
4. Jangan Posisikan Dekat Komputer
Komputer & ponsel sama-sama memancarkan gelombang elektromagnetik. Jika berada dalam jarak yang dekat, maka keduanya akan saling merusak.
Anda tidak ingin kan langsung kehilangan dua benda favorit anda ?
5. Jangan Simpan di Tempat Bersuhu Tinggi
Tempat bersuhu tinggi, kelembaban tinggi, & berdebu merupakan kumpulan musuh ponsel anda.. Mungkin anda tidak menyadari sering “menjemur” ponsel anda di dashboard mobil, dekat jendela & bagasi.
6. Hindari Meletakkan Kartu SIM Dekat Magnet
Bahaya kartu SIM dekat dg benda-benda mengandung magnet karena radiasi yang ditimbulkan. Ponsel bisa merusak floppy disk, kartu memori, & kartu kredit anda.
7. Jauhkan Dari Logam
Hindari ponsel dari benda logam kecil karena magnet pada speaker ponsel anda akan menarik benda-benda tersebut. Ponsel anda bisa mengalami cidera fisik/kerusakan.
Sumber onsel3.tk
Bagi para pria yg senang meletakkan ponsel di saku celana, sebaiknya dipikir ulang dech.. Alasannya, ponsel menghasilkan paparan medan elektrostatik & elektromagnetik yang mengakibatkan infertilitas (ketidaksuburan) lelaki.
2. Jangan Letakkan Bersama Barang Elektronik
Jangan gunakan ponsel ketika sinyal lemah dekat dengan barang elektronik berpresisi tinggi. Barang elektronik mengeluarkan medan elektonik yg tinggi yaitu, TV, oven, kulkas, dll.. Perangkat berdaya listrik tinggi dapat merusak sirkuit ponsel terbakar.
3. Dilarang Dekat Kunci Mobil
Dalam keadaan tertentu, ponsel yang digunakan dalam kendaraan akan memberikan dampak merusak terhadap peralatan elektronik kendaraan.
Ponsel yang diletakkan terlalu dekat dengan kunci mobil ternyata bisa menghapus kode elektronik yang ada di kunci tersebut.
4. Jangan Posisikan Dekat Komputer
Komputer & ponsel sama-sama memancarkan gelombang elektromagnetik. Jika berada dalam jarak yang dekat, maka keduanya akan saling merusak.
Anda tidak ingin kan langsung kehilangan dua benda favorit anda ?
5. Jangan Simpan di Tempat Bersuhu Tinggi
Tempat bersuhu tinggi, kelembaban tinggi, & berdebu merupakan kumpulan musuh ponsel anda.. Mungkin anda tidak menyadari sering “menjemur” ponsel anda di dashboard mobil, dekat jendela & bagasi.
6. Hindari Meletakkan Kartu SIM Dekat Magnet
Bahaya kartu SIM dekat dg benda-benda mengandung magnet karena radiasi yang ditimbulkan. Ponsel bisa merusak floppy disk, kartu memori, & kartu kredit anda.
7. Jauhkan Dari Logam
Hindari ponsel dari benda logam kecil karena magnet pada speaker ponsel anda akan menarik benda-benda tersebut. Ponsel anda bisa mengalami cidera fisik/kerusakan.
Sumber onsel3.tk
6 Manfaat Tidur Tanpa Pakaian Dalam
1. Melepaskan oksitosin
Hormon oksitosin dilepaskan ketika terjadi kontak kulit dengan kulit. Ketika kulit bersentuhan dari kepala hingga kaki sepanjang malam, Anda akan mendapatkan arus hormon yang bermanfaat. Beberapa manfaat oksitosin, antara lain, meningkatkan rasa sejahtera, menurunkan detak jantung, mengurangi hormon stres, meningkatkan rasa percaya, dan tentunya, dorongan seksual.
2. Bikin “mood” untuk bercinta
Banyak perempuan menolak berhubungan seks karena sedang enggak mood. Penyebabnya bisa karena kelelahan, takut anak sewaktu-waktu terbangun, atau apa pun yang mengganggu pikiran Anda. Padahal, menolak berhubungan hanya membuat perempuan merasa kesepian dan diacuhkan. Karena itu, sebaiknya Anda yang mengubah mood tersebut untuk bercinta. Caranya, meringkuk di bawah selimut
dengan bodysuit yang sudah Anda miliki sejak lahir itu. Rasa berdesir pada kulit akan memberikan rangsangan seksual yang Anda butuhkan.
3. Terlihat erotis
Pria mana pun tak akan tahan melihat sang istri meringkuk di sisinya tanpa busana. Hal itu menjadi semacam undangan untuknya guna berhubungan seksual.
4. Menciptakan hasrat
Salah satu alasan utama perempuan tidak ingin berhubungan seks adalah ketimpangan dalam relasinya dengan pasangan. Ketika Anda merasa terpisah dari pasangan, Anda mungkin juga kehilangan hasrat untuknya. Nah, tidur telanjang bisa membantu mengatasi hambatan tersebut.
5. Menimbulkan ikatan
Ketika saling bersentuhan kulit di tempat tidur, Anda bisa meningkatkan rasa ikatan di antara Anda dan pasangan. Ingatlah ketika baru pertama berpacaran atau baru menikah dulu, inginnya selalu bersentuhan, kan? Semakin Anda menyentuh, Anda semakin merasa dekat dengan pasangan. Ikatan yang meningkat sama artinya dengan semakin sering bercinta.
6. Lebih sehat
Lebih sering berhubungan seks memberikan banyak manfaat kesehatan dan perkimpoian pun lebih berpeluang untuk bertahan lama. Anda tidak perlu bercinta setiap hari (kecuali Anda berdua
memang menginginkannya), cukup beberapa kali saja dalam seminggu. Menghabiskan waktu setengah hingga satu jam sehari untuk bercinta bisa menjadi olahraga yang menyenangkan bagi Anda.
Anda akan merasa lebih puas dengan hidup Anda, lebih bugar, dan lebih sehat!
from milis tetangga
Hormon oksitosin dilepaskan ketika terjadi kontak kulit dengan kulit. Ketika kulit bersentuhan dari kepala hingga kaki sepanjang malam, Anda akan mendapatkan arus hormon yang bermanfaat. Beberapa manfaat oksitosin, antara lain, meningkatkan rasa sejahtera, menurunkan detak jantung, mengurangi hormon stres, meningkatkan rasa percaya, dan tentunya, dorongan seksual.
2. Bikin “mood” untuk bercinta
Banyak perempuan menolak berhubungan seks karena sedang enggak mood. Penyebabnya bisa karena kelelahan, takut anak sewaktu-waktu terbangun, atau apa pun yang mengganggu pikiran Anda. Padahal, menolak berhubungan hanya membuat perempuan merasa kesepian dan diacuhkan. Karena itu, sebaiknya Anda yang mengubah mood tersebut untuk bercinta. Caranya, meringkuk di bawah selimut
dengan bodysuit yang sudah Anda miliki sejak lahir itu. Rasa berdesir pada kulit akan memberikan rangsangan seksual yang Anda butuhkan.
3. Terlihat erotis
Pria mana pun tak akan tahan melihat sang istri meringkuk di sisinya tanpa busana. Hal itu menjadi semacam undangan untuknya guna berhubungan seksual.
4. Menciptakan hasrat
Salah satu alasan utama perempuan tidak ingin berhubungan seks adalah ketimpangan dalam relasinya dengan pasangan. Ketika Anda merasa terpisah dari pasangan, Anda mungkin juga kehilangan hasrat untuknya. Nah, tidur telanjang bisa membantu mengatasi hambatan tersebut.
5. Menimbulkan ikatan
Ketika saling bersentuhan kulit di tempat tidur, Anda bisa meningkatkan rasa ikatan di antara Anda dan pasangan. Ingatlah ketika baru pertama berpacaran atau baru menikah dulu, inginnya selalu bersentuhan, kan? Semakin Anda menyentuh, Anda semakin merasa dekat dengan pasangan. Ikatan yang meningkat sama artinya dengan semakin sering bercinta.
6. Lebih sehat
Lebih sering berhubungan seks memberikan banyak manfaat kesehatan dan perkimpoian pun lebih berpeluang untuk bertahan lama. Anda tidak perlu bercinta setiap hari (kecuali Anda berdua
memang menginginkannya), cukup beberapa kali saja dalam seminggu. Menghabiskan waktu setengah hingga satu jam sehari untuk bercinta bisa menjadi olahraga yang menyenangkan bagi Anda.
Anda akan merasa lebih puas dengan hidup Anda, lebih bugar, dan lebih sehat!
from milis tetangga
Tuesday, September 07, 2010
Monday, September 06, 2010
Wednesday, August 25, 2010
Aturan Baru Kenaikan Pangkat Guru
Peraturan baru yang mengatur kenaikan pangkat jabatan fungsional guru (guru dan kepala sekolah) telah terbit, yakni:
1.Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(PermenPANRB) No. 16 Tahun 2009 tanggal 10 November 2009 tentang Jabatan
Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
2.Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor
14 Tahun 2010 tanggal 6 Mei 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Berdasar peraturan bersama ini, disebutkan dalam pasal 42: Peraturan Bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2013.
Berikut kutipan sebagian isi Juklak syarat kenaikan pangkat/jabatan guru yang berbeda dengan peraturan sebelumnya
1. III/a ke III/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit.
2. III/b ke III/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.
3. III/c ke III/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 6 angka kredit.
4. III/d ke IV/a wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 8 angka kredit.
5. IV/a ke IV/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit.
6. IV/b ke IV/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit (dan harus presentasi di depan tim penilai).
7. IV/c ke IV/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah dengan 14 angka kredit.
8. IV/d ke IV/e wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 20 angka kredit
From : http://tunas63.wordpress.com
1.Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(PermenPANRB) No. 16 Tahun 2009 tanggal 10 November 2009 tentang Jabatan
Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
2.Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor
14 Tahun 2010 tanggal 6 Mei 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Berdasar peraturan bersama ini, disebutkan dalam pasal 42: Peraturan Bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2013.
Berikut kutipan sebagian isi Juklak syarat kenaikan pangkat/jabatan guru yang berbeda dengan peraturan sebelumnya
1. III/a ke III/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit.
2. III/b ke III/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.
3. III/c ke III/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 6 angka kredit.
4. III/d ke IV/a wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 8 angka kredit.
5. IV/a ke IV/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit.
6. IV/b ke IV/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit (dan harus presentasi di depan tim penilai).
7. IV/c ke IV/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah dengan 14 angka kredit.
8. IV/d ke IV/e wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 20 angka kredit
From : http://tunas63.wordpress.com
Sunday, August 22, 2010
PAHLAWANKU MAKAN NASI BUNGKUS
Friday, August 20, 2010
Tips Membersihkan Monitor LCD
Banyak teman saya yang memiliki Laptop selalu mengeluh tentang LCD monitornya yang sering berdebu dan terdapat goresan. Ketika saya melihat cara mereka membersihkannya, saya melihat kebanyakan teman saya menggunakan cara yang salah dalam membersihkan monitor LCD-nya. Perlu diketahui, monitor LCD sangat berbeda dengan monitor CRT (monitor tabung biasa) sehingga cara membersihkannya juga berbeda dari cara membersihkan monitor CRT. Hal yang membuat LCD dan CRT sangat berbeda adalah LCD tidak dibuat dari kaca seperti CRT. LCD terbuat dari lapisan film yang mudah tergores, berdebu, dan kotor. Orang biasanya hanya membersihkan monitor LCD dengan air ledeng dan tisu/lap biasa seperti membersihkan kaca/monitor CRT. Akan tetapi, hal ini SALAH! Air ledeng biasanya mengandung Klorida yang bisa meninggalkan residu di layar LCD, sedangkan sembarang lap/tisu bisa menggores layar LCD yang sensitif.
Apa saja yang anda butuhkan? Untuk lebih amannya anda bisa menggunakan perangkat pembersih layar LCD (LCD Cleaner Kit) yang bisa dicari dengan mudah di toko peralatan komputer. Perangkat ini harganya bervariasi dari Rp 20.000 – Rp 150.000. Atau, jika anda cukup pelit :p, anda bisa menggunakan alat-alat beritkut:
1. Lap kacamata atau lap chamois yang halus atau lap dari bahan katun yang lembut
2. Cairan pembersih kacamata
Ingat, untuk lap yang digunakan, sangat disarankan lap yang khusus dan tidak digunakan untuk membersihkan barang lain. Sedangkan jika tidak punya pembersih kacamata, anda bisa menggunakan larutan campuran alkohol 70% dan air suling (atau air mineral) dengan perbandingan 1:2. Lalu bagaimana langkah-langkahnya?
1. Matikan Laptop/Layar LCD anda. Pastikan kabel dicabut dari stopkontak untuk memastikan tidak ada listrik yang mengalir.
2. Gunakan lap dari bahan berserat lembut seperti lap kacamata atau lap dari perangkat pembersih LCD yang kering, lalu sapukan dengan lembut ke layar LCD anda untuk membersihkan debu-debu kasar yang terlihat. INGAT, JANGAN DITEKAN!!! Jika anda memiliki kain microfiber, itu akan lebih baik.
3. Lalu, semprotkan cairan pembersih LCD ke kain lap khusus dari perangkat pembersih layar LCD anda. Atau, bisa juga anda me LCD!!!
4. Lap layar LCD anda dengan gerakan memutar. Lap dengan lembut dan jangan ditekan.
5. Biarkan layar LCD anda kering. Jangan tutup layar monitor anda sebelum kering, karena bisa menimbulkan embun.
6. Setelah benar-benar kering, anda bisa menghidupkan kembali layar LCD anda.
Agar layar LCD anda selalu bersih, pastikan anda membersihkannya secara berkala, sejarang-jarangnya satu minggu sekali.
Bagaimana, apakah artikel ini bermanfaat?
Apa saja yang anda butuhkan? Untuk lebih amannya anda bisa menggunakan perangkat pembersih layar LCD (LCD Cleaner Kit) yang bisa dicari dengan mudah di toko peralatan komputer. Perangkat ini harganya bervariasi dari Rp 20.000 – Rp 150.000. Atau, jika anda cukup pelit :p, anda bisa menggunakan alat-alat beritkut:
1. Lap kacamata atau lap chamois yang halus atau lap dari bahan katun yang lembut
2. Cairan pembersih kacamata
Ingat, untuk lap yang digunakan, sangat disarankan lap yang khusus dan tidak digunakan untuk membersihkan barang lain. Sedangkan jika tidak punya pembersih kacamata, anda bisa menggunakan larutan campuran alkohol 70% dan air suling (atau air mineral) dengan perbandingan 1:2. Lalu bagaimana langkah-langkahnya?
1. Matikan Laptop/Layar LCD anda. Pastikan kabel dicabut dari stopkontak untuk memastikan tidak ada listrik yang mengalir.
2. Gunakan lap dari bahan berserat lembut seperti lap kacamata atau lap dari perangkat pembersih LCD yang kering, lalu sapukan dengan lembut ke layar LCD anda untuk membersihkan debu-debu kasar yang terlihat. INGAT, JANGAN DITEKAN!!! Jika anda memiliki kain microfiber, itu akan lebih baik.
3. Lalu, semprotkan cairan pembersih LCD ke kain lap khusus dari perangkat pembersih layar LCD anda. Atau, bisa juga anda me LCD!!!
4. Lap layar LCD anda dengan gerakan memutar. Lap dengan lembut dan jangan ditekan.
5. Biarkan layar LCD anda kering. Jangan tutup layar monitor anda sebelum kering, karena bisa menimbulkan embun.
6. Setelah benar-benar kering, anda bisa menghidupkan kembali layar LCD anda.
Agar layar LCD anda selalu bersih, pastikan anda membersihkannya secara berkala, sejarang-jarangnya satu minggu sekali.
Bagaimana, apakah artikel ini bermanfaat?
Monday, August 09, 2010
World Without Oil
Seperti biasa, semalam tadi aku menonton saluran televisi kesayanganku. Apalagi kalau bukan National Geographic :D Kali ini, yang aku tonton adalah serial Aftermath, dengan judul "World Without Oil". Sekilas tentang serial Aftermath, serial ini nampaknya berisi prediksi-prediksi mengenai kejadian yang akan datang berdasarkan ilmu pengetahuan dan perhitungan-perhitungan dari keadaan sekarang ini. Singkatnya cerita ini adalah 'ramalan' kejadian yang akan terjadi berdasarkan perhitungan matematis dan sains.
Dilihat dari judulnya, kita bisa tahu bahwa cerita kali ini menceritakan apa yang terjadi apabila dunia telah kehabisan cadangan minyaknya. Yang dimaksud dengan minyak disini adalah Minyak Bumi dan hasil turunannya seperti bensin, avtur, minyak tanah, aspal, dll. Mungkin akan ada yang berpikir "Ah tidak menarik, kalo minyak bumi habis, emang kenapa? kan kita masih ada energi alternatif lain". Aku juga berpikir begitu sebelumnya. Tapi ternyata, masalahnya bukan hanya energi. Sadarkah kita kalau kita ternyata sangaaaat tergantung dengan yang namanya minyak bumi? Lihat sekeliling kita. Bisakah kita menyebutkan 10 saja benda yang dibuat oleh manusia tanpa keterlibatan minyak bumi? Plastik, besi, karet sampai yang namanya lipstik kalau diruntut kecara pembuatannya, pasti ada yang namanya minyak bumi. Sekali lagi, minyak bumi disni bisa juga berarti dalam bentuk turunannya.
Cerita dimulai dengan kejadian yang sedang terjadi di pertambangan minyak. Bumi sedang digali dan dikeruk untuk mengambil minyak yang ada di dalamnya. Seting cerita berada di Amerika. Mengapa? karena Amerika adalah negara di dunia yang ketergantungannya paling besar pada minyak bumi. Dalam cerita itu, tiba-tiba alarm di pertambangan minyak berbunyi. Alarm itu memberi sinyal bahwa cadangan minyak telah habis. Semua orang terkejut, karena ternyata jumlah minyak yang terkandung tidak sesuai dengan perhitungan. Minyak di dalam bumi telah benar-benar habis. Dengan bantuan media, berita ini akhirnya tersebar ke seluruh dunia. Masyarakat Amerika panik. Pemerintah mulai membatasi penggunaan dan penjualan cadangan minyak. Meskipun minyak di perut bumi sudah habis, Amerika masih mempunyai cadangan yang cukup untuk 1 tahun ke depan.
Sejak pertamakali berita minyak habis diberitakan, masalah sosial mulai terjadi. Orang-orang mulai mengantri di tempat penjualan bensin untuk mendapatkan tetesan-tetesan terakhir untuk bahan bakar kendaraan mereka. Beberapa hari setelah minyak habis, pemerintah mulai melakukan penghematan besar-besaran. Layanan sosial yang tidak begitu penting dihentikan demi penghematan cadangan minyak. Transportasi umum, listrik, industri dan lain sebagainya otomatis terganggu bahkan sampai terhenti. Masyarakat bertambah panik. Ekonomi mulai goncang. Pengiriman bahan makanan mulai dibatasi karena tidak ada bahan bakar untuk kendaraannya. Sebagai efek domino, masyarakat mulai kelaparan. Penjarahan terjadi dimana-mana. Bahkan toko yang menjual bahan makanan pun sampai dijaga oleh polisi bersenjata untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Hewan ternak banyak yang mati karena distribusi pakan yang tidak lancar. Orang mulai kembali ke masa lalu dimana perumahan mulai diubah menjadi tempat menanam untuk memenuhi kebutuhan lokal.
Beberapa bulan sejak minyak habis. Jalanan seluruh Amerika benar-benar sepi. Listrik sering dimatikan karena tak ada bahan bakar. Layanan sosial seperti rumah sakit mulai kesulitan karena tak ada listrik. Penyakit dan infeksi mulai menyebar. Bahkan untuk operasi pun, karet yang digunakan untuk sarung tangan dokter mulai langka. Sarung tangan untuk operasi harus diganti, tetapi untuk membuat karet sintetis butuh minyak bumi. Akibatnya infeksi tak bisa dihindarkan. Sampah-sampah tak bisa diangkut keluar kota.Orang mulai mencari bahan bakar alternatif. Semua orang tiba-tiba menjadi ahli kimia. Mereka mencoba mencampur sisa-sisa bahan bakar untuk menciptakan bahan bakar baru. Hanya kendaraan bermesin disel yang masih bisa digunakan dengan bahan bakar modifikasi itu. Negara lain pun mengalami hal yang sama. Ekonomi Jepang dan negara maju lainnya runtuh. Negara penghasil minyak di jazirah Arab juga bangkrut. Hanya negara berkembang seperti Brazil yang sudah mulai menggunakan biofuel yang masih bisa bertahan. Pemerintah Amerika pun mulai melirik biofuel. Seluruh Amerika menanam jagung dan tebu. Untuk panen kali ini, pemerintah dihadapkan pilihan sulit: hasil panen untuk makanan atau bahan bakar. Biofuel yang dihasilkan dari hasil panen seluruh negri tidak bisa memenuhi bahkan 1 persennya dari kebutuhan energi dalam negeri.
Bulan berganti bulan, tak terasa sudah setahun dunia hidup tanpa minyak. Dalam film itu diceritakan sebuah keluarga mempunyai seorang anak yang sakit. Mereka berniat membawa anak tersebut ke rumah sakit. Sang ayah berniat membawa mobil mereka akan tetapi bahan bakar sudah habis. Untung, si ayah masih mempunyai sedikit bahan bakar dalam drum kecil. Tahun lalu ia sedikit menimbun bensin untuk berjaga-jaga. Akan tetapi, setelah bensin dimasukkan ke dalam mobil, mesin mobil tersebut tetap tidak dapat jalan. Ternyata, bensin tersebut telah rusak karena disimpan terlalu lama. Akhirnya sang ayah harus menggendong anaknya ke rumah sakit. Sayang, nyawa anak tersebut akhirnya tak dapat diselamatkan.
Akhirnya sesuatu yang paling ditakutkan masyarakat Amerika pun terjadi: Musim Dingin. Orang sudah tidak dapat lagi bermimpi mengenai musim dingin yang hangat dengan alat penghangat. Sebelum salju benar-benar membuat kota beku, orang mulai pindah ke tempat yang lebih hangat. Kota-kota ditinggalkan bersama dengan mobil yang sudah tak bisa dipakai. Akhirnya selama musim dingin banyak kota-kota di Amerika menjadi kota mati.
Bertahun-tahun telah terjadi, tetapi keseimbangan kehidupan belum pulih seperti sediakala. Namun usaha manusia mulai membuahkan hasil. Para peneliti menemukan bahwa bahan bakar minyak dapat dihasilkan juga oleh sejenis alga. Kekuatannya melebihi bahan bakar yang dihasilkan tebu dan jagung. Perlahan tapi pasti manusia mulai bangkit kembali. Kita memang bisa bangkit. Tetapi, kejadian ini telah memakan begitu banyak korban dan biaya. Satu hal positif yang dicapai dengan hilangnya minyak ini adalah udara di bumi mulai bersih kembali. Polusi berkurang karena pabrik-pabrik dan kendaraan bermotor berhenti beroperasi. Manusia mulai memikirkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Mobil-mobil diganti dengan mobil listrik yang tidak mengeluarkan asap. Tapi pengorbanan yang telah terjadi, tetaplah menyakitkan. Terutama apabila kita sampai kehilangan orang-orang terkasih. Pengorbanan tidak akan lebih besar seandainya mulai saat ini kita mulai berhemat. Ya, demi bumi kita tercinta. from milis tetangga
Dilihat dari judulnya, kita bisa tahu bahwa cerita kali ini menceritakan apa yang terjadi apabila dunia telah kehabisan cadangan minyaknya. Yang dimaksud dengan minyak disini adalah Minyak Bumi dan hasil turunannya seperti bensin, avtur, minyak tanah, aspal, dll. Mungkin akan ada yang berpikir "Ah tidak menarik, kalo minyak bumi habis, emang kenapa? kan kita masih ada energi alternatif lain". Aku juga berpikir begitu sebelumnya. Tapi ternyata, masalahnya bukan hanya energi. Sadarkah kita kalau kita ternyata sangaaaat tergantung dengan yang namanya minyak bumi? Lihat sekeliling kita. Bisakah kita menyebutkan 10 saja benda yang dibuat oleh manusia tanpa keterlibatan minyak bumi? Plastik, besi, karet sampai yang namanya lipstik kalau diruntut kecara pembuatannya, pasti ada yang namanya minyak bumi. Sekali lagi, minyak bumi disni bisa juga berarti dalam bentuk turunannya.
Cerita dimulai dengan kejadian yang sedang terjadi di pertambangan minyak. Bumi sedang digali dan dikeruk untuk mengambil minyak yang ada di dalamnya. Seting cerita berada di Amerika. Mengapa? karena Amerika adalah negara di dunia yang ketergantungannya paling besar pada minyak bumi. Dalam cerita itu, tiba-tiba alarm di pertambangan minyak berbunyi. Alarm itu memberi sinyal bahwa cadangan minyak telah habis. Semua orang terkejut, karena ternyata jumlah minyak yang terkandung tidak sesuai dengan perhitungan. Minyak di dalam bumi telah benar-benar habis. Dengan bantuan media, berita ini akhirnya tersebar ke seluruh dunia. Masyarakat Amerika panik. Pemerintah mulai membatasi penggunaan dan penjualan cadangan minyak. Meskipun minyak di perut bumi sudah habis, Amerika masih mempunyai cadangan yang cukup untuk 1 tahun ke depan.
Sejak pertamakali berita minyak habis diberitakan, masalah sosial mulai terjadi. Orang-orang mulai mengantri di tempat penjualan bensin untuk mendapatkan tetesan-tetesan terakhir untuk bahan bakar kendaraan mereka. Beberapa hari setelah minyak habis, pemerintah mulai melakukan penghematan besar-besaran. Layanan sosial yang tidak begitu penting dihentikan demi penghematan cadangan minyak. Transportasi umum, listrik, industri dan lain sebagainya otomatis terganggu bahkan sampai terhenti. Masyarakat bertambah panik. Ekonomi mulai goncang. Pengiriman bahan makanan mulai dibatasi karena tidak ada bahan bakar untuk kendaraannya. Sebagai efek domino, masyarakat mulai kelaparan. Penjarahan terjadi dimana-mana. Bahkan toko yang menjual bahan makanan pun sampai dijaga oleh polisi bersenjata untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Hewan ternak banyak yang mati karena distribusi pakan yang tidak lancar. Orang mulai kembali ke masa lalu dimana perumahan mulai diubah menjadi tempat menanam untuk memenuhi kebutuhan lokal.
Beberapa bulan sejak minyak habis. Jalanan seluruh Amerika benar-benar sepi. Listrik sering dimatikan karena tak ada bahan bakar. Layanan sosial seperti rumah sakit mulai kesulitan karena tak ada listrik. Penyakit dan infeksi mulai menyebar. Bahkan untuk operasi pun, karet yang digunakan untuk sarung tangan dokter mulai langka. Sarung tangan untuk operasi harus diganti, tetapi untuk membuat karet sintetis butuh minyak bumi. Akibatnya infeksi tak bisa dihindarkan. Sampah-sampah tak bisa diangkut keluar kota.Orang mulai mencari bahan bakar alternatif. Semua orang tiba-tiba menjadi ahli kimia. Mereka mencoba mencampur sisa-sisa bahan bakar untuk menciptakan bahan bakar baru. Hanya kendaraan bermesin disel yang masih bisa digunakan dengan bahan bakar modifikasi itu. Negara lain pun mengalami hal yang sama. Ekonomi Jepang dan negara maju lainnya runtuh. Negara penghasil minyak di jazirah Arab juga bangkrut. Hanya negara berkembang seperti Brazil yang sudah mulai menggunakan biofuel yang masih bisa bertahan. Pemerintah Amerika pun mulai melirik biofuel. Seluruh Amerika menanam jagung dan tebu. Untuk panen kali ini, pemerintah dihadapkan pilihan sulit: hasil panen untuk makanan atau bahan bakar. Biofuel yang dihasilkan dari hasil panen seluruh negri tidak bisa memenuhi bahkan 1 persennya dari kebutuhan energi dalam negeri.
Bulan berganti bulan, tak terasa sudah setahun dunia hidup tanpa minyak. Dalam film itu diceritakan sebuah keluarga mempunyai seorang anak yang sakit. Mereka berniat membawa anak tersebut ke rumah sakit. Sang ayah berniat membawa mobil mereka akan tetapi bahan bakar sudah habis. Untung, si ayah masih mempunyai sedikit bahan bakar dalam drum kecil. Tahun lalu ia sedikit menimbun bensin untuk berjaga-jaga. Akan tetapi, setelah bensin dimasukkan ke dalam mobil, mesin mobil tersebut tetap tidak dapat jalan. Ternyata, bensin tersebut telah rusak karena disimpan terlalu lama. Akhirnya sang ayah harus menggendong anaknya ke rumah sakit. Sayang, nyawa anak tersebut akhirnya tak dapat diselamatkan.
Akhirnya sesuatu yang paling ditakutkan masyarakat Amerika pun terjadi: Musim Dingin. Orang sudah tidak dapat lagi bermimpi mengenai musim dingin yang hangat dengan alat penghangat. Sebelum salju benar-benar membuat kota beku, orang mulai pindah ke tempat yang lebih hangat. Kota-kota ditinggalkan bersama dengan mobil yang sudah tak bisa dipakai. Akhirnya selama musim dingin banyak kota-kota di Amerika menjadi kota mati.
Bertahun-tahun telah terjadi, tetapi keseimbangan kehidupan belum pulih seperti sediakala. Namun usaha manusia mulai membuahkan hasil. Para peneliti menemukan bahwa bahan bakar minyak dapat dihasilkan juga oleh sejenis alga. Kekuatannya melebihi bahan bakar yang dihasilkan tebu dan jagung. Perlahan tapi pasti manusia mulai bangkit kembali. Kita memang bisa bangkit. Tetapi, kejadian ini telah memakan begitu banyak korban dan biaya. Satu hal positif yang dicapai dengan hilangnya minyak ini adalah udara di bumi mulai bersih kembali. Polusi berkurang karena pabrik-pabrik dan kendaraan bermotor berhenti beroperasi. Manusia mulai memikirkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Mobil-mobil diganti dengan mobil listrik yang tidak mengeluarkan asap. Tapi pengorbanan yang telah terjadi, tetaplah menyakitkan. Terutama apabila kita sampai kehilangan orang-orang terkasih. Pengorbanan tidak akan lebih besar seandainya mulai saat ini kita mulai berhemat. Ya, demi bumi kita tercinta. from milis tetangga
Biofuel Mengancam Bumi
Namanya Marion King Hubbert, seorang ilmuan geologi yang bekerja pada laboratorium penelitian Perusahaan Shell di Houston, Texas. Dialah yang mengungkapkan akan habisnya sumber daya energi dari minyak bumi karena eksplorasi secara terus menerus, dalam jurnal ilmiahnya di tahun 1956. inilah yang kita kenal dengan Teori Peak Oil. Hubbert mengatakan, eksploitasi besar-besaran akan terjadi sekitar tahun 2000, setelah itu produksi akan menurun dan tahun 2200 minyak bumi tinggal kenangan.
Kampus, ITS Online - Seperti yang kita tahu, minyak bumi berasal dari fosil makhluk hidup yang berasal dari puluhan juta tahun yang lalu. Melalui proses kimiawi, jasad yang mengendap selama berjuta-juta tahun tersebut berubah menjadi minyak bumi. Makhluk hidup tersebut tentunya hidup dalam masa tertentu, sudah pasti jumlahnya pun tertentu. Ini berarti minyak bumi yang ada juga terbatas pada jumlah tertentu.
Hubbert memang tepat memprediksi produksi minyak AS yang menurun pada dekade 1970an, tapi tidak dengan belahan dunia lainnya. Begitu pula dengan Colin Campbell, Geolog yang sama seperti Hubbert juga tanpa henti melakukan revisi atas prediksi puncak produksi minyak dunia. Pada dasarnya, baik Hubbert maupun Campbell tidak pernah menyebutkan angka sesungguhnya jumlah persedian minyak dunia. Tapi bagaimanapun juga minyak bumi pasti akan habis, di mana permintaan jauh lebih tinggi dari persediaan.
Pada masa itulah sebuah energi alternatif berperan. Saat bumi tak lagi memiliki minyak bumi, maka pilihan-pilihan energi lain akan menjadi solusi. Secara umum, saat ini telah terdapat sembilan kategori energi alternatif yang sedang dikembangkan dunia. Mereka adalah energi termal lautan, angin, surya, energi dari sampah, energi dari tanaman, energi dari bumi (geothermal), energi dari hidrogen, dan terakhir adalah energi nuklir.
Dari ketujuh jenis energi alternatif tersebut, energi yang berasal dari tanaman saat ini mendapatkan prioritas utama di berbagai tempat di dunia. Energi dari tanaman inilah yang kita kenal dengan Bahan Bakar Nabati (BBN). Bahan Bakar Nabati, dalam bentuk bioetanol dan biodisel ini seolah menjadi secercah harapan baru bagi dunia untuk menggantikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dipastikan akan habis. Bioetanol dan biodisel telah dibuktikan mampu menggantikan bensin dan solar sebagai nyawa utama transportasi dunia yang mengkonsumsi energi paling besar.
Lantas, apakah dengan begitu permasalahan energi akan terselesaikan? Ternyata tidak. Di balik harapan cerah tersebut tersimpan potensi bencana yang serius. BBN memang bisa terus diperbaharui, tapi bahan bakunya menjadi permasalahan tersendiri bagi Bumi. Seperti kita ketahui, BBN merupakan bahan bakar yang berbahan baku tumbuhan. Minyak bio-ethanol berasal dari tumbuhan tebu, jagung, singkong, ubi dan sagu, sedangkan bio-diesel dari sisa olahan sawit, kelapa, jarak pagar, dan kapuk. Semua tanaman tersebut tentunya membutuhkan lahan yang besar untuk memproduksi bahan bakunya. Di sinilah letak masalah tersebut.
Pertengahan Februari lalu, telah diluncurkan dua penelitian yang mengungkapkan dampak nyata produksi biofuel terhadap pemanasan global. Penelitian tersebut dilakukan oleh The Nature Conservancy di Minnesota dan Princeton University, keduanya di Amerika Serikat (AS). Mereka sepaham bahwa produksi biofuel lebih banyak berdampak negatif ketimbang positifnya.
Para peneliti tersebut mengungkapkan, kebutuhan etanol yang memerlukan bahan-bahan jagung, tebu, dan sejenisnya telah menyebabkan banyak lahan-lahan di seluruh dunia, seperti hutan hujan tropis dan padang rumput tempat hewan-hewan liar berkembang, dikonversi menjadi lahan untuk menanam bahan-bahan untuk keperluan ethanol tersebut. Akibatnya, terjadi pelepasan gas karbon ke udara dalam jumlah besar. Para peneliti Princeton mendapatkan data bahwa Duapuluh persen dari gas CO2 dihasilkan dari berubahnya fungsi tanah dan hutan-hutan yang hilang menjadi perkebunan.
Di Brazil sudah banyak kebun energi dibuat dengan mengkonversi hutan alam. Tak jauh berbeda dengan Malaysia dan Indonesia yang mengkonversi hutan menjadi kebun kelapa sawit, baik untuk biodisel maupun industri minyak goreng. Kebun-kebun energi inilah yang merusak habitat hutan alam, menghancurkan seluruh kekayaan hayati hutan yang tidak ternilai harganya, dan pada akhirnya akan mengubah landscape hutan alam secara total. Belum lagi efek pestisida yang digunakan untuk memperbaiki kualitas tanaman terhadap tanah dan populasi sekitarnya.
Alih-alih mengurangi emisi karbon, pembukaan kebun energi justru memunculkan masalah baru. Dan pada dasarnya penggunaan biofuel atau Bahan Bakar Nabati hanya memindahkan persoalan, dari masalah berkurangnya bahan bakar fosil ke masalah penggunaan lahan yang kurang tepat.
Di sisi lain, biofuel ternyata membawa efek kepada permasalahan pangan dunia. Beberapa penelitain menyebutkan bahwa tanaman yang berpotensi menjadi biofuel kebanyakan berasal dari tanaman pertanian. Maka krisis pangan pun bisa jadi akan terus berlangsung, karena akan terjadi perebutan komoditas untuk kepentingan produksi bahan bakar dan kepentingan pangan.
Fakta lain yang juga harus dipikirkan adalah luas lahan yang harus digunakan untuk kebun energi. Suatu saat BBM akan habis sama sekali, yang artinya akan diganti dengan BBN 100%. Semisal kita bicara Indonesia saja. Tahun 2008, konsumsi solar diperkirakan 11,8 juta kiloliter. Jika produksi Jarak Pagar adalah 1590 liter/hektar/tahun, maka akan dibutuhkan 7.421.384 hektar ladang pohon jarak (74.213 km2). Luas ini sama dengan dua kali luas wilayah Jawa Barat. Belum lagi untuk total konsumsi nasional BBM jenis premium yang diganti sepenuhnya dengan bahan bakar bio jenis bioetanol. Maka, akan lebih luas lagi wilayah di Indonesia yang harus digunakan untuk pengembangan energi terbarukan berbasiskan tanaman. Lalu apakah sebagian besar lahan di bumi ini nantinya akan menjadi kebun energi? Maka di mana anak cucu kita akan membangun rumahnya?
Ancaman lain akan datang dari negara-negara industri besar yaang akan memasok energi nabati dari daerah penghasil biofuel. Dan sepertinya cerita akan berulang, di mana para negara adidaya yang rakus energi kembali membutuhkan lahan luas dan prasyarat tumbuh lain untuk industri agrofuel. Kembali, lahan-lahan negara selatan akan menjadi sapi perah melalui industrialisasi pertanian.
Untuk itu, mulai kini dunia pun sudah harus memikirkan bagaimana menangani permasalahan yang bahkan belum terjadi. Alternatif energi memang menjadi solusi semakin habisnya cadangan perut bumi. Meski begitu, setiap kebijakan sudah semestinya memikirkan segala aspek, mulai dari lingkungan, ekonomi, dan sosial. Mari kita jaga bumi kita beserta isinya.
Emal Zain MTB
Mahasiswa Teknik Sipil ITS
Artikel diambil dari its.ac.id
Kampus, ITS Online - Seperti yang kita tahu, minyak bumi berasal dari fosil makhluk hidup yang berasal dari puluhan juta tahun yang lalu. Melalui proses kimiawi, jasad yang mengendap selama berjuta-juta tahun tersebut berubah menjadi minyak bumi. Makhluk hidup tersebut tentunya hidup dalam masa tertentu, sudah pasti jumlahnya pun tertentu. Ini berarti minyak bumi yang ada juga terbatas pada jumlah tertentu.
Hubbert memang tepat memprediksi produksi minyak AS yang menurun pada dekade 1970an, tapi tidak dengan belahan dunia lainnya. Begitu pula dengan Colin Campbell, Geolog yang sama seperti Hubbert juga tanpa henti melakukan revisi atas prediksi puncak produksi minyak dunia. Pada dasarnya, baik Hubbert maupun Campbell tidak pernah menyebutkan angka sesungguhnya jumlah persedian minyak dunia. Tapi bagaimanapun juga minyak bumi pasti akan habis, di mana permintaan jauh lebih tinggi dari persediaan.
Pada masa itulah sebuah energi alternatif berperan. Saat bumi tak lagi memiliki minyak bumi, maka pilihan-pilihan energi lain akan menjadi solusi. Secara umum, saat ini telah terdapat sembilan kategori energi alternatif yang sedang dikembangkan dunia. Mereka adalah energi termal lautan, angin, surya, energi dari sampah, energi dari tanaman, energi dari bumi (geothermal), energi dari hidrogen, dan terakhir adalah energi nuklir.
Dari ketujuh jenis energi alternatif tersebut, energi yang berasal dari tanaman saat ini mendapatkan prioritas utama di berbagai tempat di dunia. Energi dari tanaman inilah yang kita kenal dengan Bahan Bakar Nabati (BBN). Bahan Bakar Nabati, dalam bentuk bioetanol dan biodisel ini seolah menjadi secercah harapan baru bagi dunia untuk menggantikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dipastikan akan habis. Bioetanol dan biodisel telah dibuktikan mampu menggantikan bensin dan solar sebagai nyawa utama transportasi dunia yang mengkonsumsi energi paling besar.
Lantas, apakah dengan begitu permasalahan energi akan terselesaikan? Ternyata tidak. Di balik harapan cerah tersebut tersimpan potensi bencana yang serius. BBN memang bisa terus diperbaharui, tapi bahan bakunya menjadi permasalahan tersendiri bagi Bumi. Seperti kita ketahui, BBN merupakan bahan bakar yang berbahan baku tumbuhan. Minyak bio-ethanol berasal dari tumbuhan tebu, jagung, singkong, ubi dan sagu, sedangkan bio-diesel dari sisa olahan sawit, kelapa, jarak pagar, dan kapuk. Semua tanaman tersebut tentunya membutuhkan lahan yang besar untuk memproduksi bahan bakunya. Di sinilah letak masalah tersebut.
Pertengahan Februari lalu, telah diluncurkan dua penelitian yang mengungkapkan dampak nyata produksi biofuel terhadap pemanasan global. Penelitian tersebut dilakukan oleh The Nature Conservancy di Minnesota dan Princeton University, keduanya di Amerika Serikat (AS). Mereka sepaham bahwa produksi biofuel lebih banyak berdampak negatif ketimbang positifnya.
Para peneliti tersebut mengungkapkan, kebutuhan etanol yang memerlukan bahan-bahan jagung, tebu, dan sejenisnya telah menyebabkan banyak lahan-lahan di seluruh dunia, seperti hutan hujan tropis dan padang rumput tempat hewan-hewan liar berkembang, dikonversi menjadi lahan untuk menanam bahan-bahan untuk keperluan ethanol tersebut. Akibatnya, terjadi pelepasan gas karbon ke udara dalam jumlah besar. Para peneliti Princeton mendapatkan data bahwa Duapuluh persen dari gas CO2 dihasilkan dari berubahnya fungsi tanah dan hutan-hutan yang hilang menjadi perkebunan.
Di Brazil sudah banyak kebun energi dibuat dengan mengkonversi hutan alam. Tak jauh berbeda dengan Malaysia dan Indonesia yang mengkonversi hutan menjadi kebun kelapa sawit, baik untuk biodisel maupun industri minyak goreng. Kebun-kebun energi inilah yang merusak habitat hutan alam, menghancurkan seluruh kekayaan hayati hutan yang tidak ternilai harganya, dan pada akhirnya akan mengubah landscape hutan alam secara total. Belum lagi efek pestisida yang digunakan untuk memperbaiki kualitas tanaman terhadap tanah dan populasi sekitarnya.
Alih-alih mengurangi emisi karbon, pembukaan kebun energi justru memunculkan masalah baru. Dan pada dasarnya penggunaan biofuel atau Bahan Bakar Nabati hanya memindahkan persoalan, dari masalah berkurangnya bahan bakar fosil ke masalah penggunaan lahan yang kurang tepat.
Di sisi lain, biofuel ternyata membawa efek kepada permasalahan pangan dunia. Beberapa penelitain menyebutkan bahwa tanaman yang berpotensi menjadi biofuel kebanyakan berasal dari tanaman pertanian. Maka krisis pangan pun bisa jadi akan terus berlangsung, karena akan terjadi perebutan komoditas untuk kepentingan produksi bahan bakar dan kepentingan pangan.
Fakta lain yang juga harus dipikirkan adalah luas lahan yang harus digunakan untuk kebun energi. Suatu saat BBM akan habis sama sekali, yang artinya akan diganti dengan BBN 100%. Semisal kita bicara Indonesia saja. Tahun 2008, konsumsi solar diperkirakan 11,8 juta kiloliter. Jika produksi Jarak Pagar adalah 1590 liter/hektar/tahun, maka akan dibutuhkan 7.421.384 hektar ladang pohon jarak (74.213 km2). Luas ini sama dengan dua kali luas wilayah Jawa Barat. Belum lagi untuk total konsumsi nasional BBM jenis premium yang diganti sepenuhnya dengan bahan bakar bio jenis bioetanol. Maka, akan lebih luas lagi wilayah di Indonesia yang harus digunakan untuk pengembangan energi terbarukan berbasiskan tanaman. Lalu apakah sebagian besar lahan di bumi ini nantinya akan menjadi kebun energi? Maka di mana anak cucu kita akan membangun rumahnya?
Ancaman lain akan datang dari negara-negara industri besar yaang akan memasok energi nabati dari daerah penghasil biofuel. Dan sepertinya cerita akan berulang, di mana para negara adidaya yang rakus energi kembali membutuhkan lahan luas dan prasyarat tumbuh lain untuk industri agrofuel. Kembali, lahan-lahan negara selatan akan menjadi sapi perah melalui industrialisasi pertanian.
Untuk itu, mulai kini dunia pun sudah harus memikirkan bagaimana menangani permasalahan yang bahkan belum terjadi. Alternatif energi memang menjadi solusi semakin habisnya cadangan perut bumi. Meski begitu, setiap kebijakan sudah semestinya memikirkan segala aspek, mulai dari lingkungan, ekonomi, dan sosial. Mari kita jaga bumi kita beserta isinya.
Emal Zain MTB
Mahasiswa Teknik Sipil ITS
Artikel diambil dari its.ac.id
Masa Depan Bumi Saat Matahari Berevolusi
Posted by ivie on Feb 3, 2008 in Bumi, Matahari | 158 comments
[Translate]
Perubahan iklim dan pemanasan global yang terjadi akhir-akhir ini menjadi salah satu efek yang sangat signifikan dalam perubahan kondisi Bumi selama beberapa dekade dan abad ke depan. Namun, bagaimana dengan nasib Bumi jika terjadi pemanasan bertahap saat Matahari menuju masa akhir hidupnya sebagai bintang katai putih? Akankah Bumi bertahan, ataukah masa tersebut akan menjadi masa akhir kehidupan Bumi?
Bintang Raksasa Merah. Impresi artis. Sumber : Universetoday
Milyaran tahun lagi, Matahari akan mengembang menjadi bintang raksasa merah. Saat itu, ia akan membesar dan menelan orbit Bumi. Akankah Bumi ditelan oleh Matahari seperti halnya Venus dan Merkurius? Pertanyaan ini telah menjadi diskusi panjang di kalangan astronom. Akankah kehidupan di Bumi tetap ada saat matahari menjadi Katai Putih?
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan K.-P. Schr¨oder dan Robert Connon Smith, ketika Matahari menjadi bintang raksasa merah, ekuatornya bahkan sudah melebihi jarak Mars. Dengan demikian, seluruh planet dalam di Tata Surya akan ditelan olehnya. Akan tiba saatnya ketika peningkatan fluks Matahari juga meningkatkan temperatur rata-rata di Bumi sampai pada level yang tidak memungkinkan mekanisme biologi dan mekanisme lainnya tahan terhadap kondisi tersebut.
Saat Matahari memasuki tahap akhir evolusi kehidupannya, ia akan mengalami kehilangan massa yang besar melalui angin bintang. Dan saat Matahari bertumbuh (membesar dalam ukuran), ia akan kehilangan massa sehingga planet-planet yang mengitarinya bergerak spiral keluar. Lagi-lagi pertanyaannya bagaimana dengan Bumi? Akankah Matahari yang sedang mengembang itu mengambil alih planet-planet yang bergerak spiral, atau akankah Bumi dan bahkan Venus bisa lolos dari cengkeramannya?
Perhitungan yang dilakukan oleh K.-P Schroder dan Robert Cannon Smith menunjukan, saat Matahari menjadi bintang raksasa merah di usianya yang ke 7,59 milyar tahun, ia akan mulai mengalami kehilangan massa. Matahari pada saat itu akan mengembang dan memiliki radius 256 kali radiusnya saat ini dan massanya akan tereduksi sampai 67% dari massanya sekarang. Saat mengembang, Matahari akan menyapu Tata Surya bagian dalam dengan sangat cepat, hanya dalam 5 juta tahun. Setelah itu ia akan langsung masuk pada tahap pembakaran helium yang juga akan berlangsung dengan sangat cepat, hanya sekitar 130 juta tahun. Matahari akan terus membesar melampaui orbit Merkurius dan kemudian Venus. Nah, pada saat Matahari akan mendekati Bumi, ia akan kehilangan massa 4.9 x 1020 ton setiap tahunnya (setara dengan 8% massa Bumi).
Perjalanan evolusi Matahari sejak lahir sampai akhir masa hidupnya sebagai bintang katai putih. Saat ini Matahari berada di deret Utama (Main Sequence)
Setelah mencapai tahap akhir sebagai raksasa merah, Matahari akan menghamburkan selubungnya dan inti Matahari akan menyusut menjadi objek seukuran Bumi yang mengandung setengah massa yang pernah dimiliki Matahari. Saat itu, Matahari sudah menjadi bintang katai putih. Bintang kompak ini pada awalnya sangat panas dengan temperatur lebih dari 100 ribu derajat namun tanpa energi nuklir, dan ia akan mendingin dengan berlalunya waktu seiring dengan sisa planet dan asteroid yang masih mengelilinginya.
Zona Laik Huni yang Baru
Saat ini Bumi berada di dalam zona habitasi / laik huni dalam Tata Surya. Zona laik huni atau habitasi merupakan area di dekat bintang di mana planet yang berada di situ memiliki air berbentuk cair di permukaannya dengan temperatur rata-rata yang mendukung adanya kehidupan. Dalam perhitungan yang dilakukan Schroder dan Smith, temperatur planet tersebut bisa menjadi sangat ekstrim dan tidak nyaman untuk kehidupan, namun syarat utama zona habitasinya adalah keberadaan air yang cair.
Terbitnya bintang raksasa merah. Impresi artis. Sumber: Jeff Bryant’s Space Art.
Tak dapat dipungkiri, saat Matahari jadi Raksasa Merah, zona habitasi akan lenyap dengan cepat. Saat Matahari melampaui orbit Bumi dalam beberapa juta tahun, ia akan menguapkan lautan di Bumi dan radiasi Matahari akan memusnahkan hidrogen dari air. Saat itu Bumi tidak lagi memiliki lautan. Tetapi, suatu saat nanti, ia akan mencair kembali. Nah saat Bumi tidak lagi berada dalam area habitasi, lantas bagaimana dengan kehidupan di dalamnya? Akankah mereka bertahan atau mungkin beradaptasi dengan kondisi yang baru tersebut? Atau itulah akhir dari perjalanan kehidupan di planet Bumi?
Yang menarik, meskipun Bumi tak lagi berada dalam zona habitasi, planet-planet lain di luar Bumi akan masuk dalam zona habitasi baru milik Matahari dan mereka akan berubah menjadi planet layak huni. Zona habitasi yang baru dari Matahari akan berada pada kisaran 49,4 SA – 71,4 SA. Ini berarti areanya akan meliputi juga area Sabuk Kuiper, dan dunia es yang ada disana saat ini akan meleleh. Dengan demikian objek-objek disekitar Pluto yang tadinya mengandung es sekarang justru memiliki air dalam bentuk cairan yang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan. Bahkan bisa jadi Eris akan menumbuhkan kehidupan baru dan menjadi rumah yang baru bagi kehidupan.
Bagaimana dengan Bumi?
Apakah ini akhir perjalanan planet Bumi? Ataukah Bumi akan selamat? Berdasarkan perhitungan Schroder dan Smith Bumi tidak akan bisa menyelamatkan diri. Bahkan meskipun Bumi memperluas orbitnya 50% dari orbit yang sekarang ia tetap tidak memiliki pluang untuk selamat. Matahari yang sedang mengembang akan menelan Bumi sebelum ia mencapai batas akhir masa sebagai raksasa merah. Setelah menelan Bumi, Matahari akan mengembang 0,25 SA lagi dan masih memiliki waktu 500 ribu tahun untuk terus bertumbuh.
Matahari yang menjadi raksasa merah akan mengisi langit seperti yang tampak dari bumi. Gambar ini menunjukan topografi Bumi yang sudah meleleh menjadi lava. Tampak siluet bulan dengan latar raksasa merah. Copyright William K. Hartmann
Saat Bumi ditelan, ia akan masuk ke dalam atmosfer Matahari. Pada saat itu Bumi akan mengalami tabrakan dengan partikel-partikel gas. Orbitnya akan menyusut dan ia akan bergerak spiral kedalam. Itulah akhir dari kisah perjalanan Bumi.
Sedikit berandai-andai, bagaimana menyelamatkan Bumi? Jika Bumi berada pada jarak 1.15 SA (saat ini 1 SA) maka ia akan dapat selamat dari fasa pengembangan Matahari tersebut. Nah bagaimana bisa membawa Bumi ke posisi itu?? Meskipun terlihat seperti kisah fiksi ilmiah, namun Schroder dan Smith menyarankan agar teknologi masa depan dapat mencari cara untuk menambah kecepatan Bumi agar bisa bergerak spiral keluar dari Matahari menuju titik selamat tersebut.
Yang menarik untuk dikaji adalah, umat manusia seringkali gemar berbicara tentang masa depan Bumi milyaran tahun ke depan, padahal di depan mata, kerusakan itu sudah mulai terjadi. Bumi saat ini sudah mengalami kerusakan awal akibat ulah manusia, dan hal ini akan terus terjadi. Bisa jadi akhir perjalanan Bumi bukan disebabkan oleh evolusi matahari, tapi oleh ulah manusia itu sendiri. Tapi bisa jadi juga manusia akan menemukan caranya sendiri untuk lolos dari situasi terburuk yang akan dihadapi.
Sumber : Arxiv : Distant future of the Sun and Earth revisited
Posted by ivie on Feb 3, 2008 in Bumi, Matahari | 158 comments
[Translate]
Perubahan iklim dan pemanasan global yang terjadi akhir-akhir ini menjadi salah satu efek yang sangat signifikan dalam perubahan kondisi Bumi selama beberapa dekade dan abad ke depan. Namun, bagaimana dengan nasib Bumi jika terjadi pemanasan bertahap saat Matahari menuju masa akhir hidupnya sebagai bintang katai putih? Akankah Bumi bertahan, ataukah masa tersebut akan menjadi masa akhir kehidupan Bumi?
Bintang Raksasa Merah. Impresi artis. Sumber : Universetoday
Milyaran tahun lagi, Matahari akan mengembang menjadi bintang raksasa merah. Saat itu, ia akan membesar dan menelan orbit Bumi. Akankah Bumi ditelan oleh Matahari seperti halnya Venus dan Merkurius? Pertanyaan ini telah menjadi diskusi panjang di kalangan astronom. Akankah kehidupan di Bumi tetap ada saat matahari menjadi Katai Putih?
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan K.-P. Schr¨oder dan Robert Connon Smith, ketika Matahari menjadi bintang raksasa merah, ekuatornya bahkan sudah melebihi jarak Mars. Dengan demikian, seluruh planet dalam di Tata Surya akan ditelan olehnya. Akan tiba saatnya ketika peningkatan fluks Matahari juga meningkatkan temperatur rata-rata di Bumi sampai pada level yang tidak memungkinkan mekanisme biologi dan mekanisme lainnya tahan terhadap kondisi tersebut.
Saat Matahari memasuki tahap akhir evolusi kehidupannya, ia akan mengalami kehilangan massa yang besar melalui angin bintang. Dan saat Matahari bertumbuh (membesar dalam ukuran), ia akan kehilangan massa sehingga planet-planet yang mengitarinya bergerak spiral keluar. Lagi-lagi pertanyaannya bagaimana dengan Bumi? Akankah Matahari yang sedang mengembang itu mengambil alih planet-planet yang bergerak spiral, atau akankah Bumi dan bahkan Venus bisa lolos dari cengkeramannya?
Perhitungan yang dilakukan oleh K.-P Schroder dan Robert Cannon Smith menunjukan, saat Matahari menjadi bintang raksasa merah di usianya yang ke 7,59 milyar tahun, ia akan mulai mengalami kehilangan massa. Matahari pada saat itu akan mengembang dan memiliki radius 256 kali radiusnya saat ini dan massanya akan tereduksi sampai 67% dari massanya sekarang. Saat mengembang, Matahari akan menyapu Tata Surya bagian dalam dengan sangat cepat, hanya dalam 5 juta tahun. Setelah itu ia akan langsung masuk pada tahap pembakaran helium yang juga akan berlangsung dengan sangat cepat, hanya sekitar 130 juta tahun. Matahari akan terus membesar melampaui orbit Merkurius dan kemudian Venus. Nah, pada saat Matahari akan mendekati Bumi, ia akan kehilangan massa 4.9 x 1020 ton setiap tahunnya (setara dengan 8% massa Bumi).
Perjalanan evolusi Matahari sejak lahir sampai akhir masa hidupnya sebagai bintang katai putih. Saat ini Matahari berada di deret Utama (Main Sequence)
Setelah mencapai tahap akhir sebagai raksasa merah, Matahari akan menghamburkan selubungnya dan inti Matahari akan menyusut menjadi objek seukuran Bumi yang mengandung setengah massa yang pernah dimiliki Matahari. Saat itu, Matahari sudah menjadi bintang katai putih. Bintang kompak ini pada awalnya sangat panas dengan temperatur lebih dari 100 ribu derajat namun tanpa energi nuklir, dan ia akan mendingin dengan berlalunya waktu seiring dengan sisa planet dan asteroid yang masih mengelilinginya.
Zona Laik Huni yang Baru
Saat ini Bumi berada di dalam zona habitasi / laik huni dalam Tata Surya. Zona laik huni atau habitasi merupakan area di dekat bintang di mana planet yang berada di situ memiliki air berbentuk cair di permukaannya dengan temperatur rata-rata yang mendukung adanya kehidupan. Dalam perhitungan yang dilakukan Schroder dan Smith, temperatur planet tersebut bisa menjadi sangat ekstrim dan tidak nyaman untuk kehidupan, namun syarat utama zona habitasinya adalah keberadaan air yang cair.
Terbitnya bintang raksasa merah. Impresi artis. Sumber: Jeff Bryant’s Space Art.
Tak dapat dipungkiri, saat Matahari jadi Raksasa Merah, zona habitasi akan lenyap dengan cepat. Saat Matahari melampaui orbit Bumi dalam beberapa juta tahun, ia akan menguapkan lautan di Bumi dan radiasi Matahari akan memusnahkan hidrogen dari air. Saat itu Bumi tidak lagi memiliki lautan. Tetapi, suatu saat nanti, ia akan mencair kembali. Nah saat Bumi tidak lagi berada dalam area habitasi, lantas bagaimana dengan kehidupan di dalamnya? Akankah mereka bertahan atau mungkin beradaptasi dengan kondisi yang baru tersebut? Atau itulah akhir dari perjalanan kehidupan di planet Bumi?
Yang menarik, meskipun Bumi tak lagi berada dalam zona habitasi, planet-planet lain di luar Bumi akan masuk dalam zona habitasi baru milik Matahari dan mereka akan berubah menjadi planet layak huni. Zona habitasi yang baru dari Matahari akan berada pada kisaran 49,4 SA – 71,4 SA. Ini berarti areanya akan meliputi juga area Sabuk Kuiper, dan dunia es yang ada disana saat ini akan meleleh. Dengan demikian objek-objek disekitar Pluto yang tadinya mengandung es sekarang justru memiliki air dalam bentuk cairan yang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan. Bahkan bisa jadi Eris akan menumbuhkan kehidupan baru dan menjadi rumah yang baru bagi kehidupan.
Bagaimana dengan Bumi?
Apakah ini akhir perjalanan planet Bumi? Ataukah Bumi akan selamat? Berdasarkan perhitungan Schroder dan Smith Bumi tidak akan bisa menyelamatkan diri. Bahkan meskipun Bumi memperluas orbitnya 50% dari orbit yang sekarang ia tetap tidak memiliki pluang untuk selamat. Matahari yang sedang mengembang akan menelan Bumi sebelum ia mencapai batas akhir masa sebagai raksasa merah. Setelah menelan Bumi, Matahari akan mengembang 0,25 SA lagi dan masih memiliki waktu 500 ribu tahun untuk terus bertumbuh.
Matahari yang menjadi raksasa merah akan mengisi langit seperti yang tampak dari bumi. Gambar ini menunjukan topografi Bumi yang sudah meleleh menjadi lava. Tampak siluet bulan dengan latar raksasa merah. Copyright William K. Hartmann
Saat Bumi ditelan, ia akan masuk ke dalam atmosfer Matahari. Pada saat itu Bumi akan mengalami tabrakan dengan partikel-partikel gas. Orbitnya akan menyusut dan ia akan bergerak spiral kedalam. Itulah akhir dari kisah perjalanan Bumi.
Sedikit berandai-andai, bagaimana menyelamatkan Bumi? Jika Bumi berada pada jarak 1.15 SA (saat ini 1 SA) maka ia akan dapat selamat dari fasa pengembangan Matahari tersebut. Nah bagaimana bisa membawa Bumi ke posisi itu?? Meskipun terlihat seperti kisah fiksi ilmiah, namun Schroder dan Smith menyarankan agar teknologi masa depan dapat mencari cara untuk menambah kecepatan Bumi agar bisa bergerak spiral keluar dari Matahari menuju titik selamat tersebut.
Yang menarik untuk dikaji adalah, umat manusia seringkali gemar berbicara tentang masa depan Bumi milyaran tahun ke depan, padahal di depan mata, kerusakan itu sudah mulai terjadi. Bumi saat ini sudah mengalami kerusakan awal akibat ulah manusia, dan hal ini akan terus terjadi. Bisa jadi akhir perjalanan Bumi bukan disebabkan oleh evolusi matahari, tapi oleh ulah manusia itu sendiri. Tapi bisa jadi juga manusia akan menemukan caranya sendiri untuk lolos dari situasi terburuk yang akan dihadapi.
Sumber : Arxiv : Distant future of the Sun and Earth revisited
Minyak Goreng: Bahan Bakar Masa Depan?
Minyak Goreng: Bahan Bakar Masa Depan?
Ditulis oleh Redaksi chem-is-try.org pada 04-05-2003
Saat dunia menghadapi naik turunnya harga minyak mentah sebagai akibat konflik Irak, para ilmuwan dan para pemrakarsa teknologi energi alternatif menolehkan kepala pada minyak nabati seperti yang dipakai untuk menggoreng French fries (kentang goreng).
Mereka mengatakan bahwa minyak yang diperoleh dari kacang kedelai, jagung, atau tanaman lain menjanjikan suatu bentuk bahan bakar alternatif yang bisa diperbaharui. Artinya bahan bakar ini akan selalu bisa diproduksi, tidak seperti bahan bakar minyak bumi yang suatu saat akan habis.
"Inilah saatnya bagi kita untuk beralih dari minyak bumi ke minyak dari tumbuhan," ujar Charris Ford, seorang pemrakarsa penggunaan bahan bakar alternatif. Di rumahnya di Telluride, Colorado, Ford berhasil memodifikasi truk diesel sehingga bisa dijalankan menggunakan bahan bakar minyak goreng yang dikumpulkan dari restoran sekitar.
Ford adalah salah satu dari sekian banyak orang yang bermimpi menggunakan minyak nabati untuk berbagai keperluan, baik sebagai bahan bakar kendaraan sekaligus pelindung mesin, hingga fungsi sebagai pelumas pada mesin-mesin industri.
Tidak seperti produk minyak bumi, minyak dari tumbuhan lebih mudah diuraikan, tidak beracun, dan dibuat dari sesuatu yang bisa tumbuh lagi. Bila digunakan sebagai bahan bakar, minyak ini menghasilkan hanya sedikit gas yang memberi efek rumah kaca dibanding bahan bakar minyak bumi. Minyak ini juga bisa menjalankan kendaraan dalam jarak 3 persen lebih jauh, sementara emisi nitrogen oksida yang dihasilkannya berkurang sampai 75 persen.
Yang menjadi masalah adalah bahwa pelumas dari minyak nabati tidak bisa diandalkan pada suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin. Saat panas, minyak akan mengalami oksidasi dan terurai, sedangkan bila terlalu dingin minyak akan membeku. Kedua-duanya bukanlah sifat yang bisa diterima bila minyak itu difungsikan sebagai pelindung mesin. Masalah lain adalah tingginya biaya pengembangan minyak tumbuhan untuk keperluan mesin dibanding dengan produk berbasis minyak bumi.
Modifikasi Kimia
Menghadapi hambatan di atas, beberapa tim ilmuwan sedang mengembangkan sebuah cara yang berkaitan dengan perombakan susunan molekul penyusun minyak nabati sehingga bisa pas dipakai sebagai bahan bakar. Temuan pailng maju didapatkan dari para ahli kimia di National Center for Agricultural Utilization Research (NCAUR) Departemen Pertanian AS yang bermarkas di Peoria, Illinois.
"Lewat modifikasi kimia, kami berusaha membuat beberapa perubahan pada struktur molekulnya," ujar Atanu Adhvaryu, peneliti di NCAUR, sekaligus pimpinan tim yang bertugas memodifikasi minyak nabati untuk digunakan pada mesin kendaraan dan mesin industri.
Para peneliti NCAUR mengatakan minyak kedelai yang sudah mereka modifikasi secara kimia kini telah menjadi minyak yang lebih stabil terhadap temperatur dan memiliki daya lubrikasi yang lebih baik.
Seperti minyak tumbuhan lain, minyak kedelai tersusun dari apa yang secara ilmiah dikenal sebagai molekul trigliserida. Molekul yang di bawah mikroskop terlihat seperti huruf E itu strukturnya similar dan terdiri dari banyak ikatan ganda.
Bila molekul-molekuk berikatan ganda ini terkena oksigen dari udara dan panas yang tinggi, mereka akan merapat, teroksidasi, dan kadang kala pecah. Pada suhu rendah molekul-molekul tersebut dengan mudah terikat satu sama lain, membentuk kristal-kristal, yang dalam bentuk kasat matanya berarti beku.
Nah, apa yang dilakukan Adhvaryu dan timnya adalah mengubah struktur simetris molekul tersebut sehingga mereka tidak lagi berbentuk ikatan-ikatan ganda dan tidak bisa lagi terlekat satu sama lain saat suhu menjadi dingin.
Hasilnya: minyak tumbuhan yang lebih stabil baik dalam suhu tinggi maupun rendah, meski tidak lagi bisa dimakan. Selain itu modifikasi kimia juga mampu mengubahnya lebih memiliki sifat pelumas. "Dengan kemajuan tersebut, lima atau enam tahun ke depan akan ada banyak permintaan terhadap minyak semacam ini," ujar Adhvaryu.
Keuntungan Bagi Lingkungan
Mengapa minyak nabati sebaiknya dipilih? Para ilmuwan mengatakan minyak ini jauh lebih ramah lingkungan karena lebih bisa diuraikan dibanding minyak bumi. Bila tertumpah di tanah, minyak ini akan terurai hingga 98 persennya. Sedangkan produk minyak bumi hanya akan terurai 20 hingga 40 persen saja.
Lebih lagi, seperti telah disebut di atas, minyak nabati adalah sumber yang bisa diperbaharui. Saat pasokan berkurang, tanaman-tanaman seperti kedelai atau jagung bisa segera ditanam untuk diambil minyaknya, suatu hal yang sekaligus memberi keuntungan industri pertanian. Minyak bumi, di lain pihak, adalah sumber yang tidak bisa diperbaharui. Saat persedian menipis, maka kita tidak bisa membuat minyak bumi.
Menurut Ford, salah satu argumen yang umum didengarnya mengenai penggunaan minyak nabati sebagai bahan bakar adalah saat ini tidak cukup banyak minyak tersebut bila semua orang menggunakannya sebagai bahan bakar atau pelumas.
"Saya selalu menjawab mereka dengan berkata, ’Kita juga tidak mempunyai cukup minyak bumi,’" kata Ford. "Kita tidak meninggalkan jaman batu karena kita kehabisan batu. Sungguh sangat bodoh bila kita menunggu hingga minyak bumi benar-benar habis untuk mulai menciptakan bahan bakar alternatif."
Tambahan lagi, berdasarkan penelitian Departemen Energi AS, minyak nabati yang dipakai pada mesin mengurangi hampir semua bentuk polusi udara dibanding penggunaan minyak bumi. Minyak ini juga tidak menghasilkan emisi karbon dioksida yang menjadi penyebab utama pemanasan global.
Lebih dari itu, penggunaan minyak nabati sebagai pengganti minyak bumi diperkirakan dapat mengurangi resiko kanker hingga 94 persen. "Bicara tentang kesehatan, minyak bumi dikenal sebagai bahan yang bersifat karsinogen. Sebaliknya minyak nabati tidak beracun dan nyaris tidak menimbulkan gangguan pada manusia, hewan dan tanaman," ujar Ford. "Dan hasil pembakarannya berbau seperti kentang goreng…" (nationalgeographic/wsn)
Ditulis oleh Redaksi chem-is-try.org pada 04-05-2003
Saat dunia menghadapi naik turunnya harga minyak mentah sebagai akibat konflik Irak, para ilmuwan dan para pemrakarsa teknologi energi alternatif menolehkan kepala pada minyak nabati seperti yang dipakai untuk menggoreng French fries (kentang goreng).
Mereka mengatakan bahwa minyak yang diperoleh dari kacang kedelai, jagung, atau tanaman lain menjanjikan suatu bentuk bahan bakar alternatif yang bisa diperbaharui. Artinya bahan bakar ini akan selalu bisa diproduksi, tidak seperti bahan bakar minyak bumi yang suatu saat akan habis.
"Inilah saatnya bagi kita untuk beralih dari minyak bumi ke minyak dari tumbuhan," ujar Charris Ford, seorang pemrakarsa penggunaan bahan bakar alternatif. Di rumahnya di Telluride, Colorado, Ford berhasil memodifikasi truk diesel sehingga bisa dijalankan menggunakan bahan bakar minyak goreng yang dikumpulkan dari restoran sekitar.
Ford adalah salah satu dari sekian banyak orang yang bermimpi menggunakan minyak nabati untuk berbagai keperluan, baik sebagai bahan bakar kendaraan sekaligus pelindung mesin, hingga fungsi sebagai pelumas pada mesin-mesin industri.
Tidak seperti produk minyak bumi, minyak dari tumbuhan lebih mudah diuraikan, tidak beracun, dan dibuat dari sesuatu yang bisa tumbuh lagi. Bila digunakan sebagai bahan bakar, minyak ini menghasilkan hanya sedikit gas yang memberi efek rumah kaca dibanding bahan bakar minyak bumi. Minyak ini juga bisa menjalankan kendaraan dalam jarak 3 persen lebih jauh, sementara emisi nitrogen oksida yang dihasilkannya berkurang sampai 75 persen.
Yang menjadi masalah adalah bahwa pelumas dari minyak nabati tidak bisa diandalkan pada suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin. Saat panas, minyak akan mengalami oksidasi dan terurai, sedangkan bila terlalu dingin minyak akan membeku. Kedua-duanya bukanlah sifat yang bisa diterima bila minyak itu difungsikan sebagai pelindung mesin. Masalah lain adalah tingginya biaya pengembangan minyak tumbuhan untuk keperluan mesin dibanding dengan produk berbasis minyak bumi.
Modifikasi Kimia
Menghadapi hambatan di atas, beberapa tim ilmuwan sedang mengembangkan sebuah cara yang berkaitan dengan perombakan susunan molekul penyusun minyak nabati sehingga bisa pas dipakai sebagai bahan bakar. Temuan pailng maju didapatkan dari para ahli kimia di National Center for Agricultural Utilization Research (NCAUR) Departemen Pertanian AS yang bermarkas di Peoria, Illinois.
"Lewat modifikasi kimia, kami berusaha membuat beberapa perubahan pada struktur molekulnya," ujar Atanu Adhvaryu, peneliti di NCAUR, sekaligus pimpinan tim yang bertugas memodifikasi minyak nabati untuk digunakan pada mesin kendaraan dan mesin industri.
Para peneliti NCAUR mengatakan minyak kedelai yang sudah mereka modifikasi secara kimia kini telah menjadi minyak yang lebih stabil terhadap temperatur dan memiliki daya lubrikasi yang lebih baik.
Seperti minyak tumbuhan lain, minyak kedelai tersusun dari apa yang secara ilmiah dikenal sebagai molekul trigliserida. Molekul yang di bawah mikroskop terlihat seperti huruf E itu strukturnya similar dan terdiri dari banyak ikatan ganda.
Bila molekul-molekuk berikatan ganda ini terkena oksigen dari udara dan panas yang tinggi, mereka akan merapat, teroksidasi, dan kadang kala pecah. Pada suhu rendah molekul-molekul tersebut dengan mudah terikat satu sama lain, membentuk kristal-kristal, yang dalam bentuk kasat matanya berarti beku.
Nah, apa yang dilakukan Adhvaryu dan timnya adalah mengubah struktur simetris molekul tersebut sehingga mereka tidak lagi berbentuk ikatan-ikatan ganda dan tidak bisa lagi terlekat satu sama lain saat suhu menjadi dingin.
Hasilnya: minyak tumbuhan yang lebih stabil baik dalam suhu tinggi maupun rendah, meski tidak lagi bisa dimakan. Selain itu modifikasi kimia juga mampu mengubahnya lebih memiliki sifat pelumas. "Dengan kemajuan tersebut, lima atau enam tahun ke depan akan ada banyak permintaan terhadap minyak semacam ini," ujar Adhvaryu.
Keuntungan Bagi Lingkungan
Mengapa minyak nabati sebaiknya dipilih? Para ilmuwan mengatakan minyak ini jauh lebih ramah lingkungan karena lebih bisa diuraikan dibanding minyak bumi. Bila tertumpah di tanah, minyak ini akan terurai hingga 98 persennya. Sedangkan produk minyak bumi hanya akan terurai 20 hingga 40 persen saja.
Lebih lagi, seperti telah disebut di atas, minyak nabati adalah sumber yang bisa diperbaharui. Saat pasokan berkurang, tanaman-tanaman seperti kedelai atau jagung bisa segera ditanam untuk diambil minyaknya, suatu hal yang sekaligus memberi keuntungan industri pertanian. Minyak bumi, di lain pihak, adalah sumber yang tidak bisa diperbaharui. Saat persedian menipis, maka kita tidak bisa membuat minyak bumi.
Menurut Ford, salah satu argumen yang umum didengarnya mengenai penggunaan minyak nabati sebagai bahan bakar adalah saat ini tidak cukup banyak minyak tersebut bila semua orang menggunakannya sebagai bahan bakar atau pelumas.
"Saya selalu menjawab mereka dengan berkata, ’Kita juga tidak mempunyai cukup minyak bumi,’" kata Ford. "Kita tidak meninggalkan jaman batu karena kita kehabisan batu. Sungguh sangat bodoh bila kita menunggu hingga minyak bumi benar-benar habis untuk mulai menciptakan bahan bakar alternatif."
Tambahan lagi, berdasarkan penelitian Departemen Energi AS, minyak nabati yang dipakai pada mesin mengurangi hampir semua bentuk polusi udara dibanding penggunaan minyak bumi. Minyak ini juga tidak menghasilkan emisi karbon dioksida yang menjadi penyebab utama pemanasan global.
Lebih dari itu, penggunaan minyak nabati sebagai pengganti minyak bumi diperkirakan dapat mengurangi resiko kanker hingga 94 persen. "Bicara tentang kesehatan, minyak bumi dikenal sebagai bahan yang bersifat karsinogen. Sebaliknya minyak nabati tidak beracun dan nyaris tidak menimbulkan gangguan pada manusia, hewan dan tanaman," ujar Ford. "Dan hasil pembakarannya berbau seperti kentang goreng…" (nationalgeographic/wsn)
BAHAN BAKAR BIO, MASA DEPAN INDONESIA
Indonesia akhirnya menjadi negara pengimpor minyak, lebih cepat dari perkiraan pemerintah, 2008. Kenyataan ironis ini semestinya sudah bisa memaksa negara yang dulunya kaya minyak menggali dan memanfaatkan berbagai potensi energi alternatif. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memang telah mengembangkan teknologi pembuatan biodiesel dan bioetanol, sekaligus menggunakannya untuk kendaraan di lingkungan lembaga riset ini, sejak setahun lalu.
Uji coba untuk mengetahui kelayakannya, jelas Kusmayanto Kadiman selaku Kepala BPPT. Biodiesel berpotensi menggantikan solar dan gasohol untuk bensin, seharusnya bisa jadi solusi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) seperti sekarang. Penggunaan energi alternatif diharapkan dapat menggantikan hampir 40 persen kebutuhan BBM yang diimpor. Sebaliknya devisa yang dihemat untuk membeli BBM bisa untuk memproduksi bahan bakar bio. Dua bahan bakar alternatif itu berasal dari sumber terbarukan seperti kelapa sawit dan jarak pagar (Jathropa curcas). Biodiesel termasuk golongan alkohol dengan nama kimia alkil ester bersifat sama dengan solar, bahkan lebih baik nilai cetanenya.
Biodiesel dapat digunakan pada mesin diesel tanpa modifikasi. Sedangkan bioetanol memiliki senyawa kimia alkohol sama dengan yang ditemukan pada bir dan anggur. Pembuatannya juga melalui fermentasi biomasa yang berkandungan karbohidrat tinggi seperti tepung singkong, tebu, atau selulosa. Penggunaan bioetanol dicampur bensin untuk kendaraan disebut gasohol. Namun, bioetanol hanya memiliki dua-pertiga energi bensin.
Penguapan bioetanol dari cair ke gas juga tidak secepat bensin. Karena itu penggunaan bioetanol murni pada kendaraan akan menimbulkan masalah. Tetapi masalah dapat diatasi dengan mengubah desain mesin dan reformulasi bahan bakar. Penggunaan bioetanol dicampur dengan bensin dengan komposisi 10:90 telah berdampak positif bagi lingkungan. Uji coba BPPT menunjukkan E10 menghasilkan emisi karbon (CO dan CO2), sulfur dioksida (SO2) lebih rendah dibanding bensin.
Keuntungan lain penggunaan biodiesel adalah penghematan sumber energi yang tidak terbarukan dan berkurangnya biaya kesehatan akibat pencemaran udara. Penggunaan sumber nabati seperti minyak kelapa dan CPO (Crude Palm Oil) sebagai bahan baku produksi biodiesel juga akan akan membuka peluang usaha bagi para petani. Riset biodiesel Riset biodiesel telah dilaksanakan di seluruh dunia khususnya di Austria, Jerman, Perancis, dan Amerika Serikat. Bahan bakunya antara lain kedelai, rapeseed, dan bunga matahari.
Di Indonesia, penelitian biodiesel dirintis oleh Lemigas dan Pertamina yang mencampur biodiesel dengan solar dengan rasio 30:70 untuk kendaraan bermesin diesel komersial, 1996. Institusi riset lain kini juga mengembangkan biodiesel seperti Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, Balai Besar Mekanisasi Pertanian Deptan, ITB, dan LIPI. Menurut kebijakan umum di sektor energi cetak biru Pengelolaan Energi Nasional (PEN) pemanfaatan bioetanol dan biodiesel ditetapkan 2 persen tahun 2010 dan 5 persen 2025. Untuk mencapai target Ditjen LPE telah membentuk tim untuk mengkaji berbagai insentif yang diperlukan untuk pengembangan biodiesel dan bioetanol. Misalnya insentif dari pemerintah bagi pembangunan pabrik biofuel lewat reduksi pajak dan pengurangan bunga pinjaman. Beberapa pihak berharap insentif penggunaan biofuel lewat pembebasan pajak.
Hal ini tidak dapat ditetapkan bila bahan bakar fosil disubsidi dan komoditas tersebut masih peka secara politis, urai Kusmayanto. Di luar negeri penggunaan energi terbarukan justru yang disubsidi, sedang pengguna BBM dikenakan pajak. Bila 2 persen konsumsi minyak solar tahun 2010 diganti dengan biodiesel, ini berarti diperlukan 720.000 kiloliter biodiesel. Ini berdampak pada kebutuhan pasokan CPO dan tanaman jenis lainnya sekitar 720.000 ton yang ditanam di 205.000 hektar perkebunan. Hal ini dapat menciptakan kesempatan kerja bagi 100.000 tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit dan 5.000 di pabrik biodiesel di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
Menurut Arie Rahmadi, General Affair Manager Balai Rekayasa Desain dan Sistem Teknologi BPPT, sebuah pabrik percontohan skala kecil sudah dibangun di Puspiptek Serpong dengan kapasitas 3 ton per hari, namun yang diproduksi baru 1.500 liter per hari. Jumlah itu sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar bus di BPPT jelasnya. Perintisan penggunaan biodiesel memang menyasar kendaraan bermotor milik pemerintah. Departemen yang akan mengikuti jejak BPPT adalah ESDM. BPPT membantu membangun pabrik serupa di Riau dengan kapasitas 8 ton per hari.
Provinsi dengan perkebunan kelapa sawit yang tergolong paling luas di Indonesia ini akan memproduksi biodiesel untuk memenuhi kebutuhan pembangkit di kawasan perkebunan itu dan masyarakat sekitarnya. Pembuatan biodiesel ditargetkan akan mensubstitusi sekitar 4 persen atau 1,5 juta kiloliter dari kebutuhan solar di Indonesia. Meski relatif kecil, jumlah rupiah yang dapat dihemat mencapai Rp 7,5 triliun dengan asumsi harga solar Rp 5.000 per liter. Saat ini pembuatan biodiesel masih menggunakan CPO yang harganya relatif tinggi. Bila harga CPO dapat diturunkan maka harga biodiesel pun akan semakin kompetitif. (Yuni ikawati)
Sumber : Kompas (19/7/05
Uji coba untuk mengetahui kelayakannya, jelas Kusmayanto Kadiman selaku Kepala BPPT. Biodiesel berpotensi menggantikan solar dan gasohol untuk bensin, seharusnya bisa jadi solusi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) seperti sekarang. Penggunaan energi alternatif diharapkan dapat menggantikan hampir 40 persen kebutuhan BBM yang diimpor. Sebaliknya devisa yang dihemat untuk membeli BBM bisa untuk memproduksi bahan bakar bio. Dua bahan bakar alternatif itu berasal dari sumber terbarukan seperti kelapa sawit dan jarak pagar (Jathropa curcas). Biodiesel termasuk golongan alkohol dengan nama kimia alkil ester bersifat sama dengan solar, bahkan lebih baik nilai cetanenya.
Biodiesel dapat digunakan pada mesin diesel tanpa modifikasi. Sedangkan bioetanol memiliki senyawa kimia alkohol sama dengan yang ditemukan pada bir dan anggur. Pembuatannya juga melalui fermentasi biomasa yang berkandungan karbohidrat tinggi seperti tepung singkong, tebu, atau selulosa. Penggunaan bioetanol dicampur bensin untuk kendaraan disebut gasohol. Namun, bioetanol hanya memiliki dua-pertiga energi bensin.
Penguapan bioetanol dari cair ke gas juga tidak secepat bensin. Karena itu penggunaan bioetanol murni pada kendaraan akan menimbulkan masalah. Tetapi masalah dapat diatasi dengan mengubah desain mesin dan reformulasi bahan bakar. Penggunaan bioetanol dicampur dengan bensin dengan komposisi 10:90 telah berdampak positif bagi lingkungan. Uji coba BPPT menunjukkan E10 menghasilkan emisi karbon (CO dan CO2), sulfur dioksida (SO2) lebih rendah dibanding bensin.
Keuntungan lain penggunaan biodiesel adalah penghematan sumber energi yang tidak terbarukan dan berkurangnya biaya kesehatan akibat pencemaran udara. Penggunaan sumber nabati seperti minyak kelapa dan CPO (Crude Palm Oil) sebagai bahan baku produksi biodiesel juga akan akan membuka peluang usaha bagi para petani. Riset biodiesel Riset biodiesel telah dilaksanakan di seluruh dunia khususnya di Austria, Jerman, Perancis, dan Amerika Serikat. Bahan bakunya antara lain kedelai, rapeseed, dan bunga matahari.
Di Indonesia, penelitian biodiesel dirintis oleh Lemigas dan Pertamina yang mencampur biodiesel dengan solar dengan rasio 30:70 untuk kendaraan bermesin diesel komersial, 1996. Institusi riset lain kini juga mengembangkan biodiesel seperti Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, Balai Besar Mekanisasi Pertanian Deptan, ITB, dan LIPI. Menurut kebijakan umum di sektor energi cetak biru Pengelolaan Energi Nasional (PEN) pemanfaatan bioetanol dan biodiesel ditetapkan 2 persen tahun 2010 dan 5 persen 2025. Untuk mencapai target Ditjen LPE telah membentuk tim untuk mengkaji berbagai insentif yang diperlukan untuk pengembangan biodiesel dan bioetanol. Misalnya insentif dari pemerintah bagi pembangunan pabrik biofuel lewat reduksi pajak dan pengurangan bunga pinjaman. Beberapa pihak berharap insentif penggunaan biofuel lewat pembebasan pajak.
Hal ini tidak dapat ditetapkan bila bahan bakar fosil disubsidi dan komoditas tersebut masih peka secara politis, urai Kusmayanto. Di luar negeri penggunaan energi terbarukan justru yang disubsidi, sedang pengguna BBM dikenakan pajak. Bila 2 persen konsumsi minyak solar tahun 2010 diganti dengan biodiesel, ini berarti diperlukan 720.000 kiloliter biodiesel. Ini berdampak pada kebutuhan pasokan CPO dan tanaman jenis lainnya sekitar 720.000 ton yang ditanam di 205.000 hektar perkebunan. Hal ini dapat menciptakan kesempatan kerja bagi 100.000 tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit dan 5.000 di pabrik biodiesel di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
Menurut Arie Rahmadi, General Affair Manager Balai Rekayasa Desain dan Sistem Teknologi BPPT, sebuah pabrik percontohan skala kecil sudah dibangun di Puspiptek Serpong dengan kapasitas 3 ton per hari, namun yang diproduksi baru 1.500 liter per hari. Jumlah itu sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar bus di BPPT jelasnya. Perintisan penggunaan biodiesel memang menyasar kendaraan bermotor milik pemerintah. Departemen yang akan mengikuti jejak BPPT adalah ESDM. BPPT membantu membangun pabrik serupa di Riau dengan kapasitas 8 ton per hari.
Provinsi dengan perkebunan kelapa sawit yang tergolong paling luas di Indonesia ini akan memproduksi biodiesel untuk memenuhi kebutuhan pembangkit di kawasan perkebunan itu dan masyarakat sekitarnya. Pembuatan biodiesel ditargetkan akan mensubstitusi sekitar 4 persen atau 1,5 juta kiloliter dari kebutuhan solar di Indonesia. Meski relatif kecil, jumlah rupiah yang dapat dihemat mencapai Rp 7,5 triliun dengan asumsi harga solar Rp 5.000 per liter. Saat ini pembuatan biodiesel masih menggunakan CPO yang harganya relatif tinggi. Bila harga CPO dapat diturunkan maka harga biodiesel pun akan semakin kompetitif. (Yuni ikawati)
Sumber : Kompas (19/7/05
Friday, August 06, 2010
Rahasia KEKAYAAN ORANG-ORANG CINA
oleh: hendythox
Pengarang : Andreas Lee Tan
Orang-Orang Cina dan Indonesia telah berbaur sejak zaman dahulu, ketika penduduk bangsa ini masih sedikit. Orang cina bisa dibilang lebih menguasai perekonomian bangsa ini walaupun jumlahnya sedikit. Ada data yang menyebutkan bahwa jumlah orang Cina di Indonesia hanya 7 persen tetapi mereka menguasai hampir 70 persen perekonomian bangsa ini.
Sebagai sebuah suku Bangsa, orabng Cina mempunyai ciri-ciri fisik tubuh yang berbeda dari suku bangsa-suku bangsa pribumi. Secara kebudayaan dan bahasa lisan dan tertulis, budaya dan keyakinan keagamaanpun menjadi atribut bagi cici-ciri kecinaan mereka. Kegiatan kehidupan mereka yang terpusat pada perdagangan, industri, dan berbagai peyananjasa yang tidak digeluti oleh anggota masyarakat setempat telah membuat mereka menjadi sebuah suku bangsa yang berbeda.
Jarak sosial dan budaya dengan masyarakat setempat ini dipertegas karena agama mereka meperbolehkan memakan daging babi. Hal ini bertentangan dengan keyakinan Islam dari mayarakat setempat.
Ajaran Konfusianisme atau Kong Hu Cu istilah aslinya adalah Rujiao yang berati agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Sebenarnya kalau orang mau melihat secara utuh tentang Rujiao atau Agama Khonghucu, maka orang akan tahu bahwa dalam agama ini juga terdapat ritual yang harus dilaksanakan oleh penganutnya. Agama Khonghucu mengajarkan hubungan antar sesama manusia atau "Ren Dao" dan hubungan dengan Sang Pencipta Alam Semesta (Tian Dao) yang disebut "Tian" atau "Shang Di"
Dalam mencari penghidupan, orang-orang Cina lebih memilih untuk berdagang. Berbeda dengan bangsa pribumi yang lebih memilih untuk menjadi pegawai, terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kepiawaian orang Cina dalam berdagang lalu menjadi rahasia umum.Orang Cina dapat membedakan dengan tegas antara urusan bisnis dan urusan pribadi. Hasil keuntungan harus digunakan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan lagi. Uang harus menjadi uang, bukan untuk menimbun utang atau berfoya-foya.
Selain itu orang Cina berani mengambil resiko karena berdagang itu penuh resiko. Sifat bisnis pedagang Cina yang lain adalah tahan banting, Mereka harus kuat, termasuk sanggup mengorbankan diri dalam beberapa hal, seperti waktu, tenaga, dan uang demi mencapai tujuan menjadi orang kaya, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Dan mereka juga percaya pada takdir, tapi tidak mau menyerah pada nasib, mereka percaya nasib ibarat roda, sesekali diatas dan sesekali dibawah
Kerja keras tanpa kenal lelah menjadi ciri dari orang Cina yang mengakibatkan mereka unggul dari yang lain. Ada filsafat Cina yang berbunyi seperti ini : "Hiduplah nikmat, maka nanti kau akan sengsara. Orang-orang yang sukses dibentuk dari kehidupan yang sulit". Jadi dalam berusaha, banyak pengusaha yang awalnya bersusah susah dahulu, kemudian baru ketika sudah kaya mulai berani bersenang-senang.
Bangsa Cina ini mempunyai sifat-sifat yang agak aneh dibanding bangsa-bangsa yang lain, orang Cina itu kalau yang terbaik untuk dijual, sedang yang jelek untuk dipakai sendiri.
Orang Cina itu pekerja keras dan cerdas, orang Cina kalau ayahnya jualan kacang buntelan, maka pada saat anaknya nanti, usaha sudah menjadi pabrik kacang, jadi untuk faktor enterpreneurship mungkin cina itu nomor satu didunia.
Di Cina sebulan umumnya bekerja 60 jam, enam hari seminggu. Meski sekitar 20 jam diantaranya terhitung lembur, tapi mereka tidak mendapatkan upah tambahan dari kerja ekstra itu. Kerja keras seolah-olah menjadi jalan satu-satunya, hal ini tidak perlu dipersoalkan jika kita memiliki pekerjaan yang kita senangi
Ada ungkapan "Orang Cina bisa berdagang di kampung Melayu, tetapi orang Melayu belum tentu bisa berdagang di kawasan orang Cina", salah satu sebab adalah mereka lebih cincai, fleksibel, lebih ramah dan lebih menjaga "nama", karena mereka berpikiran jauh kedepan, bahwa kepercayaan adalah modal yang tak terbatas dalam bidang dagang, bukannya pribumi tidak mempunyai pemikiran itu, tetapi persentase yang mau memanfaatkan pemikiran dan sikap itulah yang belum merata.
Orang Cina selalu menginginkan perubahan secara total, maka hijrah adalah sebuah keharusan, orang itu harus hijrah bukan saja secara fisik melainkan juga mental, jiwa, dan mendekatkan diri pada-Nya. Keinginan seseorang untuk berubah adalah kunci utama keberhasilan orang Cina.
Setiap pedagang Cina dapat mengambil hikmah dan belajar dari kegagalannya. Mereka mengevaluasi segala kekurangan, kelemahan, kesalahan, dan kegagalan. Mereka terus belajar dari kegagalan itu. Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya, sebaliknya justru akan membuatnya lebih gigih, kegagalan kedua dijadikannya pelajaran, kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak, kegagalan yang seterusnya akan menguji kesabaran dan ketabahannya. Gagal beberapa kali bagi orang cina tidak berarti akan gagal untuk seterusnya. Orang Cina percaya dan yakin mereka pasti akan berhasil suatu hari nanti.
Prinsip bisnis orang Cina, yakni agresif, jangan melepas peluang, berani mengambil resiko, tahan banting, tidak mau menyerah pada nasib, dan semangat juang. Jangan melepas peluang, sekali melepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali.
Sadar akan posisinya yang minoritas, mereka merasa perlu menerapkan strategi yang tepat agar bisnis mereka bisa suvive dan berkembang. Dimanapun mereka berada, strategi pertama yang mesti ditempuh adalah mendekati sang penguasa. Dengan "memegang" penguasa, peoses bisnis yang mereka jalankan diharapkan bisa berlangsung aman dan lancar. Penguasa yang dimaksud disini bisa pejabat pemerintah, pemuka masyarakat, militer,dan tokoh-tokoh yang dianggap berpengaruh. Bagaimana bentuk hubungan dan relasi yang dijalin itu, tentu saja, bergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi.
Keberuntungan yang diyakini orang cina adalah patung kucing berwarna emas dengan salah satu tangan (kiri kalo tidak salah) terus bergoyang, patung ini disebut zhao cai mao dan lambainnya untuk memanggil pembeli.
from milis tetangga
Pengarang : Andreas Lee Tan
Orang-Orang Cina dan Indonesia telah berbaur sejak zaman dahulu, ketika penduduk bangsa ini masih sedikit. Orang cina bisa dibilang lebih menguasai perekonomian bangsa ini walaupun jumlahnya sedikit. Ada data yang menyebutkan bahwa jumlah orang Cina di Indonesia hanya 7 persen tetapi mereka menguasai hampir 70 persen perekonomian bangsa ini.
Sebagai sebuah suku Bangsa, orabng Cina mempunyai ciri-ciri fisik tubuh yang berbeda dari suku bangsa-suku bangsa pribumi. Secara kebudayaan dan bahasa lisan dan tertulis, budaya dan keyakinan keagamaanpun menjadi atribut bagi cici-ciri kecinaan mereka. Kegiatan kehidupan mereka yang terpusat pada perdagangan, industri, dan berbagai peyananjasa yang tidak digeluti oleh anggota masyarakat setempat telah membuat mereka menjadi sebuah suku bangsa yang berbeda.
Jarak sosial dan budaya dengan masyarakat setempat ini dipertegas karena agama mereka meperbolehkan memakan daging babi. Hal ini bertentangan dengan keyakinan Islam dari mayarakat setempat.
Ajaran Konfusianisme atau Kong Hu Cu istilah aslinya adalah Rujiao yang berati agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Sebenarnya kalau orang mau melihat secara utuh tentang Rujiao atau Agama Khonghucu, maka orang akan tahu bahwa dalam agama ini juga terdapat ritual yang harus dilaksanakan oleh penganutnya. Agama Khonghucu mengajarkan hubungan antar sesama manusia atau "Ren Dao" dan hubungan dengan Sang Pencipta Alam Semesta (Tian Dao) yang disebut "Tian" atau "Shang Di"
Dalam mencari penghidupan, orang-orang Cina lebih memilih untuk berdagang. Berbeda dengan bangsa pribumi yang lebih memilih untuk menjadi pegawai, terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kepiawaian orang Cina dalam berdagang lalu menjadi rahasia umum.Orang Cina dapat membedakan dengan tegas antara urusan bisnis dan urusan pribadi. Hasil keuntungan harus digunakan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan lagi. Uang harus menjadi uang, bukan untuk menimbun utang atau berfoya-foya.
Selain itu orang Cina berani mengambil resiko karena berdagang itu penuh resiko. Sifat bisnis pedagang Cina yang lain adalah tahan banting, Mereka harus kuat, termasuk sanggup mengorbankan diri dalam beberapa hal, seperti waktu, tenaga, dan uang demi mencapai tujuan menjadi orang kaya, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Dan mereka juga percaya pada takdir, tapi tidak mau menyerah pada nasib, mereka percaya nasib ibarat roda, sesekali diatas dan sesekali dibawah
Kerja keras tanpa kenal lelah menjadi ciri dari orang Cina yang mengakibatkan mereka unggul dari yang lain. Ada filsafat Cina yang berbunyi seperti ini : "Hiduplah nikmat, maka nanti kau akan sengsara. Orang-orang yang sukses dibentuk dari kehidupan yang sulit". Jadi dalam berusaha, banyak pengusaha yang awalnya bersusah susah dahulu, kemudian baru ketika sudah kaya mulai berani bersenang-senang.
Bangsa Cina ini mempunyai sifat-sifat yang agak aneh dibanding bangsa-bangsa yang lain, orang Cina itu kalau yang terbaik untuk dijual, sedang yang jelek untuk dipakai sendiri.
Orang Cina itu pekerja keras dan cerdas, orang Cina kalau ayahnya jualan kacang buntelan, maka pada saat anaknya nanti, usaha sudah menjadi pabrik kacang, jadi untuk faktor enterpreneurship mungkin cina itu nomor satu didunia.
Di Cina sebulan umumnya bekerja 60 jam, enam hari seminggu. Meski sekitar 20 jam diantaranya terhitung lembur, tapi mereka tidak mendapatkan upah tambahan dari kerja ekstra itu. Kerja keras seolah-olah menjadi jalan satu-satunya, hal ini tidak perlu dipersoalkan jika kita memiliki pekerjaan yang kita senangi
Ada ungkapan "Orang Cina bisa berdagang di kampung Melayu, tetapi orang Melayu belum tentu bisa berdagang di kawasan orang Cina", salah satu sebab adalah mereka lebih cincai, fleksibel, lebih ramah dan lebih menjaga "nama", karena mereka berpikiran jauh kedepan, bahwa kepercayaan adalah modal yang tak terbatas dalam bidang dagang, bukannya pribumi tidak mempunyai pemikiran itu, tetapi persentase yang mau memanfaatkan pemikiran dan sikap itulah yang belum merata.
Orang Cina selalu menginginkan perubahan secara total, maka hijrah adalah sebuah keharusan, orang itu harus hijrah bukan saja secara fisik melainkan juga mental, jiwa, dan mendekatkan diri pada-Nya. Keinginan seseorang untuk berubah adalah kunci utama keberhasilan orang Cina.
Setiap pedagang Cina dapat mengambil hikmah dan belajar dari kegagalannya. Mereka mengevaluasi segala kekurangan, kelemahan, kesalahan, dan kegagalan. Mereka terus belajar dari kegagalan itu. Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya, sebaliknya justru akan membuatnya lebih gigih, kegagalan kedua dijadikannya pelajaran, kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak, kegagalan yang seterusnya akan menguji kesabaran dan ketabahannya. Gagal beberapa kali bagi orang cina tidak berarti akan gagal untuk seterusnya. Orang Cina percaya dan yakin mereka pasti akan berhasil suatu hari nanti.
Prinsip bisnis orang Cina, yakni agresif, jangan melepas peluang, berani mengambil resiko, tahan banting, tidak mau menyerah pada nasib, dan semangat juang. Jangan melepas peluang, sekali melepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali.
Sadar akan posisinya yang minoritas, mereka merasa perlu menerapkan strategi yang tepat agar bisnis mereka bisa suvive dan berkembang. Dimanapun mereka berada, strategi pertama yang mesti ditempuh adalah mendekati sang penguasa. Dengan "memegang" penguasa, peoses bisnis yang mereka jalankan diharapkan bisa berlangsung aman dan lancar. Penguasa yang dimaksud disini bisa pejabat pemerintah, pemuka masyarakat, militer,dan tokoh-tokoh yang dianggap berpengaruh. Bagaimana bentuk hubungan dan relasi yang dijalin itu, tentu saja, bergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi.
Keberuntungan yang diyakini orang cina adalah patung kucing berwarna emas dengan salah satu tangan (kiri kalo tidak salah) terus bergoyang, patung ini disebut zhao cai mao dan lambainnya untuk memanggil pembeli.
from milis tetangga
Memahami Peran Manusia dalam Membangun Perusahaan Ideal
Oleh Danny Wangsahardja
Apa yang paling penting dalam menjalankan sebuah usaha? Apa yang paling krusial dalam peningkatan kinerja sebuah tim kerja? Apa yang paling berperan dalam memenangkan sebuah kompetisi?
Jawaban Anda mungkin beragam. Mungkin juga semua tergantung pada latar belakang dan jenis usaha yang Anda lakoni saat ini.
Namun, bagaimana kalau saya jawab dengan satu kata: orang! Yang paling penting dalam menjalankan sebuah usaha adalah orang. Yang paling krusial dalam peningkatan kinerja sebuah tim kerja adalah orang. Dan yang paling berperan dalam memenangkan sebuah kompetisi adalah cara kita menangani konsumen (orang). Nah, orang sangat penting, bukan?
Anda boleh setuju dengan saya atau tidak setuju. Bagi saya, bagaimana kita menangani, memperlakukan dan memotivasi orang yang bekerja untuk kita, orang yang berpartner dengan kita, bahkan diri kita sendiri adalah hal yang sangat penting dalam mencapai sebuah prestasi dalam usaha atau bekerja.
Intinya, sebuah perusahaan tanpa orang, bukanlah perusahaan. Sebuah usaha tanpa ada konsumen, pasti tak akan ada transaksi. Begitulah gambaran sederhananya. Sederhana? Yang memang sangat sederhana! Hanya saja kita yang selalu malas melakukan setiap hal yang sederhana itu.
Banyak dari kita yang beranggapan bahwa hidup saat ini tak bisa lagi dihadapi dengan hal-hal yang sederhana. Hidup saat ini dianggap sudah begitu rumit, sehingga harus dihadapi dengan cara yang rumit pula.
Begitu juga dengan bisnis. Di era saat ini, bisnis dianggap begitu kompleksnya sehingga sebuah sikap yang sederhana sangat tak relevan, menurut sebagian banyak orang. Bisnis saat ini, masih menurut anggapan tadi, harus dihadapi dengan cara-cara, strategi dan trik yang canggih dan kompleks. Bukan yang sederhana.
Benarkah begitu? Ini semua memang kembali ke diri kita masing-masing. Kitalah yang sangat berhak dengan cara kita dalam menghadapi atau menjalani sebuah bisnis.
Satu hal yang sangat saya pahami adalah bahwa manusia terdiri dari dua unsur; yaitu jiwa dan raga. Ya, hanya dua unsur itu saja. Sederhana bukan? Lalu dari dua unsur tadi terpecah lagi menjadi raga, pikiran, hati dan semangat. Tetap masih sederhana. Hanya empat unsur.
Lalu apa yang membuatnya menjadi kompleks atau rumit? Pengalaman hidup dan lingkungan! Namun, siapa yang paling berpengaruh dalam pengalaman hidup dan lingkungan seorang anak manusia? Ya, manusia juga, bukan? Sederhana lagi!
So, meminjam istilah Gus Dur, “Gitu aja kok repot?”
Kendati begitu, saya harus akui, memang dalam melakoni sebuah bisnis tidaklah sesederhana kalau kita membalikkan telapak tangan. Biasanya ini ditimbulkan dari pikiran, hati dan semangat. Pikiran yang picik, egois atau pesimistis bisa merusak suatu hubungan. Hati yang dengki, iri atau rendah diri juga begitu. Serta semangat yang cepat loyo atau mau enaknya saja selalu jadi awal dari konflik.
Misalnya, kita harus repot dalam menghadapi karyawan yang sulit diatur, mau enaknya sendiri dan egois. Kita juga akan kerepotan kalau memiliki karyawan yang banyak mengeluh ketimbang bekerja. Atau karyawan yang banyak omongnya ketimbang prestasinya. Begitu juga kalau bos yang selalu main perintah tanpa tujuan yang jelas, mau enaknya sendiri (tak mau susah) atau maunya yang instant-instan melulu.
Intinya, untuk meminimalisir konflik dan meningkatkan prestasi perusahaan, kita harus cermat dalam melakukan recruitment. Inilah hal sederhana yang sering diabaikan orang. Kebanyakan dari pimpinan perusahaan terlalu terfokus pada recruitment pada level tertentu saja. Misalnya, level manager ke atas. Sedangkan, level di bawahnya dianggap tak terlalu banyak berpengaruh.
Padahal, dalam sebuah perusahaan setiap level SDM memiliki peran yang penting di bidangnya masing-masing. Seorang office boy atau supir sekalipun bila tak dicermati dalam recruitment, cepat atau lambat akan menimbulkan persoalan yang cukup serius dan menguras otak dan biaya.
Akan semakin krusial lagi pada proses recruitment SDM di bidang marketing atau sales. Karena di tangan merekalah—meski bukan satu-satunya—omzet perusahaan ditentukan. Uniknya, banyak perusahaan di Indonesia merekrut tenaga-tenaga penjual dengan reputasi penjualan yang memukau.
Harapannya adalah ketika tenaga penjual itu berhasil ”dibajak” ke perusahaannya maka ia bisa meningkatkan juga omset penjualan perusahaan tersebut. Dengan kata lain, merekrut SDM yang ‘siap-jadi’. Kenyataannya tak sedikit cara ini justru membuahkan kegagalan.
Yang perlu disadari oleh kita adalah bahwa seorang tenaga penjual—sejago apa pun ia—pastinya tak bisa bekerja sendirian. Ia perlu tim kerja yang solid dan mendukungnya secara penuh dan tulus, bukan tim kerja yang merasa iri dengan gajinya yang besar (ini fakta yang sering terjadi pada karyawan yang dibajak dari perusahaan lain).
Seorang tenaga penjual juga tidak bisa mengabaikan para klien atau konsumennya. Seorang tenaga penjual di bidang otomotif kelas niaga, belum tentu berhasil di kelas VIP dengan harga mobil miliaran rupiah. Hal ini karena karakter konsumennya sangat berbeda. Kembali lagi, ini masalah menghadapi orang! Figur yang terdiri dari dua unsur; jiwa dan raga dengan turunannya (body, mind, heart and spirit).
Membangun sebuah tim tenaga penjual yang tangguh adalah lebih berharga ketimbang hanya merekrut seorang tenaga penjual terbaik. Karena di era seperti saat ini, terbaik saja tidaklah lagi cukup. Kita memerlukan orang-orang yang memiliki prestasi kerja yang luar biasa (great). Karena mereka yang memiliki kinerja great akan melahirkan sebuah strategi yang great pula.
Seperti apakah SDM yang great ini? Mereka adalah yang memiliki visi ke depan tentang kemajuan perusahaan yang sangat jelas dan solid. Dan ia menuangkannya dalam misi yang jelas pula. Lalu ia fokus dengan misi tersebut. Dari misi itu ia terjemahkan lagi menjadi nilai-nilai dalam bekerja.
Setelah itu ketika ia sudah menjadi atau memang seorang pemimpin atau termasuk dalam jajaran pimpinan, ia merupakan seorang pelopor. Artinya, kreativitasnya tinggi dan berani mencoba atau tak takut berbuat salah. Selain itu, ia juga terbuka terhadap kritik, pendapat atau saran orang lain, sekalipun itu datang dari bawahan atau kompetitornya.
Dengan kata lain, seorang yang memiliki kinerja great memang tak mudah ditemukan. Tapi, bukan berarti ia tak bisa ditemukan. Bahkan, membentuk seorang karyawan menjadi great bukan tidak mungkin. Sebuah program Business Coaching akan mengantarkan seorang pemimpin perusahaan menemukan orang-orang seperti ini. Sarat awalnya adalah ia harus mempu terlebih dahulu menjadi seperti seseorang yang ia inginkan itu melalui Coaching tersebut.
Seminar, pelatihan atau pendidikan hanya bagian kecil dari Coaching untuk membentuk seseorang menjadi great. Sayangnya, seminar, pelatihan atau pendidikan hanya terkesan atau dianggap sebagai pencetak karyawan yang ber-sertifikat semata. Tak lebih dari itu.
Ada baiknya, kita juga bercermin dari pemilihan Miss Universe yang baru berlalu beberapa minggu lampau. Terlepas dari kontroversi keikutsertaan peserta dari Tanah Air, bagi saya kriteria pemilihan Miss Universe cukup baik untuk dicontoh dalam merekrut seorang karyawan.
Kreteria umum pemilihan Miss Universe adalah 3B, Brain (otak), Behaviour (tingkah laku dan sikap), serta Beauty (kecantikan/penampilan–bukan berarti hanya cantik secara fisik). Ketiga kriteria itu jelas mereferensi pada sosok dengan kinerja great. Cukup sederhana, bukan? Hanya tiga kreteria, tak banyak! Hanya saja, kembali lagi, kita masih belum percaya pada hal-hal yang sederhana ini.
Satu hal lagi yang perlu diingat bahwa kemampuan seorang manusia tidaklah abadi. Kemampuan itu bisa hilang kalau tidak atau jarang digunakan. Sebuah kemampuan harus diasah secara periodik. Layaknya, sertifikat seorang pilot yang harus diperpanjang setiap 6 bulan sekali.
Yang paling ideal adalah kalau kemampuan kita terus diasah melalui kasus demi kasus. Dengan kata lain, jangan menghindar dari masalah. Hadapi masalah dengan kepala dingin dan pemikiran bahwa hal itu akan menambah kemampuan kita, bukan mempersulit kita. Dengan begitu, setiap pekerjaan yang kita lakukan akan optimal hasilnya.
Semua itu berawal dari kecermatan dan keseriusan kita dalam mengolah, melatih dan mengasah kemampuan manusia. Baik itu dari sisi internal (karyawan atau diri sendiri) maupun eksternal (konsumen dan supplier atau partner bisnis lainnya). Dan, ingat, baik tidak lagi cukup untuk mencapai prestasi puncak di era sekarang. Kinerja yang great sudah tak bisa ditawar lagi!
Penulis adalah penggiat di Associate Partner Dunamis Organization Services
& Action International Coach
(sinar harapan)
Apa yang paling penting dalam menjalankan sebuah usaha? Apa yang paling krusial dalam peningkatan kinerja sebuah tim kerja? Apa yang paling berperan dalam memenangkan sebuah kompetisi?
Jawaban Anda mungkin beragam. Mungkin juga semua tergantung pada latar belakang dan jenis usaha yang Anda lakoni saat ini.
Namun, bagaimana kalau saya jawab dengan satu kata: orang! Yang paling penting dalam menjalankan sebuah usaha adalah orang. Yang paling krusial dalam peningkatan kinerja sebuah tim kerja adalah orang. Dan yang paling berperan dalam memenangkan sebuah kompetisi adalah cara kita menangani konsumen (orang). Nah, orang sangat penting, bukan?
Anda boleh setuju dengan saya atau tidak setuju. Bagi saya, bagaimana kita menangani, memperlakukan dan memotivasi orang yang bekerja untuk kita, orang yang berpartner dengan kita, bahkan diri kita sendiri adalah hal yang sangat penting dalam mencapai sebuah prestasi dalam usaha atau bekerja.
Intinya, sebuah perusahaan tanpa orang, bukanlah perusahaan. Sebuah usaha tanpa ada konsumen, pasti tak akan ada transaksi. Begitulah gambaran sederhananya. Sederhana? Yang memang sangat sederhana! Hanya saja kita yang selalu malas melakukan setiap hal yang sederhana itu.
Banyak dari kita yang beranggapan bahwa hidup saat ini tak bisa lagi dihadapi dengan hal-hal yang sederhana. Hidup saat ini dianggap sudah begitu rumit, sehingga harus dihadapi dengan cara yang rumit pula.
Begitu juga dengan bisnis. Di era saat ini, bisnis dianggap begitu kompleksnya sehingga sebuah sikap yang sederhana sangat tak relevan, menurut sebagian banyak orang. Bisnis saat ini, masih menurut anggapan tadi, harus dihadapi dengan cara-cara, strategi dan trik yang canggih dan kompleks. Bukan yang sederhana.
Benarkah begitu? Ini semua memang kembali ke diri kita masing-masing. Kitalah yang sangat berhak dengan cara kita dalam menghadapi atau menjalani sebuah bisnis.
Satu hal yang sangat saya pahami adalah bahwa manusia terdiri dari dua unsur; yaitu jiwa dan raga. Ya, hanya dua unsur itu saja. Sederhana bukan? Lalu dari dua unsur tadi terpecah lagi menjadi raga, pikiran, hati dan semangat. Tetap masih sederhana. Hanya empat unsur.
Lalu apa yang membuatnya menjadi kompleks atau rumit? Pengalaman hidup dan lingkungan! Namun, siapa yang paling berpengaruh dalam pengalaman hidup dan lingkungan seorang anak manusia? Ya, manusia juga, bukan? Sederhana lagi!
So, meminjam istilah Gus Dur, “Gitu aja kok repot?”
Kendati begitu, saya harus akui, memang dalam melakoni sebuah bisnis tidaklah sesederhana kalau kita membalikkan telapak tangan. Biasanya ini ditimbulkan dari pikiran, hati dan semangat. Pikiran yang picik, egois atau pesimistis bisa merusak suatu hubungan. Hati yang dengki, iri atau rendah diri juga begitu. Serta semangat yang cepat loyo atau mau enaknya saja selalu jadi awal dari konflik.
Misalnya, kita harus repot dalam menghadapi karyawan yang sulit diatur, mau enaknya sendiri dan egois. Kita juga akan kerepotan kalau memiliki karyawan yang banyak mengeluh ketimbang bekerja. Atau karyawan yang banyak omongnya ketimbang prestasinya. Begitu juga kalau bos yang selalu main perintah tanpa tujuan yang jelas, mau enaknya sendiri (tak mau susah) atau maunya yang instant-instan melulu.
Intinya, untuk meminimalisir konflik dan meningkatkan prestasi perusahaan, kita harus cermat dalam melakukan recruitment. Inilah hal sederhana yang sering diabaikan orang. Kebanyakan dari pimpinan perusahaan terlalu terfokus pada recruitment pada level tertentu saja. Misalnya, level manager ke atas. Sedangkan, level di bawahnya dianggap tak terlalu banyak berpengaruh.
Padahal, dalam sebuah perusahaan setiap level SDM memiliki peran yang penting di bidangnya masing-masing. Seorang office boy atau supir sekalipun bila tak dicermati dalam recruitment, cepat atau lambat akan menimbulkan persoalan yang cukup serius dan menguras otak dan biaya.
Akan semakin krusial lagi pada proses recruitment SDM di bidang marketing atau sales. Karena di tangan merekalah—meski bukan satu-satunya—omzet perusahaan ditentukan. Uniknya, banyak perusahaan di Indonesia merekrut tenaga-tenaga penjual dengan reputasi penjualan yang memukau.
Harapannya adalah ketika tenaga penjual itu berhasil ”dibajak” ke perusahaannya maka ia bisa meningkatkan juga omset penjualan perusahaan tersebut. Dengan kata lain, merekrut SDM yang ‘siap-jadi’. Kenyataannya tak sedikit cara ini justru membuahkan kegagalan.
Yang perlu disadari oleh kita adalah bahwa seorang tenaga penjual—sejago apa pun ia—pastinya tak bisa bekerja sendirian. Ia perlu tim kerja yang solid dan mendukungnya secara penuh dan tulus, bukan tim kerja yang merasa iri dengan gajinya yang besar (ini fakta yang sering terjadi pada karyawan yang dibajak dari perusahaan lain).
Seorang tenaga penjual juga tidak bisa mengabaikan para klien atau konsumennya. Seorang tenaga penjual di bidang otomotif kelas niaga, belum tentu berhasil di kelas VIP dengan harga mobil miliaran rupiah. Hal ini karena karakter konsumennya sangat berbeda. Kembali lagi, ini masalah menghadapi orang! Figur yang terdiri dari dua unsur; jiwa dan raga dengan turunannya (body, mind, heart and spirit).
Membangun sebuah tim tenaga penjual yang tangguh adalah lebih berharga ketimbang hanya merekrut seorang tenaga penjual terbaik. Karena di era seperti saat ini, terbaik saja tidaklah lagi cukup. Kita memerlukan orang-orang yang memiliki prestasi kerja yang luar biasa (great). Karena mereka yang memiliki kinerja great akan melahirkan sebuah strategi yang great pula.
Seperti apakah SDM yang great ini? Mereka adalah yang memiliki visi ke depan tentang kemajuan perusahaan yang sangat jelas dan solid. Dan ia menuangkannya dalam misi yang jelas pula. Lalu ia fokus dengan misi tersebut. Dari misi itu ia terjemahkan lagi menjadi nilai-nilai dalam bekerja.
Setelah itu ketika ia sudah menjadi atau memang seorang pemimpin atau termasuk dalam jajaran pimpinan, ia merupakan seorang pelopor. Artinya, kreativitasnya tinggi dan berani mencoba atau tak takut berbuat salah. Selain itu, ia juga terbuka terhadap kritik, pendapat atau saran orang lain, sekalipun itu datang dari bawahan atau kompetitornya.
Dengan kata lain, seorang yang memiliki kinerja great memang tak mudah ditemukan. Tapi, bukan berarti ia tak bisa ditemukan. Bahkan, membentuk seorang karyawan menjadi great bukan tidak mungkin. Sebuah program Business Coaching akan mengantarkan seorang pemimpin perusahaan menemukan orang-orang seperti ini. Sarat awalnya adalah ia harus mempu terlebih dahulu menjadi seperti seseorang yang ia inginkan itu melalui Coaching tersebut.
Seminar, pelatihan atau pendidikan hanya bagian kecil dari Coaching untuk membentuk seseorang menjadi great. Sayangnya, seminar, pelatihan atau pendidikan hanya terkesan atau dianggap sebagai pencetak karyawan yang ber-sertifikat semata. Tak lebih dari itu.
Ada baiknya, kita juga bercermin dari pemilihan Miss Universe yang baru berlalu beberapa minggu lampau. Terlepas dari kontroversi keikutsertaan peserta dari Tanah Air, bagi saya kriteria pemilihan Miss Universe cukup baik untuk dicontoh dalam merekrut seorang karyawan.
Kreteria umum pemilihan Miss Universe adalah 3B, Brain (otak), Behaviour (tingkah laku dan sikap), serta Beauty (kecantikan/penampilan–bukan berarti hanya cantik secara fisik). Ketiga kriteria itu jelas mereferensi pada sosok dengan kinerja great. Cukup sederhana, bukan? Hanya tiga kreteria, tak banyak! Hanya saja, kembali lagi, kita masih belum percaya pada hal-hal yang sederhana ini.
Satu hal lagi yang perlu diingat bahwa kemampuan seorang manusia tidaklah abadi. Kemampuan itu bisa hilang kalau tidak atau jarang digunakan. Sebuah kemampuan harus diasah secara periodik. Layaknya, sertifikat seorang pilot yang harus diperpanjang setiap 6 bulan sekali.
Yang paling ideal adalah kalau kemampuan kita terus diasah melalui kasus demi kasus. Dengan kata lain, jangan menghindar dari masalah. Hadapi masalah dengan kepala dingin dan pemikiran bahwa hal itu akan menambah kemampuan kita, bukan mempersulit kita. Dengan begitu, setiap pekerjaan yang kita lakukan akan optimal hasilnya.
Semua itu berawal dari kecermatan dan keseriusan kita dalam mengolah, melatih dan mengasah kemampuan manusia. Baik itu dari sisi internal (karyawan atau diri sendiri) maupun eksternal (konsumen dan supplier atau partner bisnis lainnya). Dan, ingat, baik tidak lagi cukup untuk mencapai prestasi puncak di era sekarang. Kinerja yang great sudah tak bisa ditawar lagi!
Penulis adalah penggiat di Associate Partner Dunamis Organization Services
& Action International Coach
(sinar harapan)
Elemen-elemen dalam Membangun Sebuah Brand
Istilah brand tak terpisahkan dari dunia marketing. Sering para pakar marketing berdialog tentang brand, begitu juga pelaku pasar. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan brand? Michigan Small Business Article dalam blog-nya bernama www.michiganbusiness.us memuat sebuah tulisan tentang brand dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah brand. Simak tulisan berikut.
AOL. Yahoo. Amazon. Coca-Cola. Mereka semua telah mendapatkannya. Sebuah nama yang tidak hanya mengakui, tetapi Anda mengetahui siapa mereka dan apa yang mereka lakukan, dan itu semua karena branding.
Lalu apa itu brand?
Strategi pemasaran kelihatannya semua tentang membangun sebuah brand, tetapi jika Anda bertanya rata-rata kelompok orang, paling banyak dari mereka mungkin tidak dapat mendefinisikan apa itu brand. Definisi brand adalah yang membedakan satu jenis dari yang lainnya. Mungkin tahu itu tetapi tidak dapat mengartikulasikannya, kind of things.
Terdapat banyak definisi tentang brand. Pada website bernama brand.com, mereka menjelaskan brand sebagai visual kepemilikan , emosional , rasionil , dan gambar kebudayaan yang kamu kerjasamakan dengan sebuah perusahaan atau produk.
Diberikan juga bahwa sangat sulit untuk mendefinisikan sebuah brand, adakah beberapa pertanyaan, adakah bertanya-tanya bahwa membangun dan menciptakan brand bukanlah prestasi yang gampang? Banyak terdapat sumberdaya untuk branding, mulai dari buku-buku yang mengulas tentang branding, website, majalah, perusahaan konsultan, namun tidak satu pun dari mereka dapat dengan mantap meyakinkan perlunya kesuksesan dalam membangun identitas brand.
Terdapat berbagai hal bahwa sebuah perusahaan seharusnya mengerjakannya jika ingin mengembangkan sebuah identitas brand yang kuat. Ambil nama yang kuat, asosiasikan siapa Anda dan apa yang Anda lakukan dalam pandangan dan pikiran, mengasosiasikan kelengkapan emosional tertentu yang dapat diantarkan. Tetapi pengaruh-pengaruh di luar itu juga memainkan sebuah aturan seperti waktu, lingkungan, berpikir bahwa menolong , situasi, dan dari mulut ke mulut, adalah beberapanya.
Branding seperti dinyatakan ahli Rob Frankel sebagai satu dari hukum waktu branding yang besar . Branding tidak tentang Anda. Branding tentang mereka. Apa yang dia artikan adalah Anda dapat memiliki ahli branding dan strategi terbaik di sekitar, tetapi jika penonton tidak tertarik, alasan apapun Anda telah selesai dengan pepatah teluk.
* Jalankan melalui pengembangan brand yang bergerak. Beli buku atau baca di web tentang dasar-dasar menciptakan brand.
* Sekali Anda telah mendirikan brand Anda, sangat sulit untuk menggantinya, jadi sungguh-sungguh lah dalam menjual ini dan siapkan untuk melekat dengan apa yang telah Anda dapatkan untuk jangka panjang yang menarik.
* Setelah Anda telah melalui langkah mengidentifikasi bagaimana untuk memposisikan brand, promosikan bahwa posisi dengan keinginan dan dengan langkah-langkah yang sangat. Setiap promosi seharusnya bagaimana pun juga menguatkan brand.
* Yakinkan bahwa pesan pemasaran Anda mengkomunikasikan identitas brand melalui percobaan kepada yang lain di luar. Jika bercerita kepada mereka tentang pesan pemasaran dan bertanya pada mereka kemudian meminta mereka menceritakan tentang brand Anda, dapatkah mereka?
* Jujur pada diri sendiri, konsisten memiliki banyak hal yang dilakukan dalam menguatkan sebuah brand. Jika Anda akan mengatakan bahwa Anda melakukan sesuatu, lakukan.
AOL. Yahoo. Amazon. Coca-Cola. Mereka semua telah mendapatkannya. Sebuah nama yang tidak hanya mengakui, tetapi Anda mengetahui siapa mereka dan apa yang mereka lakukan, dan itu semua karena branding.
Lalu apa itu brand?
Strategi pemasaran kelihatannya semua tentang membangun sebuah brand, tetapi jika Anda bertanya rata-rata kelompok orang, paling banyak dari mereka mungkin tidak dapat mendefinisikan apa itu brand. Definisi brand adalah yang membedakan satu jenis dari yang lainnya. Mungkin tahu itu tetapi tidak dapat mengartikulasikannya, kind of things.
Terdapat banyak definisi tentang brand. Pada website bernama brand.com, mereka menjelaskan brand sebagai visual kepemilikan , emosional , rasionil , dan gambar kebudayaan yang kamu kerjasamakan dengan sebuah perusahaan atau produk.
Diberikan juga bahwa sangat sulit untuk mendefinisikan sebuah brand, adakah beberapa pertanyaan, adakah bertanya-tanya bahwa membangun dan menciptakan brand bukanlah prestasi yang gampang? Banyak terdapat sumberdaya untuk branding, mulai dari buku-buku yang mengulas tentang branding, website, majalah, perusahaan konsultan, namun tidak satu pun dari mereka dapat dengan mantap meyakinkan perlunya kesuksesan dalam membangun identitas brand.
Terdapat berbagai hal bahwa sebuah perusahaan seharusnya mengerjakannya jika ingin mengembangkan sebuah identitas brand yang kuat. Ambil nama yang kuat, asosiasikan siapa Anda dan apa yang Anda lakukan dalam pandangan dan pikiran, mengasosiasikan kelengkapan emosional tertentu yang dapat diantarkan. Tetapi pengaruh-pengaruh di luar itu juga memainkan sebuah aturan seperti waktu, lingkungan, berpikir bahwa menolong , situasi, dan dari mulut ke mulut, adalah beberapanya.
Branding seperti dinyatakan ahli Rob Frankel sebagai satu dari hukum waktu branding yang besar . Branding tidak tentang Anda. Branding tentang mereka. Apa yang dia artikan adalah Anda dapat memiliki ahli branding dan strategi terbaik di sekitar, tetapi jika penonton tidak tertarik, alasan apapun Anda telah selesai dengan pepatah teluk.
* Jalankan melalui pengembangan brand yang bergerak. Beli buku atau baca di web tentang dasar-dasar menciptakan brand.
* Sekali Anda telah mendirikan brand Anda, sangat sulit untuk menggantinya, jadi sungguh-sungguh lah dalam menjual ini dan siapkan untuk melekat dengan apa yang telah Anda dapatkan untuk jangka panjang yang menarik.
* Setelah Anda telah melalui langkah mengidentifikasi bagaimana untuk memposisikan brand, promosikan bahwa posisi dengan keinginan dan dengan langkah-langkah yang sangat. Setiap promosi seharusnya bagaimana pun juga menguatkan brand.
* Yakinkan bahwa pesan pemasaran Anda mengkomunikasikan identitas brand melalui percobaan kepada yang lain di luar. Jika bercerita kepada mereka tentang pesan pemasaran dan bertanya pada mereka kemudian meminta mereka menceritakan tentang brand Anda, dapatkah mereka?
* Jujur pada diri sendiri, konsisten memiliki banyak hal yang dilakukan dalam menguatkan sebuah brand. Jika Anda akan mengatakan bahwa Anda melakukan sesuatu, lakukan.
Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang
Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian …
* Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
* Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
* Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
* Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
* Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
* Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
* Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
* Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
* Ketika ditanya, klik tombol Next
* Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
* Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
* Komputer akan restart.
* Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
* Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
* Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
* Tulis: CD i386
* Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
* Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
* Selesai
HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Tulis: bootcfg /list
Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
* Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Masukkan password administrator jika diperlukan.
* Tulis: cd \windows\system32\config
* Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
* Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
* Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
* Tulis: copy \windows\repair\system
* Tulis: copy \windows\repair\software
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
1. Untuk partisi tipe FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2. Untuk partisi tipe NTFS
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Masukkan password administrator jika diperlukan.
* Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
* Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
* Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
From Milis Tetangga
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian …
* Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
* Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
* Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
* Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
* Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
* Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
* Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
* Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
* Ketika ditanya, klik tombol Next
* Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
* Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
* Komputer akan restart.
* Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
* Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
* Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
* Tulis: CD i386
* Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
* Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
* Selesai
HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Tulis: bootcfg /list
Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
* Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Masukkan password administrator jika diperlukan.
* Tulis: cd \windows\system32\config
* Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
* Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
* Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
* Tulis: copy \windows\repair\system
* Tulis: copy \windows\repair\software
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
1. Untuk partisi tipe FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2. Untuk partisi tipe NTFS
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Masukkan password administrator jika diperlukan.
* Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
* Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
* Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
From Milis Tetangga
Monday, August 02, 2010
Saturday, July 31, 2010
Sunday, July 18, 2010
Kisah Dudy berbisnis sewa genset
Kisah Dudy berbisnis sewa genset
Tabloid KONTAN No. 38, Tahun X, 26 Juni 2006
Tetesan Rezeki si Pemalu
Kisah Dudy berbisnis sewa genset
Dari seorang helper di perusahaan milik kakaknya, Dudy belajar seluk-beluk bisnis genset. Ia pun mendirikan perusahaan jual beli genset sendiri. Krisis ekonomi tidak membuatnya tiarap, justru mengalihkan usaha ke sewa genset yang juga menguntungkan.
Kata pepatah, pengalaman adalah guru yang terbaik. Pepatah itu tampaknya diterapkan oleh Dudy Supriadi. Sekarang Dudy memang menikmati tetes rezeki dari mesin gensetnya. Ia memiliki 65 unit genset yang besarannya dari mulai 100 kilowatt hingga 1.000 kilowatt. Omzet bisnis Dudy menggapai angka Rp 800 juta sebulan.
Dudy tentu saja tidak menciptakan bisnisnya itu hanya dalam jentikan jari semata. Ia memulainya pada tahun 1980. Selepas lulus STM, kala itu, Dudy bekerja sebagai pelayan mekanik (helper) di perusahaan kakak iparnya yang bernama PT Garuda Power. Perusahaan itu merupakan sole agent genset Detroit Diesel. Gaji Dudy waktu itu sekitar Rp 50.000 sebulan. Toh, Dudy betah bekerja di situ sampai tujuh tahun kemudian.
Setelah bekerja, ternyata Dudy jadi ingin meneruskan kuliah. Lulusan STM swasta di daerah Grogol ini menjatuhkan pilihan ke jurusan Teknik Mesin Universitas Pancasila. Lulus sarjana, Dudy kembali ke Garuda, tapi kali ini ia bekerja sebagai salesman. Sebenarnya Dudy tidak menyukai pekerjaan tersebut, karena merasa dirinya pemalu. “Terus terang saya ini orangnya pemalu. Jadi, waktu ditempatkan sebagai sales saya merasa enggak cocok,” celetuk Dudy.
Tapi, yang namanya karyawan tentu harus menurut kata bos. Dudy pun menjalani pekerjaan sebagai sales sampai tahun 1995. Pada tahun itu juga, Detroit Diesel mengalihkan hak distribusinya ke perusahaan lain. Walhasil, Garuda jadi bangkrut.
Karena itulah, Dudy tergerak untuk mendirikan usaha penjualan genset sendiri. Setelah bisa membikin usaha sendiri, Dudy malah bersyukur pernah menjadi sales. “Karena, kalau tidak ditempatkan di sales, saya tidak bisa bisnis. Kalau orang usaha kan nomor satu kita harus bisa dagang,” ucap Dudy.
Eh, sebelum merasakan sedapnya rezeki hasil menjual genset sendiri, krisis ekonomi keburu menghampiri. Selama berbisnis jual beli genset, Dudy berhasil menjual tiga buah genset. Itu pun dilakukan secara serabutan karena menyambi jadi kontraktor. Ketika krisis terjadi dan nilai rupiah anjlok, harga genset Dudy jadi melambung tinggi. Tak aneh jika jualan Dudy tidak menarik di mata orang lain yang sedang sibuk mencari selamat dari krisis ekonomi.
Mendapatkan inspirasi dari iklan koran
Dudy mengamati, banyak rekan pengusaha genset lain yang lebih tertarik menjual dagangan mereka ke luar negeri. Mereka tergiur nilai tukar dolar yang sangat tinggi. Tapi, Dudy berpikiran lain. Lelaki asal Sukabumi ini malah mengalihkan focus bisnisnya ke penyewaan genset. Ia tidak tertarik menjual gensetnya ke mancanegara. “Kalau jual, bisa terbentur masalah harga dan kompetisinya lebih keras. Harganya sudah tidak masuk akal lagi,” kenang Dudy.
Selain enggan berkompetisi, Dudy punya alasan mengapa mengalihkan usahanya ke penyewaan. Saat itu, Dudy melihat banyak perusahaan minyak yang masih bisa beroperasi mengumumkan tender penyewaan genset di koran-koran. Dari pengumuman itulah Dudy terinspirasi untuk banting setir. Bermodal dua unit genset yang belum terjual, ia mengincar perusahaan minyak dan tambang sebagai target pasar penyewaan gensetnya. “Oil company kan dari dulu dananya enggak macet, apalagi kayak sekarang ini,” tandas Dudy.
Kontrak pertama penyewaan genset diperoleh dari PT Perkasa, perusahaan minyak yang kini telah menjadi anak perusahaan Medco Energi. Tidak tanggung-tanggung, Dudy mendapat kontrak penyewaan untuk dua genset sekaligus. Berbekal kontrak itulah Dudy berani melakukan penambahan kapasitas. Ia membongkar tabungan untuk membeli genset lain.
Hitung punya hitung, Dudy memerlukan Rp 800 juta. Tapi, uang tabungannya tidak cukup dijadikan uang muka. Dudy lantas memutar otak untuk mendapatkan uang Rp 200 juta untuk uang muka. Selain pinjam kanan kiri, Dudy mendapat pinjaman dari sebuah lembaga modal ventura. “Saya diberi pinjaman karena saya sudah mengantongi kontrak penyewaan,” kenang Dudy.
Saat pertama kali memulai usaha rental itulah yang dianggap Dudy sebagai masa terberatnya. Maklum, ia harus memiliki uang ratusan juta rupiah untuk dapat memiliki mesin genset baru. “Modal pertama saya sedikit, dari tabungan saya. Modal terbesar saya keberanian saja,” tambahnya.
Untung saja, masa-masa sulit itu perlahan lewat. Tak lama kemudian Dudy bisa mencatat omzet Rp 200 juta sebulan. Uang yang diperoleh dari penyewaan lantas disimpan untuk dibelikan genset baru. Kini ia memiliki 65 unit genset.
Pelanggan Dudy juga tidak jauh dari perusahaan pertambangan. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang sudah menjadi pelanggan tetap Dudy dan mengontrak gensetnya secara tahunan. Misalnya saja Petrochina yang menyewa enam buah genset di Tanjung Jabung, Jambi, dan tujuh buah di Tuban. Selain itu, klien pertama Dudy, PT Perkasa, masih setia memakai gensetnya.
Berkat lancarnya rezeki yang mengalir dari mesin gensetnya, Dudy mampu membeli ruko baru berlantai empat di bilangan Matraman Raya. Selain itu, ada workshop seluas 1.100 m2 di Jati Sampurna Bekasi yang juga telah menjadi miliknya. Karyawan Dudy kini sebanyak 60 orang. Ketika awal-awal memulai bisnis penyewaan genset, karyawan Dudy cuma tiga orang.
Dudy tidak ingin memberi tahu besarnya sewa genset dari perusahaan tersebut. “Saya susah ngomongnya, nanti kompetitor saya tahu,” ujar Dudy kalem. Maklum, urusan sewa-menyewa genset ini hawa persaingannya cukup kencang. Salah sedikit saja bisa-bisa Dudy akan terkapar lagi seperti waktu krisis 1998. Sebenarnya, Dudy merasa bisnisnya masih tergolong kecil dibandingkan dengan pemain lain yang lebih besar seperti Grup Trakindo. “Pemain asing juga sekarang sudah banyak yang masuk lagi. Padahal, setelah krisis 1998 dulu mereka sempat pergi,” kata Dudy.
Tapi, Dudy masih sangat yakin perusahaannya bisa berkembang. Ia merasakan bahwa saban tahun bisnisnya masih baik-baik saja. Lagi pula, menurut pria berusia 44 tahun ini, bisnis penyewaan genset ada enaknya juga. Untuk mencari pasar, Dudy cukup memelototi iklan di koran. “Pelanggan itu kan sebenarnya perlu. Mereka yang nyari kita,” tuturnya.
+++++
Banting Setir Sekali lagi
Sejak BBM melambung tinggi September 2005, Dudy Supriadi mulai berpikir untuk membeli genset berbahan bakar gas. Maklum, harga solar yang sekarang Rp 5.000 seliter untuk industri tergolong sudah tinggi. Sayang, mesin genset berbahan gas masih kena bea masuk 10% oleh pemerintah. Sebaliknya, mesin diesel yang berbahan bakar solar bea masuknya 0%. “Harusnya yang nol persen itu genset berbahan bakar gas,” kata Dudy.
Dudy mengakui bahwa ia harus mengikuti tren, karena di luar negeri sudah banyak genset yang berbahan bakar gas. Maklum saja, bahan bakar gas jauh lebih murah. Harga genset berbahan bakar gas lebih mahal dan susah dicari di pasar. “Satu unit bisa inden enam sampai delapan bulan,” kata Dudy yang belum punya satu pun genset berbahan bakar gas.
Umar Idris
Tabloid KONTAN No. 38, Tahun X, 26 Juni 2006
Tetesan Rezeki si Pemalu
Kisah Dudy berbisnis sewa genset
Dari seorang helper di perusahaan milik kakaknya, Dudy belajar seluk-beluk bisnis genset. Ia pun mendirikan perusahaan jual beli genset sendiri. Krisis ekonomi tidak membuatnya tiarap, justru mengalihkan usaha ke sewa genset yang juga menguntungkan.
Kata pepatah, pengalaman adalah guru yang terbaik. Pepatah itu tampaknya diterapkan oleh Dudy Supriadi. Sekarang Dudy memang menikmati tetes rezeki dari mesin gensetnya. Ia memiliki 65 unit genset yang besarannya dari mulai 100 kilowatt hingga 1.000 kilowatt. Omzet bisnis Dudy menggapai angka Rp 800 juta sebulan.
Dudy tentu saja tidak menciptakan bisnisnya itu hanya dalam jentikan jari semata. Ia memulainya pada tahun 1980. Selepas lulus STM, kala itu, Dudy bekerja sebagai pelayan mekanik (helper) di perusahaan kakak iparnya yang bernama PT Garuda Power. Perusahaan itu merupakan sole agent genset Detroit Diesel. Gaji Dudy waktu itu sekitar Rp 50.000 sebulan. Toh, Dudy betah bekerja di situ sampai tujuh tahun kemudian.
Setelah bekerja, ternyata Dudy jadi ingin meneruskan kuliah. Lulusan STM swasta di daerah Grogol ini menjatuhkan pilihan ke jurusan Teknik Mesin Universitas Pancasila. Lulus sarjana, Dudy kembali ke Garuda, tapi kali ini ia bekerja sebagai salesman. Sebenarnya Dudy tidak menyukai pekerjaan tersebut, karena merasa dirinya pemalu. “Terus terang saya ini orangnya pemalu. Jadi, waktu ditempatkan sebagai sales saya merasa enggak cocok,” celetuk Dudy.
Tapi, yang namanya karyawan tentu harus menurut kata bos. Dudy pun menjalani pekerjaan sebagai sales sampai tahun 1995. Pada tahun itu juga, Detroit Diesel mengalihkan hak distribusinya ke perusahaan lain. Walhasil, Garuda jadi bangkrut.
Karena itulah, Dudy tergerak untuk mendirikan usaha penjualan genset sendiri. Setelah bisa membikin usaha sendiri, Dudy malah bersyukur pernah menjadi sales. “Karena, kalau tidak ditempatkan di sales, saya tidak bisa bisnis. Kalau orang usaha kan nomor satu kita harus bisa dagang,” ucap Dudy.
Eh, sebelum merasakan sedapnya rezeki hasil menjual genset sendiri, krisis ekonomi keburu menghampiri. Selama berbisnis jual beli genset, Dudy berhasil menjual tiga buah genset. Itu pun dilakukan secara serabutan karena menyambi jadi kontraktor. Ketika krisis terjadi dan nilai rupiah anjlok, harga genset Dudy jadi melambung tinggi. Tak aneh jika jualan Dudy tidak menarik di mata orang lain yang sedang sibuk mencari selamat dari krisis ekonomi.
Mendapatkan inspirasi dari iklan koran
Dudy mengamati, banyak rekan pengusaha genset lain yang lebih tertarik menjual dagangan mereka ke luar negeri. Mereka tergiur nilai tukar dolar yang sangat tinggi. Tapi, Dudy berpikiran lain. Lelaki asal Sukabumi ini malah mengalihkan focus bisnisnya ke penyewaan genset. Ia tidak tertarik menjual gensetnya ke mancanegara. “Kalau jual, bisa terbentur masalah harga dan kompetisinya lebih keras. Harganya sudah tidak masuk akal lagi,” kenang Dudy.
Selain enggan berkompetisi, Dudy punya alasan mengapa mengalihkan usahanya ke penyewaan. Saat itu, Dudy melihat banyak perusahaan minyak yang masih bisa beroperasi mengumumkan tender penyewaan genset di koran-koran. Dari pengumuman itulah Dudy terinspirasi untuk banting setir. Bermodal dua unit genset yang belum terjual, ia mengincar perusahaan minyak dan tambang sebagai target pasar penyewaan gensetnya. “Oil company kan dari dulu dananya enggak macet, apalagi kayak sekarang ini,” tandas Dudy.
Kontrak pertama penyewaan genset diperoleh dari PT Perkasa, perusahaan minyak yang kini telah menjadi anak perusahaan Medco Energi. Tidak tanggung-tanggung, Dudy mendapat kontrak penyewaan untuk dua genset sekaligus. Berbekal kontrak itulah Dudy berani melakukan penambahan kapasitas. Ia membongkar tabungan untuk membeli genset lain.
Hitung punya hitung, Dudy memerlukan Rp 800 juta. Tapi, uang tabungannya tidak cukup dijadikan uang muka. Dudy lantas memutar otak untuk mendapatkan uang Rp 200 juta untuk uang muka. Selain pinjam kanan kiri, Dudy mendapat pinjaman dari sebuah lembaga modal ventura. “Saya diberi pinjaman karena saya sudah mengantongi kontrak penyewaan,” kenang Dudy.
Saat pertama kali memulai usaha rental itulah yang dianggap Dudy sebagai masa terberatnya. Maklum, ia harus memiliki uang ratusan juta rupiah untuk dapat memiliki mesin genset baru. “Modal pertama saya sedikit, dari tabungan saya. Modal terbesar saya keberanian saja,” tambahnya.
Untung saja, masa-masa sulit itu perlahan lewat. Tak lama kemudian Dudy bisa mencatat omzet Rp 200 juta sebulan. Uang yang diperoleh dari penyewaan lantas disimpan untuk dibelikan genset baru. Kini ia memiliki 65 unit genset.
Pelanggan Dudy juga tidak jauh dari perusahaan pertambangan. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang sudah menjadi pelanggan tetap Dudy dan mengontrak gensetnya secara tahunan. Misalnya saja Petrochina yang menyewa enam buah genset di Tanjung Jabung, Jambi, dan tujuh buah di Tuban. Selain itu, klien pertama Dudy, PT Perkasa, masih setia memakai gensetnya.
Berkat lancarnya rezeki yang mengalir dari mesin gensetnya, Dudy mampu membeli ruko baru berlantai empat di bilangan Matraman Raya. Selain itu, ada workshop seluas 1.100 m2 di Jati Sampurna Bekasi yang juga telah menjadi miliknya. Karyawan Dudy kini sebanyak 60 orang. Ketika awal-awal memulai bisnis penyewaan genset, karyawan Dudy cuma tiga orang.
Dudy tidak ingin memberi tahu besarnya sewa genset dari perusahaan tersebut. “Saya susah ngomongnya, nanti kompetitor saya tahu,” ujar Dudy kalem. Maklum, urusan sewa-menyewa genset ini hawa persaingannya cukup kencang. Salah sedikit saja bisa-bisa Dudy akan terkapar lagi seperti waktu krisis 1998. Sebenarnya, Dudy merasa bisnisnya masih tergolong kecil dibandingkan dengan pemain lain yang lebih besar seperti Grup Trakindo. “Pemain asing juga sekarang sudah banyak yang masuk lagi. Padahal, setelah krisis 1998 dulu mereka sempat pergi,” kata Dudy.
Tapi, Dudy masih sangat yakin perusahaannya bisa berkembang. Ia merasakan bahwa saban tahun bisnisnya masih baik-baik saja. Lagi pula, menurut pria berusia 44 tahun ini, bisnis penyewaan genset ada enaknya juga. Untuk mencari pasar, Dudy cukup memelototi iklan di koran. “Pelanggan itu kan sebenarnya perlu. Mereka yang nyari kita,” tuturnya.
+++++
Banting Setir Sekali lagi
Sejak BBM melambung tinggi September 2005, Dudy Supriadi mulai berpikir untuk membeli genset berbahan bakar gas. Maklum, harga solar yang sekarang Rp 5.000 seliter untuk industri tergolong sudah tinggi. Sayang, mesin genset berbahan gas masih kena bea masuk 10% oleh pemerintah. Sebaliknya, mesin diesel yang berbahan bakar solar bea masuknya 0%. “Harusnya yang nol persen itu genset berbahan bakar gas,” kata Dudy.
Dudy mengakui bahwa ia harus mengikuti tren, karena di luar negeri sudah banyak genset yang berbahan bakar gas. Maklum saja, bahan bakar gas jauh lebih murah. Harga genset berbahan bakar gas lebih mahal dan susah dicari di pasar. “Satu unit bisa inden enam sampai delapan bulan,” kata Dudy yang belum punya satu pun genset berbahan bakar gas.
Umar Idris
Saturday, July 03, 2010
22 KHASIAT BAWANG PUTIH
1. Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan
2. Membantu menghambat proses penuaan. Menghambat pertumbuhan sel kanker.
3. Dengan mengkonsumsi bawang putih, resiko terkena kanker dapat dikurangi.
4. Bawang putih yang dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
5. Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.
6. Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.
7. Dengan efek yang lebih lembut. Bawang putih mengandung vitamin A.
8. Bawang putih mengandung vitamin B.
9. Bawang putih mengandung vitamin C.
10. Bawang putih mengandung kalsium.
11. Bawang putih mengandung potasium
12. Bawang putih mengandung antioksidan. Bawang putih mengandung karoten dan selenium
13. Mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.
14. Menyembuhkan tekanan darah tinggi
15. Meringankan tukak lambung
16. Menurunkan kolesterol dalam darah
17. Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.
18. Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh
19. Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.
20. Membantu menambahkan nafsu makan apabila dimakan mentah
21. Menjaga stamina tubuh
22. Mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.
2. Membantu menghambat proses penuaan. Menghambat pertumbuhan sel kanker.
3. Dengan mengkonsumsi bawang putih, resiko terkena kanker dapat dikurangi.
4. Bawang putih yang dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
5. Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.
6. Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.
7. Dengan efek yang lebih lembut. Bawang putih mengandung vitamin A.
8. Bawang putih mengandung vitamin B.
9. Bawang putih mengandung vitamin C.
10. Bawang putih mengandung kalsium.
11. Bawang putih mengandung potasium
12. Bawang putih mengandung antioksidan. Bawang putih mengandung karoten dan selenium
13. Mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.
14. Menyembuhkan tekanan darah tinggi
15. Meringankan tukak lambung
16. Menurunkan kolesterol dalam darah
17. Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.
18. Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh
19. Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.
20. Membantu menambahkan nafsu makan apabila dimakan mentah
21. Menjaga stamina tubuh
22. Mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُم...
-
Cara yang paling baik untuk akhir kehidupan kita adalah hidup untuk orang lain. Itulah yang saya coba lakukan. John D Rockefeller Hanya pend...
-
Apa untungnya perhiasan disepuh dan di lapis?? Dua-duanya menguntungkan, kalau kita menginginkan perhiasan murah tapi serupa e...










