Wednesday, June 20, 2012

PROPOSAL PENAWARAN KERJA SAMA


PROPOSAL PENAWARAN KERJA SAMA
A.    Pendahuluan
Manusia berkembang menuju pematangan diri, baik itu kebebasan ruhaniyah maupun yang sekarang sering di dengung-dengungkan adalah kebebasan financial. Dalam bahasa Agama kebebasan tersebut hanya dapat diraih dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan tak lupa pula dibarengi dengan doa. Banyak ragam dan peluang di sekitar masyarakat. Kami mencoba menawarkan proposal kerjasama ini dan mudah-mudahan menjadi bahan pemikiran dan ACTION bagi kita semua.
B.     Jenis Usaha
Usaha yang kami tawarkan adalah Usaha Bubur Ayam Metu
C.     Tempat Usaha
Tempat usaha berada di Alfamart/indomart/yomart (waralaba) dengan kondisi sewa tempat. Pemilihan tempat ini dikarenakan banyaknya konsumen yang datang untuk berbelanja.
D.    Analisa Usaha
Asumsi
1.  Masa pakai gerobak 5 tahun.
2.  Masa pakai tenda, peralatan masak, meja, dan kursi 3 tahun.
3.  Masa pakai peralatan makan 2 tahun.
4.  Masa pakai peralatan lain-lain 1 tahun.
A.  Biaya Investasi
1.  Gerobak                                                   Rp  2.500.000,00
2.  Tenda terpal                                              Rp    200.000,00
3.  Peralatan masak (kompor, tabung gas, panci, dan dandang   Rp    600.000,00
4.  Meja dan kursi                                            Rp    200.000,00
5.  Peralatan makan (mangkuk, gelas, sendok, dan garpu)       Rp    200.000,00
6.  Peralatan lain-lain (aneka wadah, serbet, dan ember)      Rp    100.000,00
Total investasi                                              Rp  3.800.000,00

B.  Biaya Opersional per Bulan
Biaya Tetap
1.  Penyusutan gerobak 1/60 x Rp 2.500.000                    Rp.     1.700,00
2.  Penyusutan tenda 1/36 x Rp 200.000                        Rp      5.600,00
3.  Penyusutan peralatan masak 1/36 x Rp 600.000              Rp     16.700,00
4.  Penyusutan meja dan kursi 1/36 x Rp 200.000               Rp      5.600,00
5.  Penyusutan peralatan makan 1/24 x Rp 200.000              Rp      8.500,00
6.  Penyusutan peralatan lain-lain 1/12 x Rp 100.000          Rp      8.300,00
7.  Gaji karyawan 1 orang                                     Rp    600.000,00
Total biaya tetap                                            Rp    686.400,00

C.  Biaya Variabel
1.  Beras (2 liter x Rp 8500/liter x 30 hari)                 Rp    510.000,00
2.  Ayam (1 ekor x Rp 25.000/ekor x 30 hari)                  Rp  1.320.000,00
3.  Usus, hati, dan ampela (2 kg x Rp 10.000/kg x 30 hari)            Rp            
4.  Bumbu dan bahan pelengkap Rp 20.000/hari x 30 hari)               Rp    600.000,00
5.  Gas Ukuran 3 kg (1 tabung x Rp 13.000/tabung x 30 hari)           Rp    390.000,00
6.  Plastic dan keresek                                       Rp.   100.000,00
7.  Telor 1 kg x 30 hari                                      Rp.
8.  Tempat sewa (alfa mart)                                   Rp.   400.000,00

Total biaya variabel                                         Rp  2.030.000,00
Total biaya operasional  (B+C)                                       Rp  2.716.400,00
Total biaya operasional(perhari)                             Rp     90.546,00

Penerimaan per Bulan ASUMSI 50 mangkuk
Bubur (isi dalam bubur ayam,ati ampela+telor)
50 mangkuk x Rp 5.000/mangkuk x 30 hari)                     Rp  7.500.000,00
Keuntungan per Bulan
Keuntungan    = Total penerimaan – total biaya operasional
              = Rp 7.500.000 – Rp 2.716.400
              = Rp 4.783.600
Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C           = Total penerimaan : total biaya operasional
              = Rp 6.000.000 : Rp 2.716.400
              = 2,2
Pay Back period
Pay Back Period = (Total investasi : keuntungan) x 1 bulan
                = (Rp 3.800.000 : Rp 4.783.600) x 1 bulan
                = 0,8 bulan

E.       Jenis Penawaran
1.       Usaha ini dinamai / dibawah bendera BUBUR AYAM METU
2.       Investor menyediakan Modal usaha sebesar Rp. 7.000.000,-
3.       Bagi Hasil atau Keuntungan masing-masing 40%  untuk pengelola dan 60% untuk Investor. Jika Asumsi Analisa Keuntungan diatas sebesar Rp. 4.783.600, maka Pengelola Mendapat Rp. 1.913.440 dan Investor mendapat Rp. 2.870.160
4.       Pembayaran keuntungan tanggal 5 setiap bulannya

F.       Penutup
Demikian proposal ini disampaikan dan mudah-mudahan menjadi acuan kita dalam bermitra secara baik dan amanah.

CP. Andi Guntur Permana 022-93446771

Saturday, June 16, 2012

JENIS-JENIS TINTA SABLON

Tinta diatas bahan kaos terdiri dari 2 jenis tinta, yaitu tinta yang berbasis air atau waterbase inks dan tinta yang berbasis minyak atau solvenbase. Tinta solvenbase sering disebut dengan istilah plastisol.


JENIS CAT WATERBASE:

CAT RUBBER:
Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsingkan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.


CAT TRANSPARAN:
Umumnya disebut dengan coating, karena dapat difungsikan sebagai pelapisan hasil sablon, sehingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini memiliki bentuk seperti tinta extender yang transparan, tetapi memiliki kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini baik sekali untuk teknik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dahulu memberikan rubber white pada permukaan bahannya.

CAT EXTENDER:
Tinta in bersifat transparan, hanya cocok untuk penggunaan diatas bahan putih atau bahan-bahan berwarna terang. Sifat dari cat ini adalah menyatu/menyerap pada bahan.

CAT SUPER WHITE:
Tinta ini hampir sama jenisnya dengan tinta rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu dengan bahan dan transparan, serta dapat disablon diatas dasar bahan berwarna gelap.

CAT PUFF/TIMBUL:
Tinta ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.

CAT SOLVENBASE/PLASTISOL:
Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan "Do not iron on design", sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.


JENIS CAT PLASTISOL:

CAT ALL PURPOSE:
Tinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.

CAT HIGH OPACITY:
Tinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.

CAT ATHLETIC PLASTISOL:
Tinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.

CORK BASE:
Berjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.

SHIMMER GOLD & BASE:
Tinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.

HIGH DENSITY CLEAR:
Tinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.

WILFLEX LUNA CLEAR:
Tinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet.

NATURAL SUADE:
Tinta plastisol yang menghasilkan efek kulit yang sangat lembut.

JENIS CAT DAN TEKNIK LAINNYA:
YELLOW SPARKLE:
Bubuk yang diformulasikan untuk menimbulkan kesan berkelip-kelip, serta memiliki tampilan yang glosy. Untuk mencetak bubuk ini, sebelumnya harus mencetakkan tinta plastisol sebagai dasar sekaligus sebagai perekat bubuk ini.

FOIL TRANSFER:
Aluminium foil dalam bentuk lembaran seperti kertas. Selain warna silver dan gold, foil juga tersedia dalam macam warna dan motif. Untuk media tempelnya foil ini membutuhkan lem khusus.

FLOCK:
Teknik sablon yang menghasilkan efek cetakan seperti beludru. Terdapat dua jenis flock, bubuk dan lembaran. Untuk lembaran membutuhkan lem khusus sebagai media perekatnya.

SUGAR PRINTING:
Aplikasi sablon yang berbentuk bubuk transparan mirip gula pasir.

GLOW IN THE DARK:
Berbentuk serbuk yang menyerap dan memantulkan sinarnya kembali didalam ruangan gelap.

REFLECTIVE POWDER:
Serbuk yang dapat memantulkan sinar jika terkena cahaya lampu atau sinar matahari.

DISCHARGE AGENT:
Adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan pewarna kainnya harus dipilih dengan yang dischargeable.

DISTRESSED atau VINTAGE:
Teknik inovasi grafik dengan membuat tekstur sehingga gambar terlihat pecah-pecah dan terlihat usang/kuno.

SHATTER BASE:
Jenis tinta untuk menciptakan kesan pecah (krack). Tinta ini diciptakan agar mudah pecah saat mengering dan untuk pengeringan membutuhkan flash curing.

ROCK BASE:
Teknik high density menggunakan tinta rock base untuk menghasilkan cetakan dengan permukaan kasar seperti batu.

SUBLIMATION TRANSFER:
Gambar yang dicetak diatas kertas transfer, yang kemudian ditransfer ke kaos menggunakan hotpress. Sublimation transfer umumnya terbagi dalam menjadi dua jenis, hot peel dan cold peel.

HOT PEEL:
Gambar yang diprint diatas kertas transfer.

COLD PEEL:
Kertas transfer yang berisi gambar jadi dengan berbagai jenis pilihan. Jenis cold peel ini jika diaplikasikan diatas kain kaos akan menghasilkan tekstur seperti tinta rubber, dan dapat diaplikasikan diatas dasar bahan terang maupun gelap. Sebab dalam pembuatannya cold peel menggunakan tinta plastisol.

RHINESTONES HEAT PRESS:
Aplikasi yang digunakan untuk dekorasi dalam garmen, mempunyai beragam nama sesuai dengan bahan yang digunakan, anatara lain nailheats, rhinestones dan swarovski crystals. Cara pengaplikasiaannya hanya dengan memanaskannya dengan mesin hot press pada suhu 160 derajat celcius selama 10 detik.

HIGH FREQUENCY WELDING:
Proses aplikasi menggunakan mesin high frequency, seperti aplikasi plastik PVC diatas kain.

EMBOSS PRINT:
Aplikasi yang menggunakan mesin press tekanan tinggi untuk menciptakan hasil emboss diatas bahan.

Tuesday, June 05, 2012

Tips penanganan toner Cartridge printer laserjet




1. Paper Jams ( kertas terjepit)
Kertas yang lembab atau tidak layak dapat menyebabkan paper jams atau terjepit, mesin printer yang kotor oleh debu yang menempel pada kertas kadang dapat juga menyebabkan kertas terjepit. Jika paper jams terjadi pada printer anda, bukalah penutup printer dan cobalah untuk mengeluarkan kertas yang tersangkut dengan cara menarik kertas keluar searah dengan arah keluarnya kertas. Bersihkan dan dilap permukaan ban penggulung atau roller serta sisi-sisi dalam mesin dengan menggunakan kain yang lembut. Pemasangan penggulung kertas, pengait kertas, roda gigi, serta sensor yang kurang tepat dapat menyebabkan kertas terjepit dan untuk hal ini diperlukan seorang teknisi yang mengerti tentang troubleshooting printer. Ketika anda mencoba melepaskan kertas yang terjepit usahakan selalu mengeluarkan kertas searah dengan arah keluarnya kertas.

2. Kertas hasil cetak berkerut / wrinkle/ kriting
Pengait pada penggulung kertas yang sudah usang / aus dapat menyebabkan kertas hasil cetak berkerut. Ukuran kertas yang tidak sesuai dengan pemasangan sensor batas pencetak dapat pula menyebabkan kertas berkerut. Kertas yang lembab atau tidak kering benar dapat pula menghasilkan keluaran yang berkerut. Cobalah untuk menyesuaikan ukuran kertas dengan path pengait-penggulung dan usahakan menggunakan kertas yang mulus dan bersih.

3. Garis-garis pada lembar cetak
Jika cetakan halaman kertas terdapat garis-garis hitam, hal ini dikarenakan oleh beberapa penyebab, biasanya hal ini dikarenakan oleh terdapatnya benda asing yang menempel pada scanner atau kaca pemantul. Jika permasalahan tidak berada pada kaca pemantul bisa jadi berada pada unit imaging. Jika anda memiliki cartridge yang lain ( lebih dari satu ) disarankan anda mengganti cartridge dengan yang lain yang sekiranya bagus. Hal ini dapat mengatasi permasalah diatas. Jika printer memakai system multi-komponen ( drum, toner, pengembang yang masing-masing unit terpisah) , ini membuat permasalahan semakin rumit. Namun diantaranya pasti ada yang bermasalah. Toner biasanya tidak ada masalah. Jika terdapat garis hitam besar/ lebar pada halaman cetak, biasanya dikarenakan oleh drum yang sudah aus atau lemah, dan perlu diganti dengan drum yang baru untuk mengatasi masalah tersebut.

4. Titik-titik hitam pada halaman
Jika terdapat garis terdapat titik-titik hitam seperti taburan toner pada lembar cetak, masalah biasanya terdapat pada unit pengembang cartridge. Dan biasanya hal ini sulit untuk dibetulkan kecuali dengan mengganti dengan yang baru pengembang yang bersangkutan. Jika titik hitam diulang atau terdapat urut kebawah pada lembar cetak, biasanya ada cacat atau benda yang menempel pada unit drum. Usaplah dengan kain halus untuk menghilangkan benda asing yang menempel atau dengan mengganti drum jika terdapat lubang kecil pada permukaan drum. Namun masalah ini bisa juga terdapat pada sensor pencetak yang kotor dan jika demikian maka harus diservis sekaligus apabila memungkinkan.

5. Lembar cetak kosong / tidak rata
Jika terdapat garis terang atau daerah kosong / buram pada hasil cetak, hal ini disebabkan oleh toner yang menipis atau belum membaur sempurna. Pastikan anda memiliki serbuk toner yang cukup dalam cartridge yang dapat mencapai drum. Masalah lain mungkin disebabkan oleh kenyataan bahwa permukaan drum tak dapat menyentuh toner karena unit penyaring wiperblade, dr.blade yang sudah aus/ keras. Ini berarti anda harus mengganti komponen yang terkait. Seringkali permasalahan bukan berada pada mesin atau cartridge , tetapi pada kertas. Dalam hal ini kertas lembab atau mengandung minyak sehingga toner atau tinta tidak dapat menempel dengan sempurna pada kertas. Ini biasanya seperti titik terang atau corengan buram pada lembar cetak. Jika anda kurang yakin, pastikan selalu menggunakan kertas yang bersih dan kering untuk melihat hasilya.

6. Double focus / imaging
Penyebab utama dari double focus / imaging pada halaman adalah dalam pengaturan pemasangan pengatur / fuser assembly yang tidak sesuai. Kombinasi yang tidak cocok antara drum dan toner juga bisa jadi penyebabnya. Jarang sekali produsen yang menghasilkan komponen yang tidak cocok dengan pengaturan fusernya . Beberapa jenis printer kadang tidak berjalan normal dengan interupsi aplikasi yang anda gunakan mungkin salah dalam penggunaan tinta yang menyebabkan masalah. Aturlah interupsi aplikasi anda terhadap pencetak melalui berapa jumlah titik per inci ( dot per inch ) / dpi.

7. Garis melintang pada halaman
Tempat ampas atau pembuangan toner pada cartridge mungkin penuh.Ganti dan bersihkan tempat pembuangan. Koneksi / hubungan yang kurang tepat antara unit imaging dengan mesin dapat pula menyebabkan hal ini. Bersihkan hubungan / penghubung dengan kain atau handuk. Bisa jadi toner cartridge tidak terpasang sempurna pada pencetak atau salah pasang drum. Atau ganti dengan cartridge yang lain dan ini akan mengatasi masalah.

8. Halaman gelap
Bisa jadi karena idensitas di-set terlalu pekat, coba terangkan focus/ image. Beberapa printer memiliki control idensitas tersendiri. Drum yang sudah aus bisa jadi masalah serta kualitas toner yang jelek bisa juga jadi penyebabnya.

9. Bunyi tidak wajar
Jika anda menggunakan toner cartridge, ganti dengan yang lain apakah permasalahan akan hilang. Karena bisa jadi kipas, roda gigi, bodi mesin dan komponen elektrik lainnya yang bermasalah.

10. Apabila terjadi Paper Jam jgn langsung di tarik kertasnya di diamkan dulu sekitar 10 menit baru di tarik tujuannya adalah agar bantalan Roll tidak robek

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Kerusakan Printer yang Biasa Terjadi dan Cara Memperbaikinya

Printer biasanya andal bahkan pada lingkungan yang paling sulit sekalipun, tetapi mereka tetap saja bisa bermasalah. Dan kita semua tahu bahwa printer tidak berfungsi pada saat yang paling tidak tepat. Sebagai seorang profesional TI, sangat penting untuk mengetahui cara memperbaiki masalah yang biasa terjadi dengan printer tersebut. Berikut adalah beberapa masalah yang biasanya terjadi pada printer HP dan saran untuk memperbaikinya.

Paper Jam

Paper jam merupakan salah satu masalah yang paling sering terjadi di setiap printer. Printer bisa mengalami paper jam karena: kotor, jenis kertas yang digunakan salah, atau roller yang menggerakkan kertas rusak. Meskipun membersihkan printer secara rutin dan menggunakan kertas yang benar merupakan solusi yang mudah, mengganti roller bisa jadi pekerjaan yang sulit bergantung pada model printer Anda. Pada beberapa model, roller mudah diakses, tapi pada model yang lain Anda harus membongkar semua untuk mengganti roller. Apapun penyebabnya, pada waktu terjadi paper jam, tarik

kertas searah dengan jalur keluar kertas karena jika ditarik ke belakang bisa merusak printer. Printer HP tertentu lebih rentan terhadap paper jam dibanding yang lain. Biasanya, printer yang menampung kertas secara vertikal sering mengalami paper jam. Printer model ini tidak didesain untuk pemakaian intensif, tetapi banyak organisasi yang menggunakan mareka pada sistem stand-alone dan harus waspada terhadap masalah ini

Cetakan pada Kertas Kabur

Cetakan kabur biasanya terjadi karena salah satu kondisi berikut: toner/tinta printer sudah mulai habis, ketebalan cetak terlalu rendah, economode printing diaktifkan. Untuk dua kondisi terakhir Anda bisa melihatnya dari printer self-test (biasanya ada tombol terpisah pada printer). Jika economode diaktifkan, dan user mengeluh bahwa hasil cetak kabur, nonaktifkan dan/atau set ketebalan cetak lebih tinggi. Jika toner/tinta mulai habis, menggoyang-goyangkan cartridge supaya toner/tinta lebih merata bisa mengatasi masalah secara sementara sampai Anda mengganti cartridge.

Berbayang

Berbayang merupakan kondisi dimana gambar tercetak dengan baik, tapi ada gambar sama yang lebih terang yang juga tercetak. Ini bisa terjadi karena outlet listrik yang mensuplai listrik ke printer. Cek outlet listrik dengan menghubungkan printer lain untuk melihat apakah masalah yang sama muncul. Berbayang juga bisa disebabkan karena penggunaan spare part berkala yang hampir habis masa pakainya (misalnya drum atau imaging kit). Semua spare part berkala mempunyai masa pakai untuk sejumlah kertas tertentu. Begitu printer mencapai angka yang ditentukan, Anda harus mengganti spare part tersebut untuk menghilangkan bayangan.

Toner Luntur

Jika hasil cetak luntur pada waktu disentuh dengan tangan, ada beberapa kemungkinan yang penyebabnya. Pertama, fuser rusak atau hampir habis masa pakainya. Solusinya adalah dengan menggantinya. Memperbaiki fuser tidak dianjurkan karena fuser termasuk spare part berkala dan tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk memperbaikinya. Kedua, toner cartrigde mungkin rusak sehingga terlalu banyak toner yang keluar. Pada printer laser hitam-dan-putih, solusinya adalah dengan mengganti toner cartrigde. Pada printer laser warna, ganti cartrigde yang bermasalah. Ketiga, ada toner yang tumpah di printer. Jika ya, ada harus membersihkannya.

Kehilangan Driver untuk Operating System Tertentu.

Begitu operating system baru dirilis, driver baru untuk printer eksisting juga akan dirilis. Namun, tidak semua printer mempunyai driver untuk setiap OS. Pada kasus ini, yang terbaik adalah mengacu ke manual printer dan cari driver apa yang bisa menyimulasikan printer eksisting. Meskipun tidak semua fungsi printer tersedia pada waktu simulasi, paling tidak masih bisa mencetak biasa. Sebagai contoh, sebagian besar printer HP masih bisa mencetak dengan driver HP LaserJet II, meskipun opsi tertentu, seperti duplexing, tidak akan bekerja.

Mencetak dari Paper Tray yang Salah

Lihat dua tempat untuk memperbaiki error ini. Pertama, lihat pada PC yang mencetak. Kedua, lihat printer. Jika aplikasi diset ke paper tray yang salah, Anda bisa memperbaikinya dari dalam aplikasi dengan mengklik Printer Properties dan cari opsi pemilihan tray. Pada printer, pastikan ukuran kertas di paper tray sudah cocok dengan yang di control panel.

Menarik Semua Kertas dari Tray

Jika printer menarik semua kertas dari tray (bukannya satu lembar), maka kemungkinan besar pad yang bertanggung jawab untuk memisahkan kertas sudah rusak dan perlu diganti. Anda bisa memesan dan menginstalasi pad baru tanpa harus mengirim printer ke tempat reparasi. Selain itu, bisa juga disebabkan karena kertas basah akibat kelembapan. Pastikan kertas tersimpan dengan baik dan kibas-kibaskan sebelum dimasukkan ke dalam printer.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Tips Merawat Printer HP Laserjet Agar Awet dan Maksimal

Kepada seluruh pemakai Printer Laserjet khususnya untuk "HP LOW END LASERJET" seperti Laserjet 4L, 5L, 6L, 1000, 1010, 1020, 2100, 2200, 4000, 5000 dll. Tips berikut juga berlaku untuk semua merk Printer Laserjet.
Berikut ini beberapa tips agar printer anda awet dan hasil cetak memuaskan :

TIPS :

1. Jangan sampai terjatuh serpihan "kawat strapless" pada baki kertas, atau lubang-lubang printer, ini disebabkan teknologi pemanasan printer tersebut menggunakan plastic film (fuser film sleeves), sehingga mudah sekali koyak oleh benda-benda tajam, dan mengakibatkan kertas lecek dan hasil cetak ada bercak.

2. Jangan mencoba memaksa mencabut kertas yang "JAM" dengan paksa, usahakan menarik searah saat printer mencetak, apabila tidak bisa lebih baik bawa ke service center terdekat, daripada dipaksa dan harus ganti part (biasanya film, dan gear) yang gampang rontok saat kertas ditarik dengan paksa.

3. Voltage / Listrik
Banyak printer yang hang/rusak hanya akibat tidak ada perlindungan listrik yang stabil, usahakan menggunakan stabilizer dengan system servo motor, dan grounding tidak melebihi 5 volt. (Parts DC Controller pada printer, peka dengan spike listrik)

4. Jangan menyalakan printer terlalu lama (semalaman) tanpa dipakai, apalagi listrik lepas tanpa stabilizer.

5. Rusak atau tidak rusak, usahakan setiap 6 bulan sekali printer tersebut di service, dan dibersihkan bagian dalamnya dari butiran bubuk toner.

6. Jangan memaksakan toner yang sudah bocor untuk printing, akan menyebabkan tumpukan butiran toner pada pemanas, yang berakibat menempelnya toner tersebut di heater dan pressure roller printer. Hasil print cacat permanen.

7. Jika Anda ingin mencetak diatas media lain yang mengandung bahan plastik, seperti: sticker, transparancy paper, pastikan bahwa media tersebut tahan panas. Jika tidak tahan panas, media bisa meleleh didalam printer dan menyebabkan kerusakan. Gunakan media yang asli dari Vendor yang bersangkutan, misalkan: HP Transparancy Paper, dll.

Demikian beberapa tips agar HP Laserjet anda bandel.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


10 Tips Penting untuk mendapatkan cetakan berkualitas pada printer HP Color Laser

1. Pasang peralatan printer dengan benar
2. Tangani toner cartridge dengan hati-hati
3. Gunakan kertas berkualitas terpercaya
4. Jaga kebersihan printer laser dan service printer Anda
5. Kalibrasikan printer laser saat diperlukan
6. Gunakan standar tes untuk densitas dan kualitas warna
7. Sesuaikan densitas warna saat diperlukan
8. Gunakan printer built-in PQ (Print Quality) Troubleshooting untuk memastikan kesalahan printer lainnya.
9. Gunakan printer drivers dan firmware upgrade yang sesuai
10. Peringatkan perusahaan layanan printer Anda mengenai masalah printer

1. Pasang peralatan printer dengan benar
Mengapa Penting?
Kualitas mencetak yang baik tergantung pada kondisi lingkungan yang sesuai bagi printer beserta perlengkapannya.
• Jika toner cartridge dalam keadaan terpasang, letakkan dengan hati-hati ke dalam kemasan original
• Simpan toner cartridge jauh dari aktivitas kantor untuk menghindari kerusakan fisik
• Periksa printer dan perlengkapannya ada dalam kondisi lingkungan seperti di bawah ini
Lingkungan Disarankan Diperbolehkan
Suhu 63 - 77"F 50 - 86"F
Kelembaban 30 - 70% RH 10 - 80% RH
Ketinggian 0 - 8530 ft

2. Tangani toner cartridge dengan hati-hati
Mengapa Penting?
Color toner berlaku seperti cairan, karena itu perlakukan dengan hati-hati. Penanganan yang salah dapat menyebabkan tumpah, kerusakan drum, ... berulang, kertas tidak tercetak, kerusakan struktural, atau malasah lainnya.
• Sebelum menginstal toner cartridge yang disimpan pada lingkungan yang memiliki temperatur dan kelembaban berbeda, biarkan cartridge selama beberapa saat untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan printer.
• Gunakan instruksi yang tertera pada kemasan untuk menginstal toner cartridge.
• Setelah segel dilepaskan, jangan mengocok toner cartridge.
• Simpan toner cartridge ...
• Jangan melepas cartridge setelah penginstalan. Jika memang harus dilepas, lap permukaan luar dengan hati-hati, jangan menyentuh permukaan drum.
• Saat menginstal atau melepas cartridge, matikan printer dan pegang cartridge dengan kedua tangan pada ujung-ujungnya untuk menghindari kerusakan printer atau cartridge.

3. Gunakan kertas berkualitas terpercaya
Mengapa penting?
Menggunakan kertas tebal, label, amplop, ..., transparansi, atau kertas jenis lainnya dapat menyebabkan masalah atau kerusakan pada printer. Warna dapat berubah tergantung pada bahan dasar kertas (jenis kertas). Untuk hasil terbaik gunakan kertas putih terang.
• Perhatikan petunjuk penggunaan printer Anda untuk jenis kertas yang sesuai dengan mesin yang didesain.
• Hindari penggunaan jenis kertas label, emboss, tebal, pracetak, kasar atau kertas non-laser.
• Pasang kertas sesuai dengan daftar spesifikasi pada Tip 1.

4. Jaga kebersihan printer laser dan service printer Anda
Mengapa penting?
Toner, bubuk kertas dan debris dapat terakumulasi, terutama dalam tipe mesin carousel. Pada saat akumulasi terjadi, membersihkan dan menservice printer dapat memperbaiki kualitas cetak.
a. Pada saat ...
b. JANGAN PERNAH MENIUPKAN UDARA KE DALAM PRINTER. Gunakan vacuum cleaner dengan toner filter, vacuum debris dari ..., terutama di bawah toner cartridge.
c. Gunakan handuk bersih yang agak basah untuk membersihkan sisa debu atau toner. JANGAN MENGGUNAKAN SOLVENT untuk membersihkan bagian dalam printer seperti belt atau roller.
d. Saat menghindari sentuhan terhadap delicate drum atau belt, bersihkan debu dan kotoran yang keluar dari toner cartridge dan bagian lainnya.
e. Lakukan beberapa kali tes print untuk membersihkan debu yang tertinggal pada kertas sebelum proses mencetak berjalan normal.
f. Bangun relasi dengan perusahaan service terkemuka. Service printer Anda secara berkala, terutama saat service items mencapai batas pemakaian.
g. Catat masalah service, simpan perlengkapan yang diganti dan maintenance items, kendala yang dihadapi, penghitungan kertas, dan pembersihan.

5. Kalibrasikan printer laser saat diperlukan
Mengapa penting?
Cetakan yang kabur yang disebabkan oleh kesalahan regristrasi, dapat diperbaiki oleh mesin kalibrasi. Jalankan "Full Calibration" saat mengganti toner cartridge atau menentukan densitas warna terang atau gelap.
Untuk menjalankan Full Calibrate Now pada HP Color LaserJet 1600/2600n/2605dn :
a. Tekan √(Select button).
b. Tekan4(panah kanan) (System setup), lalu tekan √.
c. Tekan4dua kali (Print Quality), lalu tekan √ dua kali.
d. Tekan 4(Calibrate now), lalu tekan √.
Untuk menjalankan Full Calibrate Now pada HP Color LaserJet 3000/3600/3800, 3500/3550/3700, 4600/4650, atau 5500/5550 :
a. Tekan MENU atau √ (Select button) untuk masuk ke menu.
b. Tekan 6(Panah bawah) untuk ... √.
c. Tekan 6(Panah bawah) untuk PRINT QUALITY, lalu tekan √.
d. Tekan 6(Panah bawah) berulangkali untuk CALIBRATE NOW (FULL CALIBRATE NOW pada beberapa model), lalu tekan √.

6. Gunakan standar tes untuk densitas dan kualitas warna
Mengapa penting?
Menggunakan Configuration Page (Diagnostics Page dalam model terbaru) mempermudah kita untuk melihat warna apa yang memerlukan adjustment. Prosedur mencetak halaman ini sangat bergantung pada model. Lihat Tip 7 untuk contoh halaman.
Untuk menjalankan Configuration Page dari HP Color LaserJet 3500/3550/3700, 4600/4650, atau 5500/5550 :
a. Tekan MENU atau √ (Select) untuk masuk ke menu.
b. Tekan 6 (Panah bawah), jika dibutuhkan, untuk menampilkan INFORMATION MENU, lalu tekan √
c. Tekan 6 untuk menampilkan PRINT CONFIGURATION , lalu tekan √.
Untuk menjalankan Diagnostic Page dari HP Color LaserJet 3000/3600/3800 atau 4700/4730 :
a. Tekan MENU atau √ (Select) untuk masuk ke menu.
b. Tekan 6 (Panah bawah), untuk menampilkan DIAGNOSTIC MENU, lalu tekan √.
c. Tekan 6 untuk menampilkan PRINT DIAGNOSTIC PAGE, lalu tekan √.
Untuk menjalankan Configuration Page dari HP Color LaserJet 1600/2600n/2605dn :
a. Tekan √(Select button) 2 kali.
b. Tekan4(panah kanan) 2 kali.
c. Tekan √.

7. Sesuaikan densitas warna saat diperlukan
Mengapa Penting?
Biasanya warna mungkin tidak sesuai dengan harapan. Gunakan Configuration Page (Diagnostic Page) untuk menentukan densitas warna lebih terang atau lebih gelap.
Penjelasan :
Contoh Configuration Page menunjukkan 4 variasi densitas warna dari cyan (tone biru), magenta (tone merah), yellow, dan black pada sisi kiri dan bawah yang memungkinkan variasi dari warna standar.
Kotak warna pada sisi kanan menunjukkan kotak warna ungu, orange, dan hijau, dari percampuran cyan, magenta, yellow pada warna cetak.

Jalankan Configuration Page pada bagian sebelumnya. Setelah Anda mengidentifikasi warna apa yang memerlukan densitas lebih dalam atau lebih ringan, kemudian :
a. Tekan MENU atau √ (Select button) untuk masuk ke menu.
b. Tekan 6 (Panah bawah), untuk menampilkan CONFIGURE DEVICE, lalu tekan √.
c. Tekan 6 untuk PRINT QUALITY, lalu tekan √.
d. Tekan √ untuk memilih ADJUST COLOR, tekan √.

Note : Untuk HP Color LaserJets 3000/3600/3800, 4650, 5550, atau 4700/4730 models, langsung ke langkah e2.
e. 1. Tekan √ untuk HIGHLIGHTS atau 6 untuk MIDTONES, atau 6 lagi untuk SHADOWS, lalu tekan √. Teruskan ke langkah f.
2. Pilih warna untuk mengubah. Contohnya, untuk batas cyan (blue), set cyan dari “0” sampai “-5”. Sama halnya untuk magenta (red), yellow atau black. Untuk memperdalam warna, set “+5”.
f. Cetak halaman sample setelah masing-masing adjustment dan …

Peringatan : Perubahan densitas warna tersimpan di memory printer. Untuk kembali ke setting-an awal, gunakan “Restore color values” di bawah menu Configure Device, Print Quality, dan submenu Adjust Color.

8. Gunakan printer built-in PQ (Print Quality) Troubleshooting untuk memastikan kesalahan printer lainnya.
a. Tekan MENU atau √ (Select) untuk masuk ke menu.
b. Tekan 6 (Panah bawah) berulang kali untuk menampilkan DIAGNOSTICS, lalu tekan √.
c. Tekan 6 berulang kali untuk menampilkan PQ TROUBLESHOOTING, lalu tekan √ untuk tes cetak.
Catatan:
d. Ganti warna cartridge yang cacat dan ulangi tes untuk memastikan kondisi.
Catatan : Selain oleh cartridge,kerusakan bisa disebabkan oleh printer.
e. Gunakan penggaris untuk mengukur jarak kerusakan berulang dan diskusikan dengan service provider.

9. Gunakan printer drivers dan firmware upgrade yang sesuai
Mengapa penting?
Printer driver dan firmware memainkan peran vital dalam kualitas imanging dan tampilan. Lihat panduan printer Anda untuk informasi car meng-upgrade.

10. Peringatkan perusahaan layanan printer Anda mengenai masalah printer
Mengapa penting?
Beberapa masalah spesifik yang terkait dengan warna LaserJet mungkin belum pernah dialami oleh perusahaan service Anda. Sebutkan masalah – masalah di bawah ini yang mungkin Anda pernah hadapi.
• Toner merah kabur pada printer HP Color LaserJet1600/2600n/2605dn/CM1015/CM1017
• Halaman kertas tidak tercetak pada HP Color LaserJets 4600 atau 4650 mencerminkan kegagalan sistem developer.
• Sisa toner pada transfer belt dan punggung kertas pada HP Color LaserJets 4600 atau 4650 …
• Peringatan yang salah “10.92.00 (-.01, -.02, atau -.03) CARTRIDGE NOT ENGAGED” karena kerusakan kunci pengungkit cartridge.
• Gambar kabur ke satu sisi atau tidak tercetak dari HP Color LaserJets 1500/2500/2550/2820 menandakan masalah pada carousel indexing.
• Gambar hitam hilang pada HP Color LaserJet 3500/3550/ 3700 karena gagal menarik warna (CL2)
• Blank page yang terus berlanjut pada HP Color LaserJet 4500/ 4550 disebabkan masalah pada ETB (electrostatic transfer belt).
• Lemah, alur lemah yang terus - menerus pada HP Color LaserJet 4500/4550 dikarenakan scanner kaca optik berdebu.
• Gambar samar-samar dari HP Color LaserJet 1600/2600n/ 2605dn dikarenakan tabel warna yang tidak teregistrasi, sesuai kalibrasi.ss

Cara Reset Printer Canon IP 2770 / IP 2700


Printer Canon - Cara Reset Printer Canon IP 2770 / IP 2700. Download dan Cara Reset Canon IP 2770 / IP 2700 - Printer Canon IP 2770 / IP 2700 atau semua merek printer canon biasanya memerlukan resetter.

Cara Reset Printer Canon IP 2770 / IP 2700


Me-reset, mengatasi error 5200 printer canon Ip2700 atau Ip2770 Ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut diantaranya:

Sebelum anda melakukan reset printer canon Anda terlebih dahulu memerlukan software resetter printer canon sesuai dengan type printer yang ingin Anda reset. Beberapa type printer canon ada juga yang menggunakan software yang sama seperti pada posting sebelumnya tentang Download Resetter Canon MP198, MP258, MP276, MP496, MP558, MP568, dan MP648. namun Ada juga printer canon yang tidak sesuai dengan software reset printer canon lainnya. Jadi anda juga harus jeli dalam hal menggunakan software resetter canon.

Cara Resetter Printer Canon IP 2770 / IP 2700 ERROR 5B00


Langkah pertama adalah merubah mode printer canon ip 2770 / ip 2700 ke dalam keadaan service mode caranya sebagai berikut :

  1. Pastikan bahwa Printer Canon IP 2770 / IP 2700 anda dalam keadaan off (Mati) Namun kabel power (listrik) terpasang.
  2. Tekan tombol RESUME selama kurang lebih 2 detik
  3. Setelah itu Anda tekan tombol POWER sampai lampu hijau nyala (saat menekan tombol POWER, tombol RESUME jangan dilepaskan dulu)
  4. Kemudian lepaskan tombol RESUME, namun jangan lepas tombol POWER.
  5. Sambil tombol POWER masih tertekan, tekan tombol RESUME 5 kali. Led akan menyala bergantian orange hijau dengan nyala terakhir orange. (jangan sampai keliru 4x karena printer akan mati total, tapi sifatnya sementara juga)
  6. Lepaskan kedua tombol secara bersamaan.
  7. Led akan blink sebentar kemudian akan nyala HIJAU.
  8. Komputer akan mendeteksi device baru, abaikan saja
  9. Keadaan ini menunjukkan printer IP 2770 dalam keadaan SERVICE MODE dan siap direset.

Setelah langkah pertama Anda lakukan dengan sempurna maka Langkah yang kedua yang harus Anda lakukan adalah dengan menggunakan software resetter canon ip 2770 / ip 2700. Langkah-langkahnya sebagai berikut :


Cara Reset Printer Canon IP 2770 / IP 2700
  • Download Software Resetter Canon IP 2770 / IP 2700 DISINI
  • Exctract Software Resetter iP2770 yang Anda download.
  • Siapkan 2 kertas di printer (ini untuk print pada waktu proses reset).
  • Jalankan Aplikasi / Software Resetter Printer Canon IP 2770 / IP 2700
  • Klik "MAIN", maka printer akan berproses, kemudian iP2770 akan print satu halaman dengan tulisan " D=000.0 "
Cara Reset Printer Canon IP 2770 / IP 2700
  • Klik " EEPROM Clear ".
  • Kemudian klik " EEPROM ", dan printer akan print hasil Resetter iP2770. Salah satu barisnya tulisannya sbb: "TPAGE(TTL=00000)"
  • Setelah itu Matikan Printer dan hidupkan kembali.
  • Cara Reset Printer Canon IP2770 Error 5200


Cara Reset Printer Canon IP 2770 / IP 2700


Untuk EROR 5200 Printer Canon IP 2770 / 2700 sebenarnya sama saja cara mengatasinya seperti Eror 5B00 di atas namun untuk masalah error yang ini Anda hanya memerlukan langkah pertama Error 5B00 berikut :

  1. Pastikan bahwa Printer Canon IP 2770 / IP 2700 anda dalam keadaan off (Mati) Namun kabel power (listrik) terpasang.
  2. Tekan tombol RESUME selama kurang lebih 2 detik
  3. Setelah itu Anda tekan tombol POWER sampai lampu hijau nyala (saat menekan tombol POWER, tombol RESUME jangan dilepaskan dulu)
  4. Kemudian lepaskan tombol RESUME, namun jangan lepas tombol POWER.
  5. Sambil tombol POWER masih tertekan, tekan tombol RESUME 5 kali. Led akan menyala bergantian orange hijau dengan nyala terakhir orange. (jangan sampai keliru 4x karena printer akan mati total, tapi sifatnya sementara juga)
  6. Lepaskan kedua tombol secara bersamaan.
  7. Led akan blink sebentar kemudian akan nyala HIJAU.
  8. Komputer akan mendeteksi device baru, abaikan saja
  9. Tekan Tombol Power sehingga printer akan OFF / Mati
  10. Setelah printer benar-benar mati maka Tekan Kembali Tombol Power maka komputer akan menyala dan siap untuk digunakan kembali.

Iklan Super Kreatif Sebuah Perusahaan di Jerman



Berikut ini adalah Iklan yang Super Kreatif dari situs pencari kerja jobsintown.de

kerja yang tak sepatutnya



















Monday, June 04, 2012

Cara Mengatasi Cartridge Hitam Printer Canon IP2770 yang Tidak Terdeteksi hanya dalam waktu 5 detik.

Caranya
1. Hidupkan komputer Anda
2. Hidupkan printer Anda, lihatlah lampu resume berkedip terus berwarna jingga
3. Tekan dan tahan selama 5 detik tombol resume tersebut
4. Masalah selesai.

Cara Memperbaiki Print Head Tersumbat, Macet Karena Tinta Mengering

Posted by Epsoners
Cara memperbaiki atau solusi print head macet atau tersumbat karena tinta mengering. Masalah print head macet atau tersumbat tintanya sering diakibatkan oleh pemakaian yang tidak benar, apakah itu printer Canon, printer Epson dan printer HP semua dapat mengalami masalah Print Head.
Memperbaiki Print Head Tersumbat

Print Head dapat macet diakibatkan antara lain tersumbatnya lubang kecil pada print head karena tinta yang mengering sehingga tinta tidak dapat lewat. Akibat dari print head tersumbat maka kita tidak akan bisa mencetak dengan maksimal atau bahkan berakibat tidak bisa mencetak sama sekali.

Tapi kamu jangan khawatir dengan masalah print head macet dan tersumbat ini, kamu hanya membutuhkan sedikit larutan pembersih sederhana yang bisa kita buat sendiri. Dan bahan-bahannya berasal dari bahan rumah tangga. Hanya membutuhkan waktu sedentar untuk membersihkan print head macet dan tersumbat tersebut sehingga bisa dipakai kembali seperti semula.

Langsung saja bagaimana cara memperbaiki print head tersumbat, macet karena tinta mengering. Lihat tutorial berikut:
1. Pertama sekali kamu siapkan sebuah mangkuk berukuran kira-kira 200 ml dan pastikan mangkuk tersebut bersih dari debu atau sisa makanan yang menempel.
2. Selanjutnya isi mangkuk tersebut dengan 1 sendok makan alkoholl, satu tetes sabun cuci piring cair, kemudian kamu aduk sampai benar-benar merata. Nah itulah larutan pembersih kita yang dipergunakan untuk membersihkan head print.
3. Celupkan sedikit kapas ke larutan pembersih tersebut, kemudian taruh pada print head macet yang akan kita perbaiki. Larutan pembersih ini akan memecah penyumbatan pada print head macet dan tersumbat tersebut.
4. Langkah terakhir adalah lap print head dengan kapas bersih atau kain kering. Nah.. print head siap dicoba untuk proses pencetakan kembali.

Lakukan tutorial diatas sampai print head benar-benar sudah tidak tersumbat lagi dan dapat mencetak dengan baik dan normal kembali, apabila sudah dilakukan beberapa kali ternyata print head tetap tidak bisa mencetak dengan baik maka print head anda dipastikan sudah rusak permanen dan harus diganti dengan yang baru. Demikian tips cara memperbaiki print head tersumbat, macet karena tinta mengering. Semoga bermanfaat.

CARA PENGGUNAAN AVOMETER MULTIMETER MULTITESTER

Banyak sekali istilah yang digunakan untuk menyebut alat ini, ada yang menyebut Avometer karena merujuk kegunaanya dari satuan yang digunakan Ampere, Volt dan Ohm. Multimeter dari kata Multi (banyak) dan Meter (dikonotasikan sebagai alat ukur). Multitester dari kata Multi (banyak) dan tester (alat untuk menguji).
Sebelum kita menggunakanya alangkah baiknya bila kita mengenal panel, terminal, dan fasilitas yang dimiliki alat ukur elktronika ini.

I. BATAS UKUR (BU) pada Multimeter seperti berikut ini.
Batas Ukur merupakan Nilai maksimal yang bisa diukur oleh multimeter

  1. Paling kiri atas merupakan blok selektor DC Volt. Ini merupakan blok selektor yang harus kita pilih saat melakukan pengukuran tegangan DC. Perlu diingat Ini merupakan Batas Ukur (BU) yang harus kita perhatikan saat akan melakukan pengukuran. Bila diketahui perkiraan nilai tegangan yang akan diukur maka Batas Ukur yang harus dipilih harus berada diatas nilai perkiraan tersebut. Sebagai contoh bila kita akan mengukur tegangan pada suatu rangkaian yang memiliki nilai tertera pada PCB tersebut 9 volt DC maka kita boleh menggunakan batas ukur 10 volt DC.
  2. Paling kiri atas merupakan blok selektor AC Volt. Ini merupakan blok selektor yang harus kita pilih saat melakukan pengukuran tegangan AC. Demikian juga untuk pengukuran teganganAC Batas Ukur yang harus dipilih harus berada diatas nilai perkiraan tersebut tegangan AC tersebut. Contoh Bila akan mengukur tegangan Jala-jala PLN seperti kita ketahui nilai tegangan PLN berkisar antara 220 Volt AC maka harus dipilih batas ukur 250 volt AC.
  3. Bawah kanan tertulis satuan Ohm untuk mengukur resistansi, ini tidak terlalu kritik atau beresiko bila salah memilih selektor. Hanya akan berpengaruh pada ketelitian dan cara kita menghitung nilai resistansi terukur.
  4. Kiri bawah tertulis DC mA yang digunakan untuk mengukur Arus DC. Arus yang terukur maksimal 250 milli Ampere DC. penggunaan batasn ukur harus diatas nilai arus perkiraan yang ada pada rangkaian.
  5. Bila tidak diketahui perkiraan nilai tegangan gunakan batas ukur yang paling besar (bisa 1000 VoltDC atau 1000 VoltAC). Demikian juga untuk arus DC gunakan skala batas ukur tertinggi. Yang paling penting pada pengukuran arus dan tegangan DC polaritas colokan (probe) jangan terbalik. Kutup (-) terhubung colokan hitam dan (+) terhubung colokan merah.
  6. Bila dalam pengukuran terjadi kesalahan batas ukur ataupun polaritas colokan terbalik sebaiknya cepat-cepat kita tarik colokan dari titik ukur yang kita lakukan. Hal ini pada multimeter analog beresiko terhadap rusaknya alat ukur kita meskipun dalam multimeter terdapat sekring pengaman.

II. SKALA MAKSIMUM
Skala Maksimum (SM) merupakan batas nilai tertinggi pada panel meter.
  1. Pada Skala Maksimum paling atas merupakan skala yang dibaca saat mengukur resistansi. Perlu diingat bahwa penunjukan jarum pada simpangan paling ujung kanan merupakan nilai resistansi paling kecil. Sedang pada simpangan paling kiri untuk atau jarum (bergerak sedikit) mengindikasikan nilai resistansi paling besar. Karena nilai skala resistansi (ohm) paling kiri memiliki angka paling besar, sedangkan paling kanan nilainya nol.
  2. Pada gambar di bawah ini diperjelas untuk Skala Maksimum pengukuran arus, tegangan AC ataupun DC.
Pada gambar diatas ada tiga nilai yang umumnya dipakai pada multimeter analog yaitu skala maksimum 10, 50, dan 250.

