Friday, December 09, 2011

Mengenal DNSSpeeder

Seperti pada artikel sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang DNSSpeeder dan fungsi utamanya yaitu untuk mempercepat dan menstabilkan kegiatan browsing kita dengan fitur DNS cache. Pada artikel pendek kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang DNSSpeeder sampai ke seluk-beluknya (kok malah berasa kayak di hutan rimba? he he..)



Fungsi utama DNSSpeeder yang banyak dicari orang adalah DNS cache yang memang terbukti bisa mempercepat dan menstabilkan kegiatan browsing kita. Google sendiri telah mengadopsi module DNS cache pada web browser mereka yang kita kenal dengan nama Chrome. Chrome memiliki module DNS cache dimana setiap website yang pernah kita buka alamat IP-nya akan tersimpan pada cache Chrome. Inilah alasan kenapa Chrome memberikan label “browser tecepat dan teringan” karena memang chrome di desain khusus dan di optimalkan untuk kegiatan browsing. Lho kok malah nyasar ke google chrome!? :m000


Kembali ke topik utama, selain fitur DNS cache tenyata kita bisa juga melakukan pemblokiran pada website tententu melalui DNSSpeeder. Caranya sangat mudah sekali, kita bisa melakukan pemblokiran dengan asas string atau domain tertentu. Misalnya saya ingin memblokir semua domain yang mengandung string “sex” cukup saya buatkan rulesnya kemudian saya berikan kata “sex” maka DNSSpeeder akan otomatis memblokir koneksi menuju domain yang memiliki string sex . Pada tingkat lanjutnya kita bisa memberikan pesan error kepada pengguna yaitu dengan memberikan response default, atau mengalihkan aliran data menuju IP tertentu dan lain sebagainya.





Apakah masih ada lagi fungsi tersembunyi pada DNSSpeeder?  Ya, ada fitur lainnya yaitu block IP. Fitur ini mungkin sangat jarang dipakai karena saya yakin 99% pengguna DNSSpeeder tidak ada yang menjadikan servernya menjadi DNS publik. Fitur ini sebenarnya fungsinya untuk memblokir IP tertentu agar permintaan atau request DNS pada DNSSpeeder ditolak.


Penjelasan bagaimana cara kerja DNS Cache bisa mempercepat kegiatan browsing?


Sangat mudah dan simple jika anda termasuk orang yang memiliki logika, DNSSpeeder melakukan bypass dan bisa mempercepat perjalanan anda menuju tujuan. Agar lebih mudah dipahami dan menyusup kedalam otak dan menumpuk disitu selamanya akan saya ilustrasikan ke sebuah gambar sederhana.


Saya rasa dari gambar ilutsrasi ini sudah cukup jelas menggambarkan maksud saya.


Pertanyaan berikutnya adakah kelemahan DNSSpeeder? Sebenarnya DNSSpeeder sudah sangat bagus dan bisa di nobatkan sebagai DNS Cache terbaik nomor 2 (tentunya setelah ehem-ehem) DNSSpeeder memiliki sebuah kelemahan yaitu akan mengalami kesalahan ketika mencoba melakukan resolving sebuah nama domain yang memiliki lebih dari 1 IP address.


Contoh mudahnya begini, misal blog saya ini berada di hosting dengan nomor IP 1.2.3.4 karena saya tidak menerima pengunjung yang amat sangat banyak saya merasa tidak perlu menambah server sebagai jalur alternatif. Sedangkan facebook yang di akses jutaan bahkan milyaran pengguna setiap harinya terpaksa menggunakan lebih dari 1 server sebagai jalur alternatif agar semua pengunjung bisa dilayani. Misalnya server facebook ada 3 yaitu 1.2.3.4, 1.23.5, dan 1.2.3.6.



Ketika pertama kali DNSSpeeder melakukan resolving dia akan mengambil nomor ip yang paling pertama yaitu 1.2.3.4 ketika besok harinya kita mencoba membuka facebook akan terjadi salah jalur, bisa saja IP 1.2.3.4 kelebihan pengguna sehingga jalur alternatifnya ada di 1.2.3.6 maka kita tidak akan bisa membuka website facebook.


Saya rasa ini sebuah kelemahan fatal dan sudah saya kontak pemilik DNSSpeeder untuk memperbaikinya jadi kemungkinan di esok hari atau pada versi terbaru DNSSpeeder akan lebih baik lagi performanya. DNSSpeeder bisa di download di sini.

No comments: