Wednesday, September 16, 2009

Mempercepat koneksi speedy

Atas permintaan rekan-rekan untuk mengetahui bagaimana teknik mempercepat koneksi speedy, kami akan ulas kembali hal tersebut. Teknik ini bukan teknik hacking modem ataupun hacking speedy. Tidak ada cara ‘kekerasan’ yang kami pakai. Untuk rekan rekan di Telkom jangan khawatir teknik yang kami gunakan sekedar mengefektifkan kualitas bandwidth speedy. Murni perhitungan kecepatan dan software. Pada prinsipnya teknik ini bisa digunakan untuk tipe koneksi lainnya.
1. Cek latency ping dengan cara melihat kecepatan ping untuk alamat DNS/IP yang anda gunakan. Bila kecepatan ping masih diseputar 50ms berarti koneksi anda ke DNS masih relatif normal.
2. Cek juga hops tracert alamat DNS/IP yang anda gunakan. dengan perintah tracert.
DUa hal tadi bisa menggunakan perintah di command prompt.
Kami menemukan rata rata latency yang terbaik untuk speedy pada DNS
202.134.0.155/61.94.192.12.
Cari DNS-DNS telkom yang tercepat latency pingnya.dan paling sedikit hopsnya.
Menggunakan openDNS (208.67.222.222/208.67.220.220) meski dianggap aman dari spyware dan situs-situs yang berbahaya, tidak disarankan karena latencynya hingga 800ms.
2. Kecepatan tidak hanya dilihat dari akses anda ke DNS tapi juga penggunaan lokal DNS dan DNS cache sedikit banyak mengoptimalkan kecepatan akses. Terlebih bila Local DNS anda support terhadap koneksi offline.
3. Seringkali kita juga bermasalah terhadap cache yang tiba tiba penuh hingga menyebabkan akses ke DNS menjadi lambat. Atur supaya cache anda bisa refresh secara otomatis.
4. Banyak koneksi mengalami gangguan dalam pengiriman data, sehingga perlu diperlukan beberapa teknis shaping untuk mengatasi itu. Ini bisa dilihat dari perbandingan antara upstream dan downstream (non simetris loh) yang sekitar 1:1. Misal anda telah menerima data 1 MB dan Mengirim data 1 MB. Teknik shaping ini diperlukan untuk optimalisasi lanjutan.
5. Gangguan ini juga bisa diakibatkan karena posisi modem yang terinterfensi listrik. Ataupun kabel telepon yang berdekatan dengan kabel listrik. Cek SMR modem anda.
6. Menggunakan akselerator (SSH tunneling) ke server yang terdekat/terpendek.
7. Kami juga menggunakan prinsip kerja torrent/download mass, sehingga pada trafic yang penuh justru server bekerja secara optimal. Ini berhubungan dengan perhitungan cache temporary di server. (mirip squid lah di UNIX).
Demikian teknik percepatan koneksi speedy. Dengan teknik ini kami mencoba test kecepatan terhadap server di Eropa masih diatas 300 Kbps (kecepatan internasional).
speed namesco.co.uk

teknik tambahan untuk mempercepat koneksi dengan mematikan QOS windows (menggeser dari 20% ke 0%). Mematikan sistem restore. Mendefrage harddisk anda, diskcleanup, dan menon-aktifkan automatic update.
37 Responses to “Mempercepat koneksi speedy (2)”

1.

Berkunjung….. salam kenal …
oooo… untuk warnet ya….

202.134.0.155 – nsjkt1.telkom.net.id (Jakarta)
61.94.192.12 – nsdpr1.telkom.net.id (Denpasar)

208.67.222.222 – resolver1.opendns.com (USA)
208.67.220.220 – resolver2.opendns.com (USA)

Dan jangan lupa latency ping juga di pengaruhi traceroute :) –> terpendek
ngomong2 proxy/route pake apa ya….kok ada “cache temporary di server” mikrotik? squid??

ariefew - Oktober 2, 2008 at 9:29 pm
Balas
2.

eh Hampir lupa !!

Catatanku – by ariefew
:D

ariefew - Oktober 2, 2008 at 9:36 pm
Balas
3.

server yg unik…bukan squid bukan mikrotik (kan mikrotik ada squidnya :P ).

revoltnet - Oktober 2, 2008 at 11:47 pm
Balas
4.

kok tambah bingung ? mikrotik ada squidnya…..
Mikrotik –> PC router(siap pakai tinggal setting aja) ….
squid jadi proxy, masih butuh OS (Linux / win)….
Yg namanya “server” itu windows (2000/2003/2008) dg active directory (domain) atau Linux (RedHad, suse, fedora…..) yg diset server.
Sedangkan windows yg workgroup, linux yg diset stand alone… bukan server tuh…….. Sepengetahuanku, warnet tdk ada yg diset “SERVER”, paling2 cuma “proxy” atau “Router”

Untuk info aja… di perusahaanku (yg ku maintenance) pakai ASTINET dg fiber optic 2MBps, proxy squid (RedHad) untuk blocking & filtering IP (tujuan dan IP user utk hak akses internet).
Untuk pengaturan user jaringan ( yg bisa akses internet maupun yg tidak) di maintenance oleh windows 2000 advanse server ( juga utk mail)
Dan juga pakai switch (bukan hub) IBM dan CISCO untuk membagi subnet bertingkat

ariefew - Oktober 3, 2008 at 6:16 pm
Balas
5.

maksud ane, cara kerja ini bisa diterapin di mana aja. Cuman perhitungan cache aja dan sedikit ada akselerasi. Ditempat kami tidak pake server2 an-parent/child. Emang modelnya cuman proxy/router aja.

revoltnet - Oktober 3, 2008 at 6:59 pm
Balas
6.

bukan server unik lagi ? ……

” bukan squid bukan mikrotik ”
winproxy? wingate? winroute? nanti malah ujung2nya pakai ICS aja :) yg clientnya saling berebut bandwith :)

” mikrotik ada squidnya ”
mikrotik versi baru kah ? atau anda sudah berhasil install squid di mikrotik…. wah hebat tuh. Apa gak tawuran? Padahal setting squid yg serba text aja sulit. Dan mikrotik sendiri tidak bisa di otak-atik dari dalam, cuma bisa setting dari luar (lewat windows –> winbox)

ariefew - Oktober 3, 2008 at 10:06 pm
Balas
7.

iya to? heheheh… rahasia pak

revoltnet - Oktober 4, 2008 at 8:48 am
Balas
8.

RAHASIA apa GAK TAHU?
atau malah GAK BISA nerangkan…. takut salah lagi….. seperti kata2 “server, proxy, router, squid, mikrotik” di atas …. belum lagi DNS vs gateway di TCP/IP :P Firewall vs gateway vs router vs proxy, bedanya….

makanya kalau jawab komen, dari awal jangan rahasia2 segala….. (lah wong niat di posting kok rahasia). Aku paling gak suka ” wong medit”. Semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan, sudah tahu belum tahu, sudah mengerti belum mengerti, lebih dulu tahu dan terlambat tahu…….. itu aja saranku

ariefew - Oktober 4, 2008 at 9:24 am
Balas
9.

Bagi saya, sama fungsi cache di mikrotik (winproxy) dan squid.
Dan postingan ini kan cuman ngejelasin prinsip kerjanya saja. Bisa diaplikasikan untuk berbagai macam OS. saya pernah coba baik di mikrotik, windows, redhat, slackware, ubuntu. Itu sengaja saya lakukan supaya cara cara caching dan optimalisasi secara efektif ini bisa dikembangin secara lebih luas. Tidak terpatok ke satu OS saja. Selama ini kebanyakan orang dianggap wah bila mampu menggunakan mikrotik. Linux, ataupun Windows Server 2003/2000. Terlebih menginstall server berbasis parent-child.

Satu hal lagi.. mungkin anda lebih ‘bonafide’ kerja di perusahaan dengan 2 Mbps. Tapi maaf, cara cara seperti itu justru bagi kami tidak menjadikan ilmu itu berkembang. Saya salut terhadap anda…

revoltnet - Oktober 4, 2008 at 11:31 am
Balas
10.

eeeee…. jangan salah kaprah….
Postingan anda sangat bagus buat IPTEK…. mulai dari awal s/d akhir
Atas permintaan rekan-rekan …..
……..
……..
…….
menon-aktifkan automatic update.

tapi disini yg kusayangkan adalah jawaban anda…

server yg unik…bukan squid bukan mikrotik (kan mikrotik ada squidnya :P ).

seharusnya dijawab….
proxy/route pakai ……[bla..bla..]
cache temporary ….[bla..bla..]

coba renungkan…. mungkin itu nantinya bisa menjadi pelajaran yg berharga utk menjawab komen2 selanjutnya….
dan aku mohon maaf, bukan maksudku menghina atau memojokkan, tapi hanya sebatas mengingatkan saja……. hitung2 shock terapi sedikit :D
NB : Hapus aja komenku yg tidak perlu…. dan silahkan diedit komennya biar lebih bagus dibaca orang lain….
wassalam.

ariefew - Oktober 4, 2008 at 2:57 pm
Balas
11.

Salam kenal…
aku pasang speedy di rumah. Aku bingung….gimana yah………cara nerapinnya?
Apa kita ubah DNS kita ke 202.134.0.155 atau 61.94.192.12.
atau kita perlu nyari dulu DNS yang terdekat dengan kita..
Aku di bogor….
thanx
:)

\_xXx_/ - November 6, 2008 at 6:44 am
Balas
12.

yups.. cari DNS terdekat dan tercepat respon ping nya. Test jg kestabilan, misal untuk browsing atau untuk download.

revoltnet - November 7, 2008 at 11:24 am
Balas
13.

mas.. sampean menerang hanya kepada orang 2 yang sdh pinter.kalo di baca sebenarnya sampean tdk memberikan solusi gmn supaya speedy bisa kenceng tapi malah membuat goblok orang bodoh kaya saya.

kalo sampean niatnya share ilmu, coba buka aja sebarkan ilmu sampean,pasti banyak yang akan mendoakan niat baik sampean. kalo tanggung seperti ini malah membuat orang pusing dan muntah muntah jatuh nya pada teriak peternakan….BABI.. ANJING… AYAM.. DLLL

SORRY EDIT AJA KLO KATA KATA SAYA SALAH.. MAAF YAA

mas_paimin - Desember 3, 2008 at 12:43 pm
Balas
14.

silakan dicoba mas…
Klo berhenti di tengah jalan, silakan contact via email aja.
Karena kondisi di masing2 daerah (problemnya) penyebabnya lain2

revoltnet - Desember 3, 2008 at 2:39 pm
Balas
15.

met sre

dicoba ya tipsnya hehe

herie - Desember 10, 2008 at 4:36 pm
Balas
*

silakeun

revoltnet - Desember 17, 2008 at 5:41 pm
Balas
16.

saya pake speedy office.
sebelumnya donlod 60-70kbps pake IDM
sekarang cuma 30 kbps kebawah…
tapi temen saya pake speedy basetime personal
donlod pake IDM bisa 117,sekian kbps…
kalo saya pake DNS temen saya bisa cepet ga ya?

ardji - Desember 16, 2008 at 11:20 pm
Balas
*

DNS gimana mas maksudnya?
DNS telkom yah itu2 aja. Emang sih, IP pelanggan baru dapat jatah up20% (lebih 20%an) dari IP lama. Dan ini yang kemudian pelanggan baru bisa dapat kecepatan yang lebih stabil.

revoltnet - Desember 17, 2008 at 5:35 pm
Balas
17.

haduuuw….pusiiing….nih…..
dns…diganti-ganti kecepatan juga sama bang…..emang speedy mentok kecepatan segitu

202.134.1.10 telkomnet.id surabaya…..

“DNS sebaiknya jangan di-ping, apalagi jika terus menerus, karena akan mengganggu mesin DNS tersebut sehingga waktu resolve ke terminal yang membutuhkan menjadi lambat”

cuma copy paste aja…….

bejo - Desember 18, 2008 at 2:03 am
Balas
*

betul mas. klo di ping, malah jadi flood. Ping cuman untuk mengetahui kecepatan resolve saja, meski itu juga bukan jaminan mengingat sifat koneksi ADSL.

revoltnet - Desember 21, 2008 at 7:03 pm
Balas
o

bos coba ini :
untuk
Freffered DNS server
202.134.0.155
Alternate DNS Server
61.94.192.12

ruls88 - Agustus 22, 2009 at 11:18 pm
18.

kalo untuk daerah surabaya, klo mengalami penurunan speed bisa coba cek di modemnya speed yg ditampilkan berapa. soalnya ada beberapa daerah yg speednya ga mentok 1024. kadang cuma 512 aja untuk download. kata petugas telkom yg dateng ke rumahku, sentral nya belom diupgrade dengan perangkat baru, klo dipaksa ke 1024, pelanggan lain yg susah konek. entah itu bener ato ga, yg jelas aku skrng ga dapet speed penuh. :( sigh….

maz - Januari 12, 2009 at 4:23 pm
Balas
19.

yah namanya speedy itu kan up to 1024,itu tergantung daerah masing masing, sudah banyak yang pake speedy apa enggak, kalau sudah banyak jangan berharap dapat speed penuh segitu, paling maksimal 500Kbps. setiap paket ada quota masing masing.
speed 1024 belum tentu banter untuk akses, dan speed kecil belum tentu lambat. itu menurut saya loh. tergantung delay nya masing masing. karena saya pernah mencoba hal itu di local Lan.
sorry barang kali ada yang salah. masih cupu masalahnya he he he.

wsputra - Januari 20, 2009 at 12:43 am
Balas
*

yups ada banyak faktor untuk kecepatan. Apakah kecepatan itu real / tidak.

revoltnet - Januari 20, 2009 at 9:08 am
Balas
20.

Tolong dong,dijelasi secara rinci buat ngakalin speedy biar lebih cepat coz di warnetq makin hari koneksinya makin melambat!
Thankz b4

amal@net_makassar - Januari 30, 2009 at 12:30 am
Balas
21.

mau donk broth untuk mendapatkan speed yang full………………..
cara-cara nya gimana broth ???………………………………………….
bolh berbagi ilmu khan ???………………………………………………..
______________________________________________________

itung2 ngumpul pahala di surga………………………………………….

mohon bimbingan dari broth……………………………………………..

geni212 - Februari 5, 2009 at 4:24 pm
Balas
22.

mau ikut nimbrung neeh!
knapa ya pas di rapair conetion pas clearing DNS cache ada keterangan windows could not clearing dns cache….
bisa bantu buat perbaiki ngk soalnya sebelumnya tidak seperti itu!
thx…… pake modem tp-link TD 8817 buat speedy!

jabrig - Februari 10, 2009 at 9:42 am
Balas
23.

saya, belum membacanya, tapi dilihat dati koment2 teman2 diatas, sepertinya akan sulit sekali. Btw, DNS apa ya? cara carinya piye?

Lucifer - Februari 13, 2009 at 10:22 am
Balas
24.

gw pake 202.134.0.155 en 202.134.1.6
yang 202.134.1.6 dns mana yach??? ada yang tau???

akhlany - Februari 17, 2009 at 7:22 pm
Balas
25.

klo yg satunya kan di jakarta

akhlany - Februari 17, 2009 at 7:25 pm
Balas
26.

wah..io wa pake DNS server yang atas isa nyampe 140-200KB/s download rapidshare ama easyshare

SInouganteng - Maret 23, 2009 at 3:09 pm
Balas
27.

Salam kenal Kang… kayae komenku gk bulet2 n bikin pusing kang…Begini lho : Sebagai sesama pengusaha warnet berbasis Spedy Office mbok tolong qt dibantu kasih penjelasan lebih detil gmn sih setingnya pake soft/hard apa gitu??? intinya gk bikin tambah pusing yg baca…
Wis tk coba macem2 cara mulai pake Modem boster lah…, seting regedit,seting gpedit.msc,firefox ditambal pake faster fox,utak-atik DNS, ganti modem (saat ini pake TP Link TD-8817) pokoe segala info dari mbah google wis tk go sarapan… tetep aja custumer pada complain “kok lambat ya mass…/ Pusing bos nek mau ganti Spedy Warnet gk kuat mbayare,.. mklum duit dah dibagi buat anak bojo,.. Nah mugi2 dari keluhan ini mas. R yg buu…aik…huu…ati… mau bantu qita, Matur Nuwun…

NB : Mbok menawi ilmune butuh bayar alias boten gratis, siap… tak bayar kang, tapi yo amrih apike gratis…tis..tis…men tmbah ganteng…
cp : adi_1187@yahoo.co.id / 081392444422

adi_1187 - April 13, 2009 at 10:38 am
Balas
28.

Saranku Modem anda di taruh di ruangan ber AC atau kasih kipas di Modemnya. Coba ya Gan :)

rsd - Juni 26, 2009 at 1:49 pm
Balas
*

setuju, sekalian ditaruh (digantung) dibawah ac, biar dingin. hehehe

revoltnet - September 13, 2009 at 7:28 pm
Balas
29.

Salam perkenalan dr aQOe’ si ganteng tea… dari Ciamis.

wahyu hidayat - Agustus 25, 2009 at 2:39 pm
Balas
30.

Baru tau saya…….maklum kurang nonton tv, bos. sory ya…

wahyu hidayat - Agustus 27, 2009 at 12:01 pm
Balas
31.

iya tergantung RTO terpendek dari tiap2 DNS

revoltnet - September 13, 2009 at 6:11 pm
Balas

1 comment:

Anonymous said...

saya di jogja DNS apa ya yang kenceng?