III. MENGUKUR RESISTANSI
  1. Letakan selektor atau batas ukur (BU) resistansi yang paling sesuai. Pilih batas ukur resistansi sehingga mendekati tengah skala. Sebagai contoh: dengan skala yang ditunjukkan dibawah dengan resistansi sekitar 50kohm pilih × 1kohm range.
  2. Hubungkan kedua ujung probe (colokan) jadi satu. Bila jarum belum bisa menunjuk skala pada titik nol putar ohm ADJ sampai jarum menunjukan nol (ingat skala 0 bagian kanan!). jika tidak dapat diatur ke titik nol maka batteray didalam meter perlu diganti.
3. Cara menghitung nilai resistansi yang terukur :
R = BU x JP
R = resistansi yang terukur (ohm)
BU
= Batas Ukur yang digunakan
JP = Penunjukan Jarum pada skala
sehingga pada contoh diatas dapat kita hitung resistansi yang terukur memiliki nilai :
BU = x 1K
JP = menunjuk pada angka 50 ohm
terhitung :
R = 1K x 50
R = 50K ohm

Keselamatan kerja
  1. Dalam menggunakan multimeter sebagai pengukur tegangan kita harus memperhatikan manual book masing masing multimeter, yang dapat diringkas sebagai berikut : Pasanglah probe sesuai dengan kedudukannya. Probe berwarna merah dicolokkan pada terminal (+), dan probe berwarna hitam dicolokkan pada terminal com (-). Ada beberapa multimeter yang memiliki probe include dengan multimeternya sehingga tidak perlu susah-susah memasang. Jenis tegangan. Sebelum melakukan pengukuran kita harus mengetahui jenis tegangan apa yang akan kita ukur, apakah tegangan AC (alternating current) atau tegangan DC (direct current).
  2. Dengan mengetahui jenis tegangannya kita dapat menentukan penempatan selector pada bagian AC atau DC. Jika tegangan yang akan kita ukur adalah tegangan AC arahkan selektor pada bagian AC. Jika tegangan yang akan kita ukur adalah tegangan DC maka arahkanlah selektor pada bagian DC. Jika kita belum mengetahui jenis tegangannya, supaya aman dalam pengukuran hendaknya arahkan selektor pada bagian AC (karena tegangan DC sebenarnya bagian dari tegangan AC).
IV. Pengukuran arus dan tegangan DC dengan multimeter
  1. Pilih jangkah ukur dengan lebih besar dari dengan pembacaan yang masih dapat dilakukan.
  2. Sambungkan meter, yakinkan sambungan pada sisi yang benar. Meter Digital akan selamat pada penyambungan terbalik, tetapi meter analog mungkin menjadi rusak.
  3. Jika pembacaan melampaui skala : sesegera mungkin lepaskan dan pilih jangkah ukur yang lebih tinggi.
Multimeter sangat mudah rusak oleh perlakuan sembrono mohon diperhatikan hal ini:
  1. Selalu melepas meter sebelum memindah jangkah ukur.
  2. Selalu periksa letak jangkah sebelum dihubungkan kerangkaian.
  3. Jangan membiarkan jangkah ukur pada pengukuran arus (kecuali saat pembacaan ukuran).
  4. Jangkah pengukur arus paling besar resiko kerusakannya karena berada pada resistansi rendah .

Cara mengukur tegangan :
Hubungkan hitam ujung (negatif -) ke 0V, normalnya terminal negatif batteray atau catu daya. merah ujung (positif +) titik dimana anda menginginkan mengukur tegangan.
Pembacaan skala analog :
Perhatikan penempatan sakelar jangkah ukur pilih skala yang sesuai. Untuk beberapa jangkah ukur anda perlu mengalikan atau membagi 10 atau 100 seperti ditunjukan pembacaan dibawah ini. Untuk jangkah ukur teganagn AC gunakan tanda merah sebab calibrasi skala sedikit geser.
Contoh pembacaan skala ditunjukan pada:
  • Jangkah ukur DC 10V: 4.4V (baca langsung skala 0-10 )
  • Jangkah ukur DC 50V: 22V (baca langsung skala 0-50 )
  • Jangkah ukur DC 25mA : 11mA (baca 0-250 dan bagi dengan 10)
  • Jangkah ukur AC 10V : 4.45V (gunakan skala merah, baca 0-10)
Rumus :

VDC= Tegangan DC
BU = Batas Ukur
SM = Skala maksimum yang dipakai
JP = Jarum Penunjuk
Cara menghitung :
Misalnya Batas Ukur yang digunakan 10 VDC dengan Skala Maksimum 10 VDC dan jarum diatas menunjuk pada angka 4 lebih 2 kolom kecil masing-masing kolom kecil bernilai 0,2 karena antara angka 4 dan 5(tidak tertulis), terbagi jadi (5 kolom kecil) Sehingga JP=4,4
VDC = (BU/SM)JP

=(10/10)4,4

nilai terukur=4,4VDC

V. MENGUKUR TEGANGAN AC

Gunakan alas kaki kering terbuat dari bahan isolator sebagai pengaman minimal jika terjadi kejutan listrik. Ini perlu dilakukan bila dilakukan pengukuran tegangan AC yang dianggap besar. Sebelum melakukan pengukuran tegangan hendaknya kita sudah bisa memperkirakan berapa besar tegangan yang akan diukur, ini digunakan sebagai acuan menentukan Batas Ukur yang harus digunakan. Pemilihan batas ukur yang tepat hendaknya harus lebih tinggi dari tegangan yang diukur
contoh
: untuk pengukuran tegangan PLN, diketahui jenis tegangan-nya adalah AC dan besar tegangan adalah 220 VAC, sehingga batas ukur yang harus digunakan adalah 250 atau 1000. Jika tidak diketahui nilai tegangan yang akan diukur, pilih batas ukur tertinggi.
  • Colokan probe merah pada terminal (+), dan probe hitam pada terminal (-) pada multimeter.
  • Menentukan Batas Ukur pengukuran. Karena tegangan PLN secara teori adalah 220VAC maka kita arahkan selektor pada bagian VAC dengan Batas Ukur 250 atau 1000 (ingat Batas Ukur dipilih lebih besar dari pada tegangan yang akan diukur). Untuk pembahasan kita kali ini kita akan menggunakan Batas Ukur 250.
  • Dalam pengukuran tegangan AC posisi penempatan probe bisa bolak-balik.
  • Hubungkan kedua ujung probe (colokan) multimeter masing-masing pada dua kutub jalur tegangan PLN misalnya stop kontak.

  • Perhatikan saat melakukan pengukuran, jangan sampai ujung probe merah dan hitam saling bersentuhan, karena akan menyebabkan korsleting.
  • Dari pengukuran tersebut diperoleh penunjukan jarum sebagai berikut.
  • Cara menentukan pembacaan hasil ukur, rumus yang digunakan tidak berbeda saat kita menghitung hasil ukur tegangan DC.
BU = Batas Ukur
SM = Skala maksimum yang dipakai
JP = Jarum Penunjuk
VAC = Tegangan terukur
Pada pengukuran kita di atas Batas Ukur yang digunakan adalah 250 Vc dan Skala Maksimum yang digunakan 250, serta penunjukan jarum pada angka 200 lebih 4 kolom kecil yang mana masing kolom bernilai 5 sehingga bila kita jumlah menunjuk angka 220. dari data tersebut maka diketahui BU=250, SM=250 dan JP=220.
sehingga tinggal kita masukan ke rumus diatas sbb:
Vac = (250/250) 220
Vac = 220
Untuk penerapan pengukuran yang lain kita lakukan hal yang sama misalnya output trafo step down yang merupakan tegangan AC. Untuk mengukurnya tentukan batas ukur terlebih dahulu dengan mengacu pekiraan nilai yang tertera pada trafo tersebut. Kemudian sentuhkan ujung probe multimeter ke masing-masing terminal outpu trafo yang akan diukur. Tentu saja terminal trafo primer trafo harus terhubung tengangan PLN.